Anda di halaman 1dari 26

Presentasi Kasus Gangguan Somatisasi Pembimbing: Dr.

Isa, SpKJ

Disusun Oleh: Vera Octasia 030.0 .!!

Kepaniteraan Klini" Ilmu Kesehatan Ji#a $umah Sa"it Dr. Soeharto %eer&'an Perio&e !( )aret !0*(+ *, -pril !0*( .a"ultas Ke&o"teraan /ni0ersitas 1risa"ti Ja"arta

I.

ID231I1-S P-SI23

Nama: Nn. D Usia : 21 tahun Jenis Kelamin: Perempuan Agama : Islam Pendidikan : Mahasiswi Alamat : Jl. Tawakal

II.

$I4-5-1 PSIKI-1$I Anamnesis dilakukan se ara aut!anamnesis tanggal " april 2#1$ pukul 1%.## wi&' &ertempat di rumah pasien. a. Keluhan /tama

Pasien dengan keluhan perut terasa sakit' mual' dan muntah.

b. $i#a6at Gangguan Se"arang Pasien dengan keluhan seluruh &agian perut terasa sakit' pasien mengeluhkan sering sakit(sakitan sudah se)ak " tahun *ang lalu. Dan keluhan ini &elum menghilang sampai sekarang. Pasien )uga merasakan sakit perut seperti ditusuk(tusuk' perut terasa kem&ung' mual' dan muntah. +A+ tidak lan ar. Pasien )uga mengeluhkan sakit kepala' pegal(pegal pada &adan' sakit pada &agian mata' &atuk' dan sakit tengg!r!kan. Pasien mengatakan keluhan terse&ut mun ul saat mendekati u)ian dan tanggal tua. Pasien mengatakan sering &er!&at apa&ila keluhann*a datang. Keluhan ini mun ul saat pasien pertama kali masuk kuliah dan tidak tinggal &ersama !rang tua. Pasien men*angkal pernah mendengar suara(suara *ang mem&isikin*a dan !rang lain tidak mendengarn*a. Pasien men*angkal pernah melihat adan*a penampakan atau &a*angan *ang han*a dilihat !leh pasien. Pasien )uga tidak pernah merasakan menghidu &au(&auan *ang han*a dihidu !leh dirin*a sedangkan lingkungan sekitarn*a tidak menghidu &au *ang dikeluhkan pasien. Pasien mengatakan tidak merasakan halusinasi pada indera penge apann*a. Pasien )uga mengungkapkan tidak pernah merasakan diseku)ur tu&uhn*a seperti ada *ang mera&a atau mera*api.

Pasien tidak pernah merasa &ahwa dia &ukan dirin*a dan tidak pernah merasa se!lah(!lah rumah pasien men)adi le&ih &esar atau le&ih ke il daripada &iasan*a. Pasien men*angkal adan*a rasa sedih &erle&ihan' kehilangan minat' dan rasa mudah lelah. Pasien )uga men*angkal adan*a rasa gem&ira &erle&ihan' akti,itas -isik mental *ang &erle&ihan. Pasien men*angkal ada sesuatu *ang masuk ke dalam dirin*a' men*angkal ada sesuatu pikiran *ang masuk ke dalam kepalan*a' pasien men*angkal &ahwa pem&awa a ara tele,ise mem&i arakann*a atau menga)akn*a &er&i ara' men*angkal merasa pikirann*a ditarik keluar' dan pasien )uga men*angkal &ahwa ada sesuatu kekuatan *ang mengendalikan ataupun mempengaruhi pasien. Pasien mengatakan &ahwa se)ak " tahun pasien masuk perguruan tinggi dan tidak tinggal &ersama !rang tua lagi' keluhan ini &aru di dapat. Pasien pernah memeriksakan sakitn*a ini ke d!kter &agian pen*akit dalam kemudian dilakukan pemeriksaan r!ntgen dan la&!rat!rium dan hasiln*a masih n!rmal. Pasien han*a di&erikan !&at dan di suruh rawat )alan. Tetapi apa&ila pasien hendak mendekati u)ian dan praktikum' keluhan ini sering dialami pasien. Pasien merasa lelah untuk &er!&at karena pen*akitn*a tidak sem&uh(sem&uh. Pasien meredakan keluhann*a ini dengan istirahat' tiduran' memakai selimut' dan meminum !&at(!&atan penghilang rasa n*eri namun keluhann*a tidak menghilang. Pasien merupakan anak ke " dari " &ersaudara. .audara kandung pasien masih hidup semua. Pasien masih memiliki sanak saudara di Jakarta tetapi tidak terlalu dekat. /rang tua pasien &erada di Kalimantan tengah dan )arang &ertemu. Pasien han*a dekat dengan pa ar dan teman(teman kuliahn*a sa)a. Pasien merupakan se!rang mahasiswi dan &elum menikah. Pasien tinggal di k!sant *ang dekat dengan kampus pasien. Pasien saat ini &elum &eker)a dan mendapatkan uang &ulanan dari !rang tua pasien. Tetapi pasien mengatakan uang *ang di&erikan terse&ut sering kurang. Apalagi dengan ke&utuhan kuliah pasien *ang ukup &an*ak. Akti,itas pasien saat ini sudah tidak seperti dulu. Pasien mengatakan sering mudah lelah. Pasien tidak pernah mengalami riwa*at trauma sampai geger !tak sehingga kemungkinan &esar tidak ada gangguan mental !rgani . Pasien &ukan se!rang per!k!k ataupun pengguna !&at(!&atan terlarang 0NAP1A2 dan alk!h!l. Pasien mengaku dilahirkan se ara n!rmal' tanpa ada a at &awaan. Pasien pada masa kanak(kanak sampai rema)a tidak mengalami gangguan perkem&angan dan pertum&uhan. Pasien tidak menutup diri dengan terhadap angg!ta keluarga dan lingkungan sekitarn*a. Pasien dapat &ers!sialisasi dengan &aik terhadap lingkungann*a dan mempun*ai &an*ak teman. Penilaian terhadap waktu' tempat' dan pers!nal &aik. .elama wawan ara &erlangsung pasien enderung untuk ter&uka terhadap semua pertan*aan. c. $i#a6at Gangguan sebelumn6a

