Anda di halaman 1dari 211
SERI DIKTAT K UD LU aE EEG Sa aa PENGANTAR AKUNTANSI 2 SERI DIKTAT KULIAH FIRMA PARTNERSHIP Yang diartikan dengan Firma adalah satu bentuk perusahaan dengan dua orang atau lebih bergabung, dan bersepakat untuk menjalankan usaha bersama, dengan tujuan memperoleh laba, Tanda-landa persekutuan Firma antara lain : Tanggung jawab yang tidak terbatas (unlimited liabilities). Sctiap anggota akan bertanggung jawab kepada pihak ketiga (kreditur) atas hutang- hutang yang dibuat olch persckutuan. Artinya bila harta perusahaan tidak mencukupi untuk menutupi seluruh hutang-hutang kepada pihak luar tadi, maka para anggota diharuskan untuk menutupi seluruh hutang-hutang / kerugian tadi dengan harta pribadi. Pemilikan bersama atas kekayaan perusahaan. Setiap anggota yang menanamkan hartanya ke dalam perusahaan dengan sendirinya harta tadi akan menjadi milik bersama anggota persekutuan. Konsekuensi dari hal ini ialah bahwa setiap partner akan menanggung akibat perbuatan partner lainnya. Umur usaha yang terbatas. Apabila salah satu anggota keluar dari persekutuan oleh karena suatu alasan, misalnya mengundurkan diri, bangkrut, meninggal dunia, membawa akibat per- usahaan lama akan bubar. Mungkin pula terjadi dengan masuknya anggota baru setelah memperoleh persetujuan dari anggota lama, akan membewa konsekuensi bubamya persckutuan lama, dikarenakan dengan masuknya anggota bana berarti timbul persekutuan baru dengan komposisi yang berubah. 4. Pembagian laba. Pembagian rugi atau laba dari aktivitas usaha perusahaan biasanya dibagikan sesuai dengan perjanjian yang dituangkan dalam akte pada saat perusahaan baru terscbut di Jika mengenai pembagian rugi atau laba ini tidak dicantumkan secara jclas, menurut kebiasaan yang berlaku di dalam dunia usaha maka rugi atau laba tersebut akan dibagi/dipikul bersama. 5. Akte pendirian, ‘Timbulnya persekutuan Firma didahului dengan dibuatnya perjanjian yang memuat unsur-unsur penting bertalian dengan aktifitas perusahaan. Tidaklah merupakan keharusan bahwa perjanjian tersebut dibuat secara tertulis, tctapi kebiasaan pedagang yang baik sangat menganjurkan bahwa perjanjian tersebut diutarakan secara tertulis. Perjanjian persekutuan (partnership agreement/article of partnership) harus memuat secara jelas mengenai ; — jumlah investasi setiap anggota. — pembatasan-pembatasan di dalam pengambilan-pengambilan pribadi untuk setiap anggota sekutu. - penarikan modal. — pembagian rugi atau laba. — cara masuk atau keluamya anggota persekutuan. — lain-lain yang dianggap penting. AKUNTANSI UNTUK PERSEKUTUAN FIRMA Bila diperhatikan mengenai sistim akuntansinya, maka dapat dikatakan secara umum hampir seluruh akuntansi untuk perusahaan berbentuk Firma, misalnya jumal-jumal untuk perusahaan perorangan dapat diterapkan tanpa perlu mengalami perubahan dan juga tidak berbeda dengan akuntansi bentuk-bentuk organisasi lainnya. Perbedaan yang jelas hanya mengenai perkiraan modal dan perkiraan pengambilan pribadi. Persoalan yang penting diperhatikan di dalam persekutuan Firma yaitu mengenai pem- bentukan, pembagian rugi dan laba, pembubaran serta pendistribusian. PENCATATAN INVESTASI Untuk setiap penanaman modal ke dalam persekutuan, agar diperoleh gambaran yang. jelas haruslah dibuat dengan ayat-ayat jumal yang terpisah, Penanaman ini dapat terjadi dalam bermacam-macam variasi, misalnya penggabungan dilakukan dimana setiap angggota hanya memasukkan hartanya berupa kas, dapat pula menginvestasikan ke dalam persekutuan berupa harta dan kewajiban perusahaan pribadi yang sclama ini dipegang serta variasi-variasi lainnya. Agar lebih jelas bagaimana cara pencatatan akuntasi untuk penanaman modal, anggaplah bahwa Tufik dan Muhtar telah membuat persetujuan untuk menggabungkan perusahaannya dalam bentuk persekutuan Firma terhitung tanggal 1 Januari 1983, Taufik dan Muhtar sebelumnya telah mempunyai usaha yang perincian harta serta hutangnya tergambar seperti di bawah ini. Taufik Balance Sheet December 31, 1982 Cash $ 425,000 Accounts receivable 980,000 Merchandise inventory 1,645,000 Store equipment... $ 475,000 Less: Accumulated depreciation 75,000 —_ 400,000 $ 3,450,000 Accounts payable .... $ — 450,000 Taufik, Capital... 3,000,000 ——— __ $ 3,450,000 Muhtar Balance Sheet December 31,1982 Cash $ 730,000 Accounts re 1,320,000 Merchandise inventory 1,800,000 Store supplies 50,000 Store equipment $ 600,000 Less: Accumulated depreciation 200,000 400,000 $ 4,300,000 Accounts payable .. $ — 500,000 Muhtar, capital .. 3,800,000 Untuk melakukan jumal guna memasukkan seluruh harta serta hutang dari kedua partner tersebut di atas, maka perkiraan-perkiraa yang sama dapat digabungkan. Dengan anggapan bahwa jumlah modal yang ditanamkan oleh Taufik dan Muhtar sesuai dengan Neraca di atas, maka jumal penggabungan untuk memulai usaha dalam bentuk Firma tergambar seperti berikut : JURNAL : Cash... $ 1,155,000 Accounts receivable 2,300,000 Merchandise inventory 3,445,000 Store supplies 50,000 Store equipment... 