Anda di halaman 1dari 3

Tupoksi DITKUMHAM-BAPPENAS

(Pasal 165, Permenneg PPN/Kepala Bapenas No.Per.005/M.PPN/10/2007)


Direktorat Hukum dan Hak Asasi Manusia menyelenggarakan fungsi:
1. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pencegahan korupsi dan penegakan
hukum, pemberdayaan dan peningkatan akses terhadap hukum dan pemajuan
hak asasi manusia serta kelernbagaan hukum dan peradilan;
2. koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional di bidang
pencegahan korupsi dan penegakan hukum, pemberdayaan dan peningkatan
akses terhadap hukum dan pemajuan HAM seerta kelembagaan hukum da
peradilan
3. perumusan rencana pembangunan nasional di bidang pencegahan korupsi dan
penegakan hukum, pemberdayaan dan peningkatan akses terhadap hukum dan
pemajuan ham serta kelembagaan hukum dan peradilan
4. koordinasi penyusunan rencana pendanaan pembangunan di bidang
pencegahan korupsi dan penegakan hukum, pemberdayaan dan peningkatan
akses terhadap hukum dan pemajuan ham serta kelembagaan hukum dan
peradilan
5. evaluasi terhadap rencana pembangunan nasional di bidang pencegahan
korupsi dan penegakan hukum, pemberdayaan dan peningkatan akses terhadap
hukum dan pemajuan ham serta kelembagaan hukum dan peradilan
6. Peningakatan kapasitas lembaga perencanaan pembangunan di bidang
pencegahan korupsi dan penegakan hukum, pemberdayaan dan peningkatan
akses terhadap hukum dan pemajuan ham serta kelembagaan hukum dan
peradilan.

Struktur DITKUMHAM
(Pasal 166)
Direktorat Hukum dan Hak Asasi Manusia terdiri dari:
a. Sub Direktorat Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum
b. Sub Direktorat Pemberdayaan dan Peningkatan Akses Hukum dan Pemajuan
HAM;
c. Sub Direktorat Hak Asasi Manusia.

TUPOKSI Subdit Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum


(Pasal 167)
Sub Direktorat Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum mempunyai tugas
melaksanakan pengkajian kebijakan dan penyiapan penyusunan rencana
pembangunan nasional di bidang pencegahan korupsi dan penegakan hukum ,
serta melaksanakan pemantauan, evaluasi, penilaian dan pelaporan
pelaksanaannya.
(Pasal 168)
Sub Direktorat Pencegahan Korupsi dan Penegakan Hukum menyelenggarakan fungsi:
1. pengkajian kebijakan di bidang pencegahan korupsi dan penegakan hukum;
2. Koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional dibidang
pencegahan korupsi dan penegakan hukum;

3. perumusan rencana pembangunan nasional di bidang pencegahan korupsi


dan penegakan hukum;
4. penyusunan rencana pendanaan pembangunan di bidang pencegahan
korupsi dan penegakan hukum;
5. pemantauan, penilaian dan pelaporan pelaksanaan rencana pembangunan
nasional dibidang pencegahan korupsi dan penegakan hukum;
6. pemberian analisis dan tanggapan terhadap langkah-Iangkah
pencegahan korupsi dan penegakan hukum.

TUPOKSI Subdit HAM


(Pasal 169)
Sub Direktorat Hak Asasi Manusia mempunyai tugas melaksanakan pengkajian
kebijakan dan penyiapan penyusunan rencana pembangunan nasional di
bidang hak asasi manusia serta melaksanakan pemantauan, evaluasi, penilaian,
dan pelaporan atas pelaksanaannya
(Pasal 170)
1. pengkajian kebijakan di bidang hak asasi manusia;
2. pelaksaan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional di
bidang hak asasi manusia;
3. penyusunan rencana pembangunan nasional di bidang hak asasi manusia;
4. penyusunan rencana pendanaan pendanaan pembangunan di bidang hak asasi
manusia;
5. pelaksanaan inventarisasi dan analisis berbagai kebijakan dan informasi yang
berkaitan dengan penyiapan rencana pendanaan pembangunan di bidang hak
asasi manusia;
6. pemantauan, evaluasi, penilaian, dan pelaporan atas pelaksanaan rencan,
kebijakan, dan program-program pembangunan di bidang hak asasi manusia.

TUPOKSI Subdit Pemberdayaan dan Peningkatan Akses Hukum


dan Pemajuan HAM
(Pasal 171)
Sub Direktorat Pemberdayaan dan Peningkatan Akses Hukum dan Pemajuan Hak
Asasi Manusi Mempunyai tugas melaksanakan pengkajian kebijakan dan
penyiapan penyusunan rencana pembangunan nasional di bidang pemberdayaan
dan peningkatan akses terhadap hukum dan pemajuan hak asasi manusi, serta
melaksanakan pemantauan, evaluasi, penilaian, dan pelaporan atas
pelaksanaannya.
(Pasal 172)
Sub Direktorat Pemberdayaan dan Peningkatan Akses Hukum dan Pemajuan Hak
Asasi Manusia menyelenggarakan fungsi :
1. pengkajian kebijakan di bidang Pemberdayaan dan Peningkatan Akses
Hukum dan Pemajuan Hak Asasi Manusia;

2. Koordinasi dan sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional dibidang


Pemberdayaan dan Peningkatan Akses Hukum dan Pemajuan Hak Asasi
Manusia;
3. perumusan rencana pernbangunan nasional di bidang pemberdayaan dan
peningkatan akses terhadap hukum dan pemajuan hak asasi manusia;
4. penyusunan rencana pendanaan pernbangunan di bidang pemberdayaan
dan peningkatan akses terhadap hukum dan pemajuan hak asasi manusia;
5. pernantauan,
penilaian
dan
pelaporan
pelaksanaan
rencana
pernbangunan nasional di bidang pemberdayaan dan peningkatan akses
terhadap hukum dan pemajuan hak asasi manusia.