Anda di halaman 1dari 19

BAKTERI PENYEBAB

INFEKSI GENITAL
Gardnerella vaginalis
Klasifikasi
• Kingdom : Bacteria
• Phylum : Actinobacteria
• Order : Bifidobacteriales
• Family : Bifidobacteriaceae
• Genus : Gardnerella
• Species : Gardnerella vaginalis
Definisi
adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh infeksi
bakteri pada saluran kelamin perempuan.

Gejala umum : peningkatan cairan vagina yang biasanya berbau amis.


Biasanya berwarna putih atau kelabu

Menghasilkan asam amino yang diubah menjadi senyawa amin


yang menimbulkan bau amis seperti ikan

Infeksi Gardnerella vaginalis memberikan gambaran vulva dan vagina


yang berwarna hiperemis, sekret yang melekat pada dinding vagina
dan terlihat sebagai lapisan tipis atau berkilau

Pada pemeriksaan serviks dapat ditemukan erosi


disertai lendir bercampur darah yang keluar dari
ostium uteri internum
Morfologi

Berukuran kecil Tidak Tidak


dengan diameter 1-
mempunyai membentuk
1,5 m , sirkuler,
koloni abu-abu kapsul spora

Gram negatif,
Bakteri non- namun sebenarnya
memiliki dinding sel
motil
gram positif, dengan
sel clue

Clue Cells
Patofisiologi
Bakteri anaerob dan enzim yang diproduksi oleh Gardnerella dalam suasana pH vagina yang
meningkat akan mudah menguap dan menimbulkan bau amis, bau serupa juga dapat tercium
Senyawa amin aromatik yang berkaitan yang berkaitan dengan timbulnya bau amis tersebut
adalah trimetilamin, suatu senyawa amin abnormal yang dominan pada BV tercium
Dalam pH yang alkalis Gardnerella vaginalis melekat erat pada sel epitel vagina yang lepas dan
membentuk clue cells. Secara mikroskopik clue cellsnampak sebagai sel epitel yang sarat
dengan kuman, terlihat granular dengan pinggiran sel yang hampir tidak tampak.
Yang menyebabkan bakteri vaginosis tumbuh
berlebih :

Perubahan ph vagina (misalnya, karena dari


vagina douching),

Sering berhubungan dengan beberapa mitra


seksual
Penyebab, Gejala dan Penyebaran
- Cairan alat kelamin perempuan yang
Penyebab keputihan terinfeksi mengandung banyak sel darah
yang tidak normal putih
adalah infeksi -Warnanya agak kekuning-kuningan hingga
hijau
- Umumnya kental dan berbau

Penyebab infeksi
Organ yang dapat terkena
dapat dari
infeksi : vulva, vagina,
kuman/bakteri,
leher rahim, dan rongga
jamur, parasit, dan
rahim
virus.
Gambaran Klinik
Diagnosa VB atas dasar Kriteria Amsel :

1. Cairan vagina berwarna putih kekuningan, encer dan homogen

2. Clue cells pada pemeriksaan mikroskopik

3. pH vagina >4.5

4. Whiff Test positif (bau amis timbul setelah pada cairan vagina
diteteskan larutan KOH - potassium hydroxide (Amsel R, Totten PA, Spiegel
CA, Chen KC, Eschenbach D, Holmes KK).

Konfirmasi diagnosis ditegakkan bila ditemukan 3 dari 4 kriteria diatas


Prosedur Pengambilan Spesimen secret
vagina

• Memberitahu dan menjelaskan kepada pasien


tindakan yang akan dilakukan
• Menyiapkan alat dan bahan
• Membuka atau menganjurkan pasien membuka
pakaian bagian bawah
• Memasang alas dibawah pantat pasien
• Mengatur posisi pasien dengan posisi dorsal
recumbent
• Mencuci tangan dan sabun dengan air mengalir lalu dikeringkan
dengan handuk bersih
• Memakai sarung tangan
• Membuka labia mayora dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan
yang tidak dominan
• Melakukan vulva hygiene
• Mengambil sekret vagina dengan tangan yang dominan sesuai
kebutuhan
• Menghapuskan sekret vagina pada gelas objek yang disediakan
• Membuang kapas lidi dalam bengkok
• Fiksasi segera sediaan yang dibuat
• Bersihkan porsio dan dinding vagina dengan kassa steril
• Beritahu pasien bahwa pemeriksaan telah selesai
• Cuci tangan dengan air mengalir
Diagnosis dan Pemeriksaan
1. Kultur
Metode : Usap
vagina
-Brain heart infusion plate agar dilengkapi dengan
vitamin K (0,5mg/l) dan Haemin (5mg /l), agar darah
Media
dan agar coklat.
- Tambahan Bacteroides Bile Esculin agar, Neomycin
Vancomycin Chocolate agar diinokulasi untuk kultur
anaerob.

