Anda di halaman 1dari 21

UPTD Puskesmas Batujaya terletak di desa

Batujaya Kecamatan Batujaya, yang merupakan


Puskesmas induk dengan luas wilayah 8138,139
Ha
Secara Administrasif UPTD Puskesmas Batujaya
Kec. Batujaya berbatasan dengan :
Sebelah utara berbatasan dengan wilayah kerja
Puskesmas Kec. Tirtajaya
Sebelah selatan berbatasan dengan wilayah kerja
Kab Bekasi
Sebelah timur berbatasan dengan wilayah kerja
Puskesmas Medangasem
Sebelah Barat berbatasan dengan wilayah kerja
Puskesmas Kec.Pakis Jaya

UPTD Puskesmas Batujaya berjarak + 1 km
dari kantor kecamatan Batujaya dan + 40 km
dengan Kantor Pemda Kabupaten Karawang
dengan waktu tempuh + 100

menit
menggunakan roda empat. UPTD Puskesmas
Batujaya mempunyai wilayah kerja terdiri
dari 10 desa, 45 Dusun, 45 RW dan 135 RT
dengan jarak desa terjauh 7,5 km dari
Puskesmas Batujaya dengan waktu tempuh
20 menit dengan roda dua dan 30 menit
dengan roda empat.
Jumlah penduduk Kecamatan Batujaya adalah
86.970 jiwa:
Laki-laki 43.543 jiwa
Perempuan 43.427 jiwa

Wilayah kerja
NO DESA
1
KUTAAMPEL
2
KARYAMAKMUR
3
KARYAMULYA
4
TELUKBANGO
5
TELUKAMBULU
6
KARYABAKTI
7
BATURADEN
8
BATUJAYA
9
SEGARAN
10
SEGARJAYA
PROGRAM PUSKESMAS
Cakupan Penyuluhan
Kelompok oleh
Petugas di Dalam
Gedung Puskesmas
Target : 100 %
Pencapaian:
25%
Besar masalah
: 75%
Pemberdayaan
Masyarakat Melalui
Penyuluhan Kelompok
Oleh Petugas Di
Masyarakat
Target : 100 %
Pencapaian :
38,48 %
Besar masalah
: 61,52 %
Cakupan Pengkajian
dan Pembinaan PHBS
di Tatanan Rumah
Tangga
Target : 65 %
Pencapaian :
14,52%
Besar masalah
: 50,48%
Cakupan Pengawasan
Sarana Air Bersih
Target : 80 %
Pencapaian :
77,48 %
Besar
Masalah :
2,52 %
Cakupan Pengawasan
Tempat-Tempat
Umum (TTU)
Target : 75 %
Pencapaian :
28,72 %
Besar
masalah :
46,28%
Cakupan Kesembuhan
pasien TB BTA
positif
Target :85%
Pencapaian :
8%
Besar
masalah :
77%
Target : 90 %
Pencapaian : 46,4 %
Besar masalah : 43.6%
Cakupan Pelayanan
Anak Balita
Cakupan Deteksi
Dini Gangguan
Kesehatan Jiwa
Target : 80 %
Pencapaian : 16 %
Besar masalah : 64 %
Cakupan
Pemeriksaan
Kesehatan Gigi dan
Mulut Siswa SD
Target : 80%
Pencapaian :24,87%
Besar masalah: 75,13%
Cakupan penapisan
kanker leher rahim
Target : 100%
Pencapaian : 0,48 %
Besar masalah : 99,52 %

ANALISIS MASALAH
1. Cakupan Penyuluhan Kelompok oleh Petugas di
Dalam Gedung Puskesmas

Penyebab Masalah :
Tidak semua petugas mempunyai kemampuan melakukan penyuluhan
Kurangnya sarana dan prasarana penyuluhan
Tempat kurang nyaman
Terbatasnya waktu yang dimilki oleh pengunjung puskesmas
Jumlah pengunjung puskesmas yang kurang
Pemecahan Masalah :
Pelatihan petugas
Sosialisasi yankesdas
Perbaikan ruang tunggu pengunjung puskesmas
Meningkatkan pemanfaatan sarana yang ada
Pengajuan sarana dan prasarana ke Dinkes Kabupaten
2. Cakupan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan
Kelompok Oleh Petugas Di Masyarakat

Penyebab Masalah :
Kurangnya sarana dan prasarana penyuluhan
Kemampuan (skill) mensosialisasi kan program masih kurang.
Kurangnya pendekatan oleh petugas terhadap masyarakat.
Kurangnya minat dari masyarakat.

