Anda di halaman 1dari 9

 Wr, Wb.

Assalamualaikum
NAMA KELOMPOK

1. Ayuk Yuliantika
2. Imron Buhori
3. Hozaimatul Hilaliah
4. Mahsusiyati
5. Nurul Ikmaliyah
6. Wulandari Suciwati
 

KONSEP
EUTHANASIA
Pengertian Euthanasia


Eutanasia (berasal dari Bahasa Yunani: eu = baik,
dan thanatos = kematian) adalah praktik
pencabutan kehidupan manusia atau hewan
melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan
rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang
minimal, biasanya dilakukan dengan cara
memberikan suntikan yang mematikan.
Hukum Euthanasia Berdasarkan
Medis


Dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
di bidang medik, kehidupan seorang pasien bisa
diperpanjang dan hal ini sering kali membuat para
dokter dihadapkan pada sebuah dilemma untuk
memberikan bantuan tersebut apa tidak dan jika sudah
terlanjur diberikan bolehkah untuk dihentikan.

Berdasarkan pada cara terjadinya, ilmu


pengetahuan membedakan kematian kedalam
tiga jenis:

1. Orthothansia, merupakan kematian yang terjadi
karena proses alamiah.
2. Dysthanasia, adalah kematian yang terjadi secara
tidak wajar.
3. Euthanasia, adalah kematian yang terjadi dengan
pertolongan atau tidak dengan pertolongan
dokter.
Euthanasia ada 2


1. euthanasia positif : yang dilakukan secara aktif
oleh medis.
2. euthanasia negatif : yang dalam proses tersebut
tidak dilakukan tindakan secara aktif (medis
bersikap pasif) oleh seorang medis.
Hukum Euthanasia
Berdasarkan Hukum
Islam

1. Pendaapat Menurut Ulama
Dalam euthanasia pasif terdapat perbedaan pendapat diantara para
ulama, ada yang melarang karena disamakan dengan euthanasia aktif dan
ada yang membolehkan Di antara yang mendasari kebolehan melakukan
euthanasia pasif, yaitu tindakan mendiamkan saja si pasien dan tidak
mengobati, adalah salah satu pendapat di kalangan sebagain ulama. Yaitu
bahwa hukum mengobati atau berobat dari penyakit tidak sepenuhnya wajib.
2. Eutanasia Menurut Pandangan Islam
Seperti dalam agama-agama lainnya (Yahudi dan Kristen), Islam
mengakui hak seseorang untuk hidup dan mati, namun hak tersebut
merupakan anugerah Allah kepada manusia. Hanya Allah yang dapat
menentukan kapan seseorang lahir dan kapan ia mati (QS 22: 66; 2: 243).


Oleh karena itu, bunuh diri diharamkan dalam hukum Islam meskipun
tidak ada teks dalam Al Quran maupun Hadis yang secara eksplisit
melarang bunuh diri. Kendati demikian, ada sebuah ayat yang
menyiratkan hal tersebut, "Dan belanjakanlah (hartamu) di jalan Allah, dan
janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan
berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
berbuat baik." (QS 2: 195),