Anda di halaman 1dari 15

FARMAKOKINETIK PRAKTIS

Farmakokinetika

Farmakokinetik praktis

KASUS 1
Seorangpenderita asmatik pria dewasa (umur 55, berat badan 78 kg) dipertahankan dengan infusi intravena aminofilina pada laju 36 mg/jam. Konnsentrasi tunak teofilin adalah 12 g/mL dan klirens tubuh total adalah 3,0 L/jam. Hitung aturan dosis oral yang sesuai dari teofilina untuk penderita ini

Jawab
Aminofilina adalah suatu garam dari teofilina yang larut dan mengandung 85% teofilina (S = 0,85). Teofilina 100% bioavailable (F = 1) setelah pemberian suatu dosis oral. Karen klirens tubuh total GIT = K Vd persamaan 15.2 dapat dinyatakan sebagai = = 42,35 mg/jam

KASUS 2
Pada orang dewasa muda, kanamisisn mempunyai waktu paruh eliminasi normal 107 menit. Pada penderita yang berumur 70-90 tahun waktu paruh eliminasi kanamisin = 282 menit. Dosis normal kanamisin adalah 15 mg/kg/hari terbagi dalam 2 dosis. Berpakah dosis untuk seorang penderita yang berumur 75 tahun, dengan menganggap bahwa Vd/BB tidak berubah oleh umur penderita

JAWAB
Waktu-paruh eliminasi kanamisin yang lebih panjang pada penderita usia lanjut disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal. Korelasi inversi yang baik dari waktu-paruh eliminasi kanamisin dan klirens kreatinin telah diperoleh. Untuk mempertahankan konsentrasi rata-rata kanamisin pada usia lanjut seperti orang dewasa muda, dosis dapat diturunkan

= =

Dengan dosis DN = D0 DN adalah dosis baru

A 32-year-old, 70-kg, 5-ft 8-in tall, female with chronic renal failure receiving hemodialysis developed atrial fibrillation. She is to receive a new antiarrhythmic, Defibfast, for the treatment of atrial fibrillation. In patients with chronic renal failure, the following average pharmacokinetic parameters were measured in six subjects: V = 0.5 L/kg, t1/2 = 36 hours. When these subjects received hemodialysis, the hemodialysis extraction ratio was 33%. The patient just completed a hemodialysis run (Monday, 0800 1200 H). Compute a post-hemodialysis loading dose to achieve a peak concentration of 50 mg/L. The next dialysis period is Wednesday at the same time. Calculate a posthemodialysis dose that will raise the patient s concentration to 50 mg/L.

9. A 47-year-old, 75-kg, 5-ft 9-in tall, male hemodialysis patient with chronic renal failure has a serious gram-negative infection being treated with a new antibiotic, Bactocidal. The following concentrations were obtained: Monday, 1200 H (post-hemodialysis) = 15 mg/L, Monday, 1205 H (post-IV bolus 1000 mg dose) = 65 mg/L, Wednesday, 0800 H (pre-hemodialysis) = 32 mg/L, Wednesday, 1200 H (post-hemodialysis for 4 hours) = 8 mg/L. Compute volume of distribution, elimination rate constant, and half-life for the interdialysis period, and the hemodialysis extraction ratio. What post-hemodialysis dose on Wednesday would achieve a postdose concentration of 100 mg/L? What would be the pre- and posthemodialysis concentrations on Friday (hemodialysis from 0800 1200 H) if that dose was given?