1,075,000 Accounts payable .... $ 950,000 Accumulated depreciation . 215,000 Taufik, capital... 3,000,000 Muhtar, capital. 3,800,000 Tetapi untuk mendapatkan nilai yang wajar atas kelompok harta tertentu, maka perlu sekali diperhatikan khusus mengenai harga pasar dari harta-harta tersebut pada saat akan dibentuk persekutuan baru. Nilai-nilai yang telah disepakati merupakan biaya-biaya untuk memperoleh harta ter- sebut hagi usaha, Dengan sendirinya nilai pasar yang berlaku itu akan merubah jumlah yang diinvestasikan untuk setiap anggota persckutuan. ‘Agar memberikan gambaran yang lebih tepat mengenai nilai harta yang dimasukkan ke dalam persekutuan, maka sebaliknya meminta bantuan jasa kepada akuntan publik yang dapat memberikan penilaian secara objektif. Untuk jelasnya di bawah ini dicantumkan hasil penilai akuntan publik mengenai harta kedua anggota persekutuan sebagai berikut: Pembukuan Taufik : 1. Nilai persediaan barang dagangan $ 1,500,000 2. Untuk piutang harus dihapuskan 30,000 3. Jumlah penyusutan store equipment 100,000 Pembukuan Muhtar : 1. Penghapusan piutang ditetapkan $ — 70,000 2. Nilai persediaan barang dagangan 2,000,000 3. Jumlah penyusutan store equipment 250,000 Pencatatan atas perubahan ini. Pembukuan Taufik 1) Akibat adanya perubahan atas nilai persediaan menjadi $ 1,500,000 beranti akan mengurangi jumlah harta yang dimasukkan ke persckutuan scbesar $ 1,645,000 dikurangi $ 1,500,000 = $ 145,000. Ayat jurnal untuk mengurangi nilai persediaan barang ini yaitu Taulik, capital .. $ 145,000 Merchandise inventory . $ 145,000 Untuk mengurangi nilai persediaan karena Nilai menurut Neraca ese $ 1,645,000 Nilai menurut laporan akuntan 1,500,000 Perbaikan ..... $ 145,000 2) Menurut laporan akuntan perlu dihapuskan nilai piutang sebesar $ 30,000 yang mana jumlah ini sebelumnya tidak tercantum di dalam Neraca. Dengan adanya piutang yang harus dihapuskan berarti akan mengurangi jumlah modal yang ditanamkan oleh Taufik ke dalam persekutuan. Ayat jumal yang diperlukan untuk mengadakan perbaikan ini sebagai berikut : Taufik, capital .. $ 30,000 Allowance for bad debts $ 30,000 Untuk memasukkan jumlah penghapusan piutang. 3) Menurut laporan akuntan, jumlah akumulasi penyusutan atas store equipment scharusnya $ 100,000, sedangkan menurut angka di dalam Neraca hanya sebesar $ 75,000. Dengan memperhatikan kedua angka ini berarti akumulasi penyusutan store equipment harus ditambahkan lagi sebesar $ 25,000. Pertambahan akumulasi penyusutan berarti akan mengurangi nilai store equipment atau membawa konsekuensi berkurangnya jumlah investasi yang dimasukkan oleh Taufik ke dalam persekutuan. Jumal perbaikannya Taufik, capital .. $ 25,000 Accumulated depreciation .. $ 25,000 Menurut taporan akuntan $ 100,000 Menurut Neraca 75,000 Perlu ditambahkan.. $ 25,000 Pembukuan Muhtar : y 2) 3) ‘Menurut laporan akuntan bahwa untuk piutang ini harus dihapuskan sebesar $ 70,000 dimana jumlah ini belum tergambar di dalam Neraca. Dengan adanya jumlah piutang ‘ yang harus dihapuskan berarti nilai piutang atau hartanya berkurang yang dengan sendirinya akan mengurangi jumlah investasi ke dalam persekutuan. Jumal perbaikan yang diperlukan : Mubuar, capital .... $ 70,000 Allowance for bad debt $ 70,000 Dengan memperhatikan hasil laporan akuntan mengenai nilai persediaan barang dagangan, temyata nilai persediaan barang di Neraca terlalu rendah dan perlu di- tambah sebesar $ 200,000. Pertambahan ini berarti akan menambah jumlah investasi Muhtar ke dalam persekutuan. Jumal yang diperlukan untuk mengadakan perbaikan ini tergambar seperti berikut : Merchandise inventory $ 200,000 Muhtar,capital .. $ 200,000 Untuk menambahkan nilai persediaan. Menurut laporan akuntan.. $ 2,000,000 Menurut Neraca . 1,800,000 Perlu ditambahkan .. $ 200,000 Dari hasil penelitian akuntan temyata jumlah akumulasi penyusutan terlalu rendah sebesar $ 50,000. Pertambahan jumlah akumulasi, penyusutan berarti akan mengurangi harta atau jumlah yang ditanamkan ke dalam persekutuan. Jumal perbaikan yang diperlukan ialah : Muhtar, capital ... $ 50,000 Accumulated depreciation ' $ 50,000 Untuk menambahkan akumulasi penyusutan. Menurut laporan akuntan $ 250,000 “Menurut Neraca .. 200,000 Perlu ditambahkan .. $ 50,000 PEMBAGIAN RUGI ATAU LABA. Seorang anggota persekutuan ditinjau secara hukum bukanlah karyawan dari per- usahaan dan begitu pula modal yang diinvestasikan bukanlah bersumberkan dari pinjaman. Berlandaskan ini, maka untuk pembagian laba atau rugi secara adil akan di- tentukan dengan melihat perbandingan jumlah yang ditanamkan atau jasa yang diberikan oleh setiap anggota persekutuan. Di dalam prakteknya mengenai pembagian rugi atau laba persekutuan terdapat dua kemungkinan cara yaitu : 1, Pembagian laba/rugi dikaitkan dengan jasa/aktivitas yang diberikan oleh anggota persekutuan. 2. Pembagian laba/rugi yang dikaitkan dengan jasa serta jumlah modal yang diberikan olch anggota persekutuan. 