1. 3iwa*at gangguan psikiatri Tidak terdapat riwa*at gangguan psikiatri se&elumn*a. 2. 3iwa*at gangguan medik Tidak ada riwa*at gangguan medi se&elumn*a. ". 3iwa*at penggunaan 4at psik!tr!pika5 alk!h!l Tidak terdapat riwa*at penggunaan 4at psik!tr!pika5 alk!h!l. &. $i#a6at "ehi&upan priba&i *. $i#a6at prenatal Pasien dilahirkan dalam pr!ses persalinan n!rmal dan tidak ada pen*akit selama masa kandungan dan pr!ses persalinan. !. $i#a6at masa "ana"7"ana" &an rema'a Pasien tum&uh dan &erkem&ang sesuai umur se&agaimana anak seumurn*a sehingga pasien tidak ada gangguan pertum&uhan dalam masa perkem&angann*a. 3. $i#a6at masa a"hir ana"7ana" Pasien tum&uh dengan &aik tidak ada masalah dalam kehidupan s! ial. (. $i#a6at pen&i&i"an Pasien mengatakan menempuh pendidikan sampai tingkat .MA dan sekarang sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi. . $i#a6at pe"er'aan Pasien &elum pernah &eker)a. 8. $i#a6at agama Pasien menganut agama islam dan taat dalam men)alankan i&adahn*a. 9. $i#a6at perni"ahan Pasien &elum pernah menikah. :. %ubungan &engan "eluarga Pada saat ini pasien tinggal sendiri' di se&uah rumah k!st(k!sat. 6u&ungan pasien dengan !rang tuan*a *ang tinggal di Kalimantan tengah ter)alin &aik. Tapi pasien memngatakan karena &an*akn*a tugas dan u)ian pasien )arang &erhu&ungan lewat telp!n dengan !rang tua pasien.

,. -"ti0itas sosial Pasien tidak pun*a masalah dalam &erinteraksi dengan !rang lain. Pasien dapat &ers!sialisasi dengan teman(teman kampus dengan &aik. e. $i#a6at Keluarga Dikeluarga pasien tidak ada angg!ta keluarga *ang mempun*ai keluhan *ang serupa dengan pasien. ;. $i#a6at Situasi Sosial Se"arang Pasien saat ini &erumur 21 tahun' hidup sendiri di Jakarta di rumah k!st(k!stan. Pasien memiliki !rang tua *ang tinggal di Kalimantan tengah. 6u&ungan pasien dengan !rang tuan*a masih &aik(&aik sa)a. Pasien mendapatkan &ia*a dari !rang tuan*a. 7ang setiap &ulan selalu di&erikan. Tapi uang terse&ut' pasien mengatakan selalu kurang. Pasien masih mengikuti akti,itas s!sial di kampusn*a. Pasien mengatakan ia masih &erinteraksi dan &ers!sialisasi dengan &aik. g. Persepsi Pasien terha&ap &irin6a. Pasien &erharap dapat sem&uh dari pen*akitn*a.

III.

S1-1/S )231-< -. Des"ripsi /mum 1. Penampilan Perempuan &erusia 21 tahun' penampilan pasien tampak sesuai dengan usian*a' &erpakaian rapi' ekspresi tenamg' perawatan diri &aik' dan warna kulit saw! matang. 2. Kesadaran umum: 8!mp!s mentis ". K!ntak psikis: dapat dilakukan pasien dan ukup wa)ar. $. Perilaku dan akti,itas psik!m!t!r a. ara &er)alan: &aik &. akti-itas psik!m!t!r: pasien k!!perati-' selama wawan ara k!ntak mata &aik' pasien duduk tenang' tidak ada gerakan in,!lunter' dan dapat men)awa& pertan*aan dengan &aik dan ukup )elas. 9. Pem&i araan

a.kuantitas: &aik' pasien dapat men)awa& pertan*aan d!kter dan dapat mengungkapkan isi hatin*a dengan )elas. &. kualitas: &i ara sp!ntan' ,!lume &i ara ukup' artikulasi )elas' dan pem&i araan terarah dan dapat dimengerti. :. .ikap terhadap pemeriksa: pasien k!!perati=. Kea&aan -;e"ti; 1. M!!d: eut*m 2. A-ek: ekspresi a-ekti- luas ". Keserasian: m!!d dan a-ek serasi $. ;mpati: pemeriksa dapat merasakan perasaan pasien saat ini. >. .ungsi intele"tual? "ogniti; 1. Tara- pendidikan' pengetahuan umum' dan ke erdasan. a. Tara- pendidikan Pasien mengaku pernah menempuh pendidikan sampai kelas " .MA dan sekarang sedang kuliah di perguruan tinggi. Prestasi pasien selama menempuh pendidikan &aik(&aik sa)a. &. Pengetahuan umum Pengetahuan pasien &aik' pasien dapat men)awa& dengan tepat ketika di&erikan pertan*aan seputar presiden Ind!nesi saat ini dan presiden Ind!nesia pertama. 2. Da*a k!nsentrasi Da*a k!nsentrasi &aik' pasien dapat megikuti wawan ara denga dengan &aik dari awal sampai akhir selesai. Pasien )uga dapat men*e&utkan pengurangan dengan &enar. Pengurangan 1##(% *aitu <" dan dilakukan pengurangan % sampai 9 kali 0=:'%<'%2' dan :92. ". /rientrasi a. >aktu: &aik' pasien dapat mengetahui tanggal saat dilakukan wawan ara *aitu hari kamis tanggal " april 2#1$. >aktu s!re hari. &. Tempat: &aik. +aik mengetahui tempat dilakukan wawan ara. . /rang: &aik' pasien mengetahui pemeriksa adalah d!kter muda. d. .ituasi: &aik' pasien mengetahui &ahwa dirin*a sedang &erk!nsultasi dan wawan ara.

