Anda di halaman 1dari 5

DAFTAR PERTANYAAN

Untuk Anggota Tim


1. PERENCANAAN PENUGASAN
1) Apa pengertian independen?
-

sikap bebas dari berbagai pengaruh, tidak dikendalikan oleh pihak lain, tidak
tergantung pada orang lain.

Terdapat tiga aspek independendi auditor:


a. Independence in fact, yaitu auditor harus mempunyai kejujuran yang tinggi,
keterkaitan yang erat dengan objektivitas.
b. Independence in appearance, yaitu pandangan pihak lain terhadap diri
auditor sehubungan dengan pelaksanaan audit.
c. Independence in competence, yaitu independensi dari sudut pandang
keahlian terkait erat dengan kecakapan profesional auditor.

2) Apakah Auditor BPKP bersikap Independen dalam penugasan?


-

Ya

3) Audit apa saja yang diminta oleh penyidik? (sepertinya sudah jelas tidak erlu
ditanyakan)
-

Audit Investigatif dan Audit Perhitungan Keruian Keuangan Negara

4) Informasi awal audit yang diminta oleh penyidik tentu dari sudut pandang penyidik,
bagaimana independensi auditor BPKP dikatakan independen dalam hal ini?
-

Auditor dalam mempertimbangkan fakta dalam penugasan menggunakan


pertimbangan yang obyektif tidak memihak pada siapa pun. Auditor dalam
merumuskan

dan

menyatakan

pendapatnya

berdasarkan

pertimbangan

profesional atas fakta yang disajikan sesuai kompetensi auditor.


5) Bagaimana kriteria BPKP dalam menerima permintaan penyidik?
-

Terdapat permintaan resmi dari instansi penyidik kepada BPKP

Dilakukan ekspose atas kasus yang akan dilakukan audit

Dalam ekspose harus sudah dapat ditentukan indikasi pelanggaran (tindakan


melawan hukum), potensi kerugian keuangan negara dan pihak yang diduga
memperoleh manfaat atas pelanggaran yang dilakukan atau yang terlibat.

Terdapat bukti yang jelas dapat menguatkan ketiga hal di atas.

6) Apakah saat menerima permintaan audit dari penyidik memperkirakan faktor-faktor


lain selain persyaratan teknis?(persyaratan teknis apa yg dimaksud?)
-

7) Apakah ada pertimbangan hubungan sosial, kekeluargaan, dan hubungan lainnya


saat menentukan tim audit yang akan ditugaskan?

Pembentukan tim audit harus juga dipertimbangkan adanya hubungan antara


auditor dengan objek audit ataupun pihak terkait. Karena akan berpengaruh
terhadap independensi auditor, sehingga hal ini harus dihindarkan.

8) Apakah ada pertimbangan khusus jika ternyata auditi pernah dilakukan audit selain
audit atas permintaan penyidik?
-

Segala pelaporan yang berhubungan dengan objek audit harus menjadi


perhatian bagi auditor, baik berupa laporan kegiatan atau laporan audit
sebelumnya, sehingga auditor memiliki informasi yang luas terhadap kasus.

2. PELAKSANAAN PENUGASAN
1) Pada saat penugasan audit atas permintaan penyidik, apakah penyidik ikut
mendampingi dalam proses tersebut?
-

Pendampingan oleh penyidik sangat diperlukan terlebih dalam pengumpulan


bukti serta permintaan keterangan kepada saksi-saksi. Karena kewenangan
tersebut sejatinya melekat pada aparat penegak hukum. Hal ini juga sebagai
dukungan atas bukti yang akan disajikan di pengadilan nanti.

2) Apakah penyidik memberikan arahan kepada auditor tentang hal-hal yang harus
dilakukan di lapangan?
-

Proses audit sepenuhnya menjadi kewenangan dari auditor, langkah apa yang
akan dilakukan akan didasarkan dengan program audit yang disusun. Penyidik
berperan untuk memberikan gambaran kondisi lapangan dan pendamping di
lapangan.

3) Bagaimana sikap auditor dalam menindaklanjuti saran-saran penyidik?


-

Auditor dapat mempertimbangkan saran penyidik terkait dengan pemeriksaan di


lapangan apabila tidak menyebabkan bias terhadap kasus berdasarkan
pertimbangan profesional auditor.

4) Bagaimana sikap auditor dalam menjaga independensinya terkait saran-saran


penyidik tersebut?(pertanyaan mirip no.3)
-

Auditor harus membatasi pada saran teknis yang dapat mendukung tercapainya
tujuan audit.

5) Apakah tim audit menetap di tempat auditi pada pelaksanaan penugasan audit?
-

Sebisa mungkin tim audit tidak menetap ditempat auditi atau tempat yang
berhubungan dengan pihak2 terkait dengan kasus yg diaudit.

6) Bagaimana jika di lapangan ternyata ada bagian dari auditi yang mempunyai
hubungan sosial, kekeluargaan atau hubungan lainnya yang menurut pertimbangan
auditor dapat mengganggu independensinya?

Hal tersebut sebisa mungkin harus dihindari sejak penyusunan tim audit, apabila
tidak dimungkinkan permintaan keterangan diwakili oleh anggota tim lain atau
atasan auditor.

