Anda di halaman 1dari 3

KONSEP KEBUTUHAN DASAR MANUSIA MENURUT MASLOW

Manusia dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya selalu berusaha mencari


yang terbaik dan selalu memerlukan pihak lain. Seseorang manusai tidak mungkin dapat
memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Kebutuhan manusia sendiri jika ditinjau dari segi
tingkatan

kepentingannya

dibagi

menjadi

kebutuhan

primer,

sekunder,

dan

tersier. Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat penting bagi orang yang
bersangkutan sehingga baginya kebutuhan ini haruslah dipenuhi paling dulu dan paling
utama. Dahulu kebutuhan primer hanya mencakup sandang, pangan, dan papan. Namun
dewasa ini karena kehidupan yang semakin kompleks maka ditambahkan pula sebagai
kebutuhan primer yaitu kebutuhan akan kesehatan, pendidikan, hiburan dan lain-lain.
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur - unsur yang dibutuhkan oleh manusia
dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupun psikologis, yang bertujuan untuk
mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Abraham maslow, menciptakan sebuah teori
mengenai kebutuhan dasar manusia yang dikenal sebagai teori maslow. Menurut maslow,
manusia harus memenuhi kebutuhan yang paling penting dahulu kemudian meningkat ke
yang tidak terlalu penting. Untuk dapat merasakan nikmat suatu tingkat kebutuhan perlu
dipuaskan dahulu kebutuhan yang berada pada tingkat di bawahnya. Maslow menyatakan
bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis, keamanan,
cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Potter dan Patricia, 1997).
Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Pada dasarnya setiap
manusia memiliki kebutuhan yang sama, namun karena perbedaan
kebutuhan tersebut menjadi

budaya, maka

berbeda. Dalam memenuhi kebutuhannya,

manusia

menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Adapun hirarki kebutuhan tersebut adalah
sebagai berikut (potter dan patricia, 1997):
1. Kebutuhan fisiologis/ dasar
2. Kebutuhan akan rasa aman dan tentram
3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi
4. Kebutuhan untuk dihargai
5. Kebutuhan untuk aktualisasi diri

1. KEBUTUHAN FISIOLOGI/ DASAR


Menurut Abraham Maslow kebutuhan fisiologi merupakan kebutuhan yang sangat
mendasar diantara kebutuhan yang lain. Kebutuhan-kebutuhan ini sifatnya sangat
mendesak dan manusia tidak akan menginginkan kebutuhan lain sebelum kebutuhan
dasar ini terpenuhi.

Adapun yang termasuk dalam kebutuhan fisiologi antara lain

kebutuhan untuk makan, minum,tempat tinggal,sex. tidur dan oksigen. Manusia akan
menekan kebutuhannya sedemikian rupa agar kebutuhan fisiologis (dasar)nya
tercukupi.
Misalnya seseorang yang sedang haus atau lapar, tidak akan membutuhkan
motivasi lain sebelum rasa haus dan laparnya hilang. Contoh lainnya adalah:
pengeluaran zat sisa, di mana seseorang harus mengeluarkan zat-zat sisa yang
sedah tidak terpakai oleh tubuh. Karena jika tidak di kelurkan akan mengakibatkan

penyakit/pembentukan penyakit.
Oksigen (O2) merupakan salah satu kebutuhan vital untuk kehidupan kita. Dengan
mengkonsumsi oksigen yang cukup akan membuat organ tubuh berfungsi dengan
optimal. Jika tubuh menyerap oksigen dengan kandungan yang rendah dapat

menyebabkan kemungkinan tubuh mengidap penyakit kronis. Sel-sel tubuh yang


kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan perasaan kurang nyaman, takut atau
sakit. Menguap adalah salah satu sinyal tubuh kekurangan oksigen selain karena
mengantuk.
Motivasi untuk mendapatkan kebutuhan ini sangatlah kuat sehingga mendorong
individu melakukan kejahatan hanya untuk memenuhi kebutuhan ini. Maslow meyakini
bahwa kebutuhan ini adalah jalan pertama yang nantinya, bila terpenuhi akan
membawa manusia menuju kebutuhan akan rasa aman.

2. Kebutuhan Akan Rasa Aman (Safety)


Segera setelah kebutuhan fisiologi terpenuhi, manusia mulai mencari kebutuhan level
kedua, yakni kebutuhan akan rasa aman (safety)

Kebutuhan akan rasa aman ini

biasanya terpuaskan pada orang-orang yang sehat dan normal. Seseorang yang tidak
aman akan memiliki kebutuhan akan keteraturan dan setabilitas yang sanggat
berlebihan dan menghindari hal-hal yang bersifat asing dan yang tidak di
harapkannya.berbeda dengan orang yang merasa aman dia akan cenderung santai
tanpa ada kecemasan yang berlebih.
Adapun yang termasuk dalam kebutuhan Isafety diantaranya ialah Perlindungan dari
udara panas/dingin, cuaca jelek, kecelakaan, infeksi, alergi, terhindar dari pencurian
dan mendapatkan perlindungan hukum Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman,
bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya. Sebagai contoh :
Seseorang membangun rumah untuk melindungi diri dari hujan panas memenuhi

keamanan untuk dirinya


Seseorang mengusahakan keterjaminan finansial melalui asuransi atau dana
pensiun, dan sebagainya.