Anda di halaman 1dari 8

TUGAS I

KEWIRAUSAHAAN DAN PENGENALAN BISNIS


Profesi Orang Kaya

Oleh :
NURUL AZMI
14334732

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


JURUSAN FARMASI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL
JAKARTA
2015

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Jika kita melihat urutan orang terkaya di dunia, beberapa tahun terakhir ini yang
menempati posisi 3 besar selalu nama yang sama, hanya peringkatnya saja yang berubahubah. Tiga nama tersebut, kebanyakan dari kita pasti sudah pernah mendengarnya. Bill gates,
Carlos Slim, dan Warren Buffet. Ya itulah ketiga nama orang-orang terkaya didunia. Dua dari
nama tersebut adalah pengusaha, Bill Gates pemilik Microsoft Corp dan Carlos Slim adalah
pemilik Telmex dan Amrica Mvil perusahaan telekomunikasi terbesar di Mexico sana.
Dan nama yang terakhir, Warren Buffet, adalah seorang Investor Saham yang sangat
melegenda.
Dari fakta diatas, bisa kita simpulkan bahwa profesi termahal di dunia ini adalah
pengusaha dan investor. Dengan menekuni kedua profesi ini sudah terbukti bisa
menghantarkan kita pada kesuksesan dan kekayaan.
Beberapa dekade yang lalu, profesi investor (saham) sangat jarang di Indonesia.
Karena memang kalau ingin menjadi seorang investor saham, dulu kita harus memiliki dana
ratusan juta sebagai syarat untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas. Namun kini,
syaratnya sudah semakin mudah dan pelajar pun bisa menjadi Investor di Bursa Efek
Indonesia. hal ini mungkin selaras dengan tujuan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat
tentang arti penting investasi. Kalo dulu pemerintah kita sangat gencar mengkampanyekan
gerakan menabung di bank, sekarang sudah tidak lagi karena dengan tingginya inflasi,
menabung di bank sudah tidak menguntungkan. Salah satu senjata untuk melawan inflasi
yaitu dengan investasi.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Pendapat Para Ahli Tentang Investasi


investasi menurut Sukirno (1994 ; 107) dapat diartikan sebagai pengeluaran atau
pembelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang
modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi
barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian dalam bentuk :
1. Pembelian berbagai jenis barang modal yaitu mesin-mesin dan peralatan produksi
lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan.
2. Pengeluaran untuk mendirikan rumah tempat tinggal, bangunan kantor, pabrik dan
bangunan-bangunan lainnya.
3. Pertambahan nilai stok barang-barang yang belum terjual, bahan mentah, dan barang
yang masih dalam proses produksi.
Sedangkan menurut Nanga (2001 ; 124) mengatakan bahwa investasi dapat
didefinisikan sebagai tambahan bersih terhadap stok kapital yang ada atau bisa juga disebut
akumulasi modal. Menurut Schumpeter dalam Nanga (2001 ; 124), ia tidak menjelaskan
pengertian investasi tetapi membagi investasi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Investasi terpengaruh, yaitu investasi yang besar kecilnya sangat dipengaruhi oleh
perubahan di dalam pendapatan nasional, volume penjualan, keuntungan perusahaan
dan lain-lain.
2. Investasi otonom, yaitu investasi yang besar kecilnya tidak dipengaruhi oleh tingkat
pendapatan tetapi lebih banyak ditentukan oleh perubahan-perubahan yang bersifat
jangka panjang seperti adanya penemuan baru, perkembangan teknologi dan
sebagainya.

