Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN AKHIR

Nama NPM Kelas Tanggal Materi Ketua Ass Baris Baris

: Dea Damara Hidya : 11111772 : 1KA40 : 2 Oktober 2011 : Control Panel dan Menu di Run : Fajar Herlambang : :

Paraf

LABORATORIUM SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS GUNADARMA 2011

1. Control Panel

Control panel adalah bagian dari Microsoft windows yang memungkinkan user untuk melihat dan memanipulasi sistem dasar pengaturan dan pengendalian melalui applet, misal misalnya menambahkan hardware, menambahkan dan menghapus perangkat lunak, mengontrol account pengguna, dan mengubah pilihan aksesibilitas. Dalam beberapa versi Windows, Control Panel memiliki dua pandangan, Classic View dan Kategori Lihat, dan mungkin untuk beralih di antara ini melalui sebuah opsi yang muncul pada sisi kiri jendela. Pandangan klasik terdiri dari berbagai cara pintas ke panel kontrol applet, biasanya tanpa deskripsi apapun (selain nama). Kategori terlihat jika pengguna menggunakan "Details" tampilan. Secara default control panel terdapat pada start menu. 1) Add hardware

a. Wizard ini berfungsi untuk menambah hardware baru dengan cara mengenalkannya pada sistem komputer dengan menggunakan driver yang tersedia. Beberapa driver hardware secara default telah disediakan namun untuk hardware-hardware tertentu yang tidak umum digunakan perlu diinstall terlebih dahulu 2) Add remove programs

a. Sistem operasi dapat memanipulasi software aplikasi dengan menggunakan dialog ini. User dapat dengan mudah menambah atau menghapus software aplikasi serta dapat menunjukkan seberapa banyak space penyimpanan yang digunakan dan seberapa sering pemakaiannya, menginstal software dengan menggunakan media penyimpan luar dsn merubah komponen-komponen windows sehingga user dapat dengan mudah memilih aplikasi-aplikasi apa saja yang dibutuhkan dan yang akan disimpan dalam media penyimpannya

sehingga alokasi media penyimpanan dan alokasi pemrosesan CPU dapat lebih dikendalikan 3) Display control

a. Dengan menggunakan dialog ini user sistem operasi memberi keleluasaan bagi user untuk mengatur tampilan atau antar muka komputer. Fungsinya antara lain untuk mengganti wallpaper desktop, mengganti screen saver, mengganti warna dan tema windows, mengganti resolusi layar dan ketajaman warna, serta memberikan pengaturan untuk masalah-masalah tampilan baik pada satu layar atau multi layar. 4) Folder option

a. Dialog ini memungkinkan konfigurasi folder dan file dalam windows explorer, seperti apakah folder terbuka di jendela baru atau jendela yang ada dan apakah panel tugas umum ditampilkan, serta tugas-tugas yang lebih maju seperti apakah jendela harus menyembunyikan file-file sistem penting dan apakah akan menampilkan ekstensi file. Hal ini sangat penting bagi user dalam mengatur dan mengamankan sistem administrasi penyimpanan. 5) Game controller

a. Windows ini menyediakan akses ke perangkat-perangkat game controller yang terinstall dan juga bisa sebagai sarana untuk menginstal game controller baru. Game controller yang telah terinstal akan ditampilkan dalam bentuk icon di windows ini. 6) Internet option

a. Windows ini memberikan opsi lebih lanjut terhadap pengaturan koneksi internet seperti : membuat alternatif homepage, skema warna, mengelola history penggunaan internet, mengatur keamanan dan privasi, memberikan akses ke aspek-aspek lain pengaturan internet seperti koneksi modem standar dan klien email, pengaturan proxy dan konfigurasi lanjutan lainnya 7) Accessibility options

a. Pengaturan yang disediakan sistem operasi windows XP ini memungkinkan user untuk mengkonfigurasi akses terhadap komputer mereka seperti pengaturan untuk user yang cacat atau masalah hardware, perilaku suara (seperti sound entry dan showsound), mengaktifkan kontras tinggi, penyesuaian cursor keyboard atau pointer mouse. 8) Automatic update

a. Digunakan untuk menetapkan bagaimana melakukan update otomatis seperti frekuensi download update dan metode penginstalan. Sehingga user tidak perlu repot-repot mengontrol update sistem operasi atau update untuk menutup lubang keamanan. 9) Scanner and camera

a. Sistem operasi juga menyediakan akses untuk pengaturan perangkat imaging dengan menggunakan dialog ini. Perangkat-perangkat imaging yang terinstal seperti scanner dan kamera akan ditampilkan dalam bentuk icon di windows ini. 10) Keyboard

