Anda di halaman 1dari 16

Asal : daun erythroxyloncoca

mula-mula : - perangsang SSP


- anestesi lidah
- anestesi operasi

Definisi :
Obat yang mencegah rangsang-rangsang rasa sakit
dengan memblokir rangsang sensoris dari daerahdaerah tertentu, menghilangkan reflex-reflex setempat
sehingga cukup untuk mengadakah operasi di tempat
tersebut.

Bekerja pada saraf : - sinaps di anglion serat saraf


- akhiran saraf
- sambungan otot saraf

larut (air)
stabil
tidak merusak jaringan / tempat suntikan
onzet
duration
reversible
batas keamanan lebar
suntikan pada mukosa
toksisitas rendah
tidak menyebabkan adiksi

Rumus umum :

H2N

O
R2
R C R N
O
R3

C2H5

+ CO O CH2 CH2 + N
C2H5

Perpanjangan rantai potensi + toks.

Cara kerja :
Cho
Prot
Fos

Danielli

Anestesi lokal mempertinggi tegangan permukaan pek


tuk ion terhambat, konduksi terhambat
- saraf kecil
- tak ber mielin
- serabut saraf sensoris

Hilang rasa : sakit dingin panas raba, tekan


Masa kerja : waktu
Kokain : vasokonstriksi

terhadap SSP : STIM hambatan


terhadap SSP perifer : ganglion tidak peka
terhadap
asetilkolin
terhadap ganglion
terhadap SK.V : - kecepatan konduksi
- kontraksi cor
- kepekaan terhadap rangsangan
listrik
- dilat arteriol

Metabolisme :

- ester
- non ester

usus kontraksi
bronkus dilatasi
Rx hipersensitiv.
syok anafilaktik Th/ adrenalin

Metabolisme :
Ester :
Prokain

Enz
esterase

- Hati & jaringan hati


- Plasma
- LCS

Non ester :
Lidokain

Efek farmakologik :

terhadap SSP : stim. korteks ke bawah


depres. korteks ke bawah

terhadap med. oblong.


- frekuensi nafas (+) dangkal
- muntah
terhadap SKV : bradikardi takikardi
terhadap otot skelet : kelelahan hilang :
- stim. SSP
- suhu badan
- aktiv (+)
- vasokonstr.
- thermoreg. (pus. peng. suhu)

terhadap mata :
-

- sklera pucat
siklo plegia
glaukoma
ulkus kornea

Tidak digunakan lagi untuk terapi

stim. SSP kepuasan diri

gejala : euphoria, halusinasi A & V, kekuatan otot (+)


gangguan saluran cerna, insomnia, tremor,
konvulsi

mikroabses : - toks.
- vasokonstr.
- tidak steril

toleransi - sp 109/hari
dosis letal
1.2 g
dosis toksik 20 mg

luka parut

Abs : oral dihidrolisa oleh cairan lambung


Parenteral : abs lambat (vasokonstriksi)
Metab. : hati
Eks.

: urin

Toks.

: geja. SSP (stim.)

Intoks. hebat : - konvulsi


- (paralisis pernapasan)
Th/ * pernapasan buatan
* USAB
* tourniquet

Sifat-sifat anestesi pada umumnya


- sintetik
- toks. & kekuatan < kokain
- vasodilatasi mudah keracunan
- efek analgesia (+)
- antagonisme dng sulfa
Prokain hidrolisa PABA + dietilamino-etanol

Kinetik :
-

abs. cepat (parenteral)


+ vasokonstriktor lambat abs.
metab. : hati
eks : urin 80 %

Indikasi :

anestesi lokal
analgesia
prokain, penisilin
konyugasi
prokain, heparin

efek lama

Preparat : untuk suntikan :


- bupivakain (marcaine)
- kloroprokain
- dibukain
- heksilkain
- lidokain

- mepivakain
- piperokain
- prilokain
- tetrakain

dibukain
piperokain
tetrakain
benoxinate

Anest. mukosa :
- surfakain
- pramoxin
- dimetisoquin

Anest. topikal :
- benzocaine
- butilamino benzoat
- orthoform

- naepaine
- phenacaine
- proparacaine

1. Anest. permukaan : kulit utuh


2. Anest. infiltrasi (ring block) =
3. Anest. blok = saraf besar
4. Anest. spinal = sp. subarachnoid L2 L5

5.
6.
7.
8.

BD > 1.007
BD < 007
Anest. spinal kontinu
Anest. epidurale : Sp. subepidurale L2 L5
Anest. kaudal : hiatus sacralis
Anest. kaudal kontinu : mencegah sakit waktu partus

Untuk - aritmia jantung


- suppl. an. umum
- antikonvulsi