Anda di halaman 1dari 9

Kata Pengantar

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadhirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan laporan praktikum Laboratorium Elektronika Digital yang berjudul Aljabar Boolean tepat pada waktunya. Shalawat beriring salam saya hantarkan ke pangkuan nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kebodohan ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan seperti pada saat ini. Terima kasih saya ucapkan kepada Pak. Yaman, S.T., M. Eng dan Pak. Fauza, S.T., M. Eng selaku instruktur / pengasuh kami dan Pak. Yafet selaku teknisi di laboratorium elektonika digital. Laporan ini saya buat sesuai dengan data yang saya peroleh dari hasih praktikum Aljabar Boolean, Jobsheet Petunjuk Praktikum Rangkaian Logika, dan situs

Internet. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman - teman yang telah ikut membantu melakukan praktikum Aljabar Boolean ini. Akhir kata, Saya sadar bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Karena itu saya sangat mengharapkan saran dari teman - teman semua yang bersifat membangun untuk pembuatan laporan ke depannya agar menjadi lebih baik. Dan saya harap semoga laporan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.

09 Oktober 2013

Penulis

Daftar Isi

Kata Pengantar ..........................................................................................................................................i Daftar Isi................................................................................................................................................... ii

I. II. III. IV. V. VI. VII.

Tujuan ........................................................................................................................................... 1 Dasar Teori.................................................................................................................................... 1 Gambar Rangkaian ........................................................................................................................ 3 Peralatan dan bahan ..................................................................................................................... 4 Langkah Kerja ................................................................................................................................ 4 Keselamatan Kerja ........................................................................................................................ 5 Tabel hasil percobaan ................................................................................................................... 5

VIII. Analisa ........................................................................................................................................... 6 IX. X. Kesimpulan.................................................................................................................................... 6 Daftar pustaka............................................................................................................................... 7

ii

I. Tujuan Setelah melakukan praktikun ini mahasiswa diharapkan dapat : Mengetahui tegangan kerja pada IC.

II. Dasar Teori Texas Instrument memperkenalkan standar pertama dari rangkaian Transistor Transistor Logic (TTL) seri 5400/7400 telah menjadi salah satu keluarga TTL yang paling luas penggunaannya. Seri 7400 lebih umum digunakan karena seri 5400 khusus dipergunakan untuk keperluan militer dan dapat bekerja pada rentang temperatur dan catu daya dalam range yang lebih besar. Seri 7400 bekerja pada rentangan temperatur 0oC 70oC dengan catu daya (Vcc) dari 4,75 volt sampai 5,25 volt. Seri 5400 lebih fleksibel karena dapat bekerja pada temperatur -55oC sampai +125oC dengan catu daya dari 4,5 volt sampai 5,5 volt. Kedua seri ini umumnya memiliki kemampuan untuk mengendalikan atau mengumpan 10 input-input yang lain. Tabel berikut menunjukkan tingkat-tingkat (levels) tegangan input dan output untuk seri 7400. Harga-harga minimum dan maksimum yang ditunjukkan adalah keadaan yang paling buruk dari catu daya, temperatur dan keadaan pembebanan. Minimal (volt) VIH (volt) VIL (volt) VOH (volt) VOL (volt) dimana : VIH = Tegangan masukan (input) untuk logika 1 VIL = Tegangan masukan untuk logika 0 VOH = Tegangan keluaran (output) untuk logika 1 VOL = Tegangan keluaran untuk logika 1 Dari tabel dapat dimengerti bahwa pada logika 0 (LOW) tegangan noise margin yang dijamin adalah: VNL = VIL(max) VIH(max) = 400 Mv. Sedangkan pada logika 1 (HIGH) tegangan noise margin juga 400 mV, yaitu:
1

Nominal (volt) 3,6 0,2

Maksimal (volt) 0,8 0,4

2,0 2,4 -

VNH = VOH(min) VIH(min) = 400 mV. Jadi kasus terburuk yang dijamin noise margin untuk seri 7400 adalah 400 mV. Pada operasi yang sesungguhnya tegangan dc noise margin lebih besar, yaitu : VNL = 1V dan VNH = 1,6 V Rangkaian logika TTL dasar adalah NAND gate yang dalam keadaan umum mengambil arus supply Icc = 2 mA, maka daya yang diserap (power dissipation) adalah : 2mA x 5V = 10 mW. Sedangkan waktu perambatan (propagation delay) rata-rata rangkaian ini adalah : 9 ns. Untuk seri TTL yang lain dapat dilihat dari Tabel berikut : Seri 74L00 74H00 74L00 74LS00 Waktu pembatasan (ns) 33 6 3 9,5 Daya (mW) 1 23 23 2 Fan-out 10 10 10 10

Gerbang Logika NAND

Gerbang NAND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal input tetapi hanya satu sinyal output. Dalam gerbang NAND, apabila salah satu input berlogika low maka output akan berlogika high. Gerbang logika NAND pada Datashhet nama lainnya IC TTL 7400.

