Anda di halaman 1dari 3

Toki wa kane nari.

Waktu adalah uang.


Ryyaku wa kuchi ni nigashi.

Obat mujarab pahit di mulut.


Nakitsura ni hachi.

Sudah jatuh tertimpa tangga.


[nakitsura = wajah menangis. hachi = tawon]
Iwanu ga hana.

Diam adalah emas.


Koborezaiwai.

Dapat durian runtuh.


[kobore = kelimpahan;tumpahan. saiwai = keberuntungan]
Kirei na hana ni wa toge ga aru.

Bunga yang cantik ada durinya.


Kin ya no gotoshi.

Waktu berlalu bagaikan anak panah lepas dari busurnya.


Shippai wa seik no moto.

Kegagalan adalah pangkal keberhasilan.


Neko ni koban.

Seperti memberi uang kepada kucing. (Mubazir. Memberi barang berharga kpd orang yg
tidak bisa menghargainya)
Uma no mimi ni nenbutsu.

Membaca kitab suci Budha ke kuping kuda. (Masuk kuping kiri keluar kuping kanan)

10 Pribahasa jepang beserta artinya

Toki wa kane nari.

Waktu adalah uang.


Ryyaku wa kuchi ni nigashi.

Obat mujarab pahit di mulut.


Nakitsura ni hachi.

Sudah jatuh tertimpa tangga.


[nakitsura = wajah menangis. hachi = tawon]
Iwanu ga hana.

Diam adalah emas.


Koborezaiwai.

Dapat durian runtuh.


[kobore = kelimpahan;tumpahan. saiwai = keberuntungan]
Kirei na hana ni wa toge ga aru.

Bunga yang cantik ada durinya.


Kin ya no gotoshi.

Waktu berlalu bagaikan anak panah lepas dari busurnya.


Shippai wa seik no moto.

Kegagalan adalah pangkal keberhasilan.


Neko ni koban.

Seperti memberi uang kepada kucing. (Mubazir. Memberi barang berharga kpd orang yg
tidak bisa menghargainya)
Uma no mimi ni nenbutsu.

Membaca kitab suci Budha ke kuping kuda. (Masuk kuping kiri keluar kuping kanan)
Akuji senri o hashiru.

Perbuatan baik tidak ada yang tahu, perbuatan jahat banyak yang tahu.

Mi kara deta sabi.

Karatan dari badan sendiri. (Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri)
Ku wa raku no tane. / Ku areba raku ari.
/
Penderitaan adalah bibit kesenangan. (Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.)
Kanemochi wa baka mo danna.

Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang melayang.


[danna = tuan besar;majikan;suami]

pribahasa bahasa jawa


Adigang Adidung Adiguno Adiwacara.
Menyombongkan apa pun yang dimilikinya
Adigang,adigung,adiguna.
Merasa paling kuat, merasa paling agung, merasa paling penting
Aja dumeh wong gedhe.
Jangan mentang-mentang jadi pembesar
Ajining diri dumunung ana ing lathi, ajining raga ana ing busana.
Nilai diri terletak di mulut, nilai fisik terletak pada pakaian
Ala lan becik iku gandhengane, kabeh kuwi saka karsaning Pangeran.
Buruk dan baik itu saling berkaitan, semua itu atas kehendak Tuhan.
Alon-alon waton kelakon.
Pelan-pelan saja asal berhasil
Ana catur mungkur.
Ada adu mulut/ pertentangan selalu dihindari
Anak polah bapa kepradah
Tingkah polah anak, orang tua ikut menanggung akibatnya
Asu gedhe menang kerahe.
Pangkat tinggi, pasti lebih menang dalam berperkara
Asu rebutan balung.
Berdebat hal yang sepele tak ada yang mau mengalah
Becik ketitik ala ketara.
Berbuat baik maupun buruk akhirnya akan terlihat juga
Beda-beda pandumaning dumadi.
Beraneka warna pemberian Tuhan itu kepada ciptaan-Nya
Bener kang asale saka Pangeran iku lamun ora darbe sipat angkara murka lan seneng
gawe sangsaraning liyan.
Bener yang berasal dari Tuhan itu apabila tiada sifat yang angkara murka dan tidak
menyengsarakan orang lain. Salah kalau mempunyai sifat angkara murka dan suka
menyengsarakan orang lain.