a. Sebagai perangkat untuk memasukkan huruf, angka dan symbol tertentu ke dalam software. Sistem operasi akan membantu dalam mentranslate kode binary dari keyboard ke dalam karakter ASCII atau lainnya agar dapat mudah dibaca user. Dialog ini juga memberi kemudahan dalam mengatur fungsifungsi tertentu seperti short-cut untuk windows atau mengatur kecepatan tanggap atau blink rate. Selain itu dialog ini membantu mengenali keyboard yang terinstal. 11) Mouse

a. Sistem operasi berperan dalam mengendalikan mouse atau alat pointer lainnya. Fungsinya antara lain menerjemahkan gerakkan mouse menjadi visualisasi pointer dalam layar dan juga mengatur opsi-opsi kenyamanannya antara lain dengan memberi akses ke user untuk mengatur kecepatan tanggap, fungsi tombol, tampilan pointer, pengenalan perangkat pointer baru dan opsi untuk mempermudah user untuk melihat pointer.

12) Network setup wizard

a. Wizard yang disediakan oleh sistem operasi ini memudahkan user untuk mengatur akses jaringan ke komputer lain dengan sistem otomasi. Wizard ini juga membantu dalam menyambungkan komputer ke jaringan internet melalui dial up atau broadband bahkan melalui komputer lain di jaringan, membagi akses internet ke komputer lain, mengatur identitas komputer dalam jaringan seperti nama, diskripsi komputer dan nama workgroup, dan juga untuk berbagi file dan printer. 13) Regional and language

a. Berfungsi untuk pengaturan bahasa dan pengaturan wilayah di dalam sistem operasi windows, seperti mengatur bahasa default, format tanggal/angka/mata uang, lokasi, standar input keyboard dan untuk menginstal code pages. 14) Sound and audio devices

a. Berfungsi untuk pengaturan fungsi suara dan pengaturan perangkat pendukung fungsi suara didalam sistem operasi windows seperti merubah pengaturan volume suara, pengaturan driver dan chipset sound pada soundcard, pengaturan tema suara OS, penginstalan perangkat suara seperti headphone dan microfon. 15) Speech

a. berfungsi untuk mengubah setingan kalimat menjadi suara , fungsi ini mengakomodasi user yang tuna netra supaya mereka bisa menggunakan komputer dengan mengandalkan pendengaran, selain itu juga mengatur speech recognition yang memungkinkan komputer untuk memahami perintah audio dari user serta mengatur kecepatan pengenalannya. 16) System

a. Berfungsi untuk melihat kapasitas perangkat (device) yang ada didalam komputer seperti jumlah perangkat dan keterangan dari masing-masing perangkat, mengatur fitur update otomatis dan system restore dan juga

mengatur fitur advance seperti performance logs, virtual memory dan profil roaming. 17) User account

a. berfungsi untuk mengatur akun user seperti mengatur hak-hak akses user, mengatur dan memasang password user, mengatur gambar user dan .net passport. 18) Windows firewall

a. berfungsi untuk memberikan perlindungan untuk komputer terhadap lalu lintas masuk dari internet atau dari tetangga perangkat jaringan pada jaringan pribadi. 19) Wireless network setting

a. berfungsi untuk mengatur jaringan nirkabel seperti membagi koneksi internet di rumah 20) Security center

a. berfungsi untuk mengatur cara pengamanan komputer dari serangan dan gangguan yang bersumber dari aktivitas keluar masuk data dan aktivitas internet 21) Taskbar and startmenu

a. Windows pengaturan pada sistem operasi yang membantu user dalam mengganti perilaku dan tampilan task bar dan start menu seperti : menentukan tema taskbar dan start menu, penampilan ragam menu dan icon dalam taskbar dan startmenu. 22) Network connections

a. Berfungsi menampilkan dan memungkinkan user untuk mengedit dan membuat jaringan seperti LAN dan internet dan memecahkan masalah seputar jaringan. 23) Phone and modem

a. Windows ini menampilkan phone dan modem yang terintal dalam komputer serta berguna untuk pengenalan dan pengaturan perangkat tersebut. 24) Power options

a. Berfungsi memberikan akses bagi user untuk mengatur konsumsi energy seperti menentukan lama aktif dan cara penonaktifan layar dan harddisk, mengatur sistem siaga, memutuskan apa yang akan dilakukan jika tombol on/off komputer ditekan, mengatur sistem hibernasi dan penggunaan UPS sehingga dapat mengoptimalkan penghematan energi. Fitur ini sangat berguna bagi laptop karena penggunaan baterai yang sangat terbatas. 25) Printer and faxes

a. Windows ini menampilkan printer dan faksimili yang terinstal dalam komputer yang memiliki fungsi lebih dalam mengatur antrian tugas pencetakan, mengkonfigurasi pencetakan atau faks seperti kualitas cetakan dan ukuran kertas serta berguna untuk menentukan cara berbagi printer dalam jaringan. 26) Fonts

a. Menampilkan semua font yan terinstal pada komputer dan user dapat menghapus font, menginstal font baru atau mencari font menggunakan font karakteristik.