1. Pembagian laba/rugi dikaitkan dengan jasa yang diberikan Besamya jasa yang disumbangkan oleh anggota persekutuan berupa banyaknya waktu serta kemampuan merupakan salah satu cara atau pengakuan untuk menetapkan salary allowance (tunjangan gaji) yang dialokasikan dari laba yang diperoleh oleh perusahaan. Jumlah yang ditetapkan ini kemungkinan disebut secara jelas di dalam akte pendirian perusahaan, baik mengenai jumlah yang akan ditambahkan keperkiraan modal masing- masing anggota persekutuan maupun jumlah yang dibayarkan kepadanya. Jumlah yang dibayarkan kepada anggota persekutuan dicatat ke dalam perkir..an Drawing (pengambilan) seriap anggota persekutuan. Agar diperolch gambaran yang jelas, misalnya di dalam akte pendirian Fa. Sumber Karya yang terdiri dari Kadir dan Hasan dinyatakan bahwa anggota akan mendapatkan salary allowance (tunjangan gaji) masing-masing sebesar $ 1,200,000 per tahun. Kemudian sisa laba atau rugi akan dibagi sama rata. Misalnya laba bersih selama tahun 1983 berjumlah $ 4,000,000. Pembagian laba untuk anggota persekutuan tergambar sebagai berikut : Kadir Hasan Jumlah Tunjangan gaji anna $1,500,000 $ 1,200,000 $2,700,000 re 650,000 650,000 1,300,000 Laba bersih .. $ 2,150,000 $ 1,850,000 $4,000,000 Catatan ; Laporan mengenai pembagian laba untuk setiap anggota persekutuan ini penyajian- nya dapat ditempatkan di bawah laporan perhitungan rugi/laba (Income Statement) atau dapat pula disajikan sccara terpisah. Ayat jurmal penutup (closing entries) untuk mencatat pembagian laba tergambar sebagai berikut: Income Summary $ 4,000,000 Kadir, capital $ 2,150,000 Hasan, capital 1,850,000 Jika setiap anggota ini setiap akhir bulannya mengambil tunjangan gaji masing- masing, maka pengambilan ini dengan sendirinya akan dicatat ke dalam perkiraan Drawing (pengambilan pribadi) masing-masing anggota. Kemudian pada akhir tahun jumlah dari perkiraan Drawing ini akan dipindahkan ke perkiraan Capital. Untuk melengkapi contoh, dimisalkan selama tahun 1983 anggota Kadir dan Hasan telah mengambil sejumlah $ 1,000,000 dan $ 800,000. Jumal yang diperlukan untuk memindahkan perkiraan Drawing ini keperkiraan Capital tampak seperti berikut : Kadir, capital $ 1,000,000 Hasan, capital 800,000 Kadir, drawing $ 1,000,000 Hasan, drawing 800,000 2. Pembagian laba/rugi yang dikaitkan dengan jasa dan modal yang diberi- kan anggota persekutuan. Selain dari tunjangan gaji untuk setiap anggota persekutuan, juga dapat ditambahkan. bunga yang diperhitungkan atas modal yang ditanamkan, Untuk menetapkan berapa tarip bunga per tahun hal ini dapat ditentukan di dalam akte pendirian atau tarip ini disesuai- kan dengan tarip bunga yang berlaku umum pada saat itu. Agar lebih jelas mengenai pembagian laba ini, dimisalkan didalam akte telah diatur seperti berikut : — Masing-masing anggota persekutuan mendapatkan salary allowance sebesar $ 1,500,000 dan $ 1,200,000. — Setiap anggota persekutuan akan memperoleh bunga sebesar 8% per tahun dari saldo modal pada awal periode tahun yang bersangkutan. — Diketahui bahwa modal pada awal tahun 1983 masing-masing berjumlah $ 6,000,000 dan $ 4,500,000. — Saldo laba yang masih ada akan dibagi sama rata. Dengan memperhatikan ketentuan di atas, maka pembagian laba untuk setiap anggota persekutuan tergambar seperti berikut : Kadir $ 1,500,000 480,000. Tunjangan gaj Potongan bunga $ 1,980,000 $ 1,560,000 $ 3,540,000 Sisa laba..... 230,000 230,000 460,000 Laba bersih .... $ 2,210,000 $ 1,790,000 $ 4,000,000 *) Perhitungan bunga : Untuk Kadir = 8% x $ 6,000,000 = $ 480,000. Untuk Hasan = 8% x $ 4,500,000 = $ 360,000. Dari perincian di atas. maka ayat jumal yang diperlukan untuk menutup rekening Income Summary nampak sebagai berikut : Income $ 4,000,000 Kadir, capital. $ 2,210,000 Hasan, capital 1,790,000 Pada contoh di atas hanya diutarakan bahwa jumlah salary allowance (tunjangan gaji) dan interest allowance (potongan bunga) lebih kecil dari jumlah laba bersih. Tetapi bagaimana bila kedua jumlah di atas tadi lebih besar dari jumlah laba bersih yang diperoleh perusahaan, maka selisihnya berarti Kelebihan potongan dari hasil (excess of allowance over income) juga harus dibagi sama rata di antara kedua anggota persekutuan. Untuk memberikan ilustrasi, dimisalkan bahwa tarip bunga yang diperhitungkan 10% per tahun serta dimisalkan bahwa modal Kadir dan Hasan masing-masing $ 9,000,000 dan $ 7,500,000. Dengan perubahan ini berarti interest allowance untuk : Kadir : 10% x $ 9,000,000 = $ 900,000. Hasan : 10% x $ 7,500,000 = $ 750,000. Jumlah salary allowance dan interest allowance untuk menjadi $ 4,350,000 atau ter- dapatnya Kelebihan sebesar $ 350,000. Perincian pembagian laba selengkapnya akan nampak dalam daftar sebagai berikut : Kadir Hasan Jumlah Tunjangan gaji $ 1,500,000 $ 1,200,000 —_‘$ 2,700,000 Potongan bunga . 900,000 750,000 1,650,000 $ 2,400,000 $ 1,950,000 $ 4,350,000 Kelebihan dari laba bersih... 