Anda di halaman 1dari 1

ObatAnestesi Intravena

Natrium Tiopental (tiopental, pentotal). Tiopental berupa bubuk kuning yang bila akan
digunakan dilarutkan dalam air menjadi larutan 2,5% atau 5%. Indikasi pemberian tiopental
adalah induksi anestesi umum, operasi/tindakan yang singkat (reposisi fraktur, insisi, jahit
luka, dilatasi serviks, dan kuretase), sedasi pada anelgesi regional, dan untuk mengatasi
kejang-kejang eklampsia atau epilepsi. Kontraindikasinya adalah status asmatikus, porfiria,
syok, anemia, disfungsi hepar, dispnu berat, asma bronkial, versi ekstraksi, miastenia gravis,
dan riwayat alergi terhadap tiopental. Keuntungan penggunaan tiopental adalah induksi
mudah dan cepat, tidak ada delirium, masa pemulihan cepat, tidak ada iritasi mukosa jalan
napas, sedangkan kerugiannya adalah dapat menyebabkan depresi pernapasan, depresi
kardiovaskular, cenderung menyebabkan spasme laring, relaksasi otot perut kurang, dan
bukan analgetik. Dosis induksi tiopental 2,5% adalah 3-6 mg/kgBB intravena. Dosis sedasi
0,5-1,5 mg/kgBB.
Ketamin. Ketamin adalah suatu rapid acting nonbarbiturat general anaesthetic. Indikasi
pemakaian ketamin adalah prosedur dengan pengendalian jalan napas yang sulit, prosedur
diagnosis, tindakan ortopedi, pasien risiko tinggi, tindakan operasi sibuk, dan asma
Kontraindikasinya adalah tekanan sistolik 160 mmHg dan diastolik 100 mmHg, riwayat
penyakit serebrovaskular, dan gagal jantung. Dosis induksi 1-4 mg/kgBB intravena dengan
dosis rata-rata 2 mg/kgBB untuk lama kerja 15-20 menit, dosis tambahan 0,5 mg/kgBB
sesuai kebutuhan. Dosis pemberian intramuskular 6-13 mg/kgBB, rata-rata 10 mg/kgBB
untuk lama kerja 10-25 menit.
Droperidol (dehidrobenzperidol, droleptan). Droperidol adalah turunan butirofenon dan
merupakan antagonis reseptor dopamin. Droperidol digunakan sebagai premedikasi
(antiemetik yang baik) dan sedasi pada anestesi regional. Obat anastetik ini juga dapat
digunakan untuk membantu prosedur intubasi, bronkoskopi, esofagoskopi, dan gastroskopi.
Droperidol dapat menimbulkan reaksi ekstrapiramidal yang dapat diatasi dengan pemberian
difenhidramin. Dosis antimuntah droperidol 0,05 mg/kgBB (1,25-2,5 mg) intravena. Dosis
premedikasi 0,04-0,07 mg/kgBB intravena. Dosis analgesi neuroleptik 0,02-0,07 mg/kgBB
intravena.
Diprivan (diisopropil fenol, propofol). Propofol adalah campuran 1% obat dalam air dan
emulsi berisi 10% minyak kedelai, 2,25% gliserol, dan lesitin telur. Propofol menghambat
transmisi neuron yang dihantarkan oleh GABA. Dosis induksi 1-2,5 mg/kgBB. Dosis
rumatan 500 ug/kgBB/menit infus. Dosis sedasi 25-100 ug/kgBB/menit infus. Sebaiknya
menyuntikkan obat anastetik ini pada vena besar karena dapat menimbulkan nyeri pada
pemberian intravena.