Anda di halaman 1dari 8

Konduktor

Konduktor atau penghantar dapat berarti:


Konduktor listrik: material yang dapat menghantarkan arus listrik dengan mudah Konduktor panas: material yang dapat menghantarkan panas dengan mudah Konduktor musik: orang yang memimpin pertunjukan musik, paduan suara, simfoni, atau sejenisnya.

Penghantar listrik
Penghantar dalam teknik elektronika adalah zat yang dapat menghantarkan arus listrik, baik berupa zat padat, cair atau gas. Karena sifatnya yang konduktif maka disebut konduktor. Konduktor yang baik adalah yang memiliki tahanan jenis yang kecil. Pada umumnya logam bersifat konduktif. Emas, perak, tembaga, alumunium, zink, besi berturut-turut memiliki tahanan jenis semakin besar. Jadi sebagai penghantar emas adalah sangat baik, tetapi karena sangat mahal harganya, maka secara ekonomis tembaga dan alumunium paling banyak digunakan.

Konduktor panas
Konduksi panas atau konduksi termal adalah penjalaran kalor tanpa disertai perpindahan bagian-bagian zat perantaranya. Penjalaran ini biasanya terjadi pada benda padat. Konduksi terjadi dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Benda suhunya tinggi akan melepaskan kalor, sedangkan zat yang suhunya rendah akan menerima kalor, hingga tercapai kesetimbangan termal. Penjalaran panas ini diperikan oleh rumus matematika berikut:
T = C + (T0 C)ekt

T adalah suhu, T0 suhu awal, t waktu, C dan k adalah konstanta.

DIELEKTRIK dielektrik adalah bahan isolator yang disisipkan dalam ruang antara keping-keping sebuah kapasitor, contohnya bahan dielektrik adalah kertas, karet, dan kaca. Bahan dielektrik pada suatu kapasitor menghambat aliran arus antar plat nya. Kekuatan dielektrik adalah kuat medan listrik maximum yang dapat dihasilkan dalam dielektrik sebelum dielektrik tersebut rusak dan mulai konduksi. Keuntungan pemasangan dielektrik adalah peningkatan kappasitas kapasitor. Besarnya kapasittas kapasitor setelah penyisipan dielektrik adalah

Setelah penyisipan dielektrik, besar permitivitas bahan adalah hasil perkalian antara permitivitas relatif dielektrik dengan permitivitas hampa/vakum. Permitivitas dielektrik tergantung dari jenis bahan. Permitivitas dielektrik adalah perbandingan antara kapasitas kapasitor dengan dielektrik kapasitas kapasitor dalam vakum.

Kapasitansi
Kapasitansi atau kapasitans adalah ukuran jumlah muatan listrik yang disimpan (atau dipisahkan) untuk sebuah potensial listrik yang telah ditentukan. Bentuk paling umum dari piranti penyimpanan muatan adalah sebuah kapasitor dua lempeng/pelat/keping. Jika muatan di lempeng/pelat/keping adalah +Q dan -Q, dan V adalah tegangan listrik antar lempeng, maka rumus kapasitans adalah:

Unit SI dari kapasitansi adalah farad; 1 farad = 1 coulomb per volt.

Pemisahan muatan dalam sebuah kondensator lempeng-sejajar menciptakan medan elektrik internal. Sebuah peruang dielektrik terpolarisasi (oranye) mengurangi medan elektrik serta meningkatkan kapasitansi.

1. Energi Energi (diukur dalam satuan joule) yang disimpan dalam sebuah kapasitor sama dengan kerja yang telah dilakukan untuk mengisinya dengan muatan listrik. Anggap sebuah kapasitans sebagai C, yang menyimpan muatan +q di sebuah lempeng dan -q di lempeng yang lain. Memindahkan sebuah elemen muatan yang kecil dari satu lempeng ke lempeng yang lain bertentangan dengan beda potensial V = q/C memerlukan kerja :

dimana W adalah kerja yang diukur dalam joule q adalah muatan yang diukur dalam coulomb C adalah kapasitans, diukur dalam farad Kita bisa mengetahui energi yang tersimpan dalam sebuah kapasitas dengan mengintegralkan persamaan ini. Dimulai dengan sebuah kapasitans tak bermuatan (q=0) dan memindahkan muatan dari satu lempeng ke lempen yang lain sampai lempeng bermuatan +Q dan -Q membutuhkan kerja W:

