Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN RENCANA KEGIATAN (INDIVIDU) KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN 2013 SUB

UNIT KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : KELURAHAN : ROWOSARI : KENDAL : JAWA TENGAH

Disusun oleh : Nama NIM : Alex Candra : 21100109170001

BIDANG PENGELOLAAN KKN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

HALAMAN PENGESAHAN

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan KKN PPM, maka saya: Nama NIM : : Alex Candra 21100109170001

Telah menyelesaikan Laporan Rencana Kegiatan saya di lokasi KKN PPM.

Semarang, Juli 2013 Mengetahui / Menyetujui DPL Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal

DPL I

DPL II

Dr. Ir. Sunaryo NIP. 196004121987031003

Dr. Ir. Delianis Pringgenies NIP. 195810071987032001

Identifikasi Permasalahan

Dalam merancang program kerja, perlu pemahaman awal terhadap keadaan masyarakat dan potensi yang ada di Desa Wonotenggang - Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Sehingga dilaksanakan survey yang bertujuan untuk pengumpulan informasi dan data-data yang dibutuhkan untuk penyusunan rencana program kegiatan KKN PPM. Baik kepada perangkat desa, masyarakat sekitar, maupun instansi terkait. Berikut adalah tabel hasil survey :

No. 1. 2. 3. 4. 5.

Permasalahan* Belum adanya papanisasi Kurangnya kesadaran wajib belajar 12 tahun Tidak adanya sarana pembuangan sampah Kurangnya bimbingan belajar di luar jam sekolah Anak umur 4 tahun tidak dapat sekolah Kurangnya kesadaran anak-anak untuk mencuci tangan sebelum makan Kurang aktifnya kegiatan karang taruna desa Kurangnya pengembangan perpustakaan / taman baca Tidak adanya kegiatan seperti mengelola suatu barang atau karya seni Kurangnya motivasi siswa untuk belajar dan sukses Kurangnya kesadaran generasi muda desa untuk meneruskan kesenian daerah desa setempat Informasi mengenai kesehatan masyarakat desa yang masih kurang Belum adanya internet yang masuk ke dalam desa Kelengkapan administrasi desa yang masih kurang up to date Tidak adanya rambu-rambu di jalan utama desa Belum adanya koperasi desa Kurangnya kesadaran untuk berwirausaha Rata-rata pemuda di desa banyak yang urbanisasi ke kota Kurangnya kesadaran pentingnya pembuatan akta kelahiran Kurangnya kesadaran untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi Kurangnya kesadaran tentang pendewasaan

Lokasi Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa Wonotenggang Desa

Sumber (P/M/D)** P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D

6.

P/M/D

7. 8. 9. 10.

P/M/D P/M/D P/M P/M/D

11.

P/M/D

12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D P/M/D

1. Prioritas Permasalahan. Berdasarkan permasalahan yang telah ditemukan di Desa Kelurahan yang diperoleh dari berbagai sumber, maka alasan pemilihan masalah yang diprioritaskan: No. 1. Permasalahan Masih kurangnya sosialisasi akta kelahiran bagi para ibu-ibu di posyandu. 2. Kurangnya kesadaran anak-anak untuk mencuci tangan sebelum makan. Alasan Pemilihan Berdasarkan analisis mengingaat minimnya kesadaran para orangtua akan pentingnya akta kelahiran bagi anakanaknya. Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan dari perangkat desa dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) bagi anak-anak sejak usia dini. 3. Informasi mengenai kesehatan masyarakat desa yang masih kurang. Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan perangkat desa dan masyarakat sangat membantu untuk program tersebut. Penyelesaian program ini dapat menambah pengetahuan dan informasi untuk masyarakat desa mengenai 4. Kurangnya pengetahuan personal hygiene anak-anak mengenai kesehatan. pentingnya kesehatan bagi kehidupan. Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan dari perangkat desa dan masyarakat yang terkait untuk meningkatkan kesehatan karena perilaku hidup bersih dan sehat merupakan indikator kesehatan 5. Kurangnya minat anak untuk masyarakat. Berdasarkan analisis KUWAT

minum susu

memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan pihak masyarakat sangat membantu dalam pelaksanaan program ini karena susu dapat meningkatkan perbaikan gizi pada

6.

anak sekolah. Kurangnya fasilitas Penanganan Berdasarkan analisis KUWAT sampah/ limbah masyarakat. memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan pihak perangkat desa, masyarakat, dan Dinas Instansi sangat membantu dalam pelaksanaan program ini mengingat kebersihan adalah salah satu unsur penunjang dapat diwujudkannya desa yang bersih dan sehat. Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan pihak perangkat desa, masyarakat dan Dinas Instansi/stakeholder sangat membantu untuk manambah pengetahuan warga desa setempat. Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan pihak perangkat desa, masyarakat, dan Dinas Instansi sangat membantu dalam pelaksanaan program ini mengingat resapan air dapat mengurangi banjir dan dapat membuat pupuk kompos Berdasarkan analisis KUWAT memungkinkan untuk diangkat sebagai program KKN PPM. Dukungan pihak perangkat desa, masyarakat, dan Dinas Instansi sangat membantu dalam

7.

Kurangnya pengembangan perpustakaan/taman baca.

Kurangnya daerah resapan air didesa

Kurang Updatenya peta potensi Unggulan desa

pelaksanaan program ini, mengingat peta potensi Unggulan dapat memberikan gambaran keadaan desa berdasarkan potensi yang ada di desa

2. Rencana Program KKN PPM

No. 1.

No. Sektor 13.1.3.13

Nama Program Partisipasi Kegiatan Penimbangan dan Pemberian PMT pada Balita di Posyandu Lomba Teknik Mencuci Tangan dengan Sabun yang Baik dan Benar untuk Anak SD Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Anak Lomba Teknik Menggosok Gigi yang Baik dan Benar untuk Anak SD Gemar Minum Susu Pencontohan Pembuatan Tempat Sampah Organik dan Anorganik

Bahan Biskuit MP ASI

Volume 20 orang, 5 x 3 jam

Sumber dana Swd Mhs Lain-lain

Tema KM

2.

13.1.3.22

Sabun Cuci Tangan, Handuk Kecil Leaflet, Fotocopy Sikat Gigi, Pasta Gigi, Gelas Susu Bantal Tong Sampah, Papan Nama Rak Buku, Buku Bacaan, Cat Peta dasar (Base Map) Peta dasar (Base Map) Sampah Organik, Anorganik Alat biopori

40 orang, 3 jam

Mhs Lain-lain

KM

3. 4.

13.1.1.58 13.1.3.22

20 orang, 5 x 3 jam 12 orang, 3 jam

Mhs Lain-lain Mhs Lain-lain

KM KM

5. 6.

13.1.5.02 15.1.3.06

40 orang 1 jam 30 orang, 4 jam

Mhs Lain-lain Swd Mhs Lain-lain

KM KM

7.

11.3.2.02

Partisipasi dalam Pengadaan Taman Baca

30 orang, 3 x 3 jam

Mhs Lain-lain

PU

8 9 10

Pembuatan Peta Potensi Desa Pembuatan Peta Digital Desa Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik

3 jam 3 jam 1 jam

Mhs Lain-lain Mhs Lain-lain Mhs Lain-lain

PU PU KM

11

Pembuatan Biopori

2 jam

Mhs Lain-lain

KM