Anda di halaman 1dari 6

27

UJI HOMOGENITAS

Homogenitas varian merupakan syarat untuk menguji kesamaan dua rata-rata atau lebih. Setiap
perhitungan statistik yang menggunakan Anava, harus dilandasi bahwa harga-harga varians dalam
kelompok bersifat homogen atau relative sejenis. Populasi-populasi dengan varians yang sama besar
dinamakan populasi-populasi dengan varians yang homogen. Dalam hal lainnya disebut populasi-
populasi dengan varians yang hetorogen.
Menguji kesamaan varians
Misalkan kita mempunyai n buah populasi dengan varians masing masing

, . . . ,


H
0
:

= . . . =


H
a
: Varians-varians populasi tidak sama.
Dari populasi populasi tersebut
dari populasi 1 diambil sampel secara acak berjumlah n
1
dengan varians



dari populasi 2 diambil sampel secara acak berjumlah n
2
dengan varians


dari populasi 3 diambil sampel secara acak berjumlah n
3
dengan varians

dan seterunya sampai


dari populasi n diambil sampel secara acak berjumlah n
n
dengan varians

.
Untuk menguji kesamaan varians-varians tersebut digunakan statistik dengan rumus sebagai berikut :
F =



Kriterian pengujian
H
0
diterima, bila nilai F < F
1/2(dk pembilang , dk penyebut)
. H
0
ditolak untuk nilai F lainnya.

Contoh :
Misalkan kita memiliki 3 kelompok data skor-skor ujian mata kuliah Analisa Data Statistik, dari tiga
kelas A, B dan C ( 3 populasi).
Datanya sebagai berikut :

28



Rumus mencari varians : =var(range)
Misalnya =var(A2:A5)
195.6667
dst.

Dari tabel di samping harga F dapat dihitung :
F =



F = 4.421846

Nilai F yang temukaan dibandingkan dengan F
tabel
dengan dk pembilang 3 dan dk penyebut 3 dan
= 0.05 Didapat dalam tabel : F
tabel
= 9.28
Karena F
hitung
=4.421846 < F
tabel
= 9.28 , maka H
0
diterima pada taraf = 5%, artinya harga varians
masing-masing kelompok adalah homogen
Khusus Uji Kesamaan varians dari dua sampel
Misalkan akan diuji apakah varians kedua sampel berikut sama ?



29


Hasil pengolahan data sebagai berikut :

Hipotesa :
H
0
:


H
a
:

( kedua varians-varians populasi tidak sama )



Kriteria (lihat hasil excel di atas)

30

Jika hasil excel di atas digambarkan dalam bentuk gafik Fisher ( F ) sebagai berikut :



Bila nila F < F Critic, maka H
0
diterima
Bila nilai F > F Critic, maka H
0
ditolak

Pada gambar F = 1.5 berada dalam daerah
penerimaan H
0

Kesimpulan :

H
0
:

diterima (varians kedua populasi


sama


a. Bila nilai P > 0.05 (5%), maka H
o
diterima.
Bila nilai P < 0.05 (5%), maka H
o
ditolak
atau
b. Bila nila F < F Critic, maka H
0
diterima
Bila nilai F > F Critic, maka H
0
ditolak
Kesimpulan :

(sama dengan hasil tabel di atas)


()()
(sama dengan hasil pada tabel di atas )
Karena F
hitung
< F
tabel
, maka H
0
diterima, artinya varians kedua populasi di atas sama (identik)
Dilihat dari nilai P = 6.3882329 > 0.05 (5%), maka varians kedua populasi sama/identik)

Uji Homogenitas Populasi-populasi dengan SPSS
Masukkan data di atas ke lembar SPSS seperti berikut :
Daerah
penerimaan H0


Daerah penolakan H0

31


Langkah langkah :
1. Klik Analyze.
2. Klik Compare Means.
3. Klik One-Way ANOVA.
4. Muncul kotak dialog

5. Isikan variabel-variabel (skor dan klp) seperti pada gambar di atas.
6. Klik Options, kemudian pilih/klik Homogeneity of variance test
7. Klik Continue , seterusnya klik Ok, akan muncul hasilnya sebagai berikut :
8.
Test of Homogeneity of Variances
Skor

32

Levene Statistic df1 df2 Sig.
.576 2 9 .582
9. Hipotesis untuk Uji homogenitas :
H
0
= Ketiga varians populasi adalah identik/sama
H
a
= Ketiga varians populasi adalah tidak identik

Dasar Pengambilan Keputusan :
Jika probabilitas (bilangan sig.) > 0.05, maka H
0
diterima
Jika probabilitas (bilangan sig.) < 0.05, maka H
0
ditolak
10. Keputusan :
Perhatikan bilangan sig. = 0.582 > 0.05. Ini berarti H
0
diterima , atau varians-varians
dari ketiga kelompok adalah sama.


TUGAS
1. Uji apakah gaji karyawan bedasarkan bidang kerja homogen ?
2. Uji apakah gaji karyawan berdasarkan gender homogen?
3. Uji apakah gaji karyawan berdasarkan status perkawinan sama/homogen ?
4. Uji apakah gaji karyawan berdasarkan pendidikannya homogen?