Dengan mengombinasikan persamaan di atas untuk kapasitansnya sebuah kapasitor pelat rata, kita mendapatkan:

. dimana W adalah energi yang diukur dalam joule C adalah kapasitans, diukur dalam farad V adalah voltase yang diukur dalam volt

2. Kapasitans dan 'arus pergeseran

Fisikawan bernama James Clerk Maxwell menemukan konsep arus pergeseran, , untuk membuat hukum Ampere konsisten dengan kekekalan muatan dalam kasus dimana muatan terakumulasi, contohnya di dalam sebuah kapasitor. Ia menginterpretasikan hal ini sebagai sebagai gerakan nyatanya muatan, bahkan dalam vakum, dimana Maxwell menduga bahwa gerakan nyatanya muatan berhubungan dengan gerakannya muatan dipol di dalam eter.

Meski interpretasi ini telah ditinggalkan, koreksi dari Maxwell terhadap hukum Ampere tetap valid (medan listrik yang berubah-ubah menghasilkan medan magnet). Persamaan Maxwell menggabungkan hukum Ampere dengan konsep arus pergeseran dirumuskan sebagai . (Dengan mengintegralkan kedua sisi, the

integral dari bisa diganti dengan integralnya di sekeliling sebuah kontur tertutup, dengan begitu mendemonstrasikan interkoneksi dengan formulasinya Ampere.) 3. Koefisien potensial Diskusi di atas hanya berlaku dalam kasus dua lempeng konduksi. Definisi C=Q/V masih berlaku bila hanya satu lempeng yang diberikan muatan listrik, dengan ketentuan bahwa garis-garis medan yang dihasilkan oleh muatan itu berakhir seakan-akan lempeng tadinya berada di pusat ruang lingkup bermuatan sebaliknya pada ketakterhinggaan. C=Q/V tidak berlaku saat jumlah lempeng yang bermuatan lebih dari dua, atau ketika muatan netto di dua lempeng adalah bukan-nol. Untuk menangani kasus ini, Maxwell memperkenalkan konsep "koefisien potensial". Jika tiga lempeng diberikan muatan , maka voltasenya lempeng 1 adalah , dan rumus yang sama juga berlaku bagi voltase lainnya. Maxwell memperlihatkan bahwa koefisien potensial adalah simetris, sehingga , dll. 4. Dualitas kapasitansi/induktansi Dalam istilah matematika, kapasitas yang ideal bisa dianggap sebagai kebalikan dari induktansi yang ideal, karena persamaan voltase-arusnya dua fenomena bisa dialihragamkan ke satu sama lain dengan menukarkan istilah voltase dan arus. 5. Kapasitansi sendiri Dalam sirkuit listrik atau untai elektris atau rangkaian listrik, istilah kapasitansi biasanya adalah singkatan dari kapasitansi saling (Bahasa Inggris: mutual capacitance) antar dua konduktor yang bersebelahan, seperti dua lempengnya sebuah kapasitor. Terdapat pula istilah kapasitansi-sendiri (Bahasa Inggris: self-capacitance), yang merupakan jumlah muatan listrik yang harus ditambahkan ke sebuah konduktor terisolasi untuk menaikkan potensial listriknya sebanyak 1 volt. Titik rujukan untuk potensial ini adalah sebuah ruang lingkup/kawasan konduksi berongga teoritis, dari radius yang tak terhingga, yang berpusat pada konduktor. Dengan mempergunakan metode ini, kapasitansi-sendiri dari sebuah kawasan konduksinya radius R adalah: [1] Nilai tipikalnya kapasitansi-sendiri adalah:

untuk "lempeng" puncaknya generator van de Graaf, biasanya sebuah bola 20 cm dalam radius: 20 pF planet Bumi: sekitar 710 F

