Anda di halaman 1dari 19

KEWIRAUSAHAAN

DR. FEMI EARNESTLY, M.Si


WARALABA
DAN
PEMASARAN LANGSUNG
DI BUAT
OLEH :

PRODI : TEKNIK MESIN


NPM : 17.10.002.21201.0

PRODI : TEKNIK MESIN PRODI : TEKNIK MESIN PENGUSAHA SAWIT


TERBESAR DI DUNIA
NPM : 14.10.002.21201.002 NPM : 17.10.002.21201.027

PENGUSAHA MOTOR KLASIK KARIAWAN PLN DENGAN


TERKAYA DI JAGAT RAYA GAJI PALING TINGGI
1. Pengertian Waralaba

Waralaba bisa didefinisikan sebagai persetujuan di mana


perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang
mempunyai merek dagang memberikan hak eksklusif
kepada perusahaan, distributor, atau pengecer independen
dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri
dengan prosedur operasi standard.
2. Resiko Investasi Dalam
Usaha Waralaba.
Langkah yang perlu di ambil untuk meminimalisir
resiko investasi waralaba :

Wiraswastawan hendaknya melakukan evaluasi


sendiri untuk meyakinkan bahwa memasuki usaha
1.Evaluasi Diri WARALABA adalah tepat bagi dirinya.
Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut akan
menentukan apakah keputusan yang diambil tepat.

- Apakah anda orang yang suka memulai usaha


sendiri?.

- Apakah anda menikmati kerja dengan orang lain?


Tidak setiap usaha WARALABA tepat
untuk anda. Wiraswastawan harus
2. Meneliti mengevaluasi usaha WARALABA untuk
WARALABA. memutuskan mana
yang paling tepat. Sejumlah faktor yang
harus dinilai sebelum membuat
keputusan
Faktor yang harus dinilai sebelum membuat
keputusan waralaba

A B C D

Usaha Stabilitas Pasar Keuntungan


waralaba yang finansial dari potensial bagi potensial bagi
mapan dan usaha usaha waralaba
belum mapan. waralaba WARALABA. baru.
a. Usaha waralaba yang mapan dan
belum mapan.

Terdapat banyak keuntungan dan kerugian dalam


melakukan investasi pada usaha franchise yang mapan
dan belum mapan. Investasi pada usaha franchise yang
belum mapan akan merupakan investasi yang tidak mahal.
Akan tetapi, hal ini diimbangi dengan resiko yang besar.
Penerima franchise mungkin melakukan kesalahan yang
berakibat kegagalan usaha.
b. Stabilitas finansial dari usaha
waralaba

Pembelian franchise oleh


para wiraswastawan hendaknya dilakukan sesudah dilakukan
penelitian
stabilitas finansial dari pemilik franchise. Terdapat banyak faktor
yang akan membantu wiraswastawan menentukan stabilitas
dan kemampuan
mendatangkan laba dari organisasi usaha franchise dalam
jangka
panjang.
c. Pasar potensial bagi usaha
franchise.
Adalah penting bagi
wiraswastawan untuk mengevaluasi daerah pasar dari
mana pelanggan akan
tertarik dengan franchise baru. Satu cara mudah adalah
dengan peta
komunitas atau daerah setempat dan mencoba
mengevaluasi arus lalu
lintas dan demografi penduduk daerah tersebut.
d. Keuntungan potensial bagi waralaba
baru.

Sebagaimana halnya dengan


usaha pemula, penting untuk mengembangkan laporan
pendapatan, neraca,
arus kas proforma. Pemberi hak hendaknya memberi
proyeksi untuk
menghitung informasi yang dibutuhkan.
3. Persetujuan Waralaba

Kontrak atau persetujuan


waralaba adalah tahap akhir untuk
menjadi pemakai waralaba. Pada
tahap ini pengacara yang
berpengalaman dalam franchise
akan sangat diperlukan.
Persetujuan ini berisi semua
persyaratan spesifik dan kewajiban
dari pemakai franchise.
4. Pemasaran Langsung

Living Innovation
Pemasaran langsung : aktifitas total di mana penjualan mempengaruhi
transfer barang dan jasa pada pemerhati dengan menggunakan satu media
atau lebih untuk mengumpulkan tanggapan melalui telpon, pos atau
kunjungan langsung dari calon pelanggan.
5. Keuntungan Dari Pemasaran
Langsung.
Keuntungan utama dari pemasaran
langsung adalah kemudahan untuk
masuk dalam usaha dan kebutuhan
modal yang kecil.
6. Teknik Alternatif Pemasaran Langsung.
Sejumlah strategi alternatif bisa digunakan oleh wiraswastawan pada usaha-usaha
pemula.

1. Periklanan terklasifikasi (classified advertising).

Pendekatan paling sederhana dan tidak mahal bagi wiraswastawan adalah iklan terpilih pada
surat kabar dan majalah. Majalah atau surat kabar hendaknya diidentifikasi yang akan mencapai
pasar produk/ jasa yang tepat. Iklan terklasifikasi bisa mendatangkan hasil laba yang tinggi.

2. Periklanan display (display ads).


Tipe periklanan ini memungkinkan wiraswastawan membeli kolom pada majalah atau surat kabar.
Ia memberi peluang untuk menjelaskan secara gamblang mengenai gambaran produk/ jasa.
Disamping itu kupon potongan harga bisa dimasukkan dalam iklan tersebut sehingga pelanggan
bisa memotongnya untuk dikirimkan bersama pembayarannya.
.
3. Kiriman pos langsung (direct mail).
Tehnik ini memungkinkan wiraswastawan untuk mengirim barang secara langsung
kepada calon pelanggan. Tehnik ini hendaknya digunakan ketika terdapat produk dan
segmen pasar yang jelas
7. Multi Level Marketng.
MLM adalah sistem pemasaran yang mengandalkan penjualan
langsung (direct selling) melalui jaringan distributornya yang
terbentuk secara berantai, di mana setiap distributor yang merekrut
dan direkrut selalu ada kaitan perhitungan komisi dan bonus.
That’s all. Thank you! 
Any Questions?