Anda di halaman 1dari 12

Cabang biologi yang erat kaitannya dengan klasifikasi adalah ....

a.sitologi d.botani
b.taksonomi e.histologi
c.patologi
2. Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri adalah ....
a.dikotomi
b.taksonomi
c.klasifikasi
d.takon
e.binnomial nomenclatur
3. Tujuan klasifikasi pada makhluk hidup adalah untuk ....
a.menentukan persamaan sifat antara makhluk hidup
b.menemukan setiap ciri makhluk hidup
c.memberi nama ilmiah untuk setiap makhluk hidup
d.melestarikan jenis makhuk hidup
e.menyederhanakan objek studi
4. Urutan tingkatan takson dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi adalah....
a.spesies-genus-familia-ordo-kelas
b.spesies-genus-ordo-familia-kelas
c.spesies-genus-kelas-ordo-familia
d.genus-spesies-familia-ordo-kelas
e.kelas-ordo-familia-genus-spesies
5. Berikut ini adalah nama ilmiah beberapa makhluk hidup.
1) Musa textilis
2) Felis domestika
3) Curcuma domestica
4) Musa paradisiaca
Kekerabata yang paling dekat diantara makhluk hidup tersebut adalah....
a.1 dan 2
b.1 dan 4
c.2 dan 3
d.2 dan 4
e.3 dan 4

6. Pernyataan berikut yang benar mengenai Annona muricata (sirsak) dan Annona
squamosa(srikaya) adalah....
a.jenis sama,marga sama
b.marga sama,jenis berbeda
c.marga sama,jenis berbeda
d.jenis sama,marga berbeda
e.suku sama,jenis berbeda
7. Di bawah ini menunjukan nama familia adalah....
a. Pinaceae
b. Parietales
c. Malvales
d. Durio
e. Solanum lycopersicum
8. Pengklasifikasian tumbuhan dengan sistem artifisial dilakukan berdasarkan....
a.habitat dan morfologi
b.persamaan morfologi
c. kekerabatan antar takson
d.kesamaan tatanan biokimia
e.perbedaan bentuk dan fungsi
9. Tumbuhan Caesalpinia pulcherima (kembang merak) dan tumbuhan Tamarindus indica (asam)
terdapat dalam satu kelompok takson terendah, yaitu....
a.divisio
b.classis
c.ordo
d.familia
e.genus
10. Sekelompok siswa melakukan studi wisata ke gunung dan menemukan beberapa
jenis tumbuhan . kemudian, tumbuhan tersebut diidentifikasi dan hasilnya sebagai
berikut.
Jenis Tulang Jumlah Warna kotile
tumbuha daun bagian bunga bunga don
n
1) sejajar 3 ungu 1
2) Menjari Kelipatan 4 kuning 2
dan 5
3) menyirip Kelipatan 4 Ungu 2
dan 5 muda
4) menyirip Kelipatan 3 biru 1
Tumnuhan yang erat perkerabatannya adalah....
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4

11. Pencetus sistem nama ganda adalah....


a.Aristoteles
b.Charles Darwin
c.Carolus Linnaeus
d.Gregor Mendel
e.Antonie Van Leuwenhoek
12. Tujuan pemberian nama suatu organisme secra binomial nomenclature adalah untuk...
a.menyeragamkan nama seluruh jenis makhluk hidup
b.memudahkan penamaan suatu jenis makhluk hidup
c.menyeragamkan jumlah kata nama suatu jenis makhluk hidup
d.menentukan kesamaan pengertian terhadap suatu jenis makhluk hidup
e.memudahkan penulisan nama suatu jenis makhluk hidup
13. Oryza sativa adalah nama ilmiah tanaman padi. Kata Oryza pada nama ilmiah adalah
a.spesies
b.genus
c.ordo
d.kelas
e.familia
14. Penulisan nama ilmiah yang paling benar adalah....
a.ipomea batatas
b.Ipomea batatas
c.IPOMEA BATATAS
d.Ipomea Batatas
e.Ipomea batatas
15. Tahapan dalam melakukan klasifikasi adalah...
a.identifikasi ->pencandraan->pengelompokan
b.identifikasi->pengelompokan->pencandraan
c.pencandraan->identifikasi->pengelompokaan
d.pencandraan ->pengelompokan->identifikasi
e.pengelompokan ->identifikasi->pencandraan
16. Salah satu tahapan klasifikasi adalah pencandraan. Pencandraan bermaksud untuk ...
a.mengamati genotipe suatu makhluk hidup
b.mengamati morfologi suatu makhluk hidup
c.mengelompokan makhluk hipup berdasarkan sifatnya
d.mengelompokan makhluk hidup berdasarkan banyaknya persamaan
e.memberikan nama suatu kelompok
17. Pada sistem klasifikasi lima kingdom, bakteri dimasukan dalam....
a.kingdom Animalia
b.kingdom Plantae
c.kingdom Protista
d.kingdom Monera
e.kingdom fungi

