Anda di halaman 1dari 1

Tentang Shalat Tarawih Dari 'Aisyah Radhiyallahu 'anha: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu malam keluar

dan shalat di masjid, orang-orangpun ikut shalat bersamanya, dan merekapun memperbincangkan shalat tersebut, merekapun ikut shalat bersamanya, mereka memperbincangkan lagi, hingga bertambah banyaklah penghuni masjid pada malam ketiga. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam keluar dan shalat, ketika malam ke empat masjid tidak mampu menampung jama'ah, hingga beliau hanya keluar untuk melakukan shalat subuh. Setelah selesai shalat beliau menghadap manusia dan bersyahadat kemudian bersabda, 'Amma ba'du, sesungguhnya aku mengetahui perbuatan kalian semalam, namun aku khawatir diwajibkan atas kalian, sehingga kalian tidak mampu mengamalkannya'. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam wafat dalam keadaan tidak pernal lagi melakukan shalat tarawih secara berjama'ah." (HR. Bukhari (3/220) dan Muslim (761)). Shalat tahajjud tidak wajib tetapi sangat dianjurkan. Alasan Nabi tidak pernah melakukan full 1 bulan shalat tarawih berjamaah karena takut dianggap wajib terlalu naf. Jika seperti itu alangkah naihnya semua sahabat memubazirkan pahala shalat tarawih berjamaah dalam beberapat tahun kekuasaan Abu Bakar. Semua orang tahu Nabi itu hampir tidak pernah putus shalat tahajjud dan shalat rawatib namun semua orang sadar shalat tahajjud itu tidak wajib. Para sahabat tidak hanya Abu Bakar. Umar bin Khattab juga sahabat nabi dan sunnahnya termasuk yg diikuti. Ketika dia melihat begitu banyaknya kelompok-kelompok kecil shalat tarawih di masjid nabawi maka dia berinisiatif menyatukan mereka dalam satu imam. Inisiatif ini bukannya tidak berdasar karena Rasulullah pernah melakukan sebelumnya, hanya saja karena khawatir ini menjadi wajib, setelah itu Rasulullah tidak mengimami lagi shalat tarawih. Jadi tindakan Umar bin Khattab adalah termasuk menghidupkan sunnah Rasulullah bukan membuat cara peribadatan yg baru. Shalat tarawih adalah sunnah yg utama, artinya ummat islam dianjurkan utk melaksanakannya. Kalaupun di antara anda ada yg tidak melakukannya karna kejahilan dalam memahami islam maka ini tidaklah akan mengurangi keutamaan shalat tarawih.