Anda di halaman 1dari 2

Mencari Eigenvalue dan Eigenvector

Posted on January 2, 2013

Mencari Eigenvalue
Nilai eigenvalue dari suatu matriks bujursangkar merupakan polynomial karakteristik dari matriks tersebut; jika adalah eigenvalue dari A maka akan ekuivalen dengan persamaan linier (A I) v = 0 (dimana I adalah matriks identitas) yang memiliki pemecahan non-zero v (suatu eigenvector), sehingga akan ekuivalen dengan determinan. det (A I) = 0 Fungsi p() = det (A I) adalah sebuah polynomial dalam karena determinan dihitung dengan sum of product. Semua eigenvalue dari suatu matriks A dapat dihitung dengan menyelesaikan persamaan pA() = 0. Jika A adalah matriks ukuran n x n, maka pA memiliki derajat n dan A akan memiliki paling banyak n buah eigenvalue.

Mencari Eigenvector
Jika eigenvalue diketahui, eigenvector dapat dicari dengan memecahkan: (A I) v = 0 Dalam beberapa kasus dapat dijumpai suatu matriks tanpa eigenvalue, misalnya:

dimana karakteristik bilangan polynomialnya adalah 2 + 1 sehingga eigenvalue adalah bilangan kompleks i, -i. Eigenvector yang berasosiasi juga tidak riil. Jika diberikan matriks:

maka polynomial karakteristiknya dapat dicari sebagai berikut:

ini adalah persamaan kuadrat dengan akar-akarnya adalah = 2 dan = 3. Adapun eigenvector yang didapat ada dua buah. Eigenvector pertama dicari dengan mensubtitusikan = 3 ke dalam persamaan. Misalnya Y0 adalah eigenvector yang berasosiasi dengan eigenvalue = 3. Set Y0 dengan nilai:

Kemudian subtitusikan Y0 dengan v pada persamaan: ( A I) v = 0 sehingga diperoleh: (2 3)X0 + (-Y0) = 0 0 + (3 3)Y0 = 0 dapat disederhanakan menjadi: -X0 -Y0 = 0 atau Y0 = -X0

sehingga eigenvector untuk eigenvalue = 3 adalah:

Hubungan antara eigenvalue dan eigenvector dari suatu matriks digambarkan oleh persamaan : C x vi = i x vi dimana v adalah eigenvector dari matriks M dan adalah eigenvalue. Terdapat n buah eigenvector dan eigenvalue dalam sebuah n x n matriks.