175,000 175,000 350,000 $ 2,225,000 $ 1,775,000 $ 4,000,000 9 Laba bersih .. GAJI DAN BUNGA DIPERHITUNGKAN SEBAGAI BIAYA. Bila diperhatikan secara mendalam mengenai tunjangan gaji dan potongan bunga adalah biaya operasi perusahaan, dengan alasan bahwa gaji yang diberikan kepada anggota persekutuan adalah imbalan kepadanya dikarenakan ikut menjalankan perusahaan. Demikian pula potongan bunga sebagai balas jasa atas dana yang ditunjukkan untuk menjalankan aktivitas perusahaan, Dikarenakan kedua jumlah ini dikalkulasikan sebagai biaya, maka jumlah tersebut tidak akan dicatat ke dalam Drawing melainkan ke dalam perkiraan Expenses. PEMBUATAN LAPORAN FIRMA. Penyajian Laporan Keuangan (Financial Report) dengan jelas harus memuat perincian pembagian laba ini secara jelas. Caranya dengan menambahkan satu bagian ke dalam susunan Perhitungan rugi/laba (Income statement) seperti diutarakan terdahulu. Perubahan modal persekutuan untuk suatu periode tertentu harus disajikan ke dalam Laporan perubahan modal (Capital Statement). Di dalam prakteknya ada beberapa variasi bentuk laporan perubahan modal. Salah satu dari variasi bentuk tersebut tergam- bar seperti di bawah ini. Fa “Sumber Karya” Capital Statement For year, ended December 31, 1983 Kadir Hasan Jumlah Modal, | Januari 1983... «. $ 6,000,000 $ 4,500,000 $ 10,500,000 Tambahan investasi satu th .800,000 500,000 1,300,000 $ 6,800,000 $ 5,000,000 $ 11,800,000 Laba bersih tahun 1983 .... 2,210,000, 1,790,000 4,000,000 $ 9,010,000 $ 6,790,000 $ 15,800,000 Penarikan selama setahun .1,900,000 1,300,000 3,200,000 Modal per 31 Desember 1983........... $ 7,110,000 $ 5,490,000 $ 12,600,000 PEMBUBARAN PERSEKUTUAN (DISSOLUTION). Ciri dasar dari bentuk organisasi Firma yaitu jangka waktu hidup yang terbatas. Bubamya persekutuan apabila perusahaan tersebut mengalami perubahan perjanjian yang dengan sendirinya akan menimbulkan terhentinya hubungan kerja Firma. Jadi masuknya anggota persekutuan yang baru atau keluamya salah satu anggota lama mengakibatkan bubamya persekutuan lama. Demikian pula bila salah satu anggota lama ada yang meninggal, bangkrut atau penarikan diri dari perusahaan. 10 Bubamya suatu persckutuan tidaklah langsung berarti akan terhentinya kegiatan per- usahaan, Yang penting perusahaan harus terbentuk dengan pembuatan akte pendirian yang baru. MASUKNYA ANGGOTA BARU KE DALAM PERSEKUTUAN. Anggota baru akan diterima setelah terdapatnya kesepakatan dari anggota persekutuan yang lama, Masuknya anggota baru dapat terjadi dengan dua cara yaitu: ‘A. Pembelian hak atas modal dari satu atau lebih modal anggota persekutuan yang lama. B. Penyetoran harta kepada persekutuan, Jika cara pertama yang ditempuh berarti bagian modal dari anggota baru tersebut diperoleh dari bagian modal anggota sckutu sebelumnya, sehingga jumlah modal per- usahaan tidak mengalami perubahan. Tetapi bila ditempuh cara kedua berarti jumlah modal perusahaan akan mengalami pertambahan, A. Pembelian hak atas modal anggota lama. Firma Subur Makmur yang anggotanya terdiri dari Santoso dan Rahmat dengan modal masing-masing $ 5,000,000 dan $ 4,000,000. Kedua partner telah bersepakat untuk menerima Rustam sebagai kawan usaha dengan cara menjual haknya, jumlah ini langsung dibayarkan kepada sckutu yang menjualnya, Masing-masing anggota lama akan menjual haknya 25% dari modal sccara tunai kepada Rustam. Akibat masuknya Rustam dengan membeli hak Santoso dan Rahmat, berarti jumlah modal kedua sekutu lama ini akan berkurang. Pengurangan modal Santoso sebesar 25% dari $ 5,000,000 sedangkan pengurangan untuk modal Rahmat sebesar 25% dari $ 4,000,000. Jadi modal Santoso akan berkurang $ 1,250,000 dan modal Rahmat akan berkurang sebesar $ 1,000,000. Ayat jumal dengan masuknya Rustam sebagai anggota baru akan terlihat seperti berikut : $ 1,250,000 1,000,000 Santoso, capital Rahmat, capital Rustam, capital $ 2,250,000 Akibat transaksi ini ke dalam perkiraan prsekutuan: Santoso, capital Rahmat, capital 5,000,000 4,000,000, 1,250,000 1,000,000 Rustam, capital 2,250,000 B. Penyetoran harta. Bila cara kedua yang ditempuh berarti di samping jumlah capital perusahaan mengalami pertambahan, juga tidak ada pengaruhnya terhadap jumlah capital_anggota persekutuan yang lama Sebagai contoh bahwa Rustam tidak membeli hak anggota lama melainkan menjadi anggota sekutu baru dengan memasukkan hartanya berbentuk uang tuani. Akibat pemasukan ini berarti harta perusahaan bertambah dengan uang tunai $ 2,250,000 diimbangi dengan timbulnya Rustam, capital sejumlah tersebut. Pemasukan anggota baru ini dapat dilakukan baik dengan uang tunai atau harta lainnya yang telah mendapatkan persetujuan dari anggota lama. Seluruh penyetoran ini merupakan jumlah capital yang diikut sertakan, melainkan tergantung dari isi akte pendirian yang baru. Hal ini adalah wajar dikarenakan anggota sekutu lama sudah berjerih payah menjalankan usaha selama ini. PENILAIAN KEMBALI HARTA. Di dalam kenyataannya sering terjadi bahwa harta yang tercantum di dalam Balance Sheet tidak sesuai lagi dengan nilai yang sebenamya berlaku atau dengan perkataan lain angka Balance Sheet tidaklah mencerminkan nilai yang sebenarnya. Penilaian kembali ini sering dilakukan pada saat masuknya anggota baru atau keluamya anggota lama serta pada saat penggabungan perusahaan. Jumlah bersih setelah diadakan penilai kembali (revaluation) baik sebagai penambahan ataupun pengurangan tersebut, selanjutnya dialokasikan ke setiap perkiraan anggota sckutu yang lama sesuai dengan perbandingan yang telah ditetapkan. Agar didapatkan gambaran yang lebih jelas dibawah ini diberikan suatu ilustrasi. Keadaan sebelum diadakan penilaian kembali: — Nilai persediaan barang dagangan $ 4,800,000. — Mesin-mesin $ 1,400,000. — Nilai gedung $ 8,000,000. 