Anda di halaman 1dari 17

MINERALISASI NITROGEN

DAN DEKOMPOSER
( BACILLUS SP.)
BY Kelompok 6

WAHYUDDIN ABBAS
HASNI YULIANTI
HENERASIA ANNISA PRAKASA
SULFIANA
MUH. NUR AHMAD RAIHAN

I.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan
masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
Bagaimana proses mineralisasi nitrogen?
Apa pengertian Bacillus sp.?
Bagaimana ciri-ciri umum Bacillus sp?
I.3 Tujuan
Makalah ini disusun dengan tujuan agar pembaca:
Mengetahui dan memahami proses mineralisasi nitrogen.
Mengetahui dan memahami pengertian Bakteri bacillus sp
Mengetahui dan memahami ciri-ciri umum bacillus sp
sertamekanisme keria bacillus sp pada penguraian.

Nitrogen
Adalah salah satu unsur hara esensial dengan tingkat
ketersediaan yang rendah dalam tanah, karena mudah hilang
melalui proses penguapan dan pencucian.
Proses mineralisasi
Yaitu konversi nitrogen oleh mikroorganisme dari nitrogen
organic (protein dan senyawa kimia) menjadi bentuk
anorganik (NH4+ dan NO3-)

Proses Mineralisasi Nitrogen


Proses
mineralisasi
(amonifikasi)
nitrogen
mencakup perombakan N-organik menjadi N-mineral
dalam tanah. Nitrogen tanah sebagian besar berada
dalam bentuk organik, maka pelapukan N-organik
merupakan suatu proses yang menjadikan nitrogen
tersedia bagi tanaman. Pelapukan yang merupakan
suatu proses biokimia yang kompleks membebaskan
karbondioksida dan akhirnya nitrogen dibebaskan
dalam bentuk amonium (NH4+) (Soepardi 1983).

Pengertian Bacillus sp.


Taksonomi
Kingdom :Procaryotae
Divisi:Bacteria
Kelas :Schizomycetes
Bangsa:Eubacteriales
Suku :Bacillaceae
Marga :Bacillus
Jenis :Bacillussp.

Bacillus sp. merupakan salah satu kelompok


bakteri gram positif yang sering digunakan
sebagai pengendali hayati penyakit akar.

Ciri-Ciri Umum Bakteri Bacillus


1. Berbentuk batang (Basil)
2. Memiliki toleransi yang tinggi terhadap
lingkungan yang berubah-ubah
3. Biasanya banyak ditemukan di tanah
4. Letak endospora dalam sel ukuran selama
pembentukannya tidak sama antara spesies satu
dengan lainnya

FungsiBacillus spp.
FungsiBacillus spp.(sepertiBacillus subtillis) antara
lain dapat mengendalikan penyakit layu bakteri
pada kentang dan meningkatkan hasil umbi kentang
sampai 160%.Bacillus spp.dapat mengendalikan
penyakit lincat pada tembakau dan penyakit layu
bakteri
pada
biji
tomat
yang
disebabkan
olehRalstonia
solanacearumpada
tanaman
tembakau.

Jenis Bakteri Bacillus Lengkap Fungsinya


Nama Bakteri
Bacillus subtilis
Bacillus licheniformis
Bacillus polymixa
Bacillus coagulans

Bacillus cereus

Metabolisme, Farmakologi dan


Indikasi
Menghasilkan enzim protease untuk
menguraikan limbah protein sisa pakan
dan kotoran.
Menghasilkan senyawa yang
menghambat perkembangan bakteri
merugikan(Vibrio spp.)
Menghasilkan senyawa polymixin yang
berperan untuk keseimbangan
populasi plankton
Membentuk bio koagulan dan
menstabilkan system bioflok dalam
perairan tambak
Menghasilkan metabolt sekunder cerein
yang mampu mencegah blooming
plankton Blue Green Algae (BGA) dan
Dinoflagellate

Bacillus megaterium

Bacillus alvei
Bacillus
amyloliquefaciens

Menghasilkan senyawa antibakteri megacin yang


menghambat pertumbuhan mikroba pathogen
Membentuk biofilm untuk menstabilkan system heterotrof pada
kolam budidaya
Menghasilkan enzim amylase dan lipase untuk menguraikan sisa
karbohidrat dan lemak dari pakan

Bacillus brevis

Menghasilkan enzim hidrolitik untuk menghidrolisis neurotoxin


Vibrio spp.

