Anda di halaman 1dari 15

[TYPE THE COMPANY NAME]

[Type the document subtitle]


TOSHIBA
[Pick the date]

[Type the abstract of the document here. The abstract is typically a short summary
of the contents of the document. Type the abstract of the document here. The
abstract is typically a short summary of the contents of the document.]

qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwe
rtyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui
opasdfghjklzxcvnmqwertyuiopas
dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh
Anggota Kelompok :
Mega Amanda P.R
jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx
TirtaSari Ropikoh Jaya Wardhana
Uly Amrina
cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvb
Wanda Nurfadilah
nmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert
yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuio
pasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas
dfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfgh
jklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx
cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvb
nmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq
wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert
yuiopasdfghjklzxcvbnmrtyuiopas

[Pick the date]

[Year]

[Type the abstract of the document here. The abstract is


typically a short summary of the contents of the document.
Type the abstract of the document here. The abstract is
typically a short summary of the contents of the
document.]

[Type the
document
subtitle]

MAKALAH IPS

TEMA: MENGEDEPANKAN JATI DIRI BANGSA DALAM UPAYA


MEMBANGUN KARAKTER BANGSA UNTUK MENUJU NEGARA.

KATA PENGANTAR
Makalah ini dibuat untuk memperkuat kompetensi
siswa dari sisi pengetahuan dan kerja sama. Pembahasan
dalam makalah ini di bagi berdasarkan perubahan sosial
dalam budaya,ekonomi,dan teknologi.
Perubahan sosial Indonesia dapat mengubah jati diri
khas yang dimiliki bangsa Indonesia berupa
sikap,perilaku,dan paham. Jati diri bangsa sebagai nilai
luhur yang dimiliki bangsa Indonesia harus dijaga dan
dilestarikan keberadaannya. Salah satu cara untuk
mempertahankan eksistensi jati diri bangsa dapat
dilakukan melalui pewarisan budaya.
Perubahan sosial terjadi di masyarakat manapun.
Tidak ada masyarakat yang abadi karena yang abadi
adalah perubahan itu sendiri. Salah satu proses
perubahan sosial yang tidak bisa dihindari termasuk di
Indonesia adalah modernisasi. Pengaruh negative
ataupun positif tidak dapat dihindari dari modernisas.
Termasuk pengaruh negative terhadap jati diri budaya
bangsa.

Pengertian Perubahan Sosial


Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat pada umumnya
menyangkut hal yang kompleks. Oleh karena itu Alvin L. Bertrand menyatakan
bahwa perubahan sosial pada dasarnya tidak dapat diterangkan oleh dan
berpegang teguh pada faktor yang tunggal. Menurut Robin Williams, bahwa
pendapat dari faham diterminisme monofaktor kini sudah ketinggalan zaman, dan
ilmu sosiologi modern tidak akan menggunakai interpretasi-interpretasi sepihak
yang mengatakan bahwa perubahan itu hanya disebabkap oleh satu faktor saja.

Latar belakang
Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran
atau berubahnya struktur/tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang
lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan
yang lebih bermartabat.Teori dan Pengertian Perubahan Sosial
Pada dasarnya setiap masyarakat yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat
dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan.
Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan
suatu perbandingan dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang
kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau.
Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat,pada dasarnya merupakan
suatu proses yang terus menerus, ini berarti bahwa setiap masyarakat pada
kenyataannya akan mengalami perubahan-perubahan.
Tetapi perubahan yang terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat
yang lain tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan adanya suatu masyarakat yang
mengalami perubahan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan masyarakat
lainnya. Perubahan tersebut dapat berupa perubahan-perubahan yang tidak
menonjol atau tidak menampakkan adanya suatu perubahan. Juga terdapat adanya
perubahan-perubahan yang memiliki pengaruh luas maupun terbatas. Di samping
itu ada juga perubahan-perubahan yang prosesnya lambat, dan perubahan yang
berlangsung dengan cepat.

Faktor yang menyebabkan perubahan sosial

Pada umumnya dapat dikatakan bahwa sebab-sebab tersebut sumbernya mungkin


ada yang terletak di dalam masyarakat itu sendiri dan ada yang letaknya di luar
masyarakat itu yaitu datangnya sebagai pengaruh dari masyarakat lain atau dari
alam sekitarnya. Sebab-sebab yang bersumber dalam masyarakat itu sendiri adalah
antar lain:
1.