18. Tokoh yang mengemukakan klasifikasi lima kingdom adalah...


a.Jhon Ray
b.Aristoteles
c.Theophrastus
d.Charolus Linanaeus
e.Robert H. Whittaker
19. Pernyataan yang benar tentang klasifikasi adalah makin tinggi tingkat takson maka...
a.anggotanya makin dikit,tetapi persamaan ciri makin banyak
b.anggotanya makin banyak, tetapi persamaan ciri makin banyak
c.anggotanya makin banyak,persamaan ciri makin banyak
d.anggotanya makin dikit,persamaan ciri makin dikit
e.anggotanya makin dikit,perbedaan ciri makin dikit
20. Hal-hal berikut dapat digunakan sebagai dasar klasifikasi buatan antara lain....
a.tingkah laku
b.cara perkembangbiakan
c.morfologi
d.tempat hidup
e.persamaan dan perbedaan ciri yang ada

Cyanophyta (ganggang biru - hijau)

yanophyta

Cyanophyta (ganggang biru - hijau)


Ganggang biru=cyanophyta=ganggang hijau biru=cyanobacteria

bisa dikatakan beda masa berlaku doang, he..he..


istilah ganggang biru (cyanophyta) digunakan dalam sistem klasifikasi 5 kingdom
whittaker. Sistem klasifikasi ini membagi organisme dalam 5 kelompok besar, yaitu
1.monera
2.protista
3.fungi
4.plantae
5.animalia
Nah cyanophyta(ganggang biru) itu merupakan filum dari kingdom monera, dimana
kingdoom monera terdiri dari dua filum yaitu bateri dan cyanotpyta tadi.
Sekarang klasifikasi ilmiah yang dipakai yaitu yang paling up-date adalah sistem
klasifikasi tiga domain punya'nya si Woose (soal sistem klasifikasi ini coba liat
http://en.wikipedia.org/wiki/Biological_
sistem klasifikasi inilah yang membuat nama ganggang biru jadi ganggang hijau biru.
Sistem klasifikasi terbaru ini membagi organisme dalam 3 domain besar, yaitu
1.archea
2.bacteria
3.eukaria
Nah cyanobacteria(ganggang hijau biru) yang dulu disebut cyanophita dan masuk sebagai
filum dari monera sekarang jadi filum dari bacteria(bakteria terdiri atas 2 filum yaitu
bakteri dan cyanophyta),gitu..
jadi cuma beda masa berlakunya istilah aja..
kelompok organisme yang termasuk ganggang hijau biru merupakan organisme perintis,
sperti halnya bakteri.
manfaatnya,
yaitu spiruliina sebagai sumber makanan masa depan dikenal sebagai superfood,
trus simbiosinya sejenis ganggang hijau biru dengan jamur menjadi lumut kerak, yang
biasanya ada di batu-batu.
ada lagi istilah ganggang hijau..
pasti udah tau klo yang ini beda jauuhh sama dua istilah sebelumnya
ganggang hijau=clorophyta merupakan anggota protista (dalam sistem klasifikasi 5
kingdom) yang berarti merupakan organisme eukariota (punya sistem endomembran) dan
sekarang ganggang hijau ini masuk domain eukaria..

