Anda di halaman 1dari 11

Percobaan IV : Identifikasi Gerbang Dasar Logika And, Or & Not

dengan IC CMOS
I.
TUJUAN
Mampu mengetahui spesifikasi dan mengidentifikasi kebenaran fungsi
gerbang dasar logika IC CMOS dari Data Book IC
Mampu membuktikan kebenaran fungsi dari setiap gerbang logika and, or
& not berdasarkan simbol, tabel dan persamaan boolen.
II.

III.

PERALATAN DAN KOMPONEN


- Rangkaian catu daya +9Vdc.
- IC CMOS (And, Or & Not)
- LED
- Resistor R1 : 100
- Mini project board
- Multimeter
- Jumper-kit

@1buah
1buah
1buah
1buah
1buah

TEORI DASAR
Gerbang CMOS
Gerbang ini terdiri dari Mosfet mode peningkatan saluran-p dan n
dalam serpih yang sama. Blok dasar CMOS disebut pembalik, seperti
gambar 11 (a).
Jika Vi= VGS = low, piranti saluran-n Tn akan off, sedangkan untuk
piranti saluran-p Tp, VGS = Vi - VDD - VBD. Akibatnya Tp = on (seperti
pada gambar 11 (b) ). Sehingga Vo = V DD = High. Jika Vi = high, Tp =
off, Tn = on dan Vo = low. Sehingga V ambang = VDD / 2. Hambatan yang
tinggi dari Tp yang off, membatasi arus yang ditarik dari catu daya
menjadi sangat kecil. Gerbang logika CMOS dua masukan ini, jika A
atau B low, Tn seri off dan salah satu Tp yang paralel On, maka akan
high.
Jika kedua masukan high, kedua piranti Tn On, dan kedua Tp low,
maka Vo akan low. Dan ini merupakan hubungan logika Nand.

Gerbang Nand
Gambar 11. Gambar Logika Komplementer Simetri (CMOS)
CMOS sendiri memiliki daya agak besar hanya ketika beralih dari
satu keadaan ke keadaan lain. Sedangkan konsumsi daya kondisi
normal yang dimiliki sangat rendah. Fungsi-fungsi yang dimiliki pada
IC TLL umumnya terdapat pula pada CMOS. Untuk satuan-satuan
CMOS dapat mendorong gerbang TLL daya rendah, tetapi butuh
penyanggah untuk mendorong jenis TTL lainnya.
Gerbang nand yang berasal dari keluarga CMOS memiliki tabel
kebenaran, simbol dan persamaan boolean yang sama dengan gerbang
Nand dari keluarga TTL. Type IC Nand CMOS berbeda sesuai dengan
lembaran spesifikasi IC fabrikasi.
Gerbang logika CMOS dua masukan ini, jika A atau B low, Tn sei
off dan salah satu Tp yang paralel On, maka Vo akan high. Jika kedua
masukan high, kedua piranti Tn On dan kedua Tp low, maka Vo akan
low. Dan ini merupakan hubungan logika Nand.
CMOS sendiri memiliki daya agak besar hanya ketika beralih dari
satu keadaan ke keadaan lain. Sedangkan konsumsi daya kondisi
normal yang dimiliki sangat rendah. Fungsi-fungsi yang dimiliki pada
IC TTL umumnya terdapat pula pada CMOS. Untuk satuan-satuan
CMOS dapat mendorong gerbang TTL daya rendah, tetapi butuh
penyanggah untuk mendorong jenis TTL lainnya.
IV.
1.
2.

PROSEDUR PRAKTIKUM
Sediakan rangkaian catu daya +9Vdc
Persiapkan data karakteristik IC CMOS dari Data Book IC.

3.

4.
5.
6.
7.
8.
9.

Posisikan IC yang dipilih pada mini proto-board. Persiapkan IC


untuk identifikasi seperti gambar 12. Pastikan jumper untuk pin
(kaki) Vcc (+) dan pin GND (-) IC telah terhubung dengan jalur
catu daya +9 Vdc.
Pasang jumper pada pin-pin input (masukan) data dan ukur
tegangan output (keluaran) dengan voltmeter seperti pada tabel 7.
Ulangi percobaan untuk mengidentifikasi semua gerbang logika
percobaan.
Ubah tabel 7 ke dalam konversi logika bilangan 0 dan 1.
Masukan ke dalam tabel 8.
Tuliskan persamaan logika gerbang tersebut.
X =...........
Gambarkan symbol logika gerbang masing-masing IC.