7) Apakah tim audit menindaklanjuti saran dari auditi untuk melakukan pengembangan
audit melebihi lingkup perencanaan audit awal?
-

Pengembangan audit ditentukan dari fakta lapangan yang ditemukan, bukan dari
saran auditi atau penyidik. Apabila dilapangan memang ditemukan adanya
potensi kerugian yang lebih besar atau mendukung pengungkapan fakta maka
dapat dilakukan pengembangan dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan
pengendali teknis dan pengendali mutu.

8) Bagaimana tim audit menjaga independensi terkait saran-saran auditi tersebut?


-

Tim audit harus yakin baik secara fakta, maupun in Appearance tidak
terpengaruh dalam audit.

9) Apakah tim audit melakukan sampling terhadap obyek audit?


-

Tidak, dalam audit investigatif dan PKKN dilakukan pemeriksaan secara


populasi.

3. PEMBUATAN LAPORAN
1) Bagaimana ketepatan waktu pembuatan laporan audit atas permintaan penyidik?
-

Progress pembuatan laporan akan sangat dipengaruhi dari fakta yang ditemukan
di lapangan, apakah fakta telah cukup kuat untuk diteruskan ke pengadilan, atau
fakta telah mengungkap secara menyeluruh terhadap kasus yang diaudit.

Tetapi harus ada laporan progres yang dibuat untuk menjaga mutu audit.

2) Seberapa sering penyidik mempertanyakan waktu penyelesaian audit setelah


kegiatan lapangan?
-

Hal ini akan berbeda pada tiap kasusnya, ada penyidik yang meminta
penyelesaiian dengan cepat ada yang tidak.

Biasanya terkait dengan status

penahanan tersangka.
3) Apakah seringnya penyidik mempertanyakan waktu penyelesaian laporan audit
mempengaruhi independensi dan obyektivitas dalam laporan audit?
-

Tidak

4) Apakah auditi mempertanyakan hasil audit kepada tim audit?


-

Auditi tidak memiliki hak untuk mempertanyakan hasil audit kepada auditor.

5) Bagaimana tim audit menanggapi auditi yang sering mempertanyakan hasil audit?
-

Auditor menjelaskan kembali bahwa auditi dapat menerima penjelasan hasil audit
pada saat di pengadilan.

6) Apakah sikap auditi tersebut mempengaruhi independensi dan obyektivitas audit?

Tidak

7) Bagaimana jika dalam tahap pelaporan ada hal-hal yang dapat mempengaruhi
independensi auditor?
-

Auditor harus mengungkapkan semua fakta yang terjadi dalam laporan.

Apabila ada pengaruh dari pihak luar maka auditor tetap mengungkapkan fakta
secara utuh.

4. PASCA PENERBITAN LAPORAN


1) Apakah penyidik pernah menyatakan keberatan dengan laporan hasil audit?(terkait
isi ya??bisa diperjelas lg narasinya)
-

Pernah, bisanya terkait dengan lama penerbitan laporan

Jika terkait isi tidak, karena sebelum dibuat laporan biasanya dilakukan ekspose
terakir dengan melibatkan penyidik

2) Bagaimana sikap auditor jika terjadi keberatan penyidik atas laporan hasil audit?
-

Auditor tetap memegang hasil audit dalam laporan hingga ke peradilan

3) Bagaimana sikap atasan atas keberatan yang terjadi pada penyidik?


-

Atasan sudah paham terhadap hal tersebut dan tetap meneruskan laporan hasil
audit sebagaimana seharusnya. (laporan merupakan produk kepala perwakilan)

4) Apakah auditi pernah menyatakan keberatan dengan laporan hasil audit?


-

Sering

5) Bagaimana sikap auditor jika terjadi keberatan audit atas laporan hasil audit?
-

Auditor tetap memegang hasil audit dalam laporan hingga ke peradilan

6) Bagaimana sikap atasan atas keberatan yang terjadi pada auditi?


Atasan sudah paham terhadap hal tersebut dan tetap meneruskan laporan hasil
audit sebagaimana seharusnya. Atasan akan memberikan penjelasan mengenai
prosedur audit yang dilaksanakan, sehingga apapun hasilnya akan disajikan dalam
laporan.
7) Adanya tuntutan perdata ataupun tata usaha negara terhadap kegiatan audit BPKP,
apakah mempengaruhi independensi auditor?
-

Tidak

8) Bagaimana sikap atasan jika terjadi tuntutan periha kegiatan audit BPKP?
-

Atasan akan melakukan upaya hukum sesuai ketentuan.

5. PEMBERIAN KETERANGAN AHLI

Catatan:
Terdapat beberapa istilah yang harus diperjelas :
1. Auditi (penyidik atau saksi atau pihak yang terlibat?)
2. Laporan hasil audit (laporannya atau isinya?)
3. Persyaratan teknis (teknis audit, teknis penerimaan permintaan audit atau apa??)
Masukan:
Tambah pertanyaan terkait dengan biaya penugasan (kalau di KAP sering banyak dibahas)
Di definisikan faktor2 yg mempengaruhi dulu kemudian di jabarkan dalam pertanyaan sesuai
tahapannya: biaya penugasan, susunan tim audit, waktu audit, adany QA dari pusat dll
biasanya ada di berbagai tulisan/penelitian.