Ganggang Hijau Biru (CYANOPHYTA).


Anggota ganggang hijau biru tersebar diberbagai tempat, yaitu diperairan, ditanah dibatu
dan rekahan batu.Ganggang hijau biru mengandung jenis klorofil a, selain mempunyai
klorofil dan berbagai karetenoid organisme ini juga memiliki fikosianin dan kadangkala
fikoeritrin.Adanya fikosianin menyebabkan ganggang hijau biru memiliki warna yang
khas, yitu hijau kebiru biruan. Akan tetapi tidak semua ganggang hijau biru berwarna
hijau biru, ada yang hitam, coklat, kuning, merah, hijau rumput dan warna campuran.
Sebagai contoh laut yang berwarna merah disebabkan oleh ganggang hijau biru yang
mengandung sejumlah besar fikoeritrin Ganggang hijau biru berperan sebagai tubuhan
perintis, yaitu dengan cara membentuk lapisan pada permukaan tanah gundul dan
berperan penting dalam menambah materi organic kedalam tanah.

a. Ciri cirri ganggang hijau biru.


1. Intinya tidak diselubungi oleh membran
2. Dinding sel terletak diantara plasmalema dan selubung lendir
3. Beberapa ganggang hijau biru yang berkoloni dengan bentuk filamen memiliki
heterotista dan spora istirahat.
Heterotista adalah sel yang lebih tebal dan tidak memiliki inti . spora istirahat merupakan
spora yang dindingnya sangat tebal dan didalamnya berisi sel.
4. Bentuk organisme ini bisa uniseluler (chroocococcus , Anacystis); koloni (Merismopedia,
Nostoc, Microcystis) , atau filament (Oscillatoria, Microcoleus, Abaena). Sel yang
membentuk koloni adalah serupa sedangkan bentuk filament tersusun dari sekumpulan sel
yang membentuk rantai trikoma (seperti tabung), dan selubung .

b. Perkembangbiakan ganggang hijau biru.


Perkembangbiakan dilakukan dengan pembelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan
spora.
1. Pembelahan sel
Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni,
misalnya Gloeocapsa.

2. Fragmentasi
Fragmentasi terutama pada ganggang yang berbentuk filament , misalnya : Oscillatoria.
Pada filament yang panjang , bila salah satu selnya mati, maka sel mati itu membagi
filament menjadi dua atau lebih . masing masing potongan disebut hormogonium. Bila
hormogonium terlepas dari filament induk maka akan menjadi individu baru, misalnya
pada plectonema boryanum.

3. Spora
Pada keadaan yang kurang menguntungkan akan terbentuk spora yang sebenarnya
merupakan sel vegetative, spora ini membesar dan tebal karena penimbunan zat makanan.
Ganggang hijau biru dapat bergerak dengan gerakan meluncur, tetapi gerakan ini sangat
lambat, kira kira 250 mikrometer permenit. Ganggang hijau biru tidak berflagela.

c. Peranan ganggang hijau biru dalam kehidupan


Beberapa spesies ganggang hijau biru dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan
alternative, misalnya Spirulina sp.
Beberapa spesies ganggang hijau biru yang bersimbiosis dapat menambat (fiksasi)
nitrogen bebas , sehingga menambah kesuburan tanah, misalnya : Anabaena azollae.

Ciri-ciri cyanophyta dari sumber lain..