$. Da*a ingat a. Da*a ingat )angka pan)ang +aik' pasien dapat mengingat dengan &aik masa pendidikann*a dan masa lalun*a. &. Da*a ingat )angka pendek +aik' pasien dapat mengingat dengan &aik urutan dari kampus ke k!sant pasien. . Da*a ingat segera +aik' pasien dapat dengan segera men*e&utkan kem&ali " nama &enda *ang dise&utkan !leh pemeriksa. d. Aki&at henda*a da*a ingat pasien Tidak terdapat henda*a da*a ingat pasien. e. Pikiran a&strak +aik' pasien mengerti makna peri&ahasa &erakit(rakit dahulu &ersenang( senang kemudian *ang di&erikan !leh pemeriksa. -. +akat kreatiPasien memiliki kegemaran men*an*i dan menari k!rea. g. Kemampuan men!l!ng diri sendiri +aik' pasien menger)akan sesuatu sendiri dan mampu mengurus dirin*a sendiri tanpa &antuam !rang lain. D. Gangguan persepsi 1. 6alusinasi dan ilusi 6alusinasi: tidak terdapat halusinasi Ilusi: Tidak terdapat ilusi 2. Depers!nalisasi dan derelisasi Depers!nalisasi: tidak terdapat depers!nalisasi Derealisasi: tidak terdapat derelisasi 2. Proses pi"ir 1. Arus pikir

a. Pr!dukti-itas: &aik' pasien dapat men)awa& dengan sp!ntan &ila di nakukan pertan*aan !leh pemeriksa. &. K!ntuinitas: &aik' k!heren. Pasien dapat men)awa& semua pertan*aan dengan &aik dan ukup )elas. Pem&i araan pasien sampai pada tu)uan. . 6enda*a &ahasa: tidak terdapat henda*a &ahasa pada pasien ini. 2. Isi pikiran a. Pre!kupasi: tidak terdapat pre!kupasi &. ?angguan pikir: tidak terdapat waham .. Pengen&alian impuls +aik' pasien dapat mengendalikan dirin*a dan melakukan wawan ara dengan &aik dan tidak ada gerakan in,!lunter. G. Da6a nilai 1. N!rma s!sial +aik' pasien dapat &ers!sialisasi dengan lingkungan sekitarn*a dengan &aik. 2. U)i da*a nilai +aik' karena ketika di&erikan perumpaan )ika pasien &ertemu anak ke il *ang men*e&erang )alan maka pasien akan mem&antu anak ke il terse&ut untuk men*e&erang )alan. ". Penilaian realitas Pada pasien tidak terdapat gangguan penilaian realitas. %. Persepsi pasien terha&ap &iri &an "ehi&upann6a Menurut penilaian pemeriks se&agai d!kter terhadap pasien *aitu saat ini pasien dalam keadaan sakit namun pasien memiliki keinginan untuk sem&uh. .ehingga pasien mau untuk k!ntr!l ke d!kter agar mendapatkan peng!&atan. Pasien memiliki masalah &ia*a keuangan dimana uang &ulanan *ang di&erikan !leh !rangtuan*a selalu kurang. I. 1ili"an? insight Tilikan dera)at 9' pasien men*adari dirin*a sakit dan ge)ala(ge)ala *ang dideritan*a atau kegagalan dirin*a dalam pen*esuaian s!sial dise&a&kan !leh perasaan irasi!naln*a atau gangguan sendiri' tanpa menerapkan pengetahuan hal ini untuk masa *ang akan dating. J. 1ara; &apat &iperca6a

Pemeriksa memper!leh kesan &ahwa )awa&an pasien dapat diper a*a karena k!nsistensi dalam men)awa& pertan*aan *ang dia)ukan dari awal sampai akhir.

IV.

P2)2$IKS--3 .ISIK a. Status generalis 1. Keadaan umum: &aik' !mp!s mentis 2. Tanda ,ital: TD@ 12#5=# mm6g' N@ =#A5menit' 33@ 2#A5menit' .@ a-e&ris ". Kardi!,askuler: kesan dalam &atas n!rmal $. .*stem mus ul!skeletal: kesan dalam &atas n!rmal 9. .*stem gastr!intestinal : kesan dalam &atas n!rmal :. .*stem ur!genital: kesan dalam &atas n!rmal %. ?angguan khusus: tidak ada b. Status neurologis 1. .ara- ranial: kesan dalam &atas n!rmal 2. .ara- m!t!rik: kesan dalam &atas n!rmal ". .ensi&ilitas: kesan dalam &atas n!rmal $. .ususnan sara- ,egetati,e : tidak ada 9. Bungsi luhur: tidak ada kelainan :. ?angguan khusus: tidak ada

V.

