Anda di halaman 1dari 20

Who Has The Responsibility Of This Case ?

DATA KASUS DUGAAN MALPRAKTIK YANG SUDAH DILAPORKAN


1. 12 -02-04 Alm. Lucy Maywati RS Bersalin YPK Jkt Meninggal saat melahirkan caecar Polda Metro Jaya
Tgl Korban Terlapor Kasus Lapor

2. 23-04-04 Wulan Yulianti RSCM Jkt Meninggal krn operasi pd usus Polda Metro Jaya
3. 28 -04-04 Alm Lucy Maywati RS Bersalin YPK Jkt Penggelapan M/R Polda Metro Jaya
4. 07-06-04 Jeremiah RS Budi Lestari Bks Operasi caecar mengakibatkan Polda Metro Jaya
RS Hermina, Bekasi luka & cacat
5. 11 -06-04 Mindo Sihombing RS Persahabatan Jkt Gagal operasi hernia Polda Metro Jaya
6. 15-06-04 Anissa Safitri RSCM Jkt Hidrocepalus Polda Metro Jaya
7. 24 -06-04 Alm. Jajang RSUD Sukabumi Jabar Wabah malaria di Sukabumi Polda Jawa Barat
8. 30-06-04 Alm. Lucy Maywati RS Bersalin YPK Jkt Meninggal saat melahirkan Polda Metro Jaya
9. 07 -07-04 Robinson L. Tobing RS Kodam Bkt Barisan Vegetativ State akibat operasi/ Polda Sumatra
Medan cacat permanen Utara
10. 12-07-04 Anissa Safitri Yayasan Amal Beduli Perbuatan tdk menyenangkan Polda Metro Jaya
Seribu, Jkt krn memulangkan pasien
11. 08 -07-04 Ngatmi RS Persahabatan Jkt Operasi kanker payudara Polda Metro Jaya
12. 14-07-04 Rohati RS Darmais Jkt Meninggal dunia akibat gagal Polda Metro Jaya
operasi kanker payudara
13. 18 -07-04 Dr Jane P PT Newmont Minahasa Pencemaran limbah B3 Mabes Polri
Raya, Sulawesi Utara
14. 18-07-04 Srifika Modeong RS CM & RS MMC Jkt Keracunan mercury & arsen Mabes Polri
15. 18 -07-04 Rasyid Rahman RS CM & RS MMC Jkt Keracunan mercury & arsen Mabes Polri
16. 18-07-04 Juhria Ratubahe RS CM & RS MMC Jkt Keracunan Mercury & arsen Mabes Polri
17. 18 -07-04 Masna Stiman RS CM & RS MMC Jkt Keracunan mercury & arsen Mabes Polri
18. 26-07-04 Revy Anastasia RS Cikini Jkt Keracunan Obat Polda Metro Jaya
19. 09 -07-04 Revy Anastasia Apotik RS Cikini Jkt Keracunan Obat Polda Metro Jaya
20. 12-08-04 Rasyid Rahman Menkes Ahmad Sujudi Pencemaran nama baik dgn Mabes Polri
Mentamben P Yusgiantoro menyatakan tdk ada pencemaran
Men LH Nabiel Makarim
21. 18 -08-04 Fellina Azzahra RS Karya Medika Jkt Meninggal krn salah operasi usus Polda Metro Jaya
22. 31-08-04 Again Isna Nauli RS Islam Bogor Kelalaian medis yg berakibat SATGA OPS Polda
cacat permanen Jawa Barat
23. 03 -09-04 Anggi & Anggeli RSCM Jkt Membiarkan pasien yg hrs dirawat Polda Metro Jaya
24. 03-09-04 Andreas RS Pasar Rebo Jkt Kelahiran yg mengakibatkan cacat Polda Metro Jaya
25. 03 -09-04 Maena Nurrocmah RS Setia Mitra Jkt Operasi usus Polda Metro Jaya
26. 15-09-04 Fellina Azzahra RS K Medika Cibitung Meninggal krn operasi usus Polda Metro Jaya
RSCM Jkt
27. 16-09-04 Leonardus W Pete RS Silom Gleaneglas Penyaderaan krn tdk mampu byr Polda Metro Jaya
28. 27-09-04 Wino Polres Sorong Papua Penganiayaan mengakibatkan Mabers Polri
Wiran mata dan dada rusak parah
29. 28-09-04 Lexyano Hamsalim RS Medistra Jkt Infeksi akibat operasi klip jantung Polda Metro Jaya
30. 28-09-04 Parrel Davin H.A RS Eva Sari Lalai mengakibtakan org lain Polda Metro Jaya
Sinurat Rawamangun Jkt meninggal
31. 05-10-04 Rizka Hudha RS Harapan Bunda Jkt Lalai mengakibatkan kematian Polda Metro Jaya
32. 05-10-04 Masita Ariani Klinik Bedah Plastik Kegagalan bedah plastik pd hidung Dit Reskrim Polda
(Annisa) Bandung Jawa Barat
33. 07-10-04 Tyava Putra Juliarty Klinik Dharma Bakti 2 Keracunan obat mengakibatkan Polda Metro Jaya
RS harapan Kita Jkt Steven Johnson Syndrom
INFORMED CONSENT
(ethical & legal aspect)
drg. ELASTRIA WIDITA, M.Sc.