Yang pasti Prokaryotik; berdinding sel Peptidoglikan. Dulu t'masuk Monera. Tapi karena
Monera s'karang t'bagi jadi 2, maka Cyanophyta s'karang t'masuk kelompok Eubacteria.
Cyanophyta s'karang dimanfaatin s'bagai PST (Protein Sel Tunggal) atau SCP (Single Cell
Protein); s'perti Spirulina yang bisa jadi sumber makanan baru (Food Suplement)
Cyanophyta

Biru-hijau bakteri
(Alga "hijau biru")
Klasifikasi ilmiah
Domain: Bakteri
Divisi: Cyanobacteria
Cyanobacteria atau bakteri biru-hijau adalah filum bakteri akuatik yang mendapatkan
energi melalui fotosintesis. Mereka sering disebut sebagai alga biru-hijau, meskipun kini
diketahui bahwa mereka tidak terkait dengan salah satu kelompok alga yang lain, yang
semuanya eukariota. Meskipun demikian, deskripsi tersebut masih kadang-kadang
digunakan untuk mencerminkan penampilan mereka dan peran ekologis. Fosil jejak
cyanobacteria telah ditemukan dari sekitar 3800 juta tahun yang lalu, membuat
cyanobacteria beberapa makhluk hidup paling awal yang diketahui. Kelompok ini
mencakup uniseluler, bentuk kolonial dan berserabut. Beberapa filamen telah dibedakan
sel yang khusus untuk penambatan nitrogen, heterocysts disebut. Setiap individu sel
umumnya memiliki dinding, sel tebal agar-agar, yang memiliki noda gram-negatif. Mereka
tidak memiliki flagela, tetapi mungkin bergerak dengan meluncur sepanjang permukaan.
Sebagian besar ditemukan di air tawar, tetapi sebagian terjadi di laut atau tanah basah.
Beberapa yang endosymbionts dalam lumut atau berbagai protista, dan menyediakan
energi untuk tuan rumah mereka.

Fotosintesis pada cyanobacteria pada umumnya menggunakan air sebagai donor elektron
dan menghasilkan oksigen sebagai produk-oleh, meskipun beberapa juga mungkin
menggunakan hidrogen sulfida seperti yang terjadi antara bakteri fotosintetik lain.
Karbon dioksida berkurang untuk membentuk karbohidrat melalui siklus Calvin. Dalam
bentuk yang paling mesin fotosintesis tertanam ke dalam lipatan dari membran sel, disebut
thylakoids. Jumlah besar oksigen di atmosfer dianggap telah pertama kali dibuat oleh
kegiatan cyanobacteria kuno.

Ada dua jenis utama pigmentasi. Kebanyakan cyanobacteria mengandung klorofil a,


bersama dengan berbagai protein yang disebut phycobilins, yang memberikan sel-sel biru-
hijau khas warna coklat keabu-abuan-ke. Sebuah beberapa genera Namun, kurangnya
phycobilins dan klorofil b serta, memberi mereka warna hijau terang. Ini asalnya
dikelompokkan bersama sebagai prochlorophytes atau chloroxybacteria, tetapi tampaknya
telah dikembangkan dalam beberapa baris yang berbeda cyanobacteria.

Kloroplas ditemukan pada eukariota (alga dan tanaman lebih tinggi) kemungkinan besar
merupakan dikurangi cyanobacteria endosymbiotic. Endosymbiotic hipotesis didukung
oleh kesamaan struktural dan berbagai genetik. kloroplas Primer ditemukan di antara
tanaman hijau, di mana mereka mengandung klorofil b, dan di antara ganggang merah
dan glaucophytes, di mana mereka mengandung phycobilins. ganggang lain mungkin
mengambil kloroplas mereka dari bentuk-bentuk oleh endosymbiosis sekunder atau
konsumsi. Pertanyaan tentang apakah kloroplas mCYANOPHYTA

Cyanophyta (ganggang biru - hijau)