2. Menu Run

A. GPEDIT.MSC Gpedit.msc singkatan dari Group Police yang dimana Gpedit.msc ini digunakan untuk melihat, membuat dan mengkonfigurasi group police yang ada diWindows XP, dalam kata lain group police digunakan untuk mengontrol apa yang user bisa dan tidak bisa di lakukan dalam sistem komputer, sedangkan regedit melihat, membuat dan

memodifikasi registry di dalam windows. Gpedit.msc biasanya digunakan untuk membatasi kegiatan kegiatan tertentu yang berpotensi pada resiko keamanan. Sebagai contoh untuk membatasi ke folder tertentu, men-disable pada pen-downloadtan file.exe. Sebenarnya fungsi gpedit.msc dengan regedit hampir sama akan tetapi gpedit.msc dalam pengkonfigurasiannya lebih mudah di banding dengan regedit. Gpedit.msc sangat mudah digunakan karena dalam pengkonfigurasiannya kita hanya perlu mengubah option suatu objek yang ada yaitu Not Configure, Disable dan Enable.

B. REGEDIT Regedit (Registry Windows) adalah pusat database untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi lainnya yang diperlukan oleh aplikasi. Dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. Di dalam registry kita bisa melakukan 3 hal yaitu, menbaca, menulis dan menghapus.
Di dalam registry terdapat enam buah member class. Berikut adalah jenis member class dan fungsi dari class tersebut.

HKEY_CLASSES_ROOT Cabang ini berisi pemetaan dari semua fili-file assosiasi anda, yang digunakan untuk mensupport feature drag-and-drop, informasi OLE, shortcut window, dan aspek inti dari user interface windows. HKEY_CURRENT_USER Cabang ini nge-link dengan seksi HKEY_USERS yang sedang login pada PC dan berisi informasi seperti nama login, setting desktop dan setting start menu. HKEY_LOCAL_MACHINE Cabang ini berisi informasi spesifik dari computer, misalnya tentang tipe hardware, software dan preferences lain, informasi ini digunakan untuk semua user yang login pada computer tersebut. HKEY_USERS Cabamg ini berisi individual preferences untuk tiap user pada computer tersebut, tipa user direpresentasikan dengan sub-key SID yang terletak dibawah cabang utama. HKEY_CURRENT_CONFIG

Cabang ini nge-link dengan seksi dari HKEY_LOCAL_MACHINE untuk konfigurasi h/w yang bersesuaian.

C. MSCONFIG Msconfig adalah tools untuk mensetting configurasi di windows. Secara normal msconfig bisa diakses dengan cara ketik msconfig di menu run, maka akan tampil jendela msconfig.

Antara lain tab-nya adalah: 1. General,Tab ini berisi : Normal start up,Yaitu wondows akan me-load (manjalankan ) semua file driver , start up , service yang terinstall di system Windows.Ini berguna bagi pengguna yang menginginkan program yang diinstall sesuai dengan

rekomendasi dari vendornya,contohnya photoshop dengan adobe gammanya. Dianognostic start up,sesuai dengan namanya,startup ini digunakan untuk men-diagnosa windows kalau ada kesalahan system,sehingga tidak bisa bekerja secara normal.Di posisi start up ini windows akan menjalankan driver dan service windows yang utama (pokok bawaan windows). Selective start up ini digunakan bila windows benar-benar posisi eror. Tidak disarankan untuk yang belum pernah. Disini kita bisa menjalankan hanya file yang tertulis di system.ini, Win.ini, service atau start up items tergantung pilihan kita dengan mencheck atau uncheck pilihan yang ada. Cara ini bisa digunakan untuk tidak menjalankan virus yang dijalankan windows waktu booting. Launch system restore, digunakan untuk menjalankan system restore untuk mengembalikan ke waktu tertentu. Expand file,ini digunakan untuk mengembalikan file instalasi dari sumbernya.

2. System.ini, Win.ini adalah daftar isi file yang dijalankan oleh system atau windows waktu booting. File yang ada disini akan dijaga oleh system. 3. Boot.ini , adalah tab dimana kita diberi pilihan untuk menentukan pilihan booting waktu restart nanti,pilih safe boot (safe mode) ,Noguiboot (tanpa menampilkan boot screen) dst. 4. Services, tab ini adalah tempatnya kita memilih service yang dipakai atau tidak, misalnya computer hanya dipakai tanpa network (hubungan ke computer lain) maka tidak perlu pakai work station. 5. Start up, disini kita bisa memilih file mana yang dijalankan (atau tidak) waktu startup biasanya yang sering, virus start up disini. Itu sebabnya kenapa msconfig di disable oleh sebagain virus. 6. Ada sebagian windows yang menampilkan tab tools, disini ada beberapa tools bawaan windows yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.