V.

GAMBAR RANGKAIAN

VI.

Gambar 12. Rangkaian Percobaan Identifikasi


DATA PERCOBAAN
Tabel 7a. Data Identifikasi IC

NO. PIN
INPUT

NO.PIN
OUTPUT

MASUKAN DATA
(VOLT)
A

0
0
+12
+12

0
+12
0
+12

KELUARAN DATA
(VOLT)
X TANPA X DENGAN
BEBAN
BEBAN
LED
LED
0.1 V
0.2 V
0.1 V
0.2 V
0.1 V
0.2 V
7.6 V
7.8 V

Tabel 7b. Data Identifikasi IC


NO. PIN
INPUT

NO.PIN
OUTPUT

KELUARAN DATA (VOLT)


A
X TANPA
X
BEBAN
DENGAN
LED
BEBAN

0
+12

11 V
0

LED
11 V
0

Tabel 7c. Data Identifikasi IC

NO. PIN
INPUT

NO.PIN
OUTPUT

MASUKAN DATA
(VOLT)
A

0
0
+12
+12

0
+12
0
+12

KELUARAN DATA
(VOLT)
X TANPA X DENGAN
BEBAN
BEBAN
LED
LED
0.1 V
0.4 V
9.8 V
10 V
9.8 V
10 V
10 V
10 V

Tabel 8a. Tabel Kebenaran Logika

NO. PIN
INPUT

NO.PIN
OUTPUT

MASUKAN DATA
(VOLT)
A

0
0
1
1

0
1
0
1

KELUARAN DATA
(VOLT)
X TANPA X DENGAN
BEBAN
BEBAN
LED
LED
0
0
0
0
0
0
1
1

Tabel 8b. Tabel Kebenaran Logika


NO. PIN
INPUT

NO.PIN
OUTPUT

KELUARAN DATA (VOLT)


A
X TANPA
X
BEBAN
DENGAN
LED
BEBAN

0
1

1
0

LED
1
0

Tabel 8c. Tabel Kebenaran Logika

NO. PIN
INPUT

VII.

NO.PIN
OUTPUT

MASUKAN DATA
(VOLT)
A

0
0
1
1

0
1
0
1

KELUARAN DATA
(VOLT)
X TANPA X DENGAN
BEBAN
BEBAN
LED
LED
0
0
1
1
1
1
1
1

ANALISA DATA
Perbedaan IC TTL DAN CMOS :
IC TTL (Integrated Circuit Transistor Transistor Logic)
IC TTL adalah IC yang banyak digunakan dalam rangkaianrangkaian digital karena menggunakan sumber tegangan yang relatif
rendah, yaitu antara 4,75 Volt sampai 5,25 Volt. Komponen utama IC
TTL adalah beberapa transistor yang digabungkan sehingga
membentuk dua keadaan (ON/FF). Dengan mengendalikan kondisi
ON/OFF transistor pada IC digital, dapat dibuat berbagai fungsi
logika. ada tiga fungsi logika dasar yaitu AND, OR dan NOT.

IC CMOS (IC Complementary Metal Oxide Semiconductor)


