Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN KASUS II KATARAK JUVENIL BILATERAL

Siti Nurhasanah 06.06.0015

PENDAHULUAN
Katarak juvenil merupakan katarak yang terjadi pada anak-anak sesudah lahir (>1 tahun < 50 ) Biasanya katarak juvenil merupakan bagian dari suatu gejala penyakit metabolik, lanjutal katarak kongenital atau sebagai akibat dari penyakit yang lain. Tindakan untuk memperbaiki tajam penglihatan ialah pembedahan. Pembedahan dilakukan bila tajam penglihatan sudah mengganggu pekerjaan sehari-hari.

I. IDENTITAS PASIEN
Nama Umur Jenis Kelamin Agama Alamat Pekerjaan : Tanggal pem

: An. R : 6 Tahun : Laki-laki : Islam : sumbawa : 21 desember 2013 (Poli Mata)

II ANAMNESIS
KU: penurunan penglihatan Riwayat penyakit sekarang orang tua pasien mengeluh anaknya sering terjatuh jika berjalan kurang lebih sejak 1 tahun yang lalu. disekolah pasien sering didorong-dorong oleh temannya, pasien hanya sekolah selama 1 tahun kemudian berhenti karena tidak bisa mengikuti pelajaran.

CONT
menurut pengakuan orang tua pasien pada umur 3 tahun pasien masih dapat bermain-main dan beraktivitas tanpa terjatuh . riwayat trauma disangkal, riwayat kejang disangkal, riwayat diare lama disangkal, riwayat alergi susu disangkal, riwayat penyakit kuning disangkal.

Riwayat penyakit dahulu : pasien tidak pernah dikeluhkan menderita penyakit mata yang berat sebelumnya pasien tidak pernah menderita penyakit berat yang lain

Riwayat penyakit keluarga : Di keluarga pasien tidak ada yang mengeluhkan hal serupa
Riwayat pengobatan : Pasien sempat diperiksakkan di dokter umum setempat kemudian disarankan untuk melakukan operasi Riwayat alergi Riwayat alergi makanan atau obat-obatan disangkal

Riwayat sosial sekolah selama setahun tahun, tinggal bersama orang tua, anak pertama dari dua bersaudara, pekerjaan ayah nelayan , pekerjaan ibu hanya mengurus rumah tangga. riwayat kehamilan selama kehamilan riwayat sakit berat, demam lama, kejang, tekanan darah tinggi disangkal, rajin periksa kehamilan riwayat kelahiran lahir normal pervagiman di puskesmas

riwayat imunisasi ibu pasien mengaku imunisasi anaknya lengkap dan rajin membawa anaknya ke posyandu riwayat tumbuh kembang umur 1tahun anak sudah bisa berbicara dan berjalan

PEMERIKSAAN FISIK

Status generalis Keadaan umum : baik Keadaran : composmentis Tanda vital Nadi : 80 kali/ menit Frekuensi napas : 16 kali/ menit Suhu : 36,5o C

STATUS LOKALIS

GAMBAR

MATA KANAN

MATA KIRI

IDENTIFIKASI MASALAH DAN ANALISIS MASALAH


1.

Visus menurun Keluhan penglihatan kabur dapat disebabkan oleh adanya kelainan yang terjadi pada segmen anterior mata. Dari hasil pemeriksaan pada pasien ini didapatkan adanyanya penurunan visus dimana didapatkan visus 1/60 pada OS dan 1/60 pada OD . kemungkinan yang bisa menyebabkan hal tersebut yaitu adanya katarak pada kedua lensa , dimana didapatkan lensa tampak keruh. Jadi disini di simpulkan visus menurun akibat adanya gangguan pada media refraksi yaitu lensa.

ASSESMENT
Dianosa kerja : Katarak juvenile bilateral

PLANNING

pro pemeriksaan slitlamp dengan midriasil

TATALAKSANA
Tatalaksana pembedahan implan lensa artificial (IOL)

KIE
Kontrol secara rutin setelah operasi Jaga kebersihan sekitar tempat operasi Intirahat dan makan yang cukup parotein dan sayur mayur Dijaga tidak boleh bersin dan flu selama 1 minggu setelah operasi

PROGNOSIS Dubia

RINGKASAN

pasien anak umur 6 tahun datang dengan keluhan penurunan penglihatan, dan sering menabrak atau terjatuh saat berjalan kurang lebih sejak 1 tahun yang lalu. pada umur 3 tahun pasien masih dapat bermain-main dan beraktivitas tanpa terjatuh. riwayat trauma,

CONT

penyakit mata dan penyakit yang lain disangkal, riwayat kehamilan, persalinan, imunisasi tumbuh kembang tidak ditemukan kelainan. pada pemeriksaan lokalis ditemukan visus od 1/60 os 1/60, lensa mata keruh. pasien didiagnosis dengan katarak juvenil bilateral. terapi pembedahan extraksi katarak dengan pemasangan implan lensa