IK%1IS-$ P232)/-3 =2$)-K3a. Pasien perempuan &erusia 21 tahun dilakukan pemeriksaan atas keluhan sakitn*a *aitu perut terasa sakit' mual' dan muntah. &. Pasien mengeluhkan pasien mengeluhkan sering sakit(sakitan sudah se)ak " tahun *ang lalu. Dan keluhan ini &elum menghilang sampai sekarang. Pasien )uga merasakan sakit perut seperti ditusuk(tusuk' perut terasa kem&ung' mual' dan muntah. +A+ tidak lan ar. Pasien )uga mengeluhkan sakit kepala' pegal(pegal pada &adan' sakit pada &agian mata' &atuk' dan sakit tengg!r!kan. Pasien mengatakan keluhan terse&ut mun ul saat mendekati u)ian dan tanggal tua. . Pasien merasa lelah untuk &er!&at karena pen*akitn*a tidak sem&uh(sem&uh

d. Pasien pernah memeriksakan sakitn*a ini ke d!kter &agian pen*akit dalam kemudian dilakukan pemeriksaan r!ntgen dan la&!rat!rium dan hasiln*a masih n!rmal. Pasien han*a di&erikan !&at dan di suruh rawat )alan e. Pasien men*angkal adan*a waham dan halusinasi. -. Pasien men*angkal adan*a rasa sedih &erle&ihan' kehilangan minat' dan rasa mudah lelah. Pasien )uga men*angkal adan*a rasa gem&ira &erle&ihan' akti,itas -isik maupun mental *ang &erle&ihan. g. Pasien tidak pernah mengalami riwa*at trauma. Pasien &ukan se!rang per!k!k ataupun pengguna !&at(!&atan terlarang 0NAP1A2 dan alk!h!l. h. Penilaian terhadap u)i da*a nilai' !rientasi terhadap waktu' tempat' pers!nal &aik. i. .elama wawan ara &erlangsung pasien pertan*aan. enderung ter&uka terhadap semua

). Pasien lahir se ara n!rmal' tanpa ada a at &awaan'. Pasien pada masa kanak(kanak dan rema)a tidak mengalami gangguan perkem&angan dan pertum&uhan. k. Pasien dapat &ers!sialisasi dengan &aik terhadap lingkungann*a dan mempun*ai &an*ak teman. l. Pasien menenm!uh pendidikan hingga .MA dan sekarang sedang melan)utkan pendidikan di perguruan tinggi. m. Bungsi k!gniti- pasien dan pengetahuan pasien luas. n. 6asil anamnesa' pemeriksaan -isik' dan status neur!l!gis pasien dalam &atas n!rmal. Tekanan darah pasien 12#5=# mm6g. !. Pasien merupakan anak &ungsu dari " &ersaudara. .emua saudara pasien adalah perempuan. 6u&ungan pasien dengan keluarga ter)alin &aik. p. +ia*a hidup pasien' masih di&erikan dari !rang tua pasien. C. Pada pasien didapatkan &e&erapa ge)ala ringan dan menetap' disa&ilitas ringan dan -ungsi' se ara umum masih &aik. VI. .O$)/<-SI DI-G3OSIS +erdasarkan hasil anamnesis dan pemeriksaan pada pasien terdapat kelainan p!la perilaku dan psik!l!gis. 7ang se ara klinis &ermakna *ang dapat men*e&a&kan tim&uln*a distress dan disa&ilitas. Dalam -ungsi sehari(hari maka pasien dikatakan menderita gangguan )iwa. a. Diagn!sis AAis I ( Pada pasien ini tidak terdapat riwa*at trauma kepala *ang men*e&a&kan adan*a dis-ungsi !tak. 6al ini dapat dinilai dari tingkat

kesadaran' da*a k!nsentrasi' !rientasi' serta -ungsi k!gniti- pasien *ang masih &aik' sehingga pasien ini bu"an pen&erita gangguan mental organic @..0A. ( Dari anamnesis tidak terdapat penggunaan 4at psik!akti-5 NAP1A serta tidak ditemukan riwa*at mengk!nsumsi alk!h!l. Maka pasien ini bu"an men&erita gangguan mental &an perila"u a"ibat Bat psi"oa"ti; atau al"ohol @..*A. Pada pasien ini tidak ditemukan adan*a gangguan dalam menilai realitas. Pada pasien ini tidak ditemukann*a halusinasi dan waham' sehingga pasien ini &ukan penderita gangguan psik!akti- 0B.22 Pada pasien ini tidak ditemukan adan*a e-ek depresi' kehilangan minat' dan kegem&iraan' dan &erkurangn*a energ* *ang menu)u tingkatn*a keadaan mudah lelah dan menurunn*a akti-itas. Maka pasien ini bu"an pen&erita gangguan &epresi. Pada pasien ini )uga tidak ditemukann*a a-ek *ang meningkat' peningkatan akti-itas -isik dan mental' maka pasien ini bu"an men&erita gangguan mania. Karena &ukan menderita gangguan depresi dan &ukan penderita gangguan maniak' maka pada pasien ini bu"an pen&erita gangguan suasana perasaan @gangguan a;e"ti; atau moo& A. ..3 Pada pasien ini ditemukan &an*ak keluhan(keluhan -isik *ang &erma am(ma am *ang tidak dapat di)elaskan atas dasar adan*a kelainan -isik *ang sudah ter)adi se)ak " tahun lalu. Pasien mengatakan &ahwa kemungkinan keluhan -isikn*a ini ada kaitan dengan masalah pendidikan dan )auh dari !rang tua dan pada saat dilakukan pemeriksaan medik *ang hasiln*a negati, dan masih dalam &atas n!rmal. .ehingga pasien ini merupa"an pen&erita gangguan somatisasi @..( A

b. Diagnosis -"sis II Tum&uh kem&ang pada masa kanak(kanak sampai dewasa n!rmal. Pasien dapat &erinteraksi dan &ers!sialisasi dengan !rang lain. .e&agaimana !rang n!rmal lainn*a. .ehingga pasien bu"an pen&erita gangguan "epriba&ian . Pasien menempuh pendidikan dari TK sampai .MA dan sekarang sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi. Dari hasil anamnesis' -ungsi k!gniti- &aik' pengetahuan pasien &aik' dan luas' sehingga pada pasien ini &ukan pen&erita gangguan "ogniti; &an retar&asi mental. Karena &ukan penderita gangguan kepri&adian dan &ukan penderita gangguan k!gniti- dan retardasi mental' maka pasien ini -"sis II ti&a" ter&apat &iagnosis. c. Diagnosis -"sis III