BAB III
ANALISIS

Menurut Sukirno, (1985 : 397) Investasi langsung dapat membantu Negara - negara
berkembang mengatasi masalah kekurangan tabungan dan kekurangan mata uang asing dan mata
uang dalan negeri , maka ditinjau dari sudut ini , penanaman modal baik asing maupun dalam
negeri akan mempertinggi tingkat penanaman modal dan selanjutnya mempercepat tingkat
pembangunan ekonomi.
Menurut pendapat diatas bahwa investasi dapat membantu masalah untuk mengatasi
pembangunan ekonomi dalam suatu Negara sehingga dapat bersaing dengan Negara lain.
Investasi di bidang barang modal tidak hanya meningkatkan produksi tetapi juga kesempatan
kerja bagi masyarakat.
Manfaat dari timbulanya investasi dapat dikelompokkan menjadi investasi yang
bermanfaat untuk umum (publik) seperti investasi dibidang infrastruktur (jalan, jembatan,
pelabuhan, pasar dan sebagainya), investasi di bidang konservasi alam, investasi dibidang
pengolahan sampah, investasi di bidang teknologi, investasi di bidang penelitian dan
pengembangan, investasi di bidang olahraga serta investasi di bidang pertahanan dan
keamanan.investasi yang bermanfaat untuk kelompok tertentu, seperti investasi di bidang
keagamaan membangun tempat ibadah serta infrastruktur yang terdapat di dalamya. Investasi
yang bermanfaat untuk pribadi dan rumah tangga seperti investasi yang membawa manfaat bagi
pribadinya atau rumah tangga dalam rangka memenuhi keinginannya dimasa yang akan dating.
Bila dilihat dari karakteristiknya investasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa
kelompok sebagai berikut :
a. Investasi publik (Public invetment) Adalah investasi yang dilakukan oleh negara atau
pemerintah, untuk membangun sarana dan prasarana ( infrastruktur) guna memenuhi
kebutuhan masyarakat (publik). Investasi dengan karakteristik seperti ini , bersifat nirlaba
atau non profit motif, seperti pembangunan jalan dan jembatan, sekolah, taman, pasar, rumah
sakit, dan sarana serta prasarana publik lainnya. Karena investasi ini dilakukan oleh negara ,
maka dana atau pembiayaannya dilakukan melalui Anggaran Pendapatan Dan belanja Negara
(APBN) atau anggaran pendapatan daerah (APBD). Investasi publik ini menghasilkan Nilai
tambah (vallue added) berupa barang dan jasa , lapangan pekerjaan , sewa dan bunga , tanpa
surplus usaha serta manfaat lain dari investasi publik ini adalah mendorong mobilitas
perekonomian dan meningkatkan peradaban masyarakat suatu negara.

b. Investasi swasta (private investment ) Adalah investasi yang dilakukan oleh swasta , dengan
tujuan mendapat manfaat berupa laba . investasi jenis ini disebut juga denagn istilah investasi
dengan profit motif, investasi dengan karakteristik seperti ini dapat dilakukan oleh pribadi,
perusahaan seperti : Usaha mikro atau rumah tangga Biasanya belum punya badan hukum ,
serta skala usahanya relatif kecil yang bergerak dibidang industri dagang, ataupun jasa.Usaha
Kecil dan Menengah (UKM) Ada yang sudah berbadan hukum dan ada yang belum, dengan
skala mulai dari kecil sampai menengah , baik dilihat dari omzet, modal usaha maupun
tenaga kerja, dengan bidang usaha industri kecil, dagang ataupun jasa. Usaha besar Baik
yang berbentuk PMDN maupun PMA, atau investasi non fasilitas, termasuk badan usaha
milik negara (BUMN) atau badan usaha milik daerah (BUMD). Keterlibatan BUMN dan
BUMD dalam kegiatan investasi dengan profit motif ini di dasarkan pada tiga (3)
pertimbangan mendasar yaitu investasi pada bidang yang strategis bagi kehidupan berbangsa
dan bernegara.misalnya untuk alat pertahanan negara, menjaga terpenuhinya kebutuhan dasar
masyarakat seperti energi dan pangan. Investasi tersebut dibutuhkan oleh masyarakat, namun
belum ada pihak swasta yang masuk atau memulai usaha tersebut, karena resikonya terlalu
besar atau kemampuan swasta terbatas. Investasi oleh swasta pada bidang tertentu belum
memadai, sehingga kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu guna
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong dan menjaga stabilitas
perekonomian , BUMN dan BUMD ikut investasi di sector ini.
Kegiatan ekonomi adalah salah satu kegiatan muamalah yang telah diatur secara lengkap
dalam syariah Islam. Ketentuan-ketentuan yang mengatur pola konsumsi memungkinkan umat
Islam untuk mempunyai sisa dana yang dapat dipergunakan untuk kegaitan perekonomian.
Ketentuan yang mengatur pola simpanan mengharuskan untuk melakukan investasi. Riba,
perjudian (maysir), penipuan (gharar), tadlis dan sejenisnya merupakan perbuatan yang harus
jauh dari kegiatan investasi dan ruang lingkupnya.
Bagi investor muslim, aspek ekonomi bukan hanya satu-satunya aspek yang harus
dipertimbangkan, ada aspek lain yaitu aspek moral spiritual. Investasi adalah menempatkan
modal atau dana pada suatu asset yang diharapkan akan memberikan hasil (return) atau akan
menigkatkan hasilnya di masa yang akan datang.
Semua transaksi dalam investasi yang terjadi di bursa efek misalnya, harus atas dasar
suka sama suka (an-taradin), tidak ada unsur pemaksaan, tidak ada pihak yang didzalimi atau