6. Elastansi Kebalikan dari kapasitansi disebut elastansi, dan satuannya adalah reciprocal farad. 7. Kondensator Kapasitansi mayoritas kondensator atau kapasitor yang digunakan dalam rangkaian elektronik adalah sejumlah tingkat besaran yang lebih kecil daripada farad. Beberapa sub satuannya kapasitansi yang paling umum digunakan saat ini adalah milifarad (mF), mikrofarad (F), nanofarad (nF), dan pikofarad (pF). Kapasitansi bisa dikalkulasi dengan mengetahui geometri konduktor dan sifat dielektriknya penyekat di antara konduktor. Sebagai contoh, besar kapasitansi dari sebuah kapasitor pelatsejajar yang tersusun dari dua lempeng sejajarnya seluas A yang dipisahkan oleh jarak d adalah sebagai berikut: is approximately equal to the following:

(in SI units) dimana C adalah kapasitansi dalam farad, F A adalah luas setiap lempeng, diukur dalam meter persegi r adalah konstanta dielektrik (yang juga disebut permitivitas listrik relatif) dari bahan di antara lempeng, (vakum =1) 0 adalah permitivitas vakum atau konstanta listrik dimana 0 = 8.854x10-12 F/m d adalah jarak antar lempeng, diukur dalam meter Persamaan di atas sangat baik digunakan jika d besarnya kecil bila dibandingkan dengan dimensi lainnya lempeng. Dalam satuan CGS, persamaannya berbentuk:

dimana C dalam kasus ini memiliki satuan panjang. Tetapan dielektrik bagi sejumlah perubahan dielektrik yang sangat berguna sebagai sebuah fungsi medan listrik terapan, misalnya bahan-bahan feroelektrisitas, sehingga kapasitansi untuk berbagai piranti ini tak lagi sekedar memiliki fungsi alat geometri. Kapasitor yang menyimpan tegangan sinusoidal, tetapan dielektrik, merupakan sebuah fungsi frekwensi. Tetapan dielektrik ubahan berfrekwensi disebut sebagai tebaran dielektrik, dan diatur oleh berbagai proses relaksasi dielektrik, seperti kapasitansi relaksasi Debye.

Ketika muatan listrik ditambahkan ke sebuah konduktor terisolasi potensi konduktor dinaikkan untuk volt V. Kita mengatakan konduktor biaya toko terisolasi. Sebuah konduktor dengan kapasitas untuk mengisi toko disebut kapasitor. bekerja Ketika kapasitor adalah 'dibebankan' ini dilakukan untuk mengumpulkan biaya bersama (di satu tempat: pada konduktor). Seperti sebuah konduktor terisolasi dibebankan memegang pengumpulan biaya (dari tanda yang sama) yang tersimpan dalam jarak, sehingga ada peningkatan potensi energi pada pengisian kapasitor. Energi ini berasal dari kerja yang dilakukan dalam menggerakkan biaya bersama-sama. Sebuah biaya menyimpan kapasitor dan energi (Bayangkan ini: kita sekelompok positif (atau negatif) dan biaya menekan mereka bersama-sama (kami melakukan pekerjaan). Hal ini menimbulkan energi kelompok biaya karena mereka ingin mengusir satu sama lain.) 3.5 Menentukan persamaan C = Q V Jumlah besar biaya konduktor dapat menyimpan besar kapasitansi. Jika jumlah yang diberikan biaya disimpan di bawah potensial, V volt, ini juga berarti kapasitansi yang lebih besar, dengan demikian,

Unit adalah coulomb per volt (C / V) atau farad (F) Satu farad (1F) adalah kapasitansi cukup besar! Kami biasanya menghadapi komponen praktis (kapasitor) dengan nilai dalam kisaran F (microfarad) ,10-6 F nF (nanofarad) ,10-9f pF (picofarad) ,10-12 F SI unit kapasitansi, nama untuk Michael Faraday Dengan jembatan kapasitansi (meter) tidak terlalu sulit untuk mengukur langsung kapasitansi nilai dalam rentang 10-15 F (femtofarads) untuk 10-18 F (attofarads). 3.6 kapasitor Contoh: bola logam berongga terisolasi

Potensi bola logam diberikan oleh V

misalnya mengingat bola logam (kira-kira) pada van der Graaf generator ceramah demonstrasi, R ~ 20cm C = R = xx x F 4 4 8 85 10-20 Oktober - 2 10-0 12 2 11 ((.)), Ini adalah tentang 20 picofarads (20pF). (Lihat p 670 dari Hecht) R = radius bola kapasitansi bola R jari-jari