Pada anamnesis' pemeriksaan -isik dan status neur!l!gis pada pasien ini dalam &atas n!rmal. Tekanan darah pasien 12#5=# mm6g. Maka pada a"sis Ii pasien ini ti&a" ter&apat &iagnosis. &. Diagnosis -"sis IV Pasien merupakan anak &ungsu dari " &ersaudara dan semua saudara adalah perempuan. Pasien saat ini tinggal sendiri di rumah k!st(k!sant di daerah Jakarta. Pasien &aru se)ak menempuh pendidikan perguruan tinggi ini hidup tidak &ersama !rang tuan*a lagi. Maka pada a"sis IV ter&apat masalah &imana pasien se"arang hi&up sen&iri &an pasien a&alah ana" bungsu. e. Diagnosis -"sis V Pada aksis ,' dinilai kemampuan pen*esuaian diri pasien dengan menggunakan ?AB. Pada pasien ini didapatkan ge)ala sementara' dan dapat diatasi. Disa&ilitas ringan dalam s!sial. Maka a"sis V &i&apat"an G-; scale :079* 6aitu 9 .

VII.

2V-</-SI )/<1I-KSI-< Aksis I: ?angguan .!matisasi 0B.$9.#2 Aksis II: tidak ada diagn!sis Aksis III: tidak ada diagn!sis Aksis ID: terdapat masalah keluarga' dimana pasien sekarang hidup sendiri' se)ak " tahun ini. Aksis D: ?AB . ale =#(%1.

VIII. D-.1-$ P$O=<2) /rgan!&i!l!gik: tidak ada Psik!l!gis: terdapat &an*ak keluhan -isik *ang dirasakan seperti sakit perut seperti ditusuk(tusuk' perut terasa kem&ung' mual' dan muntah. +A+ tidak lan ar. Pasien )uga mengeluhkan sakit kepala' pegal(pegal pada &adan' sakit pada &agian mata' &atuk' dan sakit tengg!r!kan. .!si!ek!n!mi: pasien merupakan anak &ungsu' hu&ungan pasien dengan !rang tuan*a dan keluargan*a masih &aik. Tetapi se)ak pasien masuk kuliah di Jakarta dan !rang tuan*a masih tinggal di Kalimantan. Mem&uat pasien merasa sendiri dan &ia*a *ang di&erikan !rang tua pasien *ang dirasa masih kurang. IC. P$OG3OSIS a. Prognosis "earah bai"

( ( ( (

Pasien mempun*ai keinginan untuk sem&uh 3esp!n terhadap peng!&atan &aik Tidak ada keluarga *ang mengalami keluhan *ang sama dengan pasien Pasien dapat &ers!sialisasi &aik dengan tetangga dan teman E temann*a. Pasien akti- dalam kegiatan s!sial.

b. Prognosis "earah buru" ( ( Per)alanan pen*akit sudah &erlangsung lama 0" tahun2 Pasien tidak men*adari sakitn*a apa

+erdasarkan data(data diatas' dapat disimpulkan pr!gn!sis pasien adalah: Ad ,itam: du&ia ad &!nam Ad -un ti!nam: du&ia ad &!nam Ad sanati!nam: du&ia C. 12$-PI a. Psi"o;arma"a tidak di&erikan dahulu' Karen apada penderita gangguan s!matisasi. Pasien &an*ak memiliki peng!&atan *ang lain *ang mengenai sakitn*a terse&ut. b. Psi"oterapi ( ( ( ( ( ( Dian)urkan pasien untuk &er!&at ke d!kter psikiatri Mengisi waktu luang dengan &er&agai akti,itas untuk mengurangi keluhan(keluhan terse&ut Melakukan peker)aan *ang mem&uat hati senang agar tidak selalu memikirkan masalah Fe&ih mendekatkan diri kepada Tuhan 7ang Maha ;sa .elalu men)aga kesehatan ;dukasi terhadap keluarga supa*a le&ih memperhatikan kesehatan dan keadaan pasien.

1I3J-/-3 P/S1-K=-= I P23D-%/</-3 *.* <atar =ela"ang ?angguan s!matisasi adalah suatu kel!mp!k gangguan *ang memiliki ge)ala -isik 0 se&agai -isik 0se&agai !nt!hn*a' n*eri' mual' dan pusing2 di mana tidak dapat ditemukan ukup serius untuk

pen)elasan medis *ang adekuat. ?e)ala dan keluhan s!matik adalah

men*e&a&kan penderitaan em!si!nal *ang &ermakna pada pasien atau gangguan pada kemampuan pasien unt untuk &er-ungsi di dalam peranan s!sial atau peker)aan. .uatu diagn!sis gangguan s!mat!-!rm men erminkan penilaian klinisi &ahwa -akt!r psik!l!gis adalah suatu pen*um&ang &esar untuk !nset' keparahan' dan durasi ge)ala. ?angguan s!mat!-!rm adalah tidak dise&a&kan !leh pura( pura *ang disadari atau gangguan &uatan.1 ?anguan ini ditandai dengan adan*a keluhan(keluhan &erupa ge)ala -isik *ang &erma am( ma am dan hampir mengenai semua sistem tu&uh. Keluhan ini &iasan*a sudah &erlangsung lama dan &iasan*a keluhann*a &erulang(ulang namun &erganti(ganti tempat. Pasien &iasan*a telah sering pergi ke &er&agai ma am d!kter 0 d! t!r sh!pping 2. +e&erapa pasien &ahkan ada *ang sampai dilakukan !perasi namun hasiln*a negati-. Keluhan *ang paling sering &iasan*a &erhu&ungan dengan sistem !rgan gastr!intestinal 0 perasaan sakit' kem&ung' &ertahak' mual dan muntah 2 dan keluhan pada kulit seperti rasa gatal' ter&akar' kesemutan' &aal dan pedih.

