Anda di halaman 1dari 16

MENGENALI POTENSI DAN

IDENTIFIKASI LIMBAH
RUMAH SAKIT
Oleh
KRT.Adi Heru Husodo
Program Studi Ilmu Kesehatan Kerja
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

PENGANTAR
Limbah rumah sakit seyogyanya difahami
secara lebih mendalam terkait dengan :
Fungsi rumah sakit, manfaat rumah sakit,
tata-laksana rumah sakit serta keberadaan
rumah sakit. Apalagi kini bisnis rumah sakit
semakin menjamur dan rumah sakit tidak
lagi dipandang sebagai sebuah unit social,
melainkan sebagai bagian dari industri
rumah sakit yang harus mendatangkan
untung.

Menyimak uraian tersebut diatas, yaitu bila


rumah sakit adalah bagian dari sebuah bisnis,
maka sebagai konsekuensi logisnya adalah :
limbah rumah sakit harus dikelola atau diolah
sebelum dibuang ke lingkungan
limbah rumah sakit tidak boleh menimbulkan
kerusakan lingkungan
limbah rumah sakit tidak boleh menimbulkan
penyakit
limbah rumah sakit tidak boleh memberi beban
tambahan bagi masyarakat
limbah rumah sakit tidak boleh menambah beban
biaya pengobatan
dan sebagainya

Kiranya bertolak dari pemikiran


tersebut diatas itulah, maka makalah
ini disusun agar dapat menjelaskan
berbagai macam limbah rumah sakit
yang berkaitan dengan potensi dan
cara melakukan identifikasi terhadap
limbah rumah sakit yang termaksud.

PEMBAHASAN
Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI
Nomor 928/Menkes/Per/IX/1995 Tanggal
18 September 1995 tentang Pedoman
Teknis
Penyusunan
Upaya
Kelola
Lingkungan dan Upaya Pemantauan
Lingkungan Rumah Sakit, maka terlihat
bahwa beberapa hal yang terkait dengan
limbah rumah sakit
mendapatkan
perhatian, yaitu:

1. Rencana Umum Tata Ruang


Letak lokasi kegiatan terhadap :
Sekolah
Pasar
Tempat ibadah
Puskesmas
Rumah sakit lain
Sungai
Proyek lain
Pemukiman penduduk
Kawasan lindung
Kawasan hutan lindung
Kawasan resapan air
Taman Nasional
Dan sebagainya

3.Pembuatan saluran drainase


4.Pembuatan system IPAL
5.Penggunaan air untuk :
- Perawatan
- Dapur
- Laundry
- Laboratorium
6.Penggunaan energi
- Penerangan
- Pelayanan medis

7.Pelayanan rumah sakit


- Rawat jalan
- Rawat inap
- Gawat darurat
- Laboratorium
- Apotik
- Ambulan
- Instalasi Pengolahan Limbah :
- Padat
- Cair
- Gas
Limbah medis
Limbah non medis

IDENTIFIKASI DAN POTENSI LIMBAH RUMAH SAKIT


------------------------------------------------------------------------------Asal Limbah
Identifikasi
Potensi Dampak
------------------------------------------------------------------------------Instalasi Bedah

E.Cloacae,Flavimonas oryzihabitans Infeksi Nosokomial


Acinetobacter baumanii,E.Coli
Pseudomonas aeruginosa,
Enterobacter amnigenus,Klebsiella
Terrigena,Cedacea davisae,Pantosa sp.
9 spesies bakteri (Dewi, 2006)

Incinerator

Karbon monoksida
Nitrogen oksida
Sulfur dioksida
Hidrokarbon (HC)
Ozon
Timbal
Debu

Asfiksi
Radang bronkus
Radang bronkus
leukemia,asfiksi
penebalan dinding alveoli
Plumbisme
dinding aleveoli rusak

(Afriyanti, 2006)
IPAL

Beban Polusi (Kg/hari) ke badan air Pencemaran Lingkungan


Karena Bahan Berbahaya dan
Beracun atau B-3, contoh kali Surabaya
Th 1985= 18.171 kg/hari dan th 1988 =
3.464 kg/hari.(KMN-KLH, 1990)

