Anda di halaman 1dari 6

Baku Mutu Limbah Cair Industri Gula

Tabel 1. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : Kep-51/MENLH/10/1995 Tentang BMLC bagi kegiatan Industri Gula (lampiran A.VII). Kadar Maksimum (mg/l) 100 250 175 1,0 6,0 9,0 40 m3 per ton produk gula Beban Pencemaran Maksimum (g/ton) 4,0 10,0 7,0 0,04

Parameter BOD5 COD TSS Sulfida (sebagai H2S) pH Kuantitas limbah Maksimum

Catatan : Kadar maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam milligram parameter perliter air limbah. Beban pencemaran maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam kg parameter per ton produk gula

Tabel 2. Perda Jateng No 10 tahun 2004 Tentang Baku Mutu Air Limbah Industri Gula (lampiran 1, no 11).
Air Limbah Beban Kadar Pencemaran maksimum maksimum (mg/l) (kg/ton) 60 100 50 5 0,5 0,3 0,5 0,25 0,025 0,0025 Buangan kondensor Beban Kadar Pencemaran maksimum maksimum (mg/l) (kg/ton) 38oC 30 8,55 50 14,25 25 7,125 2 0,57 0,2 0,057 6,0 9,0 285 (m3/tonproduk gula)

No

Parameter

1 2 3 4 5 6 7 8

Suhu BOD5 COD TSS Minyak dan lemak Sulfida (H2S) pH Debit maksimum

5 (m3/tonproduk gula)

Catatan : Kadar maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam milligram parameter perliter air limbah. Beban pencemaran maksimum untuk setiap parameter pada tabel di atas dinyatakan dalam kg parameter per ton produk gula

Tabel 3. Baku Mutu Air Limbah Industri Gula PerMen LH No 5 tahun 2010 dengan Kapasitas Kurang Dari 2.500 Ton Tebu yang Diolah Per Hari = Ton Cane Sugar per Day (TCD)
Air Limbah Proses
Beban Kadar Pencemar maksimum an (mg/l) maksimum (g/ton) 100 50 250 125 100 50 5 1,0 6,0 9,0 0,5 m3 per ton tebu yang diolah 2,5 0,5

Air Limbah Kondensor


Beban Pencemar an maksimu m (g/ton) 1500 2500 1250 125 12,5 6,0 9,0 25 m3 per ton tebu yang diolah

Parameter

Kadar maksimu m (mg/l) 60 100 50 5 0,5

BOD5 COD TSS Minyak dan lemak Sulfida (sbg S) pH Kuantitas limbah maksimum

Air Limbah Air Limbah Gabungan Abu Ketel Beban Beban Kadar Pencemar Kadar Pencemar maksimum an maksimum an (mg/l) maksimum (mg/l) maksimum (g/ton) (g/ton) 60 120 60 1650 100 200 100 2750 50 100 50 1375 5 0,5 6,0 9,0 2 m3 per ton tebu yang diolah 10 1 5 0,5 137,5 13,75 6,0 9,0 27, 5 m3 per ton tebu yang diolah

Tabel 4. Baku Mutu Air Limbah Industri Gula PerMen LH No 5 tahun 2010 dengan Kapasitas Antara 2.500 sampai 10.000 Ton Tebu yang Diolah per Hari.= Ton Cane per Day (TCD)
Air Limbah Proses Beban Pencemar an maksimu m (g/ton) 30 50 25 2,5 Air Limbah Kondensor Beban Pencemar an maksimu m (g/ton) 30 50 25 2,5 Air Limbah Abu Ketel Beban Kadar Pencemar maksimu an m (mg/l) maksimu m (g/ton) 60 100 50 5 30 50 25 2,5 Air Limbah Gabungan Beban Pencemar an maksimu m (g/ton) 90 150 75 7,5

Parameter

Kadar maksimu m (mg/l) 60 100 50 50

Kadar maksimu m (mg/l) 60 100 50 5

Kadar maksimu m (mg/l) 60 100 50 5

BOD5 COD TSS Minyak dan lemak Sulfida (sbg S) pH Kuantitas limbah maksimum

5
6,0 9,0

2,5

0,5

0,25
6,0 9,0

0,5

0,25
6,0 9,0

0,5

0,75
6,0 9,0

0,5 m3 per ton tebu


yang diolah

5 m3 per ton tebu


yang diolah

0,5 m3 per ton tebu


yang diolah

1,5 m3 per ton tebu


yang diolah

Tabel 5. Baku Mutu Air Limbah Industri Gula PerMen LH No 5 tahun 2010 dengan Kapasitas Lebih dari 10.000 Ton Tebu yang Diolah per Hari.. Parameter BOD5 COD TSS Minyak dan Lemak Sulfida (sebagai S) pH Kuantitas limbah maksimum Kadar Maksimum (mg/l) 60 100 50 5 0,5 6,0 9,0 0,5 m3 per ton tebu diolah Beban Pencemaran Maksimum (g/ton) 30 50 25 2,5 0,25

Catatan Air limbah industri gula adalah air limbah proses, air limbah kondensor, dan air limbah abu boiler yang dilakukan penggabungan dalam pengolahannya.