Pasien )uga sering mengeluhkan rasa sakit di &er&agai !rgan atau sistem tu&uh' misaln*a n*eri kepala' punggung' persendian' tulang &elakang' dada atau n*eri saat &erhu&ungan &adan. Kadang )uga terdapat keluhan dis-ungsi seksual dan gangguan haid. 2

?angguan ini le&ih sering ter)adi pada wanita daripada pria. +iasan*a &ermula se&elum usia "#an dan telah &erlangsung &e&erapa tahun. Pasien &iasan*a tidak mau menerima pendapat d!kter &ahwa mungkin ada dasar psik!l!gis *ang mendasari ge)alan*a.k &er-ungsi di dalam peranan s!sial atau peker)aan.

=-=. II P2)=-%-S-3 !.* De;enisi Kata s!mat!-!rm ini di am&il dari &ahasa 7unani soma, *ang &erarti Gtu&uhH. Dalam gangguan s!mat!-!rm' !rang memiliki simt!m -isik *ang mengingatkan pada gangguan -isik' namun tidak ada a&n!rmalitas !rganik *ang dapat ditemukan pen*e&a&n*a. ?angguan s!mat!-!rm &er&eda dengan malingering' atau kepura(puraan simt!m *ang &ertu)uan untuk mendapatkan hasil *ang )elas. ?angguan ini )uga &er&eda dengan gangguan factitious *aitu suatu gangguan *ang ditandai !leh pemalsuan simt!m psik!l!gis atau -isik *ang disenga)a tanpa keuntungan *ang )elas. .elain itu gangguan ini )uga &er&eda pula dengan sindrom Muchausen *aitu suatu tipe gangguan -a titi!us *ang ditandai !leh kepura(puraan mengenai simt!m medis." ?angguan s!mat!-!rm adalah suatu kel!mp!k gangguan *ang memiliki ge)ala -isik 0se&agai !nt!hn*a' n*eri' mual' dan pusing2 di mana tidak dapat ditemukan pen)elasan medis. ?e)ala dan keluhan s!matik adalah ukup serius untuk men*e&a&kan penderitaan em!si!nal *ang &ermakna pada pasien atau gangguan pada kemampuan pasien untuk &er-ungsi di dalam peranan s!sial atau peker)aan. .uatu diagn!sis gangguan s!mat!-!rm men erminkan penilaian klinisi &ahwa -akt!r psik!l!gis adalah suatu pen*um&ang &esar untuk !nset' keparahan' dan durasi ge)ala. ?angguan s!mat!-!rm adalah tidak dise&a&kan !leh pura(pura *ang disadari atau gangguan &uatan." !.! 2pi&emiologi Pen*akit ini sering didapatkan ' &erkisar antara 2(2# dari 1### penduduk. Fe&ih &an*ak pada wanita. Pasien pada umumn*a mempun*ai riwa*at keluhan -isik *ang &an*ak. +iasan*a dimulai se&elum &erumur "# tahun. .e&elumn*a pasien telah &an*ak mendapat diagn!sis' makan &an*ak !&at' dan &an*ak menderita alegi. Pasien ini terus men ari penerangan medis untuk ge)ala *ang dideritan*a dan &ersedia untuk melakukan &er&agai test medis' pem&edahan' u)i klinik' walaupun

dia tahu hal terse&ut )arang *ang mem&erikan hasil' &iasan*a hasiln*a adalah n!rmal' atau ada gangguan ke il.$ Ben!mena ini dapat &erupa spe trum *ang ringan *ang akan memper&erat gangguan s!matisasi' pasien *ang &enar &enar masuk kriteria &iasan*a telah hidup dengan did!minasi dengan pengalaman medik dan mungkin telah mengalami gangguan hu&ungan

interpers!nal. 3iwa*at keluarga &iasan*a menun)ukkan hal *ang sama terutama pada wanita' dan riwa*at anti s!sial pada pria.$ !.3 Klasi;i"asi Adapun &entuk gangguan terse&ut adalah se&agai &erikut : 1.?angguan k!n,ersi Merupakan &entuk peru&ahan *ang mengaki&atkan adan*a peru&ahan -ungsi -isik *ang tidak dapat dila ak se ara medis. gangguan ini mun ul dalam k!n-lik atau pengalaman traumatik *ang mem&erikan ke*akinan akan adan*a pen*e&a& psik!l!gis. 2. 6ip!k!ndriasis Terpaku pada ke*akinan &ahwa dirin*a menderita pen*akit *ang serius. Ketakutan akan adan*a pen*akit terus ada meskipun se ara medis telah di*akinkan. .ensasi atau n*eri -isik &iasa sering dias!siasikan dengan ge)ala pen*akit kr!nis tertentu. ". ?angguan .!matisasi Keluhan -isik *ang mun ul &erulang mengenai simt!m -isik *ang tidak ada dasar !rganis *ang )elas. ?angguan ini men*e&a&kan sese!rang untuk melakukan kun)ungan medis &erkali(kali atau men*e&a&kan henda*a *ang signi-ikan dalam -ungsi.

