P. 1
PENYESUAIAN DIRI & FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

PENYESUAIAN DIRI & FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

|Views: 64|Likes:
Dipublikasikan oleh Paian Tamba

More info:

Published by: Paian Tamba on Dec 28, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

PENYESUAIAN DIRI DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA

Olek kelompok 4 :
1.MUTIARA TAMBUNAN 2.NINING PRATIWI 3.NURIFA Z.W. HARAHAP 4.PAIAN TAMBA (4103121045) (4101121020) (4102121017) (4103121050)

Jurusan P. Studi M. Kuliah

: Fisika : Pendidikan Fisika (Kelas A) : Perkembangan Peserta Didik

A. Pengetahuan Penyesuaian Diri
Pengertian Penyesuaian diri menurut Sekneiders dapat di tinjau dari tiga sudut pandangan , yaitu : 1. Penyesuaian diri sebagai adaptasi (adaptation) 2. Penyesuaian diri sebagai bentuk konfornitas (confornity) 3. Penyesuaian diri sebagai usaha penguasaan (mastery)

1. Penyesuaian diri sebagai adaptasi (adaptation) Penyesuaian diri cenderung diartikan sebagai usaha mempertahankan diri secara fisik (self – maintenance atau survival) 2.Penyesuaian diri sebagai bentuk konformitas (conformity) Penyesuaian diri sebagai usaha konformitas , menyiratkan bahwa di sana individu seakanakan mendapat tekanan kuat untuk harus selalu mampu menghindarkan diri dari penyimpanan perilaku , baik secara moral , sosial maupun emosional.

3. Penyesuaian diri sebagai usaha penguasaan (mastery) Penyesuaian diri dimaknai segai usaha penguasaan , yaitu kemampuan untuk merencanakan dari mengorganisasikan respon dalam cara – cara tertentu sehingga konflikkonflik , kesulitan dan frustasi tidak terjadi .

B. Proses Penyesuaian Diri
Proses penyesuaian diri menurut yang dikemukakan oleh Sehmenders (1984) melibatkan 3 unsur . Adapun ketiga unsur tersebut , adalah : Motivasi Sikap terhadap realitas dan Proses penyesuaian diri Pola dasar penyesuaian diri

a. b.

c.

c. Karakteristik Penyesuaian Diri Remaja
Penyesuaian diri dikalangan remaja memiliki karakteristik yang khas . Adapun karakteristik penyesuaian diri Remaja tersebut adalah sebagai berikut : 1. Penyesuaian diri remaja terhadap peran dan identitasnya 2. Penyesuaian diri remaja terhadap pendidikan 3. Penyesuaian diri remaja terhadap kehidupan 4. Penyesuaian diri remaja terhadap Norma Sosial 5. Penyesuaian diri remaja terhadap Penggunaan waktu Luang 6. Penyesuaian diri remaja terhadap Penggunaan Uang 7. Penyesuaian diri remaja terhadap Kecemasan Konflik dan Frustasi

D.Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyesuaian Remaja

Faktor – faktor yang mempengaruhi proses remaja , menurut Schneides (1984) , meliputi : 1. Kondisi Fisik Aspek – aspek yang berkaitan dengan kondisi fisik yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri remaja adalah : a. Ereditas dan Konstitusi Fisik b. Sistem Utama Tubuh c. Kesehatan Fisik

2. Kepribadian unsur – unsur Kepribadian yang penting pengaruhnya terhadap penyesuaian diri, adalah : a. Kemauan dan kemampuan untuk berubah b. Pengaturan diri c. Realisasi diri d. Intelegensi

3. Edukasi atau Pendidikan Adapun unsur – unsur penting dalam edukasi / pendidikan yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri individu adalah sebagai berikut : a. Belajar b. Pengalaman c. Latihan d. Determinasi Diri

4. Lingkungan Adapun yang dimaksud dengan lingkungan yang berpengaruh terhadap penyesuaian diri , yaitu: a. Lingkungan Keluarga Lingkungan Keluarga merupakan lingkungan utama yang sangat penting . Ada sejumlah karakteristik yng menonjol dalam interaksi orang tua dengan anak yang memiliki pengaruh terhadap penyesuaian diri , yaitu : 1. Penerimaan (neceptance) 2. Identifikasi 3. Idealisasi (Idealization )

4.

5.
6.

7.

8. 9. 10. 11.

Identifikasi Negatif (negative identification) Identifikasi Menyilang (cross identification) Tindakan Hukuman dan disiplin yang terlalu keras (punishment aud adverdiscipline) Kecemburuan dan Kebencian (jialousy and hatred) Pemanjaan dan Perlindungan yang berlebihan Penolakan (rejection) Lingkungan Sekolah Lingkungan Masyarakat

5. Agama dan Budaya Agama berkaitan erat dengan faktor budaya . Agama memberika sumbangan nilai – nilai keyakinan , praktik – praktik yang memberi makna sangat mendalam , tujuan serta kestabilan dan keseimbangan hidup individu.

Sekian dan Terimakasih

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->