Anda di halaman 1dari 25

MANAJEMEN KESEHATAN

MASYARAKAT

Prodi D-IV Analis Kesehatan


UHAMKA Jakarta

Herlina
Secara garis besar disiplin ilmu yang menopang ilmu
kesehatan masyarakat, atau sering disebut
sebagai pilar utama ilmu kesehatan masyarakat
adalah:

1. Epidemiologi
2. Biostatistik/statistik kesehatan
3. Kesehatan lingkungan
4. Pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku
5. Administrasi kesehatan masyarakat
6. Gizi masyarakat
7. Kesehatan kerja
MANAJEMEN
1. Ilmu & seni ttg bagaimana menggunakan sumber daya
scr efisien, efektif, & rasional untk mencapai 7an organsasi yg
telah ditetapkan sblmnya.

2. Terry  Planning, Organizing, Actuating & Controling


(POAC)

3. L. Gullick  Planning, Organizing, Staffing, Directing,


coordinating, and controling.
MANAJEMEN KESEHATAN
• Manajemen Kesehatan  suatu kegiatan atau
seni u/ mengatur para petugas kes dan non
petugas kes guna meningkatkan kesehatan
masyarakat melalui program kesehatan.
• Manajemen Kesehatan Masyarakat 
Penerapan manajemen umum dalam sistem
pelayanan kesmas sehingga yg menjadi objek
atau sasaran manajemen adalah sistem
pelayanan kesmas.
SIKLUS MANAJEMEN

PLANNING
ORGANIZING

EVALUATION ACTUATING

CONTROLLING
1. PERENCANAAN
Batasan Proses untuk
a.Merumuskan masalah2 kes yg berkembang di
masy
b.Menentukan kebutuhan & SD yg tersedia
c.Menetapkan tujuan program yg paling pokok
d.Menyusun langkah2 praktis untk mencapai 7an yg
telah ditetapkan
LANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN

1. Analisis Situasi
- Analisis data laporan yg dimiliki oleh pel-kes (data primer)
atau mengkaji laporan dr lembaga lain (sekunder)
- Observasi & Wawancara

2. Mengidentifikasi masalah & prioritasnya


Data  PE di suatu Wil (informasi)  Mencari tanggapan
masy ttg masalah kes  potensi pel-kes untk memecahkan
intervensi
3. Menentukan 7an Program
SMART
-Spesific  jelas sasaran & mudah dipahami o/ staff
-Measurable  dapat diukur kemajuannya
-Appropriate  sesuai d/ strategi nasional, 7an
program, visi & misi
-Realistis  dpt dilaksanakan sesuai dgn fasilitas &
kapasitas yg tersedia
-Time bound  SD dpt dialokasikan & kegiatan sesuai
d/ target waktu yg ditetapkan
4. Mengkaji hambatan & kelemahan program
- Hambatan yg bersumber pd kemampuan orgnisasi
- Hambatan yg terjadi pd lingkungan

5. Menyusun rencana kerja operasional


(RKO) 5 W + 1 H
- What?
- Why?
- When?
- Who?
- How?
CONTOH
Analisi Situasi

Masalah : KIA (Anemia remaja), KESLING (kecacingan),


P2M (TBC, DBD, Diare), GIZI (BBLR)
Prioritas : Diare

KESLING  “Meningkatkan cakupan pemasangan jamban


keluarga dan Sumber air bersih”
Dan
Penyuluhan tentang Diare dan pencegahannya
Hambatan orgns : Motivasi kerja staf rendah, pengetahuan
& ketramp <, Staf blm mampu mengembangkan
partisipasi masy.
Hambatan Lingk : jalan rusak,musim hujan, tingkat
pendidikan masy <, sikap & budaya may tdk kondusif.
- Susun daftar semua hambatan
- Pilih hambatan & kendala yg dpt dihilangkan
- Kaji kembali 7an operasional
RKO : Penyuluhan Diare dan
Pencegahannya
2. PENGORGANISASIAN
• Langkah untk menetapkan, menggolongkan &
mengatur berbagai kegiatan, menetapkan
tugas pokok & wewenang, pendelegasian.