$. ?angguan Dism!r-ik Tu&uh Terpaku pada kerusakan -isk *ang di&a*angkan atau &erle&ih(le&ihan. Menganggap !rang tidak memperhatikann*a karena kerusakan tu&uh *ang dimilikin*a 0dipersepsikann*a2. ?angguan ini akan mem&awa sese!rang pada perilaku k!mpulsi- . seperti &erulang(ulang &erdandan. dll. Ditandai !leh keper a*aan palsu atau persepsi *ang &erle&ih(le&ihan &ahwa suatu &agian tu&uh mengalami a at. 9. ?angguan n*eri Ditandai !leh ge)ala n*eri *ang semata(mata &erhu&ungan dengan -akt!r psik!l!gis atau se ara &ermakna dieksaser&asi !leh -akt!r psik!l!gis. D.M(ID )uga memiliki dua riteria diagn!sti residual untuk gangguan s!mat!-!rm !.( Kriteria Diagnosti"* D.M EID men*ederhanakan kriteria diagn!sti *ang dia)ukan di dalam D.M(III(3. untuk

diagn!sis gangguan s!mat!-!rm' D.M(ID mengharuskan !nset usia se&elum "# tahun. .elama per)alanan pen*akit' pasien harus telah mengeluhkan sekurang(kurangn*a empat ge)ala n*eri' dua ge)ala gastr!intestinal' satu ge)ala seksual' dan satu ge)ala neur!l!gis semu' *ang semuan*a tidak ada *ang dapat di)elaskan sepenuhn*a melalui pemeriksaan -isik dan la&!rat!rium.

a. &.

d.

Kriteria Diagn!stik untuk gangguan s!matisasi 3iwa*at &an*ak keluhan -isik *ang dimulai se&elum usia "# tahun *ang ter)adi selama peri!de &e&erapa tahun dan men*e&a&kan terapi *ang di ari atau gangguan &ermakna dalam -ungsi s!sial' peker)aan' atau -ungsi penting lain. Tiap kriteria &erikut ini harus ditemukan' dengan ge)ala indi,idual *ang ter)adi pada sem&arang waktu selama per)alanan gangguan: 012. Empat gejala nyeri: riwa*at n*eri *ang &erhu&ungan dengan sekurangn*a empat tempat atau -ungsi *ang &erlainan 0misaln*a: kepala' perut' punggung' sendi' angg!ta gerak' dada' re tum' selama menstruasi' selama hu&ungan seksual' atau selama miksi2 022. Dua gejala gastrointestinal: riwa*at sekurangn*a dua ge)ala gastr!intestinal selain dari n*eri 0misaln*a: mual' kem&ung' muntah selain dari selama kehamilan' diare' atau int!leransi terhadap &e&erapa )enis makanan2. 0"2. .atu ge)ala seksual: riwa*at sekurangn*a satu ge)a seksual atau repr!dukti- selain dari n*eri 0misaln*a' inde-erensi seksual' dis-ungsi erektil atau e)akulasi' menstruasi *ang tidak teratur' perdarahan menstruasi *ang &erle&ihan' muntah sepan)ang kehamilan2 0$2. .atu ge)ala pseud!neur!l!gis: riwa*at sekurangn*a satu ge)ala atau de-i it *ang mengarahkan pada k!ndisi neur!l!gis *ang tidak ter&atas pada n*eri 0ge)ala k!n,ersi seperti ge)ala gangguan k!!rdinasi atau keseim&angan' paralisis atau kelemahan setempat' sulit menelan atau &en)!lan di tengg!r!kan' a-!nia' retensi urin' halusinasi' hilangn*a sensasi sentuh dan n*eri' pandangan ganda' ke&utaan' ketulian' ke)angI ge)ala dis!siati- seperti amnesiaI atau hilangn*a kesadaran selain pingsan2 .alah satu 012 atau 022: 012 .etelah penelitian *ang diperlukan' tiap ge)ala dalam kriteria + tidak dapat di)elaskan sepenuhn*a !leh se&uah k!ndisi medis umum *ang dikenal atau e-ek langsung dari suatu 4at 0misaln*a' e-ek eders' medikasi' !&at' atau alk!h!l2 022 Jika terdapat k!ndisi medis umum' keluhan -isik atau gangguan s!sial atau peker)aan *ang ditim&ulkann*a adalah mele&ihi apa *ang diperkirakan dari riwa*at pen*akit' pemeriksaan -isik' atau temuan la&!rat!rium. ?e)ala tidak ditim&ulkan se ara senga)a atau di&uat(&uat 0seperti gangguan &uatan atau pura(pura2

Gambaran "linis Pasien dengan gangguan s!matisasi mungkin memiliki &an*ak keluhan s!mati dan riwa*at medis *ang lama dan sulit. Mual dan muntah 0selain selama kehamilan2' kesulitan menelan' n*eri di lengan dan tungkai' na-as pendek *ang tidak &erhu&ungan dengan akti,itas' amnesia' dan k!mplikasi kehamilan dan menstruasi adalah ge)ala *ang paling sering. Ke*akinan &ahwa sese!rang telah sakit pada se&agian &esar kehidupann*a )uga sering. 2.$.2 Kriteria diagn!stik untuk ?angguan K!n,ersi A. .atu atau le&ih ge)ala atau de-isit *ang mengenai -ungsi m!t!rik ,!lunter atau sens!rik *ang mengarahkan pada k!ndisi neur!l!gis atau k!ndisi medis lain. +. Bakt!r psik!l!gis dipertim&angkan &erhu&ungan dengan ge)ala atau de-isit karena awal atau

