Anda di halaman 1dari 12

BAB VI

KORELASI DAN REGRESI


KORELASI

Korelasi : hubungan. Hubungan antara variabel X (variabel bebas)


dan variabel Y (variabel terikat).
Hubungan antara variabel tersebut bisa negatif atau positif.
 Positif
jika kenaikan variabel X diikuti oleh kenaikan variabel Y atau
sebaliknya

 Negatif
jika kenaikan variabel X diikuti penurunan variabel Y atau
sebaliknya
Kuat tidaknya hubungan antara variabel X dan Y diukur dengan suatu nilai
yang disebut koefisien korelasi ( r ). Nilai r paling kecil -1 dan paling besar
1 jadi -1 < r < 1 .
Artinya, jika :
 r = 1, hubungan X dan Y sempurna dan positif (mendekati 1, yaitu
hubungan sangat kuat dan positif ).
 r = -1, hubungan X dan Y sempurna dan negatif ( mendekati -1, yaitu
hubungan sangat kuat dan negatif ).
 r = 0, hubungan X dan Y lemah sekali atau tidak ada.

 Naik turunnya Y, tidak semuanya disebabkan oleh kenaikan X, tetapi


mungkin juga disebabkan oleh faktor atau variabel lain.

 Untuk menghitung berapa besarnya kontribusi variabel X terhadap


kenaikan atau penurunan variabel Y digunakan Koefisien Penentu
(Coefficient of determination), yang dirumuskan KP = r2.
Koefisien Korelasi menurut Pearson :

n  XiYi   Xi  Yi
r
n  Xi2   Xi n  Yi 2   Yi 
2 2

Nilai r Hubungan

0 Tidak ada korelasi

> 0 – 0,25 sangat lemah

> 0,25 – 0,5 cukup

> 0,5 – 0,75 kuat

> 0,75 – 0,99 sangat kuat

1 sempurna
Contoh :
X = persentase kenaikan biaya iklan, Y = persentase kenaikan hasil
penjualan. Hitunglah koefisien korelasi (r) dan KP serta apa arti dari nilai
KP tersebut.

X 1 2 4 5 7 9 10 12

Y 2 4 5 7 8 10 12 14
n  XiYi   Xi  Yi
Jawab : r
n  Xi   Xi n  Yi   Yi 
2 2 2 2

X Y
1 2
2 4
4 5
5 7
7 8
9 10
10 12
12 14
TEKNIK RAMALAN DAN ANALISIS REGRESI SEDERHANA

Regresi sederhana menunjukkan hubungan antara dua variabel yang


dinyatakan dalam suatu garis lurus. Garis lurus yang memperlihatkan
hubungan tersebut dinamakan garis regresi (garis perkiraan). Persamaan
yang digunakan untuk mendapatkan garis regresi disebut persamaan
regresi.
Persamaan garis regresi :
Y = a + bX

n  XiYi   Xi  Yi
b
n  Xi2   Xi
2

a  Y  bX
Contoh :

X adalah persentase kenaikan biaya iklan dan Y adalah persentase


kenaikan hasil penjualan. Carilah persamaan garis regresi Y = a +
bX dan berapakah perkiraan persentase penjualan jika biaya iklan
dinaikkan menjadi 15% (X = 15%).

X 1 2 4 5 7 9 10 12
Y 2 4 5 7 8 10 12 14
n  XiYi   Xi  Yi
Jawab : b
n  Xi2   Xi
2

X Y
1 2
2 4
4 5
5 7
7 8
9 10
10 12
12 14
Output SPSS
Seorang mahasiswa ingin meneliti tentang pengaruh motivasi kerja
terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Abadi. Untuk itu dilakukan
penelitian. Hasilnya sebagai berikut :
Hitunglah r, buatlah model persamaan regresi Y = a + bX

Responden Rata-rata skor motivasi Rata – rata kepuasan


1 4,25 4,5
2 3,5 4,0
3 3,75 3,0
4 3,0 3,0
5 3,5 3,5
6 3,5 3,75
7 4,5 3,0
8 4,0 3,75
9 4,0 3,0
10 2,75 3,25
11 3,0 4,0
12 2,25 4,25
13 3,0 3,0