12 Nilai setelah diadakan penilaian kembali: — Nilai persediaan barang dagangan $ 6,000,000. — Mesin dinilai $ 2,000,000. — Gedung dinilai $ 10,000,000. Dengan diambilnya tindakan penilai kembali ini menimbulkan pertambahan bersih dari : Persediaan barang dagangan .. $ 1,200,000 Mesin 600,000 Gedung .. 2,000,000 Jumlah pertambahan bersih $ 3,800,000 Dianggap bahwa akibat penilaian kembali dibagi merata di antara anggota sekutu Santoso dan Rahmat. Jumal yang diperlukan untuk mencatat akibat penilaian kembali tersebut yaitu: Merchandise inventory $ 1,200,000 i 600,000 Building 2,000,000 Santoso, capital $ 1,900,000 Rahmat, capital 1,900,000 Goodwill Goodwil dihitung dengan memperhatikan nilai lebih dari jumlah harta perusahaan yang sebenarnya. Hal ini dikarenakan perusahaan telah berjalan dengan baik, organisasi intem yang baik, kepemimpinan yang baik atau letak yang strategis. Timbulnya goodwill pada saat: 1. Membeli perusahaan dengan harga yang lebih tinggi dari nilai harta perusahaan yang sebenamya. 2. Masuknya anggota baru. Ad 1. Membeli perusahaan dengan harga yang lebih tinggi dari nilai harta peru- sahaan sebenarnya. Bagaimana timbulnya goodwill pada saat membeli satu perusahaan dapat dijelaskan seperti dibawah ini. Misalnya Fa “Baki” yang anggotanya terdiri dari Adam dan Yusuf pada tanggal 1 Januari 1983 telah bersepakat untuk menjual perusahaannya kepada Sucipto dengan harga $ 16,000,000. 13 Harta serta hutang Fa Jaya Bakti tergambar seperti berikut : Fa “Jaya Bakti” Balance Sheet December 31, 1982 ASSETS Accounts receivable Merchandise inventory Store supplies Machine .. Accumulated depreciation Equipment .. Accumulated depreciation Total assets .. LIABILITIES Accounts payable CAPITAL Adam, capital Yusuf, capital Total libilities and capital... $ 8,000,000 1,400,000 $ 4,000,000 1,200,000 $ 1,950,000 $ 8,000,000 7,500,000 $ 3,170,000 4,800,000 80,000 6,600,000 2,800,000 $ 17,450,000 $ 15,500,000 $ 17,450,000 Dari angka Balance Sheet diketahui bahwa nilai perusahaan yang dibeli bemilai $ 15,500,000, sedangkan Sucipto membeli perusahaan tersebut lebih tinggi dari nilai perusahaan sebenamya sebesar $ 500,000. Jumal yang dibuat Suciptio untuk pembelian perusahaan Fa Jaya Bakti terlihat sebagai berikut : Accounts receivable Merchandise inventory Store supplies Machine Equipment . Goodwil 14 $ 3,170,000 4,800,000 80,000 8,000,000 4,000,000 500,000 Accounts payabl $ 1,950,000 Accum. depreciation machine 1,400,000 Accum. depreciation equip 1,200,000 Cash... 16,000,000 Ad 2. Masuknya anggota baru. Jika ada anggota yang baru masuk ke dalam persekutuan, maka dapat terjadi bahwa anggota lama menentukan jumlah goodwill sebagai imbalan sebagai hasil jerih payahnya menjalankan usaha selama ini. Nilai goodwill akan menambah jumlah modal anggota persekuluan yang lama dan dapat pula jumlah,tersebut langsung diambil berbentuk uang tunai yang mana hal ini bergantung dari perjanjian yang disepakati. Scbagai gambaran, dianggap pada tanggal 1 Juli 1983, persekutuan Firma yang ang- gotanya terdiri dari Kadir dan Hasan telah bersepakat untuk menerima anggota baru Anwar. Anwar yang memasukkan hartanya -berbentuk wang tunai sebesar $ 6,500,000 dan juga menyetujui untuk memberikan hak goodwill kepada Kadir dan Hasan masing- masing sebesar $ 600,000 dan $ 400,000. Ayal jurnal dengan masuknya Anwar sebagai anggota persekutuan baru tergambar seperti berikut: Cash : $ 6,500,000 Anwar,capital $ 6,500,000 dan pemberian goodwill kepada anggota lama : Goodwill $ 1,000,000 Kadir.capital : $ — 600,000 Hasan,capital . 400,000 PENILAIAN KEMBALI HARTA PERUSAHAAN (REVALUA- TION). Jika harta perusahaan didalam kenyataannya sdtlah tidak menunjukkan nilai yang wajar dibandingan dengan harga yang berlaku di -pasaran, maka dapat saat masuknya anggota baru biasanya akan dilakukan penilaian kembali hanya akan dilakukan pada saat masuknya anggota baru, melainkan penilaian dapat dilakukan pada saat-saat lain yang dianggap perlu oleh perusahaan Pertambahan bersih atau pengurangan bersih akibat adanya penilaian kembali, selanjutnya dapat dimasukkan ke perkiraan anggota-anggota yang yang didasarkan atas pembagian hasil anggota. Sebagai gambaran bahwa Fa‘Matahari yang beranggotakan Sugandi dan Muhtar mempunyai nilai persediaan bararig dagangan sebesar $ 2,900,000 dan nilai gedung phe perusahaan $ 6,000,000. Kedua harta ini nilainya tidak sesuai lagi dan diputuskan untuk diadakan penilaian kembali dengan nilai $ 3,400,000 dan $ 9,500,000. Dengan anggapan kedua anggota ini mempunyai hak yang sama, maka jumal yang diperlukan untuk mengadakan penilaian kembali adalah sebagai berikut : Merchandise inventory $ 500,000 Building .. 