Bertambah atau berkurangnya penduduk

Bertambahnya penduduk yang sangat cepat di pulau jawa menyebabkan terjadinya


perubahan dalam struktur masyarakat, terutama yang menyangkut lembagalembaga kemasyarakatan.Berkurangnya penduduk mngkin disebabkan karena
pindahnya penduduk dari desa ke kota atau dari daerah ke daerah lain. Perpindahan
penduduk tersebut mengakibatkan kekosongan, misalnaya dalam bidang
pembagian kerja, stratifikasi sosial dan selanjutnya yang mempengaruhi lembagalembaga kemasyarakatan.
2.

Penemuan-penemuan Baru

Suatu proses sosial dan kebudayaan yang besar tetapi yang terjadi dalam jangka
waktu yang tidak terlalu lama adalah inovasi. Proses tersebut meliputi suatu
penemuan baru, jalannya unsur kebudayaan baru tersebar ke lain-lain bagian dari
masyarakat dan cara-cara unsur kebudayaan baru diterima, dipelajari dan akhirnya
dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan.

3.

Pertentangan

Dalam masyarakat mungkin pola menjadi sebab daripada terjadnya perubahanperubahan sosial dan kebudayaan. Pertentangan-pertentangan tersebut mungkin
terjadi antara orang perorangan dengan kelompoknya atau pertentangan antar
kelompok-kelompok.
4.
Terjadinya Pemberontakan
sendiri

atau revolusi di dalam Tubuh masyarakat itu

Revolusi yang terjadi pada bulan Oktober 1917 di rusia menyebabkan terjadinya
perubahan besar di sana. Negara tersebut yang mula-mula mempunyai bentuk
kerajaan yang absolut, berubah menjadi diktator proletariat yang di dasarkan pada
doktrinMarxisme. Segenap lembaga-lembaga kemasyarakatan, mulai dari bentuk
negara sampai keluarga mengalami perubahan-perubahan yang besar sampai ke
akar-akarnya.
proses terjadinya perubahan social di masyarakat:
a.

Kontak dengan kebudayaan lain

salah satu proses yang menyangkut hal ini adalah diffusion. Difusi adalah suatu
proses pnyebaran unsur-unsur kebudayaan dari orang-perorangan kepada
perorangan lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Dengan proses
tersebut manusia mampu untuk menghimpun penemuan-penemuan baruyang telah
dihasilkan. Dengan adanya difusi, suatu penemuan baru yang telah diterima oleh
msyarakat, dapat diteruskan dan disebarkan pada masyarakat laus smapai umat
manusia didunia dapat menikmati kegunaan bagi kemajuan peradaban yaitu antara
lain proses tersebut merupakan pendorong bagi pertumbuhan suatu kebudayaan
dan memperkaya kebudayaan-kebudayaan masyarakat manusia.
b.

Sistem Pendidikan Formal yang Maju

Pendidikan memberikan suatu nilai-nilai tertentu bagi manusia, terutama dalam


membuka fikirannya serta menerima hal-hal yang baru dan juga bagaimana cara
berfikir secara ilmiah.. pendidikan mengajarkan manusia untuk dapat berfikir secara
objektif , halmana akan dapat memberikan kemampuan baginya untuk menilai
apakah kebudayaan masyarakatnya akan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan
zaman atau tidak.
c.

Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan untuk maju

Apabila sikap tersebut melembaga dalam masyarakat , maka masyarakat akan


memberikan pendorong bagi usaha-usaha untuk mengadakan penemuanpenemuan baru. Hadiah Nobel misalnya merupakan pendorong untuk menciptakan
hasil-hasil karya yang baru.
d.

Sistem terbuka dalam lapisan-lapisan masyarakat

Sistem terbuka tersebut memungkinkan adanya gerak sosial vertikal yang luas
yang berarti memberi kesempatan bago orang-perorangan untuk maju atas dasar
kemampuan-kemampuannya dalam. Dalam keadaan demikian, seseorang mungkin
akan mengadakan identifikasi dengan warga-warga yang mempunyaistatus yang
lebig tinggi. Identifikasi merupakan tingkah laku yang sedemikian rupa, sehingga
seseorang merasa dirinya berkedudukan sama dengan orang atau golongan lain
yang dianggapnya lebuh tinggi dengan harapan agar dia diperlakukan sama dengan
golongan tersebut. Identifkasi terjadi di dalam hubungan superordinasi-subordinasi.
Pada golongan yang lebih rendah kedudukannya, acapkali terdapat perasaan tidak
puas terhadap kedudukan sosial yang dimilikinya.
e.