Ganggang biru=cyanophyta=ganggang hijau biru=cyanobacteria

Gbr. Nostoc

istilah ganggang biru (cyanophyta) digunakan dalam sistem klasifikasi 5 kingdom whittaker.
Sistem klasifikasi ini membagi organisme dalam 5 kelompok besar, yaitu
1.monera
2.protista
3.fungi
4.plantae
5.animalia
cyanophyta(ganggang biru) itu merupakan filum dari kingdom monera, dimana kingdoom
monera terdiri dari dua filum yaitu bateri dan cyanotpyta tadi.
Sekarang klasifikasi ilmiah yang dipakai yaitui sitem klasifikasi tiga domain sistem klasifikasi
inilah yang membuat nama ganggang biru jadi ganggang hijau biru.
Sistem klasifikasi terbaru ini membagi organisme dalam 3 domain besar, yaitu
1.archea
2.bacteria
3.eukaria
cyanobacteria(ganggang hijau biru) yang dulu disebut cyanophita dan masuk sebagai filum dari
monera sekarang jadi filum dari bacteria(bakteria terdiri atas 2 filum yaitu bakteri dan
cyanophyta). kelompok organisme yang termasuk ganggang hijau biru merupakan organisme
perintis, sperti halnya bakteri.
Manfaatnya spiruliina sebagai sumber makanan masa depan dikenal sebagai superfood,
Cyanobacteria ditemukan di hampir semua habitat yang bisa dibayangkan, dari samudera ke air
tawar ke batu sampai tanah. Mereka bisa bersel tunggal atau koloni. Koloni dapat membentuk
filamen ataupun lembaran. Cyanobacteria termasuk uniselular, koloni, dan bentuk filamen.
Beberapa koloni filamen memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi tiga tipe sel yang
berbeda: sel vegetatif adalah yang normal, sel fotosintesis pada kondisi lingkungan yang baik,
dan tipe heterokista yang berdinding tebal yang mengandung enzim nitrogenase.
Fotosintesis pada cyanobacteria pada umumnya menggunakan air sebagai donor elektron dan
menghasilkan oksigen sebagai produk-oleh, meskipun beberapa juga mungkin menggunakan
hidrogen sulfida seperti yang terjadi antara bakteri fotosintetik lain. Karbon dioksida berkurang
untuk membentuk karbohidrat melalui siklus Calvin. Dalam bentuk yang paling mesin
fotosintesis tertanam ke dalam lipatan dari membran sel, disebut thylakoids. Jumlah besar
oksigen di atmosfer dianggap telah pertama kali dibuat oleh kegiatan cyanobacteria kuno.
Ada dua jenis utama pigmentasi. Kebanyakan cyanobacteria mengandung klorofil a, bersama
dengan berbagai protein yang disebut phycobilins, yang memberikan sel-sel biru-hijau khas
warna coklat keabu-abuan-ke. Sebuah beberapa genera Namun, kurangnya phycobilins dan
klorofil b serta, memberi mereka warna hijau terang. Ini asalnya dikelompokkan bersama sebagai
prochlorophytes atau chloroxybacteria, tetapi tampaknya telah dikembangkan dalam beberapa
baris yang berbeda cyanobacteria.

Kloroplas ditemukan pada eukariota (alga dan tanaman lebih tinggi) kemungkinan besar
merupakan dikurangi cyanobacteria endosymbiotic. Endosymbiotic hipotesis didukung oleh
kesamaan struktural dan berbagai genetik. kloroplas Primer ditemukan di antara tanaman hijau,
di mana mereka mengandung klorofil b, dan di antara ganggang merah dan glaucophytes, di
mana mereka mengandung phycobilins. ganggang lain mungkin mengambil kloroplas mereka
dari bentuk-bentuk oleh endosymbiosis sekunder atau konsumsi. Pertanyaan tentang apakah
kloroplas memiliki asal tunggal atau dikembangkan dalam beberapa baris belum diselesaikan.
Setiap individu sel umumnya memiliki dinding sel yang tebal, lentur, dan Gram negatif.
Cyanobacteria tidak memiliki flagela. Mereka bergerak dengan meluncur sepanjang permukaan.
Kebanyakan cyanobacteria ditemukan di air tawar, sedangkan lainnya tinggal di lautan, terdapat
di tanah lembab, atau bahkan kadang-kadang melembabkan batuan di gurun. Beberapa
bersimbiosis dengan lumut kerak, tumbuhan, berbagai jenis protista, atau spons dan
menyediakan energi bagi inang.
Disebut ganggang hijau biru karena berwarna hijau kebiruan. Warna itu diakibatkan oleh warna
klorofil dan pigmen biru. Jika mongering koloni gannggang hijau biru mengelupas seperti kerak.
Ganggang hijau biru biasanya hidup di lingkungan yang sedikit asam hingga basa, selain hidup
bebas ganggang hijau biru juga ada yang hidup bersimbiosis mutualisme dengn organism lain.

