Anda di halaman 1dari 3

TERMODINAMIKA

Besaran makroskopis : T, V, P
Besaran mikroskopis : v, Ek, momentum
Temperatur atau Suhu dan Skala Pengukurannya dan Konversi Suhu
Suhu adalah derajat/intensitas/ukuran/tingkat panas suatu benda
C

Titik didih normal air

10

R
80

Titik beku normal es

C : R = 100 : 80

C : (F-32) = 100 : 180

C:R=5:4

C : (F-32) = 5 : 9

F
21
2

Supaya sama-sama nol awalnya


Contoh :
Titik lebur normal es menurut skala termometer X adalah -20osedangkan titik didih
normal air pada 140o. jika suhu suatu benda 40oC. Berapa suhu benda untuk
thermometer X ?
C : (X+20) = 100 : 160

100

140
o

C : (X+20) = 5 : 8
5X + 100 = 8C
5X = 8C 100
5X = 320-100
5X = 220
X = 44

0o

Latihan :
1. Titik tetap atas termometer Celcius ditentukan menggunakan titik .....
a.
b.
c.
d.
e.

baku es pada tekanan 1 atm


baku es
didih air pada tekanan 1 atm
didih air
lebur es murni pada tekanan 1 atm

2. Suatu zat suhunya 343 K, suhu zat tersebut jika dinyatakan dalam derajat Fahrenheit
besarnya . . . F
3. Pada termometer A, titik beku air 40A dan titik didih air 240A. Bila suatu benda
diukur dengan termometer Celcius bersuhu 50C, maka bila diukur dengan termometer
A, suhunya sama dengan
4. Pada suhu berapakah skala Celcius dan Fahrenheit menunjukkan hasil pengukuran
yang sama ?
Penyelesaian :
1.

c. didih air pada tekanan 1 atm

2. C =

9
( K273 )+ 32
=
5

9
( 343273 )+ 32
= 158
5

3. (A 40) : C = (240 40) : (100 0)


(A 40) : 50 = 200 : 100
(A 40) : 50 = 2 : 1
A 40 = 100
A = 140

240

100

40

0o

4. Hubungan antara C dan F


9
F= C+ 32
5
Karena skala C sama dengan F, maka
C=F
9
C= C+ 32
5
9
C C=32
5
4
C=32
5

C=( 32 )

( 45 )=40 C

Jadi, suatu benda yang suhunya 40 C

apabila diukur dengan termometer skala

Fahrenheit menunjukkan angka 40 F