Penduduk yang heterogen

Masyarakat yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial yang mempunyai latar


belakang kebudayaan yang berbeda ras, ideologi yang berbeda dan seterusnya,
mempermudah
terjadinya
pertentanga-pertentangan
yang
mengakibatkan
kegoncangan-kegoncangan. Keadaan tersebut merupakan pendorong bagi
terjadinya perubahan sosial.

f.

Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang tertentu.

Keadaan tersebut apabila telah terjadi dalam waktu yang lama, di mana masyarakat
mengalami tekanan-tekanan dan kekecewaandapat menyebakkan timbulnya suatu
revolusi dalam masyarakat tersebut.Faktor Perubahan Sosial.

Upaya untuk mengantisipasi:


1. Masyarakat dapat bersikap terbuka pada perubahan sosial budaya.
Masyarakat akan memperhatikan sesuatu yang baru yang ada disekitar
mereka. Setelah itu mereka melakukan seleksi akan pengaruh tersebut.
Bangsa Indonesia sejak dulu merupakan bangsa yang terbuka terhadap
budaya dari luar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya asimilasi maupun
akulturasi yang ada di Indonesia. Kebudayaan Betawi misalnya, merupakan
asimilasi dari kebudayaan Indonesia, Melayu, Cina, Timur Tengah dan Eropa.
2.

Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan
terjadi. Setelah bersikap terbuka dengan perubahan yang terjadi, kita juga
harus tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan dan fenomena yang
terjadi

3.

Selektif memiliki dua makna, yang pertama melalui seleksi atau


penyaringan, yang kedua mempunyai daya pilih. Setelah mengetahui bahwa
suatu perubahan sosial budaya memiliki pengaruh baik atau buruk,
masyarakat kemudian melakukan proses seleksi yakni memilih pengaruh
manakah yang memberikan manfaat besar bagi dirinya ataupun orang lain

4. Adaptif. Apabila seseorang telah memutuskan bahwa suatu kebudayaan telah


membawa pengaruh positif bagi dirinya dan orang lain, ia akan
menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Dengan cara seperti itu, ia
akan mudah mengikuti dan menyerap perubahan itu
5. Tidak Meninggalkan Kebudayaan Asli. Meski kita telah menerima kebudayaan
dari luar, dan telah beradaptasi dengan kebudayaan tersebut. Hendaklah
kebudayaan asli kita senantiasa kita jaga dan lestarikan agar jangan sampai
hilang. Karena kebudayaan asli kita adalah suatu yang unik dan memiliki nilai
yang tinggi