Bacillus circulans

Menyerap ammonia dan memperlancar siklus penguraian


limbah protein dasar lumpur

Bacillus firmus

Menghasilkan enzim hidrolitik untuk menghidrolisis racun


geosmin dari BGA

Bacillus pumilus

Menghasilkan enzim proteolityc peptidase yang memutuskan ikatan


peptida selubung virus, sehingga menghambat perkembangan virus

Produk Bacillus dalam Berbagai Bidang


Nama Bakteri
Bacillus Thurigiensis
Bacillus Polymyxa
Enterobacter
Aerogenes

Peran
Menyerang Hama

Bidang
Pertanian

Pelembab intermediat
kimia

Industri

Bacillus Subtilis

Memodifikasi pati,
merekatkan kertas,
Industri
melepaskan perekat pada
tekstil

Bacillus Subtilis

Memperhalus struktur
dan urat kulit binatang,
melepaskan serat,
penghilang noda,
pengempuk daging

industri

Produk Bacillus dalam Berbagai Bidang


Bacillus Subtilis

Polimiksin

Kesehatan

Bacillus Subtilis

Basitrasin

Kesehatan

Bacillus Brevis
Terotrisin

Penisilin

Kesehatan

Bacillus Polymyxa Antibiotik Polymixin


Bacillus Subtilis
Bacillus
Megatherium

Kesehatan

Sebagai Pupuk biofosfor

Bakteriologi
Lingkungan

Pelarut posfat

Bakteriologi
Lingkungan

Mekanisme Kerja Bakteri


Bacillus adalah golongan bakteri pengurai bahan
organik (heterotrof) dan penghasil senyawa antimikroba
serta
hasil
metabolisme
yang
membantu
proses
penguraian limbah. Cara kerja bakteri bacillus dalam
menguraikan
limbah
organik
adalah
dengan
cara
memotong ikatan polisakarida maupun ikatan peptida
menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah
diuraikan oleh golongan bakteri sejenis yang strain nya
berdekatan. Setiap jenis bakteri bacillus bekerja dengan
cara spesifik dalam memotong ikatan senyawa organik ini.
Limbah pakan mengandung protein dengan kandungan
asam amino yang komplek, oleh karena itu diperlukan
kompleksitas spesies bakteri yang beragam. Semakin
banyak macam/jenis spesies bakteri bacillus yang
digunakan maka semakin efektif kerja bakteri tersebut
dalam penguraian limbah yang komplek.

1.Kelebihan
Bacillussp memiliki kemampuan dalam
menghasilkan antibiotik yang berperan dalam
nitrifikasi dan denitrifikasi
pengikat nitrogen, pengoksidasi selenium (Se),
pengoksidasi dan pereduksi mangan (Mn)
bersifat khemolitotrof, aerob dan fakultatif
anaerob
dapat melarutkan karbonat
dapat melarutkan posfat, dan menurunkan pH
substrat akibat asam organik yang dihasilkannya
dapat melakukan mineralisasi terhadap bahan
organik kompleks baik berupa senyawa
polisakarida, protein maupun selulosa

2.Kekurangan
Bacillussp ini dapat dimanfaatkan pada tahap
persiapan lahan tambak dan pembentukan air
pada
masa
awal
budidaya
ikan/
udang.
Pembentukan plankton, bakteri pembentuk flock,
menurunkan pH dan stabilisasi alkalinitas berupa
pembentukan buffer (penyanggah) bikarbonatasam karbonat dapat terlaksana. Namun jika
dilanjutkan terus dari masa pertengahan budidaya
hingga akhir (panen) maka eutrofikasi air dapat
terjadi, konsentrasi posfat dan nitrit dapat
meningkat sebagai akibat pelarutan posfat dan
degradasi protein dari sisa pakan dan kotoran
ikan/ udang serta produksi nitrit yang intens dari
hasil pernafasan denitrifikasiBacillussp. Rentang
pH pagi sore juga dapat bergerak melebar, akibat
daya
larut
terhadap
karbonat
yang
bisa
menyebabkan
ketidakseimbangan
buffer
bikarbonat-asam karbonat dan radikal karbonat

Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa secara umum manfaat
dari gabungan spesies Bacillus adalah sbb :
Menciptakan lingkungan tambak yang bersih dan
sehat
Menguraikan bangkai plankton dan limbah pakan
Mempercepat proses penguraian limbah
Mengendalikan perkembangan bakteri vibrio
merugikan
Menciptakan keseimbangan pH pada siang dan
malam hari
Mengeliminasi gas-gas beracun (ammonia dan
nitrit)
Aman dan menguntungkan bagi udang dan
fitoplankton

Kesimpulan
Selain fungsi umum tersebut, masing-masing
spesies Bacillus juga memiliki fungsi yang khas
sehingga sangat disarankan dalam kegiatan
budidaya udang intensive.
Beberapa produk sediaan bakteri mengandung
beberapa macam bakteri dengan maksud untuk
mengantisipasi fluktuasi parameter kimia
dilingkungan tersebut. Sehingga semakin beragam
kandungan bakteri dalam suatu produk maka
semakin besar kemungkinan beberapa spesies dapat
bekerja optimum.

Terima kasih