Anda di halaman 1dari 22

PENDAHULUAN

• Tujuan
• Menurunkan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi
dgn identifikasi kehamilan berisiko, mencegah dan
mengobati komplikasi, memberikan edukasi dan
promosi kesehatan.

• Harapan
• Bermamfaat untuk ibu hamil
DEFINISI
• Asuhan yg diberikan pada ibu hamil untuk
menyelaraskan ibu dan janin agar terhindar
dari komplikasi dan menurunkan morbidita
/mortalitas meternal dan perinatal.
JADWAL PRENATAL
• 7-12 kali/hamil
• Multipara < nullipara tanpa komplikasi
• Kunjungan < 5 , meningkatkan risiko perinatal
• Kunjungan minimal 4 x
KUNJUNGAN PERTAMA
• < 12 mg
• Anamnesis  riwayat penyakit : risiko
kehamilan
• Pemeriksaan fisik
• Tb, bb, imt, td.
• Usg  hpht tidak jelas
• LABOR
• Edukasi
KUNJUNGAN 12-24 MG
• Djj
• Tinggi fundus
• Gerak janin
• Td, bb
• Skrining janin dgn usg
• Labor : protein urine bila perlu
• Edukasi :
• Memeriksa dan diskusi hasil labor
• Tanda bahaya
• Perawatan gigi
• Kb
24-28 MG DAN 28-34 MG
• Sama dgn sebelumnya
• Pemeriksaan dmg
• Gejala dan tanda persalinan preterm,
preeklamsia
• Persiapan, pilihan, gejala dan tanda persalinan
• Persalina percobaan stlh sc
34-41 MG
• Sama
• Tanda persalinan
• Tanda dan gejala preeklamsia
• Manajemen kehamilan lewat waktu
• Pemberian asi
• Kb
USG
(-)Pencitraan dalam kehamilan yang paling
banyak dilakukan adalah ultrasonografi yang saat
ini telah sangat berkembang
(-) Ultrasonografi (USG) merupakan suatu
metode diagnostik dengan menggunakan
gelombang ultrasonik untuk mempelajari
struktur jaringan berdasarkan gambaran ekho
dari gelombang ultrasonik yang dipantulkan oleh
jaringan.
INDIKASI PEMERIKSAAN
• Perkiraan usia gestasi pada pasien dengan tanggal yang belum jelas atau penegasan tanggal bagi mereka yang akan menjalani
terminasi kehamilan secara elektif
• Evaluasi pertumbuhan janin
• Perdarahan pervaginam pada kehamilan yang etiologinya belum jelas
• Evaluasi tindak lanjut lokasi plasenta pada plasenta previa
• Kehamilan ektopik yang dicurigai
• Identifikasi kehamilan ganda
• Kecurigaan kehamilan mola
• Penentuan lokasi alat kontrasepsi dalam rahim
• Deteksi abnormalitas janin tertentu
• Deteksi hidramnion dan oligohidramnion
• Diagnosis kematian janin
• Kecurigaan solusio plasenta
• Konfirmasi tentang letak, posisi dan bagian presentasi janin
• Pedoman untuk amniosentesis
• Evaluasi biofisik kesejahteraan janin
• Indeks cairan amnion
• Sebagai alat bantu dalam tindakan obstetrik seperti versi luar, versi ekstraksi
• Perkiraan berat janin pada persalinan prematur
• Riwayat anomali kongenital
KONTRAINDIKASI
• Hingga saat ini tidak dikenal adanya kontraindikasi
pemeriksaan USG dalam kehamilan.
– Alat USG :
• mempunyai intensitas gelombang suara di
bawah 100 mW/cm2.
• belum pernah terbukti membahayakan ibu dan
janin.
• aman digunakan untuk pemeriksaan kehamilan.
PEMERIKSAAN
1.Kenali hubungan antara posisi tranduser dengan letak sisi kiri dan kanan atau
superior dan inferior atau anterior dan posterior ibu
2. Eksplorasi secara sistematis rongga abdomen dan
pelvik (Gambar ) Cari uterus sebagai petunjuk
Pemeriksaan
3. Lakukan pemeriksaan uterus, kavum uteri, adneksa
kanan, adneksa kiri, kavum Retzii dan kavum Douglas
4. Pemeriksaan selesai
Tujuan pemeriksaan USG Trimester I

• Menentukan lokasi kehamilan


• Menentukan usia kehamilan
• Deteksi kehidupan mudigah/janin
• Evaluasi komplikasi kehamilan
• Deteksi kelainan mudigah/janin
• Deteksi kehamilan multipel
• Evaluasi tumor pelvik
• Membantu tindakan intervensi
Gambar . Kantong gestasi normal pada kehamilan intrauterin 4 minggu
Pengukuran CRL, tampak CRL 8,9 mm sesuai
kehamilan 6 minggu 6 hari (juga tampak YS normal,
berdiameter 4,7 mm)
Ukuran CRL 22 mm sesuai kehamilan 8 minggu 6 hari
Pengukuran biometri pada
trimester 1

Pengukuran biometri pada trimester 1 memakai


CRL, BPD (Biparietal Diameter), HC (Head
Circumference), AC (Abdominal Circumference) dan
FL (Femur Length). Pengukuran CRL paling baik
dalam menentukan usia gestasi pada kehamilan
10+0 – 13+6 minggu dengan kesalahan kurang dari
satu minggu (3-5 hari).
Pengukuran FL, tampak os panjang femur
12 mm
sesuai kehamilan 13 minggu 3 hari
Survei Anatomi Janin pada Kehamilan Trimester 1

• Pada survei anatomi dilakukan penilaian struktur normal bagian tubuh atau organ
janin dari kepala hingga kaki (head to toe) secara sistematis.
• Pada kepala janin kenali struktur normal intrakranial sebagai berikut : falx cerebri,
plexus choroideus, thalamus, ventrikel tiga, ventrikel lateral, dan cranium.
• Wajah : profil muka, tulang hidung, lubang hidung dan integritas bibir.
• Thoraks : jantung menempati sepertiga rongga thoraks, apex mengarah ke sisi
kiri, dan 4-chamber view.
• Abdomen : tampak hepar menempati dua pertiga rongga abdomen, gaster di sisi
kiri.
• Traktus urinarius : tampak vesika urinaria di rongga pelvik
• Ekstremitas : cari kedua ekstremitas (superior dan inferior) kiri dan kanan, terdiri
dari tiga buah tulang panjang dan telapak tangan/ kaki. Tulang panjang pada
ekstremitas superior terdiri dari humerus, radius, dan ulna; sedangkan pada
ekstremitas inferior terdiri dari femur, tibia dan fibula.
Pemeriksaan USG pada Trimester 2

Pemeriksaan USG pada Trimester 2 terutama ditunjukan


untuk menapis anomali mayor, penentuan usia gestasi,
evaluasi letak plasenta dan pengukuran volume amnion
melalui indeks satu kantong amnion
Struktur kepala janin trimester 1, perhatikan
falks serebri membagi kepala simetris kiri
dan kanan, pleksus khoroideus tampak
ekhogenik dan dominan mengisi rongga
kepala. Ukuran BPD 24 mm dan HC 87 mm
sesuai kehamilan 13 minggu 6 hari.
Biometri dasar

BPD

EFW HC

FL AC
Pemeriksaan USG pada Trimester 3
Pemeriksaan USG sama seperti pada trimester kedua ditambah dengan menilai
kurva pertumbuhan janin, mencari kelainan kongenital yang baru muncul pada
trimester 3