CONTOH KASUS AKIBAT PERUBAHAN SOSIAL

Judul: TEREKAM CCTV, GENG MOTOR SUNTER BERAMBUT CEPAK


Aksi pengeroyokan geng motor yang terjadi di SPBU Shell di Jalan Danau Sunter,
Jakarta Utara, terekam kamera CCTV. Dalam tayangan CCTV itu, tampak puluhan
orang berbadan tegap datang dengan mengendarai sepeda motor. Dalam kejadian
itu satu orang tewas.
Hingga saat ini polisi masih menelusuri perihal peristiwa ini. Dugaan
sementara peristiwa di Sunter adalah aksi balas dendam karena tewasnya Kelasi
Arifin, anggota TNI AL yang diserang geng motor, Sabtu (31/3) lalu di Jalan
Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara.
Geng motor merupakan salah satu dari kelompok sosial yang anggota
kelompok menggunakan kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. kelompok
sosial ini dibentuk kebanyakan karena adanya latar belakang yang sama. Lebih
sering latar belakangnya adalah have fun with motorcycle. Mungkin awalnya
memang nongkrong-nongkrong di jalan dengan sepeda motor. Entah hanya kumpulkumpul atau melakukan tindakan yang lainnya yang bagi mereka mengasikkan.
Sebagian dari kebanyakan geng motor, mayoritas geng motor beranggotakan
remaja. Aksi geng motor yang sedang marak (brutal) banyak diidentikkan dengan
kenakalan remaja yang selalu bisa dilakukan oleh remaja lainnya . Memang, remaja
merupakan sebuah posisi dimana tidak dapat dikatakan anak-anak juga belum bisa
dikatakan remaja. Posisi remaja merupakan posisi rawan, dimana ia bisa dapat
goyah dan yakin dengan mudahnya. Entah itu tentang pencarian jati diri atau
mencari posisi dalam sebuah komunitas. Penarian jati diri inilah yang sering
menjadikan kenakalan remaja semakin menjadi. Perubahan social yang terjadi
dikalangan remaja biasanya cepat terjadi dan menimbulkna disorganisasi untuk
penyesuainan diri. Aksi geng motor tak jarang dapat berujung pada kriminalitas
pembunuhan.
Menurut teori fungsional yang dikemukakan oleh
Wiliam F.Ogburn, faktor
teknologis yaitu adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru akan
mengakibatkan perubahan yang secara luas. Seperti halnya penemuan dibidang
informasi, komunikasi dan teknologi dapat menimbulkan hal positif maupun
negative. Lalu dengan semakin canggihnya teknologi didunia otomotif, maka
timbulah masyarakat yang cenderung sering melakukan hubungan dengan
masyarakat lain yang menyukai otomotif pula. Atas dasar kecintaan pada dunia
otomotif ini maka timbulah rasa in group sehingga mereka membuat suatu
komunitas baru atau jika otomotifnya itu pada motor yang biasa disebut geng
motor.
Dewasa ini sering terdengar image negative dari para komunitas geng
motor itu. Banyak sekali kasus yang terjadi diberbagai daerah, khusunya Bandung
dan Jakarta. Aksi mereka ini seringkali menimbulkan kriminalitas, seperti kekerasan,
pembunuhan dan sebagainya. Entah atas dasar apa mereka melakukan hal itu,

mungkin banyak sekali alasan mengapa mereka melakukan hal itu. Seperti halnya
pada kasus Aksi pengeroyokan geng motor yang terjadi di SPBU Shell di Jalan Danau
Sunter, Jakarta Utara, yang terekam kamera CCTV.
Dalam tayangan CCTV waktu kejadian dimulai pada Sabtu (7/4) pukul 02.55 WIB.
Sebanyak empat kamera CCTV merekam kedatangan kelompok penyerangan dan
aksi penganiayaan yang mereka lakukan. Tampak dalam tayangan tersebut,
puluhan orang mengendarai sepeda motor masuk ke dalam mini market Circle K
yang terletak di area pom bensin Shell. Kelompok penyerang ini mengenakan helm
dan berjaket hitam. Di wajah mereka terlihat cat putih di pipi bagian bawah mata.
Di rekaman CCTV itu juga terlihat, tiga orang mengenakan baju biru yang sama.
Mereka berbadan kekar dan berambut cepak, lalu masuk ke dalam mini market dan
melakukan penganiayaan terhadap korban.Mereka masuk ke dalam minimarket
dengan mengayun-ayunkan kayu dan pentungan. Di sana, terlihat korban
meninggal dunia yaitu Soleh dan luka berat yaitu Zaenal yang diserang dan
dianiaya.

Korban pun sempat lari ke gudang di sebelah belakang minimarket. Namun


penyerang bergerombol menyusul dan menganiaya korban di gudang itu. Belum
puas, kelompok penyerang yang tetap menggunakan helm itu kemudian menyeret
para korban yang sudah berlumur darah keluar dari mini market. Penganiayaan itu
dilanjutkan di parkiran pom bensin, di depan mini market itu. Di luar, korban
ditendang dan dihadiahi bogem mentah berkali-kali oleh para pelaku. Hingga
akhirnya dua orang korban dibawa oleh pelaku dengan menggunakan motor. Dua
unit sepeda motor terlihat berbonceng tiga, dua orang dari kelompok pelaku dan
seorang diapit di tengah merupakan kelompok korban.

Akibat peristiwa ini, salah seorang remaja itu tewas yakni Soleh (16) dengan
sejumlah luka bacokan di tubuhnya. Sementara tiga temannya, yakni Zaenal (19),
Adrian (19) dan Reza (16) mengalami cedera luka berat dan ringan akibat terkena
sabetan golok.
Hingga saat ini polisi masih menelusuri perihal peristiwa ini. Dugaan sementara
peristiwa di Sunter adalah aksi balas dendam karena tewasnya Kelasi Arifin,
anggota TNI AL yang diserang geng motor, Sabtu (31/3) lalu di Jalan Benyamin
Sueb, Pademangan, Jakarta Utara.