Sebenarnya antara IC TTL dan IC CMOS memiliki pengertian
sama, hanya terdapat beberapa perbedaan yaitu dalam penggunaan IC
CMOS konsumsi daya yang diperlukan sangat rendah dan
memungkinkan pemilihan tegangan sumbernya yang jauh lebih lebar
yaitu antara 3 V sampai 15 V. level pengsaklaran CMOS merupakan
fungsi dari tegangan sumber. Makin tinggi sumber tegangan akan
sebesar tegangan yang memisahkan antara keadaan 1 dan 0.
Kelemahan IC CMOS diantaranya seperti kemungkinan rusaknya
komponen akibat elektrostatis dan harganya lebih mahal. Perlu diingat
bahwa semua masukan (input) CMOS harus di groundkan atau
dihubungkan dengan sumber tegangan.
CMOS (Compelementary Metal Oxide Semiconductor) adalah
RAM kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat
komputer sedang dimatikan. CMOS merupakan perluasan dari
teknologi MOS yang menghasilkan IC dengan kebutuhan tenaga
baterai rendah. CMOS digunakan untuk menyimpan program
konfigurasi, program diagnostik dan informasi tanggal dan waktu
pembuatan file yang tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.
CMOS juga sering disebut complementary-symmetry metaloxide
semiconductor or COSMOS (semikonduktorlogamoksida
komplementer-simetris). Kata komplementer-simetris merujuk pada
kenyataan bahwa biasanya desain digital berbasis CMOS
menggunakan pasangan komplementer dan simetris dari MOSFET
semikonduktor tipe-p dan semikonduktor tipe-n untuk fungsi logika.
Dua karakter penting dari CMOS adalah kekebalan desahnya yang
tinggi dan penggunaan daya statis yang rendah. Daya hanya diambil
saat transistor dalam CMOS berpindah diantara kondisi hidup dan
mati. Akibatnya, peranti CMOS tidak menimbulkan bahang sebanyak
sirkuit logika lainnya, seperti logika transistor-transistor (TTL) atau
logika NMOS, yang hanya menggunakan peranti tipe-n tanpa tipe-p.
CMOS juga memungkinkan chip logika dengan kepadatan tinggi
dibuat.

Gerbang Logika Dasar


Simbol gerbang logika NAND
berbagai input :

Input

Output

Tabel

kebenaran NAND Gate

Gerbang
Logika
NAND
Sebuah
gerbang NAND (NOT AND) merupakan kombinasi dari gerbang AND
dengan gerbang NOT dimana keluaran gerbang AND dihubungkan ke
saluran masukan dari gerbang NOT seperti ditunjukkan pada gambar
diatas.
Gambar diatas menunjukkan sebuah gerbang NAND dengan berbagai
masukan. Yang digunakan pada percobaan ini adalah dua saluran
masukan A dan B dan saluran keluaran C dimana diperoleh
persamaan Boolean adalah C = A.B (dibaca A AND B NOT). Karena
keluaran dari gerbang AND diNOTkan maka prinsip kerja dari
gerbang NAND merupakan kebalikan dari gerbang AND.
Berdasarkan tabel kebenaran diatas tersebut dapat disimpulkan bahwa
keluaran gerbang NAND akan 0 bila semua saluran masukannya
mendapatkan logika 1. Untuk gerbang NAND yang memiliki saluran
masukan lebih dari dua buah, mempunyai operasi yang sama.
Tabel kebenaran untuk gerbang NAND dengan tiga saluran
masukan ditunjukkan oleh tabel dibawah ini.
INPUT

OUTPU
T

Tabel Kebenaran Gerbang NAND dengan tiga saluran masukan.

Gerbang Logika NOT


Gerbang-gerbang logika yang khususnya dipakai di dalam
komputer digital,dibuat dalam bentuk IC (Integrated Circuit) yang
terdiri atas transistor-transistor, diode dan komponen-komponen
lainnya. Gerbang-gerbang logika ini mempunyai bentuk-bentuk
tertentu yang dapat melakukan operasi-operasi INVERS, AND, OR
serta NAND, NOR, dan XOR (Exclusive OR). NAND merupakan
gabungan AND dan INVERS sedangkan NOR merupakan gabungan
OR dan INVERS.
Gerbang NOT adalah suatu gerbang inverter, gerbang NOT biasanya
disebut juga inverter atau pembalik logika. Tidak seperti gerbang OR
dan AND atau gerbang logika yang lainnya, gerbang NOT hanya
memilki satu saluran masukkan dan satu saluran keluaran. Keadaan
keluaran gerbang NOT selalu berlawanan (kebalikan atau komplemen)
dari keadaan masukkan. Jika A menyatakan saluran masukkan dan Y
merupakan saluran keluaran pada gerbang NOT, maka hubungan
antara A dan Y dituliskan sebagai berikut: Y = NOT A atau Y = A, dan
sifat dari gerbang logika not adalah jika nilai logika input bernilai satu
maka nilai logika output akan nol, begitu pula sebaliknya. Jadi
Gerbang NOT difungsikan sebagai pembalik logika.
Rangkaian trainer gerbang logika dasar berfungsi sebagai atau
berfungsi untuk membuktikan tabel kebenaran yang sudah ada, pada
rangkaian trainer gerbang logika dasar NOT terdapat atau dapat terlihat
beberapa komponen seperti led yang difungsikan sebagai indicator
output gerbang NOT, dan terdapat pushbutton yang difungsikan
sebagai pemberian nilai input logika.
Di dalam IC 7404 terdapat enam gerbang logika NOT yang dapat
digunakan dan dan IC 7404 sendiri memiliki empat belas pin.
Simbol Gerbang NOT