3,500,000, Sugandi, capital $ 2,000,000 Muhiar, capital... 2,000,000 Apabila sebagian harta diadakan penilaian kembali, maka ayat-ayat jurnal sebaiknya di debit atau di credit ke dalam perkiraan sementara dibawah judul Penilaian kembali harta (Assets Revaluation). Sesudah seluruh ayat jumal penyesuaian dikerjakan, barulah saldo bersih dari perkiraan Penilaian kembali harta tersebut ditutup dan dipindahkan ke perkiraan capital anggota persekutuan. Penting sekali diperhatikan bahwa harta yang telah ditetapkan haruslah berdasarkan nilai yang berlaku pada waktu penambahan anggota baru. Kelalaian untuk mengadakan penilaian kembali berarti menimbulkan partisipasi dari anggota baru atas rugi atau laba yang disebabkan perubahan nilai pada periode-periode berikut. Likuidasi. Jika suatu Firma keluar dari dunia usaha berarti scluruh hartanya harus dijual, Dari hasil penjualan ini uangnya dipergunakan untuk melunasi hutang berdasar prioritasnya dan jika temyata masih mempunyai saldo maka barulah saldo ini akan dibagikan kepada anggota persekutuan, baik berupa uang tunai ataupun harta. Langkah-langkah ini disebut likuidasi (liquidation). Apabila aktivitas perusahaan betul-betul tidak bisa dilanjutkan, maka perusahaan harus mempersiapkan keputusan untuk melakukan likuidasi dengan terlebih dahulu mem- persiapkan semua perkiraan yang telah disesuaikan dan ditutup sesuai dengan prosedur yang berlaku umum. Terkecuali perkiraan yang mempunyai saldo masih terbuka yaitu sebagian berupa perkiraan harta, hutang dan perkiraan modal. Pada langkah-langkah likuidasi semua harta perusahaan dijual dan hasil dari penjualan ini disebut hasil realisasi. Di dalam realisasi ini mungkin timbul keuntung (Gain on fealization) atau kerugian (loss on realization). Uang tunai milik perusahaan pertama- tama dipergunakan untuk membayar tuntutan-tuntutan dari kreditur, demikian pula hasil dari realisasi dibayarkan kepada kreditur sampai jumlah penuh. Setelah seluruh kewajiban tersebut dilunasi dan temyata masih mempunyai sisa, barulah sisa kas ini akan dibagikan kepada anggota persekutuan berdasarkan perbandingan yang telah ditetapkan. Tetapi yang menjadi masalah, bagaimana bila seluruh jumlah harta perusahaan yang telah direalisir masih belum mencukupi untuk melunasi hutang kepada kreditur. Agar lebih jelas mengenai kemungkinan-kemungkinan yang timbul akibat likuidasi, maka di bawah ini diberikan 3 bentuk ilustrasi, yaitu: 16 Illustrasi pertama. Adanya laba akibat realisasi: Sebelum likuidasi dilakukan, kondisi harta, hutang-hutang serta modal anggota sekutu firma tergambar seperti di bawah ini: Cash... All non cash assets $ 4,400,000 25,600,000 All liabiliti $ 3,600,000 Arifin, capital 10,800,000 Utomo, capital 8,800,000 Herawan, capital 6,800,000 Catatan : Dasar pembagian rugi atau laba akibat realisasi dibagi antara anggota Arifin, Utomo dan Herawan dengan perbandingan 5:3:2. Firma telah menjual seluruh non cash assets dengan harga $ 28,800,000. Dengan ini berarti perusahaan mendapat keuntungan realisasi sebesar $ 28,800,000 dikurangi $ 25,600,000 = $ 3,200,000. Laba realisasi ini dibagi dengan perbandingan 5:3:2, kemudian seluruh kewajiban di- Tunasi dan barulah sisanya akan dibagikan kepada para anggota sekutu. Gambaran proses likuidasi ini jika disajikan dalam suatu daftar terlihat sebagai berikut: Dalam ribuan rapiah. Capital Cash + Other = Liabi + Arifin Utomo Herawan Assets lities 50% 30% + «= -20% Saldo sebelum realisasi.... 4,400 25,600 3,600 10,800 8,800 6,800 Penjualan dan pembagian ..... 28,800 -25,600 — 1600 960 640 Saldo setelah realisasi 0 3,600 12,400 9,760 7,440 Pembayaran utang..... ee, Saldo... : 0 12.400 9,760 7,440 Pembagian kas ke- = pada sekutu ... 29,600 12,400 -9,760 -7,440 0 0 0 0 Ayat jumal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan likuidasi (general joumal) ter- gambar sebagai berikut: Penjualan harta. Cash. ce All non cash assets Loss and gain on realizatiot $ 28,800,000 Pembagian laba. Loss and gain on realization $ 3,200,000 Arifin, capital. Utomo, capital Herawan, capital Pelunasan hutang. All liabilities $ 3,600,000 Cash. Pembagian kas untuk setiap sekutu. Arifin, capital .. $ 12,400,000 Utomo, capital 9,760,000 Herwan, capital 7,640,000 Cash. Illustrasi kedua. 18 Kerugian akibat realisasi. $ 25,600,000 3,200,000 $ 1,600,000 960,000. 640,000 $ 3,600,000 $ 29,600,000 Melanjutkan contoh di atas, dimisalkan all non cash assets dijual seharga $ 17,600,000, berarti timbulnya kerugian sebesar $ 25,600,000 dikurangi $ 17,600,000 = $ 8,000,000. Langkah di dalam pelaksanaan likuidasi tergambar seperti halaman berikut: Cash + Other = Liabi Assets lities Saldo sebelum realisas 4,400 25,600 3,600 Penjualan dan pembagian .... 