Informed Consent In Indonesia
(HUMAN RIGHT)

Declaration of Lisbon
Patient`s Bill of Right
(AHA)
1. Pasien hak menerima dan menolak pengobatan, serta hak
untuk menerima informasi dari dokternya sebelum memberikan
persetujuan tindakan medis.
2. Penghargaan thdp kemandirian pasien dokter tidak akan
melakukan pemeriksaan ataupun tindakan medik lainnya tanpa
persetujuan dari pasien.
Tubuh @ benda yang paling berharga bagi manusia baik
secara hukum maupun secara moral, tidak ada satu orang pun
termasuk dokter dapat berbuat sesuatu terhadap tubuh seseorang
tanpa persetujuan manusia yang memiliki tubuh tersebut.


The right to self determination The right to information
INFORMED CONSENT
(persetujuan tindakan kedokteran)

INFORMED CONSENT
Persetujuan (consent) yang diperoleh dari pasien didapatkan
setelah pasien diinformasikan (informed) dan memahami
rencana tindakan yang akan dikenakan pada dirinya
Explain the definition of
Informed Consent
!
CONSENT
LAW
ETHICS
Element which enable a Valid Consent :
1. COMPETENCE
2. VOLUNTARINESS
Element which inform :
1. DISCLOSURE of
INFORMATION
2. UNDERSTANDING &
ACCEPTANCE
Consent must be voluntary
(all health care providers must ensure that they do not pressure
the patient into making a decission that they think is the
preffered course of action)
Consent can`t be general
(authority is limited to the spesific procedure for which consent
has been given)
General understanding of the nature act
(the law is concerned about the quality of the patient
understanding of what is about to be done and is interested in
nature act)

Elements of valid consent

1. Able To Exercise Choice
2. Free From Manipulation
3. Free From Undue Influence

VOLUNTARINESS


SO, what is the duty of dentist as a health
care professional?

Respect for the patient to make autonomous choices

DISCLOSURE


Enough information


Appropriate decision

That`s not always easy to find out what a patient wishes to know
or determine whether they have been adequately informed

UNDERSTANDING & ACCEPTANCE
of Information


Crucial issue
tdk pd informasi yg diberikan ttp apakah mereka
mengerti dan dapat menerima informasi tersebut




Barriers to understanding between patient &
health care professional
1. Keterbatasan
2. Perbedaan terminologi & pengetahuan
3. Kenyataan yg susah u/ menggambarkan ttg keberadaan org lain pd
posisinya




Diagnosis
Prognosis
Option of investigations / treatments
Burden & benefits investigations /
treatments
Wheter intervention
conventional/experimental
Who will perform intervention
Consequences
Time involved
Cost involved
Requirements For Information Transfer
In Clinical Practice two way communication

LEGAL ASPECT
of INFORMED CONSENT
1. Pasal 7 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009
2. Pasal 45 UU No. 29 Tahun 2004
3. Pasal 37 ayat (1) UU No. 44 Tahun 2009
4. Permenkes No.290/Menkes/Per/III/2008
consent is necessary in order to avoid legal liability









Pasal 45 ayat (1) UU No. 29 Tahun 2004
Setiap tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan
dilakukan oleh dokter atau dokter gigi terhadap pasien harus
mendapatkan PERSETUJUAN
Pasal 37 ayat (1) UU No. 44 Tahun 2009
Setiap tindakan kedokteran yang dilakukan di Rumah Sakit
harus mendapat persetujuan pasien atau keluarganya
Pasal 2 Permenkes No. 290/Menkes/Per/III/2008
1) Semua tindakan kedokteran yang dilakukan terhadap pasien
harus mendapatkan PERSETUJUAN
2) Persetujuan yang dimaksud dalam ayat (1) dapat diberikan
secara lisan maupun tertulis





Consent cencentio (latin)
memberi izin atau wewenang kepada seseorang
untuk melakukan sesuatu









Pasal 45 ayat (1) UU No. 29 Tahun 2004
Persetujuan Penjelasan lengkap
Pasal 2 ayat (3) Permenkes No.
290/Menkes/Per/III/2008
Persetujuan sebagaimana dimaksud dalam ayat
(1) diberikan setelah pasien mendapat penjelasan
yang diperlukan tentang perlunya tindakan kedokteran
dilakukan





PENJELASAN
LENGKAP



Pasal 45 ayat (3) UU No. 29 Tahun 2004
1. Diagnosis dan tata cara tindakan medis;
2. Tujuan dilaksanakan tindakan medis;
3. Alternatif tindakan lain dan risikonya;
4. Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi; dan
5. Prognosis terhadap tindakan yang dilakukan.





Pasal 52 huruf a UU No. 29 Tahun 2004
Pasien berhak mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang
tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3)











Pasal 32 huruf j UU No. 44 Tahun 2009
Pasien berhak mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan
tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif
tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan
prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya
pengobatan;






Health care providers confuse purpose of the
consent
Sometimes the signing of a consent form is seen as
the gaining of consent IN CORRECT
The consent form piece of documentary evidence
USEFUL agreement of the treatment

Consent Forms
1. Informed consent
2. Refusal consent
AB is 39 year old sheet metal worker who was admitted to
hospital for a laparoscopic cholecystectomy. The surgical
resident medical officer, Dr D was asked to consent him as
part of his operative work up. She had never seen a LC
performed but good understanding of the anatomy of the
biliary tree and was able to answer most of Dr D question and
obtain his signature on the consent form.
Unfortunately, due to the patient`s obesity, LC was
unseccessfull and open procedure was performed. Following
surgery he required a day in the intensive care unit before
returning to the wards. Dr. D was embaressed that the
operation, post op course & scars after the procedure bore so
litlle resemblance to what she had described to the patient.
She was also concerned that she would be legally liable if Mr.
S took legal action
CASE STUDY
What do you think about this case?

INFORMED CONSENT SIGNING OF THE
DOCUMENT AGREEMENT PROCESS
VALID CONSENT
CONCLUSION