Setiap media diperiksa setelah 48 jam, 96


jam dan 7 hari

Hasil kultur yang telah diisolasi, diidentifikasi dengan


menggunakan teknik mikrobiologi yang telah
distadarisasi.
2. KRITERIA SPIEGEL
Metode penilaian yang didasarkan pada jumlah kuman Lactobacillus, Gardnella dan flora
campuran
Pembacaan
Jika pada pengecatan gram menunjukkan :
a. Menunjukkan predominasi (3+ - 4+) Lactobacillus, dengan atau tanpa morfo tipe
Gardnerella, diinterpretasikan normal
b. Flora campuran meliputi bakteri Gram positif, bakteri Gram negatif,atau bakteri
Gram variabel dan morfotipe Lactobacillus menurun atau tidak ada (0-2+),
diinterpretasikan infeksi BV.
Setiap morfotipe bakteri diamati pada pemeriksaan dibawah mikroskop dengan
pembesaran objektif 100 kali kemudian dijumlahkan (darirerata 10 lapangan pandang).

Skoring untuk morfotipe kuman terdiri atas 4 kelas :


1+ jika ditemukan sebanyak < 1 per lapangan pandang
2+ jika ditemukansebanyak 1-5 per lapangan pandang
3+ jika ditemukan sebanyak 6-30 per lapanganpandang
4+ jika ditemukan sebanyak >30 per lapangan pandang
3. KRITERIA/SKOR NUGENT
Metode pengidentifikasian berdasarkan jumlah bakteri yang ada pada sekret vagina
(preparat basah)
Kuman batang Gram negatif/Gram variable kecil (Garnerella vaginalis)
• Jika lebih dari 30 bakteri per lapangan minyak imersi (oif) diberi skor 4
• 6-30 bakteri per oif diberi skor 3
• 1-5 bakteri per oif diberi skor 2
• kurang dari 1 per oif diberi skor 1
• tidak ada diberi skor 0
Semua skor dijumlahkan hingga nantinya menghasilkan nilai akhir dari 0 sampai 7
atau lebih. Kriteria untuk infeksi BV adalah nilai 7 atau lebih tinggi; skor 4-6 dianggap
sebagai intermediate, dan skor 0-3 dianggap normal
4. KRITERIA AMSEL
Kriteria Amsel dalam penegakan diagnosis BV harus terpenuhi 3 dari 4 kriteria
berikut:
• Adanya peningkatan jumlah cairan vagina yang bersifat homogen
• Ph cairan lebih dari 4.5
pH vagina ditentukan dengan pemerikasaan sekret vagina yang diambil dari
dinding lateral vagina menggunakan cotton swab dan dioleskan pada kertas strip
pH.Pemeriksaan ini cukup sensitif, 90% dari penderita BV mempunyai pH cairan
vagina lebih dari 5
• Whiff test positif
Whiff test diuji dengan cara meneteskan KOH 10% pada sekret vagina,
pemeriksaan dinyatakan positif jika setelah penentesan tercium bau amis
• Ditemukan clue cells pada permukaan mikroskopis
Clue cells dapat ditemukan dengan pengecatan gram sekret vagina dengan
pemeriksaan laboratorium sederhana dibawah mikroskop cahaya. Jika ditemukan
paling sedikit 20% dari lapangan pandang
Faktor Risiko
Vaginal douching Menyebabkan infeksi
mengakibatkan vagina atau servikal
yang sudah terjadi
perubahan menyebar ke arah atas
keseimbangan kimiawi menuju organ-organ
dan flora vagina panggul

Membersihkan daerah genital lebih aman bila


menggunakan air saja dibanding
mengunakan obat-obatan atau bahan-bahan
komersil yang dijual dipasaran.
Pengobatan

Obat kelompok Ada obat yang diminum,


metronidazole (obat ada pula yang berupa
anti jamur) salep

Jadi, sasarannya pada dua tempat,


yaitu penyembuhan dari dalam
dengan cara meminum obat dan
penyembuhan dari luar dengan cara
dioleskan dengan salep
Pencegahan

Dengan tetap menjaga kesehatan vagina dan tidak


berganti-ganti pasangan saat melakukan hubungan seksual.
KELOMPOK 4
1. Hikma Candra Triana P27834117004
2. Zelycha Azelea Indra Dewi P27834117009
3. Nur Jannah P27834117019
4. Nadya Berliana Achmad P27834117024
5. Andari Tiara Ramadhiani P27834117039