Pemecahan Masalah :
Pelatihan petugas
Meningkatkan pemanfaatan sarana yang ada
Mengaktifkan tenaga pembina desa yang ada
Penyediaan Dana Operasional ke lapangan
Pengajuan sarana dan prasarana ke Dinkes Kabupaten

3. Cakupan Pengkajian dan Pembinaan PHBS di
Tatanan Rumah Tangga


Penyebab Masalah :
Cakupan penyuluhan kelompok masih rendah.
Kurang optimal kader kesehatan terhadap PHBS rumah
tangga.
Pendataan dan pelaporan PHBS yang belum optimal.


Pemecahan Masalah
Meningkatkan penyuluhan secara kelompok dan perorangan.
Meningkatkan motivasi terhadap kader kesehatan.
Meningkatkan pembinaan terhadap kader kesehatan mengenai 10 indikator
PHBS rumah tangga dan cara pendataan yang benar.
Melakukan pengkajian PHBS.




4. Cakupan Pengawasan Sarana Air Bersih

Penyebab Masalah :
Tenaga sanitasi masih kurang
Belum ada pemutakhiran data sarana air bersih
Tidak adanya dana dan sarana ke lapangan
Pemecahan Masalah:
Penambahan tenaga pengawas kelapangan
Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral
Advokasi dengan pemerintah setempat
Penyediaan Dana Operasional ke lapangan
5. Cakupan Pengawasan Tempat-Tempat
Umum (TTU)

Penyebab Masalah :
Tenaga sanitasi masih kurang
Belum ada pemutakhiran data tempat pengelolaan
makanan
Tidak adanya dana dan sarana kelapangan
Pemecahan Masalah
Meningkatkan kemampuan sumber daya masyarakat
Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral
Advokasi dengan pemerintah setempat
Penyediaan Dana Operasional ke lapangan
6. Cakupan Kesembuhan pasien tb bta positif

Penyebab Masalah :
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengobatan TB
Kurangnya kunjungan ke rumah penderita TB
Ketrampilan PMO yang kurang
Penderita tidak rutin kontrol selama pengobatan TB



Pemecahan Masalah :
Melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang
pengobatan TB.
Pelatihan PMO untuk pengawasan pengobatan TB
Meningkatkan peran serta kader dan petugas
puskesmas untuk kunjungan ke rumah penderita TB
7. Cakupan Pelayanan Anak Balita
Penyebab masalah :
Pemantauan perkembangan dengan (SDIDTK) minimal 2 kali setahun, tidak
pernah dilakukan
Kurangnya kemampuan petugas
Kesadaran orang tua akan kesehatan anak balita masih kurang
Pemecahan masalah :
Meningkatkan kemampuan (skill) SDM
Meningkatkan kerjasama Lintas program dan lintas sektoral
Meningkatkan penyuluhan terhadap masyarakat tentang kesehatan anak
balita.
8. Cakupan Deteksi Dini Gangguan
Kesehatan Jiwa

Penyebab Masalah :
Kurangnya sosialisasi kpd masy.
Kurangnya pengetahuan petugas
Belum tersedianya dana, sarana dan prasarana pendukung
Pemecahan masalah :
Peningkatan sosialisasi
Kordinasi dengan pembina desa
Tersedianya dana, sarana dan prasarana pendukung
Kerjasama Lintas Sektoral
9. Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan
Mulut Siswa SD

Penyebab masalah :
Kurangnya sosialisasi kpd SD
Terbatasnya petugas
Belum tersedianya dana, sarana dan prasarana pendukung
Kurangnya kerjasama LP/LS
Pemecahan masalah :
Peningkatan sosialisasi
Kordinasi dengan pembina desa
Tersedianya dana, sarana dan prasarana pendukung
Kerjasama Lintas Sektoral
10. Cakupan Penanganan kasus kelaianan
refraksi

Penyebab masalah :
Tidak adanya tenaga ahli
Kurangnya sosialisasi kpd masy.
Kurangnya pengetahuan petugas
Belum tersedianya dana, sarana dan prasarana pendukung
Pemecahan masalah :
Meningkatkan kemampuan (skill) SDM
Meningkatkan kerjasama LP/LS