Anda di halaman 1dari 5

Program latihan KIR

1. Pengertian KIR.
2. Ciri-ciri tulisan ilmiah.
3. Bentuk-bentuk tulisan ilmiah.
4. Jenis-jenis penelitian.
5. Memilih permasalahan.
6. Kerangka karyatulis Ilmiah.
7. Penjelasan tentang bagian awal Karya Ilmiah.
8. Penjelasan tentang inti karya ilmiah.
9. Cara memperoleh data Penelitian.
10. Membuat contoh tabel data hasil pengamatan.
11. Analisis data pengamatan.
12. Penjelasan tentang bagian akhir Karya Ilmiah.
13. Mengadakan latihan eksperimen sederhana..
14. Menyusun laporan hasil eksperimen.
15. Mendata permasalahan yang diajukan siswa.
16. Pemilihan permasalahan eksperimen.

CONTOH KIR

Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Lidah buaya (Aloe vera ) merupakan salah satu tanaman hias yang sering kita lihat berada
di pekarangan rumah.Beberapa keunggulan kompara-tif dari tanaman lidah buaya antara lain
pemeliharaannya yang relatif mudah, produksi relatif lebih tahan lama dari pada produk
hortikultura lainnya (tidak mudah busuk) dan gangguan hama/penyakit relatif kecil. Prospek
pengusahaan tanaman ini juga ditunjang dengan kenyataan bukti-bukti manfaat dan kegunaan
lidah buaya yang sangat luas misalnya untuk pengobatan sampai kosmetik/kecantikan.

Masalahnya, sekarang pemanfaatan lidah buaya (Aloe vera) hanya untuk kosmetik.
Padahal lidah buaya (Aloe vera ) bisa diolah menjadi sumber obat baru yang bisa lebih
bermanfaat dan mempunyai harga jual yang cukup tinggi.

Bertitik tolak dari uraian diatas, maka menarik untuk dilakukan suatu penelitian tentang
Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe vera), yaitu Obat Batuk Dari Lidah Buaya.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah :
1.
2.
3.

Bagaimanakah cara membuat obat batuk dari lidah buaya?


Bagaimana cara untuk membuktikan khasiatnya?
Bagaimana cara menemukan lidah buaya untuk dijadikan obat?

1.3 Tujuan Masalah


1. Untuk mengurangi penyakit batuk
2. Untuk mempermudah masyarakat agar dapat membuat obat batuk dengan cara yang mudah.

1.4 Manfaat Penelitian


1. Sebagai media belajar bagi siswa-siswa untuk menambah wawasan & ketrampilan.
2. Agar masyarakat dapat membuat obat batuk dengan cara yang mudah.

1.3 Batasan Masalah


1.

Pada penelitian ini, peneliti berbatas hanya pada batuk berdahak.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
Lidah Buaya tumbuh liar di tempat berudara panas tapi sering juga ditanam di pot dan
pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya meruncing berbentuk taji. Tebalnya kira-kira

1 cm. Dalamnya bening. Daun ini getas dan tepinya bergerigi. Panjangnya bisa sampai 30 cm.
Yang biasa digunakan adalah daun dan akarnya.

A. Kandungan & Manfaat


Lidah buaya mengandung saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman,
serta senyawa antrakuinon dan kuinon sebagai anti biotik dan penghilang rasa sakit. Ia juga
merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam gel lidah buaya terkandung lignin yang
mampu menembus dan meresap dalam kulit. Akibatnya, kulit menjadi tidak cepat kering.

B. Kegunaan
1.
Cacingan, susah buang air kecil
2.
Sembelit
3.
Penyubur rambut
4.
Luka bakar / tersiram air panas (ringan)
5.
Bisul
6.
Jerawat, noda-noda hitam
7.
Batuk yang membandel
8.
Diabetes
9.
Radang tenggorokan
10. Menurunkan kolesterol

C. Khasiat Lidah Buaya :


Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati
sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes militus, batuk, dan asma. Tanaman ini sudah digunakan
bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM.

Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500
SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.
Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes,
menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit
memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.

Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat,
mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan
nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan
bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah
kalori sebagai sumber tenaga.

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini telah dilaksanakan di .................... pada tanggal .................... sampai
dengan ....................

B. Alat dan Bahan Penelitian

Alat :
1. Pisau 1 buah
2. Gelas 1 buah
3. Timbangan 1 buah
4. Sendok 1 buah

Bahan :
1. Lidah buaya 250 gram
2. Madu secukupnya
3. Air 600 ml
Cara kerja :
1. Mencuci 250 g daun lidah buaya
2. Menguspas dan memotong lidah buaya
3. Mengeluarkan lendir lidah buaya
4. Menaruh lendir lidah buaya tersebut di gelas
5. Memberi madu murni secukupnya kedalam gelas
6. Diminum 1 kali sehari dan diulangi selama 3-5 hari.

BAB IV
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
A. Analisis Data
Waktu yang
No
1
2
3

Nama
Mutiara Auliya F.
M. Maulana S.
Rikza Octavian P.

Usia
12 tahun
13 tahun
12 tahun

Aturan Pakai

dibutuhkan untuk

1x1 hari
1x1 hari
1x1 hari

sembuh
3 hari
3 hari
3 hari

B. Pembahasan
Dari penelitian ini saya menyimpulkan bahwa lidah buaya tidak hanya dipakai untuk
membuat shampoo, melainkan dapat di manfaatkan menjadi obat batuk. Dan didalam kandungan
lidah buaya terdapat banyak vitamin dan antibiotik.
Jika kita bisa mengembangkan penelitian ini, maka kita akan mendapatkan hasil yang
berlebih, tetapi kita tidak boleh mengambil lidah buaya berlebihan karena akan merusak
keturunan.