17,600 25,600 _ Saldo setelah realisas 22,000 0 3,600 Pembayaran utang..... —3,600 -3,600 Saldo.. 18,400 0 Pembagian kas — kepada sekutu . =18,400 0 Dalam ribuan rupiah. Capital + Arifin Utomo Herawan 50% 30% 20% 10,800 8,800 -6,800 4,000 -2,400 -1,600 6,800 6,400 5,200 6,800 6,400 5,200 -6,800 -6,400 -5,200 0 0 0 Ayat jumal yang diminta untuk mencatat pelaksanaan likuidasi terlihat seperti di bawah ini (general joumal) : Penjualan harta. Cash. Loss and gain on realization. All non cash assets... Pembagian rugi. Arifin, capital .. Utomo, capital Herawan, capital Loss and gain on rea Pelunasan hutang. All liabilities Cash. Pembagian kas untuk setiap sekutu. Arifin, capital Utomo, capital Herwan, capital ... Cash $ 17,600,000 8,000,000 $ 4,000,000 2,400,000 1,600,000, $ 3,600,000 $ 6,800,000 6,400,000 5,200,000 $ 25,600,000 $ 8,000,000 $ 3,600,000 $ 18,400,000 19 Illustrasi ketiga. Kerugian realisasi yang melebihi jumlah capital sekutu. Untuk dapat memberikan contoh ketiga ini, dimisalkan all non cash assets hanya dapat terjual $ 3,000,000. Akibat penjualan ini timbulnya kerugian sebesar $ 25,600,000 dikurangi $ 3,000,000 = $ 22,600,000, yang akan dibagikan berdasarkan perbandingan seperti contoh di atas. Gambaran dari akibat kerugian tersebut terhadap milik anggota nampak sebagai berikut: Dalam ribuan rupiah Capital Arifin Utomo Herawan 10,800 8,800 6,800 -11,300 6,720 -4,520 Saldo sebelum realisasi Pembagian kerugian Saldo setelah direalisasi Kekurangan yang ditanggung -500 2,020 2,280 +500 -300 ~200 0 1,720 2,080 Tuntutan kas oleh sckutu .... Catatan : Pada ilustrasi ini dianggap bahwa sekutu lainnya akan menanggung kekurangan anggota lainnya, tetapi dapat saja bahwa untuk anggota yang jumlah modalnya lebih kecil dari kerugian yang harus ditanggungnya (anggota Arifin) menutup kekurangan ini dengan harta pribadinya. Ringkasan lengkap transaksi likuidasi ini tergambar sebagai berikut: 20 Dalam ribuan rupiah. Capital Cash + Other = Liabi + Arifin Utomo Herawan Assets lities 50% += 30% += 20% Saldo sebelum realisasi. 4,400 25,600 3,600 10,800 8,800 6,800 Penjuatan dan pembagian .... 3,000 -25,600 — -11,300 -6,780 -4,520 7.400 0 3.600 = 500. 2,020 2,280 Pelunasan hutang. ....._ —3,600 —3,600 —_ —_ —_— 3,800 0 500. - 2,020 2,280 Distribusi kepada — sekutu 3,800 =1,720 2,080 Saldo... 0 (Dr) 500 300 200 Di dalam general journal. transaksi likuidasi tersebut dicatat sebagai berikut: = Penjualan harta. Cash. $ 3,000,000 Loss and gain on realization 22,600,000 All non cash assets... $ 25,600,000 - Pembagian rugi. Arifin, capital . $ 11,300,000 Utomo, capital 6,780,000 Herawan, capital .... 4,520,000 Los and gain on realization $ 22,600,000 - Pelunasan hutang. All liabilities . $ 3,600,000 Cash $ 3,600,000 Pendistribusian kas kepada anggota firma. Utomo, capital $ 1,720,000 Herawan, capital 2,080,000 Cash... $ 3,800,000 21 Bila kekurangan itu harus ditutup dengan harta pribadi sekutu Arifin, maka dibuat jurnal untuk menutupi kekurangan tersebut sebagai berikut : Cash. $ 500 Arifin, capital wa... $ 500 Jumilah itu akan diberikan kepada sekutu Utomo dan Herawan dengan jumal: Utomo, capital $ 300 Herawan, capital . 200 Cash $ 500 Sering terjadi kesalahan di dalam likuidasi bahwa pendistribusian kas kepada setiap sekutu tidak benar. Hal ini dikarenakan adanya kesimpang-siuran antara pendistribusian kas dengan penbagian keuntungan dan kerugian realisasi. Perlu diperhatikan bahwa rugi atau laba akibat realisasi akan mempengaruhi modal sekutu dengan cara yang sama dengan pembagian Tugi atau laba yang bersumberkan kegiatan operasi perusahaan. Jadi hak dari anggota sekutu yang harus diterima akan sama dengan saldo kredit perkiraan modal masing-masing setelah semua kerugian atau keuntungan akibat realisasi dibagikan. 22 SOAL 1 Basil dan Samsudin telah bersepakat bekerja sama membentuk Firma terhitung tanggal 1 Juli 1979, Laba dan rugi akan dibagi sama rata. Jumlah yang ditanamkan ke dalam Firma tergambar seperti di bawah ini: Basri: Cash... $ 3,150,000 Building 12,000,000 Land 1,600,000 $ 16,750,000 Samsudi: Cash $ 8,500,000 Store equipment 5,300,000 $ 13,800,000 Diminta: Buatlah ayat jumal untuk membuka usaha bersama tersebut di atas. Ayat jumnal tersebut harus jelas memberikan gambaran total investasi setiap anggota. A. Rais dan Mohammad Said telah mempunyai usaha perorangan yang bebas semenjak beberapa tahun yang alu. Terhitung tanggal 1 Januari 1983 mereka bersepakat untuk menggabungkan perusahaannya di dalam bentuk Firma dengan nama Fa. Bahtera. Neraca dari kedua orang tersebut pada tanggal 31 Desember 1982 tergambar seperti di bawah ini: 23 A. Rais Balance Sheet December 31, 1982 Assets Cash.. Accounts receivable Less allowance for Bad debt ... Merchandise inventory Equipment. Less accumulated depreciation Building .... Less accumulated depreciation Land... Total assets .. Accounts payable A. Rais, capital ... Total liabilities and capital .. 