Ganggang hijau biru dapat hidup di batuan, di tempat organism lain susah hidup. Dengan adanya
ganggang hijau biru, terjadilah pelapukan batuan sehingga meungkinkan ganggang dan
tumbuhan lain hidup. Itulah sebabnya ganggang hijau biru dikatakan sebagai organism perintis
(Syamsuri,2004:150-151).
CIRI-CIRI CYANOPHYTA
Ciri-ciri ganggang hijau biru menurut Sitorus (2004:59):
- Ada yang bersel tunggal, bersel banyak, dan ada juga yang hidup berkoloni, umumnya berupa
filament, yang tersusun dari deretan sel, trikom, dan selubung.
- Selain memiliki klorofil dan karetenoid, ganggang hijau biru juga memiliki pigmen fikobilin
yang menyebabkan warnanya menjadi hijau kebiruan.
- Ganggang hijau biru yang berupa filament memiliki struktur berupa sel yang menebal di dalam
filamennya yang dinamakan heterosista. Fungsi utama heterosisata adalah mengubah nitrogen
menjadi ammonia melalui proses fiksasi nitrogen.
Cara perkembangan ganggang hijau biru menurut Anonim (2008), dilakukan dengan tiga cara:
- Pembelahan sel.melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk
koloni. Misal: Gloecapsa sp.
- Fragmentasi, terutama pada ganggang Oscillatoria, pada filament yang panjang, bila salah satu
selnya mati, maka sel mati itu membagi filament menjadi dua bagian/ lebih. Masing-masig
disebut hormogonium.
- Spora, pada keadaan yang kurang menguntungkan akan terbentuk spora yang sebenarnya
merupakan sel vegetative. Spora membesar dan tebal karena penimbunan zat makanan. Contoh:
Chamaesiphon camfervicolus
Struktur sel ganggang hijau biru:
a. Dinding sel
Dinding sel mengakibatkan sel memiliki bentuk yang tetap. Di sebelah luar dinding sel terdapat
selubung lender yang berfungsi mencegah sel darikekeringan.selain itu, lender dapat
memudahkan sel bergerak, karena beberapa ganggang ini dapat bergerak denagn gerakan osilasi
(maju mundur). Belum dpat dipastikan apa yang menyebabkan ganggang ini dapat bergerak.
b. Membran Sel
Berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari dank e dalam sel. Terdapat pelipatan membrane sel
kea rah dalam membentuk lamella fotosintetik/ membrane tilakoid. Pada membrane tilakoid
inilah terdapat klorofil. Jadi berbeda dengan sel eukariotik yang memiliki klorofil di dalam
kloroplas, ganggang ijau biru tidak mempunyai kloroplas.
c. Sitoplasma
Merupakan koloid yang tersusun atas air, protein, lemak. Gula, mineral, enzim, ribosom dan
DNA. Di dalam sitoplasma inilah berlangsung proses metabolism sel.
d. Asam inti/ Asam Nukleat
DNA terdapat pada satu lokasi di dalam sitoplasma, namun tidak memiliki membrane inti.
Karena itulah ganggang hijau biru digolongkan ke dalam prokariotik.
e. Mesosom dan Ribosom
Organel lain yang tidak tercantum dalam gambar adalah ribosom, ribosom merupakan organel
untuk sintesis protein, sedangkan mesosom merupakan penonjolan membrane sel kea rah dalam
yang berperan sebagai penghasil energi.
PERAN CYANOPHYTA
Peranan Ganggang Hijau Biru bagi Manusia:
a. Merugikan
Beberapa ganggang hijau biru yang hidup di air ada yang menegluarkan racun. Racun terlarut di
dalam air dapat meracuni organism yang meminumnya. Sifat merugikan lainnya adalah ganging
ini dapat tumbuh di batu dan tembok, sehingga tembok akan mudah lapuk.
b. Menguntungkan
1. Pengikat Nitrogen Bebas
Contoh yang dapat mengikat adalah Nostoc, Gleocapsa, dan Anabaena yang mampu menangkap
nitrogen di udara.
2. Sebagai Bahan Makanan
Misalnya Spirulina yang mengandung protein cukup tinggi.
Perkembangbiakan ganggang hijau biru.
Perkembangbiakan dilakukan dengan pembelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan spora.
1. Pembelahan sel
Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni, misalnya
Gloeocapsa.

