Anda di halaman 1dari 2

Angela Monalisa Kurniawan

1506728655
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Menjadi Pengabdi Cita Sejati di Universitas Indonesia


Di latihan paduan suara yang dilatih oleh Pak Dibyo, berkali-kali didengungkan lirik
kami mahasiswa, pengabdi cita, ngejar ilmu pekerti luhur tuk nusa dan bangsa.. yang jika
direnungkan artinya memiliki pengertian mendalam. Tambahan imbuhan maha di depan kata
siswa menjadikan status kita berubah drastis. Menjadi mahasiswa berarti harus menjadi
seseorang yang secara sungguh-sungguh mengejar ilmu pengetahuan dalam arti yang lebih
hakiki dan tujuan yang lebih mulia. Mahasiswa haruslah mencari ilmu pengetahuan dengan
tujuan membangun nusa dan bangsa. Menjadi mahasiswa yang sebenarnya bukan berarti menjadi
pintar hanya untuk diri sendiri tetapi juga bermanfaat bagi orang lain.
Adalah normal bagi setiap manusia untuk menetapkan cita-cita se-ideal mungkin.
Menjadi mahasiswa yang sejati tentunya merupakan impian setiap mahasiswa baru. Para
mahasiswa baru termasuk saya mengidamkan kehidupan kampus yang kondusif baik di sisi
akademis maupun nonakademis, dan semua itu semata-mata bertujuan untuk mewujudkan
bangsa kita yang lebih baik.
Saya percaya bahwa bidang akademis memegang peranan amat penting guna menjamin
tercapainya status pengabdi cita pada diri saya. Oleh karena itu saya ingin sekali dapat menjadi
salah satu mahasiswa cum laude di acara wisuda saya nanti. Meskipun nilai memang bukan
segalanya, akan tetapi tak dapat dipungkiri bahwa nilai masih merupakan satu-satunya indikator
yang bisa mengukur kemampuan akademis seseorang. Dan meskipun bukan satu-satunya faktor
penting, tetapi kemampuan akademis berperan penting dalam kemajuan nusa dan bangsa.
Kemampuan akademis yang mumpuni menjadi indikator penting bahwa seseorang merupakan
sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan adanya orang-orang seperti itu, maka
kesejahteraan suatu bangsa akan terjamin.
Bidang nonakademis pun tak kalah pentingnya jika dibandingkan dengan pencapaian di
bidang akademis. Bahkan, bisa jadi kemampuan di bidang nonakademis jauh lebih penting
dibandingkan kemampuan akademis. Padahal, kemampuan di bidang nonakademis tidaklah
mudah untuk diukur atau dibandingkan secara eksak. Butuh indikator-indikator penilaian yang
lebih kompleks untuk mengukur kemampuan nonakademis sehingga seringkali orang
mengabaikan hal ini. Sungguh disayangkan, karena justru terkadang pengusaan hal-hal akademis
yang tidak dibarengi dengan kemampuan nonakademis akan menjadi tidak berguna. Percuma

Angela Monalisa Kurniawan


1506728655
Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis

bagi seseorang untuk menguasai ilmu fisika tingkat tinggi jika mereka tidak bisa
mengaplikasikannya atau tidak bisa mengutarakan pemikiran mereka karena kurangnya
kemampuan bersosialisasi dengan orang lain.
Universitas Indonesia sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah
berkomitmen untuk membentuk pribadi mahasiswa yang utuh. UI senantiasa mendorong para
mahasiswanya untuk aktif dalam berbagai kegiatan di luar agenda perkuliahan. Terdapat
berbagai macam UKM menarik serta kepanitiaan yang dapat diikuti oleh tiap-tiap individu
selama mereka berstatus sebagai mahasiswa aktif UI. Fasilitas telah disediakan, lalu tunggu apa
lagi?
Sebagai seorang mahasiswa baru dalam upayanya untuk menjadi seorang pengabdi cita
sejati, saya telah berkomitmen bahwa selain memiliki prestasi dalam bentuk IP, saya juga akan
menyambut tangan yang telah diulurkan oleh almamater saya ini. Dengan mengikuti
serangkaian kegiatan yang ada di UI, mulai dari OSPEK ketika menjadi maba maupun UKMUKM hingga saya lulus dengan bangga nantinya. Bersama UI, saya akan membangun diri dan
bangsa yang lebih baik!