Tabel Kebenaran Gerbang NOT


Masukan A

Keluaran F

Gerbang Logika OR
Gerbang OR memiliki dua atau lebih saluran masukan dan
satu keluaran. Dan gerbang OR memiliki sifat output akan berlogika
satu jika salah satu nilai input berlogika satu dan jika memiliki nilai
nol pada semua inputnya maka output akan bernilai nol, misalnya A
atau B menyatakan saluran masukkan gerbang OR yang saling bebas
yang masing-masing hanya dapat berlogika satu atau nol dan Y
menyatakan saluran keluarannya yang hanya dapat bernilai logika nol
atau satu, maka hubungan abtara masukan dan keluaran pada gerbang
OR tersebut dapat ditulis Y = A OR B atau Y = A + B, sedangkan tabel
kebenaran dan gambar symbol dapat dilihat pada gambar symbol dan
data hasil percobaan, dan sifat bahwa jika salah satu nilai input pada
gerbang OR bernilai satu maka nilai output akan bernila satu juga dan
jika memiliki nilai nol pada semua inputnya maka output akan bernilai
nol hal ini berlaku pada gerbang OR yang memiliki jumlah input lebih
dari dua. Gerbang OR berfungsi sebagai penjumlah nilai pada inputnya
misalnya jika input memiliki nilai 1 dan 0 (1+0) maka output akan
berlogika 1, atau jika nilai inputnya 0 semua (0+0) maka nilai output
akan berlogka 0.
Simbol Gerbang OR dan NOR

VIII. KESIMPULAN
NAND Gate : Fungsi gerbang NAND menjadi gerbang universal
dalam rangkaian digital. Gerbang NAND penggunaannya sangat luas
dalam sistem digital. Perhatikan tabel kebenaran gerbang NAND
dalam tabel 1. Keluaran dari gerbang NAND adalah rendah (0) apabila
semua masukan tinggi (1).
OR Gate : Output dari OR Gate akan berada pada keadaan logic 0,
jika semua inputnya berada pada keadaan logic 0, Dan Output akan

berada pada keadaan logic 1, jika salah satu inputnya atau lebih berada
pada keadaan logic 1. OR Gate ini dapat digambarkan sebagai
rangkaian saklar yang tersambung secara parallel. Dimana lampu akan
menyala jika salah satu saklar atau semua saklar dalam posisi ON.
NOT Gate : Output dari NOT Gate akan selalu berlawanan dengan
keadaan inputnya. Bila inputnya dalam keadaan logic 0 maka outnya
akan berlogik 1. Bila inputnya berada pada keadaan logic 1 maka
Outputnya akan berlogik 0. Karena memiliki sifat yang demikian maka
NOT Gate biasa disebut juga sebagai Inverter atau pembalik keadaan.
IX.

DAFTAR PUSTAKA
Anisah masayu dkk. 2013. Buku modul praktek elektronika digital I
TE 081316.Palembang : Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Teknik
Elektro.
Ageng Sadnowo R. 1997. Petunjuk Praktikum Laboratorium Dasar
Elektronika Digital. Palembang.
Franky dan Deni Arifianto. Jago Eletronika Rangkaian Sistem
Otomatis. Jakarta
X.

LAMPIRAN

XI.

TUGAS
1. Dari persamaan logika di bawah ini :
X = AB + C
Tentukan :
a. Tabel data berdasarkan persamaan di atas.
b. Tentukan persamaan gerbang Nand saja.
c. Gambarkan skema rangkaian dengan menggunakan IC CMOS.