• Manfaat : Pembagian tugas, hub organisatoris,


pendelegasian wewenang, pemanfaatan staf &
fasilitas fisik yg dimiliki orgns.
LANGKAH2 PENGORGANISASIAN
1. 7an orgns harus dipahami oleh staf  disusun saat
perencanaan
2. Membagi habis pekerjaan dlm bentuk kegiatan pokok
untk mencapai 7an
3. Menggolongkan kegiatan pokok ke dlm satuan kegiatan
yg praktis
4. Menetapkn kewajiban yg harus dilaksanakan oleh staf &
fasilitas pendukung
Lanjut….
5. Penugasan personel yg cakap
- Memilih
- Menempatkan staf yg di pandang mampu
6. Pendelegasian wewenanng
3. ACTUATING
• Hubungan antara fungsi perencanaan dg fungsi
Aktuasi

Penetapan
Penentuan Penetapan tugas & SD
masalah 7an penunjang

Menilai
keberhasilan Menggerakkan &
SD Mengarahkan
• TUJUAN FUNGSI AKTUASI :
1. Menciptakan kerjasama yg lebih efisien
2. Mengembangkan kemampuan & ketrampilan staf
3. Menumbuhkan rasa memiliki & menyukai pekerjaan
4. Mengusahakan suasana lingk kerja yg meningkatkan
motivasi & prestasi
5. Membuat organisasi berkembang secara dinamis
• FAKTOR PENGHAMBAT :
- Hambatan : Kegagalan manajer menumbuhkan motivasi staf

krn manajer < memahami hakekat perilaku & hub antar manusia
- Kebutuhan menurut Maslow : 1.Keseimbangan faali 2.Rasa
aman
3.Diterima oleh lingkungan sosial
4.Diakui
5.Menunjukkan keampuan diri
4. CONTROLLING
•Bertujuan :
•Agar penggunaan SD dapat lebih diefesienkan,
tugas2 staf untk mencapai 7an lebih diefektifkan.

•Standar Pengawasan :
a.Standar Norma  berdasar pengalaman staf
b.Standar Kriteria  diterapkan o/ petugas yg sudah
mendapat pelatihan.
Manfaat Pengawasan
• Mengetahui sejauh mana kegiatan program sudah
dilaksanakan
• Mengetahui adanya penyimpangan pd pemahaman stf
dlm melaksanakan tugas
• Mengetahui apakah waktu & SD lain mncukupi kebut
& dimanfaatkan
• Mengetahui sebab2 terjadinya penyimpangan
• Mengetahui staf yg perlu diberi penghargaan,
dipromosikan/ diberi pelatihan lanjut
Proses Pengawasan
• Mengukur hasil/prestasi yg telah dicapai oleh
staf/organisasi
• Membandingkan hasil dengan tolak ukur yg
telah ditetapkan sebelumnya
• Memperbaiki penyimpangan yg terjadi
5. EVALUASI

• Kegiatan utk membandingkan antara hasil yg


telah dicapai dengan rencana yang telah
ditentukan
• Evaluasi pelayanan kes bersifat multidemisional
mencakup : riwayat penyakit,proses
pelayanan,sasaran efisiensi.effektivitas,demensi-2
mutu dan sistem pelayanan kesehatan
Komponen utama
penilaian pelaksanaan
program kes
 Kesesuaian yg berkaitan dg alasan -2
atau maksud mengadakan
program,rencana kegiatan, pelayanan
atau unit -2
 Tinjauan terhadap kemajuan program
 Daya guna dan hasil guna program
 Dampak pelaksanaan program
4 komponen pelayanan kes yg hrs
diperhatikan ( evaluasi )

• Kepuasaan pasien terhadap pelayanan


• Penampilan profesional ( tecnical quality )
• Sumber daya yang digunakan ( efisiensi )
• Manajemen resiko ( resiko sakit,luka )