eksaser&asi ge)ala atau de-isit adalah didahului !leh k!n-lik atau stres!r lain. 8. ?e)ala atau de-isit tidak ditim&ulkkan se ara senga)a atau di&uat(&uat 0seperti pada gangguan &uatan atau &erpura(pura2. D. ?e)ala atau de-isit tidak dapat' setelah penelitian *ang diperlukan' di)elaskan sepenuhn*a !leh k!ndisi medis umum' atau !leh e-ek langsung suatu 4at' atau se&agai perilaku atau pengalaman *ang diterima se ara kultural. ;. ?e)ala atau de-isit men*e&a&kan penderitaan *ang &ermakna se ara klinis atau gangguan dalam -ungsi s!sial' peker)aan' atau -ungsi penting lain atau memerlukan pemeriksaan medis.
F. ?e)ala atau de-isit tidak ter&atas pada n*eri atau dis-ungsi seksual' tidak ter)adi semata(mata

selama per)alanan gangguan s!matisasi' dan tidak dapat diterangkan dengan le&ih &aik !leh gangguan mental lain. .e&utkan tipe ge)ala atau de-isit: (Dengan ge)ata atau de-isit m!t!rik (Dengan ge)ala atau de-isit sens!rik (Dengan ke)ang atau k!n,ulsi (Dengan gam&aran ampuran 2.$." Kriteria Diagn!stik untuk 6ip!k!ndriasis
A. Pere!kupasi dengan ketakutan menderita' atau ide &ahwa ia menderita' suatu pen*akit serius

didasarkan pada interpretasi keliru !rang terse&ut terhadap ge)alage)ala tu&uh. +. Per!kupasi menetap walaupun telah dilakukan pemeriksaan medis *ang tepat dan penentraman.
C. Ke*akinan dalam kriteria A tidak memiliki intensitas waham 0seperti gangguan delusi!nal'

tipe s!matik2 dan tidakter&atas pada kekhawatiran tentang penampilan 0seperti pada gangguan dism!r-ik tu&uh2. D. Pre!kupasi men*e&a&kan penderitaan *ang &ermakna se ara kilnis atau gangguan dalam -ungsi s!sial' peker)aan' atau -ungsi penting lain.
E. Fama gangguan sekurangn*a : &ulan.

B. Pre!kupasi tidak dapat diterangkan le&ih &aik !leh gangguan ke emasan umum' gangguan !&sesi-(k!mpulsi-' gangguan panik' gangguan depresi- &erat' gangguan s!mat!-!rm lain. 2.$.$ Kriteria Diagn!stik untuk ?angguan Dism!r-ik Tu&uh A. Pre!kupasi dengan &a*angan a at dalam penampilan. Jika ditemukan sedikit an!mali emas perpisahan' atau

tu&uh' kekhawatiran !rang terse&ut adalah &erle&ihan dengan n*at. +. Pre!kupasi men*e&a&kan penderitaan *ang &ermakna se ara klinis atau gangguan dalam -ungsi s!sial' peker)aan' atau -ungsi penting lainn*a. 8. Pre!kupasi tidak dapat diterangkan le&ih &aik !leh gangguan mental lain 0misaln*a' ketidakpuasan dengan &entuk dan ukuran tu&uh pada an!reAia ner,!sa2. 2.$.9 Kriteria Diagn!stik untuk ?angguan N*eri A. N*eri pada satu atau le&ih tempat anat!mis merupakan pusat gam&aran klinis dan ukup parah untuk memerlukan perhatian klinis. +. N*eri men*e&a&kan penderitaan *ang &ermakna se ara klinis atau gangguan dalam -ungsi s!sial' peker)aan' atau -ungsi penting lain. 8. Bakt!r psik!l!gis dianggap memiliki peranan penting dalam !nset' kemarahan' eksaser&asi atau &ertahannn*a n*eri. D. ?e)ala atau de-isit tidak ditim&ulkan se ara senga)a atau di&uat(&uat 0seperti pada gangguan

&uatan atau &erpura(pura2. ;. N*eri tidak dapat diterangkan le&ih &aik !leh gangguan m!!d' ke emasan' atau gangguan psik!tik dan tidak memenuhi kriteria dispareunia

=-= III P23/1/P

3.* Kesimpulan ( ?angguan s!matisasi adalah suatu kel!mp!k gangguan *ang memiliki ge)ala -isik 0 se&agai -isik0se&agai !nt!hn*a' n*eri' mual' dan pusing2 di mana tidak dapat ditemukan pen)elasan medis *ang adekuat" (Klasi-ikasi gangguan s!matisasi adalah: gangguan k!n,ersi' gangguan hip!k!ndriasis' gangguan s!matisasi' gangguan dism!r-ik &!d*' gangguan n*eri.9 ( D.M(ID men*ederhanakan kriteria diagn!stik *ang dia)ukan di dalam D.M(III(3. Untuk diagn!sis gangguan s!mat!-!rm' D.M(ID mengharuskan !nset usia se&elum "# tahun. .elama per)alanan pen*akit' pasien harus telah mengeluhkan sekurangn*a empat ge)ala n*eri' dua ge)ala gastr!intestinal' satu ge)ala seksual' dan satu ge)ala neur!l!gis semu' *ang semuan*a tidak ada *ang dapat di)elaskan sepenuhn*a melalui pemeriksaan -isik atau la&!rat!rium.6

D-.1-$ P/S1-K1. Pardamean ;' .!mat!-!rm' di unduh dari http:55www.idi)ak&ar. !m5pr!sidim5gangguan( s!matisasi.htm di akses april 2#1$ 2. . Medika ?' ?angguan .!mat!-!rm' http:55 hanantha.w!rdpress. !m52#1$5#$5#15gangguan( s!matisasi di akses Maret 2#1$ ". 6artati N' ?angguan Dis!siati- dan .!mat!-!rm' di unduh dari hhtp:55 atatankuliah.w!rdpres. !m52#1$5#$5#1.gangguan(dis!siati-(dan(s!matisasi55 di akses maret 2#1$ $.Iskandar 7ul' .!mat!-!rm' di unduh dari http :55www.dr*uliskandar.Mult*pl*. !m5)!urnal55item559" diakses maret 2#1$