Anda di halaman 1dari 16

ANAMNESIS DAN PF RONGGA

MULUT DAN FARING


THT RSUD TARAKAN
PERIODE 13 JULI-22 AGUSTUS 2015

ANATOMI

Faring

adalah suatu kantung fibromuskular yang


berbentuk seperti corong dibagian atas dan sempit
dibagian bawah, dari dasar tengkorak menyambung ke
esofagus setinggi S-6

Otot Sirkular
Terdiri dari :

m. konstriktor faring superior

m. konstriktor faring media

m. konstriktor faring inferior


Berfungsi untuk mengecilkan lumen faring. Dipersyarafi oleh
n.vagus

Otot Longitudinal
Terdiri dari:
M. Stilofaring
untuk melebarkan faring dan menarik laring
dipersyarafi oleh n.glossofaring
M.Palatofaring
mempertemukan istmus orofaring dan menaikkan bagian
bawah faring dan laring
dipersyarafi oleh n.vagus

ANAMNESIS

GANGGUAN MULUT

Nyeri? Perdarahan?

Massa/Benjolan?

Kesulitan Makan/Bicara?

Adanya Sekret?

Gangguan Pengecap?

Bagaimana sifat gejala diatas? Akut/kronik? Daerah mana saja yang terlibat? Ada
gejala penyakit lokal atau sistemik? Trauma dan tindakan pada gigi?

NYERI TENGGOROK

Frekuensi nyeri tenggorok?

Apakah dapat hilang timbul ?

Durasi atau lamanya setiap serangan?

Sakit tenggorokan disertai demam? Sekret? Ekspektorasi? Kesulitan menelan?


Kesulitan bernafas? Perubahan suara atau batuk ?

Lokasi dan lamanya pembengkakan eksterna?

Nyeri alih? Nyeri telinga kesisi sebelah mana?

Pengobatan yang diberikan sebelumnya ?

Apakah pasien merokok ? Berapa banyak ?

SEKRET DI TENGGOROK

Lamanya sekret?

Sekret mukoid? Purulen? Bercampur darah?

Berapa banyak sekret? Banyak atau sedikit?

Sekret keluar dengan dibatukkan atau diludahkan?

Apakah bertambah buruk pada saat bangun pagi?

KESULITAN MENELAN

Durasinya? Minggu, bulan, tahun?

Apakah kesulitan menelan bertambah?

Disertai nyeri menelan? Dan disertai nyeri uluh hati?

Bagaimana pasien menelan makanan biasa? Apakah sumbatan bertambah bila


menelan makanan cair atau makanan padat?

Dimana letak sumbatan? Minta pasien menunjukkan

Apakah ada regurgitasi? Sendawa dan bagaimana baunya?

Apakah terjadi penurunan berat badan? Berapa banyak?

GEJALA NASOFARING

Hidung berair atau sumbatan pernafasan hidung?

Muara tuba eustachius tersumbat? Gangguan pendengaran?

GEJALA KELENJAR LUDAH

Pembengkakan pipi? Pembengkakan bawah rahang? Dapat berhubungan dengan


peristiwa makan? Mulut kering? Sekret di dalam mulut?

PEMERIKSAAN MULUT
Inspeksi, perhatikan:
Trismus
Gerakan
Mukosa

bibir dan sudut mulut

dan ginggiva, misalnya ada ulkus

Gigi

atau geraham rusak yang dapat menimbulkan sinusitis maksilaris (caries


p2, p2, m1, m2, m3) atas atau trismus yang disebabkan gigi m3 bawah miring
Lidah:

parese N.XII, atrofi, aftae, tumor malignan

Palatum

durum, radang atau tumor

PEMERIKSAAN TONSIL
Mulut buka lebar, lidah ditarik ke dalam, dilunakkan, lidah ditekan ke bawah, di
bagian medial.
Penderita
Lidah

disuruh bernapas

ditekan anterior dari tonsil, hingga kelihatan pole bawah tonsil

Memeriksa besar tonsil


T0

: tonsil telah diangkat

T1

: jarak arkus anterior dan uvula

T2

: 2/4 jarak arkus anterior dan uvula

T3

: jarak arkus anterior dan uvula

T4

: bila mencapai uvula atau lebih

PEMERIKSAAN TONSIL
Memeriksa patologi dari tonsil dan palatum mole
Tonsilitis

akut

Tonsilitis

kronik : arkus anterior merah

Afte

: ditekan sakit

Abses

peritonsil : tonsil terdesak ke medial

Difteri
Plaut

: semua merah, titik putih pada tonsil

: pseudomembran warna kotor, bull neck

vincent

Radang
Tumor

spesifik : TB

jinak

Sikatrik
Korpus

: ulkus seluruh tonsil, monolateral


: keras, fiksasi tonsil
:akibat tonsilektomi, insisi abses peritonsil

alienum : duri ikan, tulang

PEMERIKSAAN TONSIL

Memeriksa paresis palatum mole


Normal:

uvula menunjuk ke bawah, konkavitas palatum mole simetris, ucapkan


aa ee bergerak-gerak tetap simetris
Paresis

bilateral: waktu istirahat seperti normal, ucapkan aa ee seperti


normal, ucapkan eee uvula sedikit bergerak
Unilateral:

waktu istirahat seperti normal. Ucapkan aa ee palatum mole


terangkat ke arah yang sehat, uvula miring menunjuk ke arah sehat. Kondisi ini
karena tumor nasofaring atau parese N. X

PEMERIKSAAN FARING
Memeriksa paresis faring
Normal:

bila disentuh sensitif, dijumpai refleks muntah

Paresis

bilateral: dijumpai tumpukan air ludah dan bila disentuh tidak sensitif
dan refleks muntah hilang
Paresis

unilateral: bila disentuh muncul gerakan coulisse (yang bergerak hanya


faring yang sehat)

Uvula : +/-, letak ditengah / tdk, memanjang +/-,


hiperemis +/-, bifida +/-, massa +/Tonsil : T?-T?, pembesaran +/- unilateral/bilateral,
simetris / asimetris, ulserasi +/-, indurasi +/-,
displacement +/-, resesus +/-, spikula +/-, kripta +/-,
eksudat +/-, hiperemis +/-, kista +/Arcus faring : simetris / asimetris
Dinding faring : hiperemis +/-, licin / berbenjol,
granul +/-, post nasal drip +/Lain-lain : (penemuan lain yang penting untuk
dilaporkan) laserasi +/-

THANK YOU