Perangkat Keras
Proyek IoT
( untuk mahasiswa)
IoT Programming
Internet of Things atau biasa disebut IoT merupakan sebuah teknologi yang
menghubungkan beberapa perangkat dalam suatu system jaringan. Umumnya perangkat
komunikasi yang digunakan pada teknologi ini adalah jaringan internet kabel, WiFi dan
Bluetooth. Dengan sistem IoT kita dapat melakukan pengamatan (Monitoring) dan
pengendalian (Controlling) terhadap perangkat yang telah terintegrasi didalamnya seperti :
· Menyalakan lampu pada jam tertentu
· Mengetahui data suhu ruangan rumah
· Mengendalikan CCTV dari jarak jauh
· Membuka gorden atau pintu secara otomatis
1. Arduino
Arduino merupakan sebuah
perangkat embedded sederhana
yang paling umum digunakan
untuk mempelajari sistem IoT dari
segi pengendalian dan komunikasi
pada perangkat keras. Perangkat
ini diprogram menggunakan
aplikasi Arduino IDE dengan
bahasa pemrogaman C yang
sudah disederhanakan sehingga
akan lebih mudah dipelajari.
Arduino adalah terobosan baru dalam dunia microcontroller. Saat ini sudah banyak
project Electronics & Robotics yang berbasis Arduino. Hal ini terjadi karena Arduino
memiliki banyak sekali kemudahan dan mempunyai fleksibilitas yang tinggi baik dari segi
software maupun hardwarenya.
Arduino adalah Mikrokontroller single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari
Wiring platform, mempunyai fleksibilitas yang tinggi baik dari segi software maupun
hardware untuk memudahkan Rancang bangun elektronik dalam berbagai bidang.
Arduino menggunakan IC ATMega sebagai IC program dan softwarenya memiliki bahasa
pemrograman sendiri yang sering disebut bahasa processing. Bahasa ini sangat mirip
dengan bahasa C, namun penulisannya mendekati bahasa manusia.
Arduino menjadi Platform mikrokontroller paling populer di dunia saat ini. Kemudahan
mempelajari dan mengaplikasikan arduino menjadikannya pilihan bagi pemula maupun
robotika dan elektronika.
Saat ini tim pengembang Arduino adalah Massimo Banzi, David Cuartielles, Tom Igoe,
Gianluca Martino, David Mellis, dan Nicholas Zambetti. Mereka mengupayakan 4 hal
dalam Arduino ini, yaitu :
1. Harga yang terjangkau
2. Dapat dijalankan diberbagai sistem operasi, Windows, Linux, Max, dan sebagainya.
3. Sederhana dalam segi Software maupun Hardware sehingga mudah dipelajari bahkan
oleh orang awam. Perangkat lunak Arduino IDE berbasis Open Source, dan dan dapat
dikembangkan pemrograman lebih lanjut. Bahasanya bisa dikembangkan lebih lanjut
melalui pustaka-pustaka C++ yang berbasis pada Bahasa C untuk AVR
4. Open Source, hardware maupun software.
Hardware Arduino memiliki Keistimewaan diantaranya :
Soket USB
Soket USB adalah soket kabel USB yang disambungkan kekomputer atau laptop. Yang
berfungsi untuk mengirimkan program ke arduino dan juga sebagai port komunikasi
serial. Jadi tidak diperlukan lagi Downloader Eksternal untuk mendownload Program ke
IC Arduino.
Input/output digital dan input analog
Input /Output Digital dalam Arduino Fungsinya adalah membaca atau mengirim data
berupa data Analog maupun Digital dari Rangkaian.
Catu Daya
Catu daya pada Arduino bisa menggunakan Socket USB dan terdapat pula Socket DC
12V untuk tipe tertentu. Di dalam Board Arduino sudah tersedia IC regulator Untuk
menstabilkan dan menyuplay tegangan ke modul Arduino.
Ukuran Fisik
Ukuran Fisik untuk Satu Board arduino reltif kecil karena dibangun menggunakan
komponen SMD (surface mounted Device) yaitu komponen yang sangat kecil , biasanya
terdapat pada board hp dan motherboard sehingga sangat ringkas dan tahan terhadap
berbagai situasi.
Pada aplikasi Arduino IDE terdapat juga contoh-contoh project yang bisa kita manfaatkan
seperti menyalakan lampu LED, membuat tulisan pada layar LCD dan lain sebagainya.
Untuk dapat berkomunikasi dengan perangkat lain dibutuhkan modul komunikasi
(Ethernet, WiFi dan Bluetooth) sehingga dapat terhubung dengan smartphone atau
perangkat lainnya. Saat ini sudah cukup banyak lembaga pendidikan yang telah memulai
untuk memberikan pembelajaran menggunakan perangkat ini selain biaya yang cukup
terjangkau juga banyaknya referensi yang dapat dimanfaatkan.
2. Raspberry Pi
Raspberry Pi adalah salah satu perangkat IoT yang bisa dibilang memiliki fitur yang
cukup lengkap karena selain dapat digunakan untuk mengendalikan komponen seperti
lampu LED dan sensor perangkat ini juga dapat digunakan sebagai sebuah miniPC
dengan sistem operasi berbasis Linux yang disebut Raspbian OS dan juga ada Windows
IoT. Perangkat Raspberry Pi ini secara default menggunakan bahasa pemrogaman
Python yang dapat dijalankan melalui tampilan terminal OS atau dengan tampilan
Graphical User Interface (GUI) yang telah disediakan OS. Contoh projek yang
menggunakan perangkat ini adalah membuat sebuah sistem pendeteksi wajah dengan
cara menghubungkan perangkat Raspberry Pi dengan kamera. Selain itu, pada
perangkat ini juga telah dilengkapi untuk komunikasi Ethernet, WiFi dan Bluetooth.
Raspberry Pi
3. Node MCU ESP8266
Node MCU ESP8266 adalah sebuah perangkat modul WiFi tambahan dengan protokol
TCP/IP untuk perangkat mikrokontroller. Perangkat ini memiliki kemiripan dengan
Arduino, yang membedakan adalah perangkat ini sudah dilengkapi WiFi dan
Bluetooth tetapi memiliki spesifikasi yang lebih rendah dari pada beberapa versi
perangkat Arduino.
Node MCU adalah jenis mikrokontroller yang lebih dikenal sebagai Platform Internet
of Things (IoT). Node mcu menggunakan mikrokontroller ESP-12 yang
dikembangkan oleh perusahaan Espressif System.
Node MCU menggunakan Firmware scripting Lua. NodeMCU dapat diprogram
melalui MicroUSB port yang tersedia pada board. Selain dapat diprogram
menggunakan sripting Lua, Node MCU dapat pula di program menggunakan
Arduino IDE.
BERSAMBUNG