mendzalimi seperti goreng-menggoreng saham, tidak ada unsur riba, tidak bersifat spekulatif
atau judi, dan semua transaksi harus transparan, diharamkan adanya insider trading
Bagi sebagian besar negara yang sedang berkembang, masuknya investasi asing sering
kali dijadikan sebagai suatu sarana guna menstabilkan kondisi perekonomiannya, lebih dari itu
dengan adanya investasi asing tersebut, diharapkan suatu negara dapat berguru serta memperoleh
pengetahuan dan pembelajaran mengenai suatu teknologi baru. Hanya saja, suatu perusahaan
asing yang akan menanamkan sejumlah modalnya disuatu negara tentunya akan turut pula
memperhatikan serta memprediksi berbagai kemungkinan yang mungkin akan timbul saat
perusahaan tersebut menanamkan modalnya. Sebagaimana perusahaan pada umumnya, yang
senantiasa bertujuan guna memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya, maka saat
menginvestasikan modalnya di suatu negara, perusahaan tersebut tentunya akan sebisa mungkin
memperkecil kemungkinannya untuk memperoleh kerugian, serta berusaha dengan semaksimal
mungkin untuk melindungi perusahaannya secara hukum, hal tersebut terjadi karena dalam
transaksi yang dilakukan oleh investor asing tersebut adalah termasuk dalam lingkup transaksi
bisnis internasional, yakni suatu transaksi yang melibatkan kepentingan lebih dari satu hukum
nasional, dimana dalam transaksi ini melibatkan lebih dari satu pihak yang tunduk pada hukum
yang berbeda[6]. Dan karena melibatkan lebih dari satu sistem hukum yang berbeda tersebutlah,
maka diperlukan adanya suatu sarana yang dapat menjembatani perbedaan tersebut sehingga
proses investasi dan transaksi bisnis tersebut dapat berlangsung dengan baik dan terjalin secara
berkelanjutan.

BAB IV
KESIMPULAN

Profesi yang mampu mengantarkan seseorang menjadi kaya yaitu profesi investor karena
bukan hanya mengantarkan seseorang menjadi kaya, profesi ini juga dapat mengantarkan Negara
dan rakyatnya menjadi sebuah Negara yang berkembang dan maju apabila investor tersebut
dapat menjalankannya dengan baik.
Profesi ini juga sangat berkaitan dengan semua aspek diataranya yaitu aspek lingkungan,
hukum Negara, hukum moral dan agama, dan juga dapat menguntungkan dalam semua aspek
tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Megawati Ega. 2011., Peranan Ahli Hukum Dalam Mendorong Masuknya


Investor Asing. http://egamegawati.blogspot.com. Diakses pada
tanggal 13 Juli 2015.

Mahsan
Netcom.2013.,
Manajemen
Investasi
Syariah.http://gadenk.blogspot.com. Diakses pada tanggal 13 Juli 2015.

Ericson Damanik. 2014., Pengertian Investasi Menurut Para Ahli.


http://globallavebookx.blogspot.com. Diakses pada tanggal 13 Juli
2015.

Surya

Widyantara. 2012., investor Profesi Termahal Di Dunia,.


http://investorpelajar.blogspot.com . Diakses pada tanggal 13 Juli 2015