Anda di halaman 1dari 28

DRAINASE PERKOTAAN

Roby H. Pendahuluan
What do you think about it??
What do you think about it??
What do you think about it??
Sejarah perkembangan Drainase

Peradaban Manusia AIR

Pertanian
Minum,
masak,
MCK Kebutuhan
PP
Perikanan
hidup

Transportasi Peternakan
Sosial Lembah
budaya Sungai
Sejarah perkembangan Drainase

Persoalan yang dihadapi:


1. Keberadaan air secara berlebih pada masa tertentu,
2. Kegiatan yang semakin bervariasi yang menghasilkan
limbah air buangan,
3. Perkembangan kawasan yang membutuhkan penataan.

Dibutuhkan cara atau teknik tertentu untuk


menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut
Ilmu Drainase
Drainase “to drain”
(Drainage) mengeringkan

Penanganan
masalah
kelebihan air
Definisi

Ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha


untuk mengalirkan air yang berlebih dalam
suatu kegiatan tertentu
Drainase Perkotaan tidak hanya terbatas pada teknik
pembuangan air yang berlebih, namun lebih luas lagi
menyangkut keterkaitannya dengan aspek kehidupan
yang berada di dalam kawasan perkotaan.

Misal:
Keindahan (estetika) dan
Kesehatan
7 alasan pentingnya drainase
 Drainase melindungi sumberdaya produksi makanan,
 Drainase mendukung dan meningkatkan dan pendapatan
pedesaan,
 Drainase melindungi investasi irigasi,
 Infrastruktur drainase melayani perumahan perkotaan
dan desa sebagaimana industri,
 Drainase melindungi kehidupan manusia dan harta benda
dari banjir dan level muka air tanah yang tinggi,
 Pelayanan drainase meningkatkan kondisi kesehatan,
 Drainase menjaga kualitas air.
Ilmu-ilmu yang mendukung ilmu
drainase
Ekonomi

Matematika
Pemetaan

Drainase

Hidrologi
Organisasi Materi
Definisi, jenis &
Bentuk drainase

Aspek Hidrologi

Aspek Hidrolika

Sistem drainase

Perancangan Drainase
Lapangan Udara Jalan Raya
Drainase Khusus
Lapangan Olahraga Penyehatan Lingkungan
Jenis Drainase

 Drainasi Alamiah (natural drainage)


Drainase yang terbentuk secara alami oleh gerusan air yang
bergerak karena gravitasi. Tidak terdapat bangunan penunjang
seperti pelimpah, gorong-gorong dan lain-lain.

Sungai
Jenis Drainase

 Drainasi buatan (artificial drainage)


Drainase yang dibuat dengan maksud dan tujuan tertentu,
sehingga memerlukan bangunan khusus seperti selokan
pasangan batu/beton, pipa-pipa, gorong-gorong dan lain-lain.

Gorong-gorong Selokan pasangan batu


Jenis Drainase

 Drainasi permukaan (surface drainage)


Drainase yang berada di atas permukaan tanah yang berfungsi
mengalirkan air limpasan permukaan.

Surface drainage
Jenis Drainase

 Drainasi bawah permukaan tanah (subsurface drainage)


Drainase yang bertujuan mengalirkan air limpasan permukaan
melalui media di bawah permukaan tanah (pipa-pipa) karena
alasan-alasan tertentu

Subsurface
drainage
Jenis Drainase

 Single Purpose Drainage


Saluran yang berfungsi mengalirkan satu jenis air buangan,
misalnya air hujan saja atau jenis air buangan yang lain seperti
limbah industri, dll.

Single purpose
Jenis Drainase

 Multi Purpose Drainage


Saluran yang berfungsi mengalirkan beberapa air buangan, bai
secara bercampur maupun bergantian.

Multi purpose
Jenis Drainase

 Saluran Terbuka
Saluran yang lebih cocok untuk
drainase air hujan yang terletak
di daerah yang mempunyai
luasan yang cukup, atau untuk
drainase air non-hujan yang tidak
membahayakan kesehatan/
lingkungan.
Jenis Drainase

 Saluran Tertutup
Saluran yang pada umumnya
sering dipakai untuk aliran air
kotor (yang mengganggu
kesehatan lingkungan) atau untuk
saluran yang terletak di tengah
kota.
Pola Jaringan Drainase
 Siku
Dibuat pada daerah dengan topografi sedikit lebih tinggi dari
pada sungai.

Saluran cabang Saluran cabang

Saluran utama Saluran utama

Saluran cabang Saluran cabang


Pola Jaringan Drainase
 Paralel
Saluran utama sejajar dengan saluran cabang untuk antisipasi
perkembangan kota.

Saluran cabang

Saluran utama

Saluran cabang
Pola Jaringan Drainase
 Grid Iron
Untuk daerah dimana sungainya terletak di pinggir kota,
sehingga membutuhkan saluran pengumpul.

Saluran cabang

Saluran utama

Saluran pengumpul
Pola Jaringan Drainase
 Alamiah
Sama seperti pola siku, hanya beban sungai pada pola alamiah
lebih besar.

Saluran cabang
Saluran cabang

Saluran utama Saluran utama

Saluran cabang Saluran cabang


'the fear of God is the beginning of knowledge'
"takdir adalah dalih sang tiran untuk berbuat jahat
dan si bodoh untuk kegagalan“
(FAI)