2. Fragmentasi
Fragmentasi terutama pada ganggang yang berbentuk filament , misalnya : Oscillatoria.
Pada filament yang panjang , bila salah satu selnya mati, maka sel mati itu membagi filament
menjadi dua atau lebih . masing masing potongan disebut hormogonium. Bila hormogonium
terlepas dari filament induk maka akan menjadi individu baru, misalnya pada plectonema
boryanum.

3. Spora
Pada keadaan yang kurang menguntungkan akan terbentuk spora yang sebenarnya merupakan sel
vegetative, spora ini membesar dan tebal karena penimbunan zat makanan.
Ganggang hijau biru dapat bergerak dengan gerakan meluncur, tetapi gerakan ini sangat lambat,
kira kira 250 mikrometer permenit. Ganggang hijau biru tidak berflagela.

c. Peranan ganggang hijau biru dalam kehidupan


Beberapa spesies ganggang hijau biru dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan alternative,
misalnya Spirulina sp.
Beberapa spesies ganggang hijau biru yang bersimbiosis dapat menambat (fiksasi) nitrogen
bebas , sehingga menambah kesuburan tanah, misalnya : Anabaena azollae.
1. Klasifikasi pada cyanophyta
Ada 1 kelas pada cyanophyta : Cyanophyceae
Ada 3 ordo pada cyanophyta :
1. Chroococcales
2. Oscillatoriales
3. Chamaesiphonales
a. Ordo Chroococcales
Tidak menghasilkan spora
Unicell, koloni
Reproduksi ada 2 cara : pembelahan sel dengan cara unicell
fragmentasi dengan cara koloni
Ada 1 famili: chroococcaceae
Contoh genus : Gloeocapsa, Chroococcus, Microcystis, Merismopedia.
b. Ordo Oscillatoriales
Tidak menghasilkan spora
Seluruhnya filamen
Sebagian punya heterocyst dan sebagian tidak
Reproduksi : fragmentasi (umumnya) dan sebagian akineta
Ada 3 famili:
1. Oscillatoriaceae (Tidak punya heterocyst)
Contoh genus: Oscillatoria, Lyngbya, Spirulina, Arthrospira
2. Nostocaceae (mempunyai heterocyst serta memproduksi akineta)
Contoh Genus: Nostoc, Anabaena
3. Rivulariaceae (Punya heterocyst serta sebagian memproduksi akineta)
Contoh genus : Rivularia, Gloeotrichia
c. Ordo Chamaesiphonales
Menghasilkan spora
Unicell, filamen
Ada 2 famili Chamaesiphonaceae dan Dermocarpaceae
Contoh genus : Chamaesiphon dan Dermocarpa
fiksasi nitrogen dan karbon
Sianobakteria adalah satu-satunya kelompok organisme yang mampu mereduksi nitrogen dan
karbon dalam kondisi tidak ada oksigen (anaerob). Mereka melakukannya dengan mengoksidasi
belerang (sulfur) sebagai pengganti oksigen.
2. Contoh Spesies
1. Alga biru uniseluler
- Chroococcus -> hidup di air/kolam yang tenang
- Gloeocapsa -> hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain
2. Alga biru uniseluler berkoloni
- Polycistis
- Spirulina -> dapat diolah menjadi makanan kesehatan (foodsuplement)
3. Alga biru berbentuk benang
- Oscillatoria
- Nostoc commune
- anabaena azollae dan anabaena cycadae bersimbiosis dengan Azolla pinnata dan Cycas
rumphii. Simbiosis Anabaena azollae dnegan Azolla
pinnata sebagai alternatif pupuk Urea, karena simbiosis ini dapat meningkatkan kadar Nitrogen
di lahan persawahan.
Manfaat cyanophyta :
Di manfaatkan sebagai protein sel tunggal (PST) atau Single Cell Protein (SCP)
Sebagai produsen primer dan pakan ikan. Beberapa spesies ganggang hijau biru dapat
dimanfaatkan sebagai sumber makanan alternative, misalnya Spirulina sp.
Beberapa spesies ganggang hijau biru yang bersimbiosis dapat menambat (fiksasi) nitrogen
bebas , sehingga menambah kesuburan tanah, misalnya : Anabaena azollae.
Kerugian cyanophyta :
Beberapa spesies cyanobacteria memproduksi neutrotoksin, hepatotoksin, sitotoksin, dan
endotoksin, membuat mereka berbahaya bagi hewan dan manusia
Diposkan oleh Ach_e11 di 04:41