Simbol NAND Logic Gate

Tabel Kebenaran
2

Gerbang Logika NOR

Gerbang NOR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal input tetapi hanya satu sinyal output. Dalam gerbang NOR, untuk menghasilkan sinyal keluaran berlogika high maka semua inputnya harus berlogika low. Gerbang logika NOR pada Datashhet nama lainnya IC TTL 7402.

Simbol NOR Logic Gate

Tabel Kebenaran

III. Gambar Rangkaian

Gambar (a). IC 7400 (gerbang logika NAND Gate)

Gambar (b). IC 7402 (gerbang logika NOR Gate

IV. Peralatan dan bahan Catu daya DC 2 chanel Voltmeter (Analog) Protoboard IC 7400 IC 7402 Dioda LED Kabel penghubung : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : secukupnya

V. Langkah Kerja 1. Membuat rangkaian seperti gambar (a) untuk gerbang logika NAND. 2. Setelah selesai merangkai dengan benar, meminta izin untuk memasukkan sumber tegangan pada instruktur. 3. Mengidupkan catu daya DC. 4. Mengubah tegangan Vcc seperti yang terdapat pada tebel pengamatan. 5. Mengukur dan mengamati tegangan Vout dan indikator LED kemudian mencatat hasilnya ke dalam tabel pengamatan. 6. Membuat rangkaian seperti gambar (b) untuk gerbang logika NOR. 7. Ulangi langkah 2 s/d 5.
4

8. Setelah selesai melakukan percobaan, merapikan alat dan bahan percobaan dan mengembalikannya kepada teknisi laboratorium.

VI. Keselamatan Kerja 1. Pada saat mengganti komponen yang akan digunakan dalam percobaan, sumber tegangan harus dimatikan. 2. Jangan bermain-main dengan sumber tegangan. 3. Jangan melakukan hal-hal yang tidak di instruksikan oleh instruktur / dosen pembimbing.

VII. Tabel hasil percobaan Tabel pengamatan Vcc (Volt) 0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 3,5 4 4,5 5 NAND Gate Vo (Volt) 0 0,2 0,7 1,2 1,6 1,6 1,8 2 2,1 2,2 2,3 LED P P P P R R T T T T T NOR Gate Vo (Volt) 0 0,1 0,6 1 1,5 1,6 1,8 2 2,1 2,2 2,3 LED P P P P P R R T T T T

Keterangan keadan LED : - P = Padam - R = Redup - T = Terang


5

VIII. Analisa Jika dilihat dari tabel hasil percobaan, IC 7400 pada saat diberi tegangan Vcc sebesar 0.5v, 1v, dan 1.5v maka Vo yang dibaca oleh voltmeter adalah sebesar 0.2v, 0.7v, dan 1.2v dan keadaan indikator LED masih padam (P). Kemudian tegangan Vcc dinaikkan menjadi 2v dan 2.5v volt maka Vo yang dibaca voltmeter sama sebesar 1.6v, keadaan pada indikator LED redup (R). Pada saat Vcc dinaikkan menjadi 3v, 3.5v, 4v, 4.5v, dan 5v maka kedadaan indikator LED terang (T) dengan Vo sebesar 1.8v, 2v, 2.1v, 2.2v, dan 2.3v. Sedangkan untuk IC 7402 pada saat Vcc di beri tegangan sebesar 0.5v, 1v, 1.5v, dan 2v, keadaan indikator LED masih padam (P) dengan Vo yang terbaca oleh alat ukur adalah sebesar 0.1v, 0.6v, 1v, dan 1.5v. pada saat tegangan Vcc dinaikkan menjadi 2.5v dan 3v, maka tegangan Vo yang ditunjukkan oleh alat ukur adalah sebesar 1.6v dan 1.8v, dengan keadaan indikator LED redup (R). Tegangan Vcc dinaikkan lagi sebesar 3.5v, 4v, 4.5v dan 5v. Keadaan indikator LED sudah terang (T) dengan tegangan Vo yang ditunjukkan oleh alat ukur adalah sebesar 2v, 2.1v, 2.2v, dan 2.3v.

IX.

Kesimpulan Setelah melakukan praktikum ini dapat disimpulkan bahwa tegangan kerja pada IC 7400 mulai bekerja pada saat Vcc didari tegangan antara 3 5 volt, Sedangkan untuk IC 7402 mulai bekerja pada saat Vcc diberi tegangan antara 3.5 5 volt. Karena pada tegangan tersebut indikator LED terang. Untuk IC 7400 pada saat Vcc diberi tegangan sebesar 2v dan 2.5v, keadaan indikator LED redup, sedangkan untuk IC 7402 keadaan indikator LED redup pada saat Vcc diberi tegangan sebesar 2.5v dan 3v. Kedaan yang seperti ini tidak diinginkan karena hasilnya meragukan karena IC belum mencapai tegangan kerjanya.

X. -

Daftar pustaka http://fayezfeztiawan.wordpress.com/2013/03/26/gerbang-logika-dasar-logic-gate/ Fadli, 2008, Jobsheet petunjuk praktikum rangkaian logika semester II, Politeknik Negeri Lhoksemawe.