Halaman RS
Dan Taman
Parkir RS

Timbal
(Mochtar,2005)
Karbon Monoksida dan
Timbal
(Nurrochman,2003 &
Sunarto, 1990)

Plumbisme
Asfiksi
Plumbisme

Ruang Publik
paru
Di RS

Asap rokok

Kanker

(Aditama, 1997)

Apotik RS
Antibiotik
Hipersensitivitas
Pil kontrasepsi
Withdrawal bleeding
Dsb (Matthew & Lawson,1982)
Lab.Klinik
Alkohol
Pencemaran air
Pecahan kaca

luka iris dsb

Ruang Rawat
Gigi RS

Merkuri
(Hg)

Dapur RS

Dalam sayur :
- Cacing tambang sp.
- Balantidium coli
- Toxoplasma Gondii
(Pangkong et al,2002)

Unit Radiologi
RS

Limbah Radioaktif

Penyakit
Minamata

Penyakit
kecacingan
(Helminthiasis)

Lekemia,dsb (?)

Bak Sampah RS

Tikus

Anjing
Kucing
Kecoak
Dan sebagainya
Bak kolam ikan
ikan nila
Untuk bioindicator
(Sutomo et al,2002)
IPAL RS

Leptospirosis
Pest

Karsinogenik

KESIMPULAN
Ternyata bila di-identifikasi, maka
banyak sekali limbah-limbah rumah
sakit yang harus dicermati, karena
potensinya
untuk
menimbulkan
dampak kesehatan juga besar sekali.

DAFTAR PUSTAKA
Dewi, Dewa Ayu Putu Rasmika 2006.EFEKTIVITAS BEBERAPA
DESINFEKTAN TERHADAP ISOLAT BAKTERI LANTAI RUANG
BEDAH INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT SANGLAH
DENPASAR, Sekolah Pascasarjana UGM, Yogyakarta.
Afriyanti, Esi 2006.PERBEDAAN KADAR MALONDIALDEHID
ANAK JALANAN YANG TERPAJAN DAN TIDAK TERPAJAN
UDARA TERCEMAR DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA,
Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada,Yogyakarta.
KMN-KLH 1990.KUALITAS LINGKUNGAN DI INDONESIA 1990,
Kantor Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup,
Jakarta.
Mochtar,
Yusrizal
2005.KADAR
TIMBAL
DALAM
DARAH,KELELAHAN KERJA DAN KELUHAN GANGGUAN
TIDUR DI MALAM HARI POLISI LALU-LINTAS DI KABUPATEN
MAGELANG, Sekolah Pascasarjana UGM,Yogyakarta
Nurrochman,M 2003.KADAR CO DAN KADAR TIMBAL DI
RUANG PARKIR BAWAH TANAH PUSAT PERTOKOAN KOTA
YOGYAKARTA (Studi kasus Mall Malioboro), Sekolah
Pascasarjana UGM,Yogyakarta.

Sunarto, 1990.PEMAPARAN KARBON MONOKSIDA


UDARA TERHADAP DERAJAT KESEHATAN POLISI LALU
LINTAS KAITANNYA DENGAN LAMANYA GILIRAN
TUGAS, Fakultas Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta.
Aditama, Tjandra Yoga 1997.PENYAKIT PARU AKIBAT
KERJA, Yayasan Penerbitan Ikatan Dokter Indonesia- Ikatan
Dokter Kesehatan Kerja Indonesia Cabang Jakarta, Jakarta.
Pangkong, Ami Noviana; Sutomo, Adi Heru; Umayah
2002.SANITASI BAHAN MAKANAN PADA USAHA
KATERING DI KOTA YOGYAKARTA, Gama Sains, Jurnal
Lembaga Penelitian UGM, Yogyakarta.
Sutomo,Adi Heru; Pramijati and Sudarsono 2002.UJI
HAYATI LIMBAH CAIR INSTALASI PENGOLAHAN AIR
LIMBAH
(IPAL)
SEWON,BANTUL,
YOGYAKARTA
TERHADAP IKAN Tillapia nilatica, Tim ADKL DIY,
Yogyakarta.
Matthew,H and Lawson, A.A.H 1982.TREATMENT OF
COMMON ACUTE POISONING, 4th,Churchil Livingstone,
Edinbu