emiliki asal tunggal atau dikembangkan dalam beberapa baris belum diselesaikan.
Peranan Protozoa menguntungkan:
1)sebagai bahan dasar pembuatan alat gosok
2)Sebagai indicator minyak bumi. Endapan kerangka tubuh Globigerinadidasar perairan
akan membentuk tanah globigerina. Endapantersebut biasa digunakan sebagai
petunjuk adanya minyak bumi.
3)Membantu proses pembusukan sisa makanan. Membantu prosespembusukan sisa-
sisa makanan pada manusia. Misal, Entamoeba Coli.a)
4.) Protozoa yang hidup dalam usus manusia atau hewan ; Entamoeba Coli, membantu
proses pembusukan, dan daat juga membantu pembentukan vitamin K
5.)Semua Protozoa yang hidup di air merupakan makanan insekta, udang dan ikan
kecil, Dengan demikian dpat juga dikatakan menguntukan bagi manusia dalam rantai
makanan.
6.)Fosil protozoa biasa digunakan untuk pentunjuk sejarah bumi. fosil foraminifera
digunakan untuk petunjuk adanya sumber mineral dan minyak.

Peranan Protozoa yang merugikan


1)Entamoeba Histolytica; hidup didalam usus halus manusia, penyebabpenyakit
disentri.
2)Entamoeba Gingivalis; hidup dirongga mulut, penyebab penyakitgingivitis
3)Balantidium Coli; hidup didalam usus tebal (kolon) manusia, penyebabpenyakit diare
(balontidiosis).
4)Trypanosoma Gambiense dan tryponosoma Rhodesiense, penyebabpenyakit tidur
pada manusia. Hospes perantaranya adalah lalat tsetse(glossina palpalis dan Glossina
morsitans).
5)Trypanosoma evansi; penyebab penyakit sura pada ternak. Hospesperantarannya
adalah lalat Tabanus.
6)Trypanosoma Cruzi; penyebab penyakit chagas pada anak-anak.
7)Leishmania Donovani; penyebab penyakit kala-azar pada manusia.
8)Trichomonas Vaginalis; penyebab penyakit gatal-gatal pada vagina dan keputihan.
9)Plasmadium sp; penyebab penyakit malaria. Hospes perantarannya adalah nyamuk
Anopheles betina.
10.) Protozoa hidup sebagai parasit pada manusia. yaitu parasit darah dan parasit pada
saluran pencernaan, Parasit pada darah :
Palsmodium vivax : penyebab malaria tertiana.
Palsmodium malariae : penyebab malaria quartiana
plasmodium falciparum : penyebab malaria tropikana
plasmodium ovale : penyebab malaria seperti tertiana.

11.)Parasit pada saluran pencernaan :


Entamoeba histolctica : penyebab penyakti disentri
Protozoa hidup sebagai parasit pada hewan piaraan
Trichomonas faetus : menyebabkan keguguran pada kambing atau domba

Trypanosoma evansi : menyebabkan penyakit surra pada kuda, an


jing, dan onta.