Anda di halaman 1dari 10

REFERAT

TINEA UNGUIUM

Disusun Oleh :
Afgrin Tri hardanik J500090045
Isti Latifah J500090101
Taufik Rahman J500090032
Adhitya Gilang Tintyarza J500070027
Nadira Fasha Agfrianti J500090103




Pembimbing: dr. Rully, Sp.KK
BAB I
PENDAHULUAN

Salah satu
bentuk

Dermatomikosis
ONIKOMIKOSIS:
suatu kelainan kuku
Infeksi jamur
dermatofita
ragi (yeasts)
kapang (moulds)
Biasanya
bergejala dan
dapat
menyebabkan
gangguan
fungsi.

Hiperkeratosis dengan
penebalan

perubahan warna pada
lempeng kuku.
Gambaran Klinis
Onikomikosis
Tinea unguium kadang-kadang muncul
sebagai akibat tinea pedis,
Karakteristik onikolisis dan
penebalan, perubahan warna (putih,
kuning, coklat, dam hitam), rapuh, dan
kuku kekurangan nutrisi.
Tinea unguium pada kuku kaki dapat
menyebabkan nyeri dan sebagai
predisposisi infeksi sekunder bakteri dan
ulserasi pada dasar kuku.
Komplikasi ini banyak terjadi pada
individu dengan
immunocompromised dan diabetes.
Tinea unguium adalah kelainan kuku yang disebabkan
oleh jamur dermatofita. Istilah tinea unguium digunakan
setelah ditemukan dermatofit pada hasil sebuah kultur.
BAB II
PEMBAHASAN
Usia,
Jenis kelamin,
Ras
Prevalensi infeksi
dermatofit pada laki-laki
lima kali lebih banyak dari
wanita.
Alas kaki yang tertutup
Kebiasaan penggunaan
pelembab,
Kaos kaki yang
berkeringat meningkatkan
kejadian tinea pedis dan
onikomikosis.
EPIDEMIOLOGI
Beberapa faktor dapat berperan pada peningkatan
onikomikosis:
Pertama Berdasarkan populasi umur, dengan
beberapa sebab termasuk sirkulasi yang buruk ke perifer,
diabetes, trauma kuku yang berulang, terpapar lama
dengan jamur patogen, fungsi imun yang sub optimal,
kemalasan memotong kuku kaki atau perawatan kuku kaki
yang baik.
Kedua
Beberapa orang dengan immunocompromised karena
infeksi dari human immunodeficiency virus dan
penggunaan pengobatan immunosuppressive, kemoterapi
kanker atau antibiotik.
Ketiga, kerajinan dalam partisipasi olahraga meningkat
dengan masuk dalam klub kesehatan, kolam renang
komersil, dan oklusi kaki diapakai latihan
Lempeng kuku terbentuk dari sel-sel
keratin yang mempunyai dua sisi
berhubungan dengan udara luar dan sisi
lainnya tidak.
1. Matriks kuku Merupakan pembentuk jaringan kuku yang baru
2. Kutikel (cuticle) Merupakan penghubung dua permukaan epitel
dari lipatan kulit proximal. Melindungi struktur dasar kuku (matrix germinatif)
dari iritasi, alergi, bakteri/jamur patogen.