24 $ 6,000,000 $ 18,000,000 800,000 $ 10,000,000 800,000 $ 10,000,000 4,000,000 $ 7,500,000 6,700,000 $ 17,200,000 24,000,000 $ 6,000,000 $ 23,000,000 6,000,000 $ 82,200,000 $ 14,200,000 68,000,000 $ 82,200,000 Mohammad Said Balance Sheet December 31, 1982 Assets Cash $ 12,000,000 Notes receivable .. 8,000,000 Accounts receivabl $ 18,000,000 Less allowance 200,000 17,800,000 Merchandise inventory 30,000,000 Store supplie: 600,000 Equipment and furniture . $ 15,000,000 Less accumulated depreciation .. 4,000,000 11,000,000 Total assets... $ 79,400,000 Harta tetap dari kedua orang ini setelah diadakan penilaian pada tanggal 31 Desember dan dari hasil satu pemeriksaan dari pembukuan, akibatnya tergambar seperti berikut: Nilai ak- - Akm_penyusutan tiva baru aktiva baru $ 50,000,000 $ 18,000,000 24,000,000 10,000,000 Building, A. Rais..... Equipment ang furniture, M. Said. Selanjutnya terdapat bunga $ 180,000 yang masih harus diterima dari Notes Receivable pembukuan Moh. Said. tetapi untuk jumlah allowance for bad debt harus diubah menjadi $ 900,000. Notes payable dari pembukuan A. Rais nilai nominainya $ 8,000,000 dan terdapat sebesar $ 120,000 bunga yang masih harus dibayar untuk perkiraan ini. Diminta: 1. Buatlah ayat-ayat jumal untuk mengadakan perbaikan, baik pembukuan A. Rais maupun Mohammad Said. 2. Siapkanlah ayat jumal untuk menutup pembukuan masing-masing anggota guna membuka perkiraan Firma, 3. Sajikanlah Balance Sheet untuk Firma Bahtera pada tanggal 1 Januari 1983. Anggota Firma Simpatik yang anggotanya terdiri dari Subandi dan Iskandar telah sepakat di dalam hal pembagian rugi atau laba seperti berikut: a. Bunga sebesar 6% dari jumlah awal capital masing-masing. b. $ 2,000,000 3,600,000 c. Saldo rugi atau laba akan dibagi rata di antara para anggota. Rekening modal dari anggota firma tergambar seperti berikut: Subandi Saldo per 1 Januari $ 8,000,000 Tambahan investasi per 1 Mei 1,600,000 Iskandar Saldo per 1 Januari $ 7,200,000 Tambahan investasi per 1 Juli 2,800,000 Drawing selama tahun yang berjalan; Subandi $ 3,200,000 Iskandar 1,800,000 Diminta: * Siapkanlah ayat-ayat jurnal untuk membagi rugi atau laba dari Firma tersebut serta mempersiapkan Statement of partner’s capital dengan asumsi; 1. Jumlah profit = $ 8,900,000. 2. Jumlah profit = $ 2,800,000. 3. Jumlah loss = $ 2,400,000. Sofyan dan Dasuki telah membentuk Firma terhitung tanggal 1 Oktober 1980. Pada tanggal 31 Desember 1980 anggota sekutu merencanakan untuk mengadakan perbaikan terhadap nilai harta perusahaan dengan cara mengadakan pemeriksaan terhadap masing- masing pembukuan anggota sekutu. Penata buku menutup pembukuan firma pada tanggal 31 Desember 1980 yang susunan Neracanya tergambar seperti di bawah ini. Hasil pemeriksaan dari pembukuan Sofyan dan Dasuki temyata; 26 ‘Tidak terdapat jumlah allowance for bad debt dari kedua buku masing-masing. Taksiran jumlah tersebut adalah: Pembukuan Sofyan $ 180,000 Pembukuan Dasuki $ 240,000 ‘Tidak ada perkiraan piutang-piutang yang harus dikeluarkan dari pembukuan (write off). Notes payable dengan nilai $ 1,800,000 bunga 6% atas nama Dasuki telah dibayar oleh Firma serta bunganya sebesar $ 13,500 pada tanggal 16 Desember. Jumlah notes payable ini tidak terdapat di dalam catatan pembukuan Dasuki, sehingga tidak juga terdapat di dalam catatan Firma. Oleh penata buku, jumlah ini didebit ke dalam pembukuan Firma dan bunganya dicatat ke dalam perkiraan biaya bunga. Penilai menaksir bahwa nilai wajar tanah yang dimasukkan oleh Sofyan pada tanggal 1 Oktober adalah $ 7,200,000. Laba dan rugi dari Firma dibagi sama rata. Fa, Sofyan dan Dasuki Balance Sheet December 31, 1980 Assets Cash... $ 5,051,000 Accounts receivable $ 6,720,000 Less allowance for bad debt .. 49,800 6,670,000 Merchandise inventory 12,765,000 Store and office supplies 480,000 Building .. $ 9,600,000 Less accumulated depreciation .. 4,200,000 __ 5,400,000 Store and office equipment $ 4,320,000 Less accumulated depreciation . 780,000 3,540,000 Land... 4,740,000 Total assets $ 38,682,000 Liabilities Accounts payable $ 4,440,000 Notes payable 2,100,000 Accrued interest payable 21,000 $ 6,561,000 27 Capital Sofyan, capital . $ 16,260,000 Dasuki, capital 15,861,000 32,121,000 Total liabilities and capital......... $ 38,682,000 Pertanyaan: 1. Buatlah general jumal untuk memperbaiki pembukuan Firma tersebut. 2. Siapkanlah Balance sheet untuk firma setelah diperbaiki pada tanggal 31 Desember. Terhitung tanggal 1 Januari tahun yang sedang berjalan Bahtiar dan Sambas membentuk persekutuan Firma “Jaya Utama", Bahtiar menginvestasikan hartanya ke perusahaan dengan nilai yang sudah dsetujui, memindahkan hutang-hutang dan menambahkan sejumlah uang tunai untuk mencukupi bagian capitalnya sebesar $ 18,000,000. Perincian nilai buku yang telah disctujui tergambar seperti di bawah ini; Pembukuan untuk Bahtiar: Saldo buku Nilai yang besar disetujui Accounts receivable ..... $ 5,760,000 $ 5,760,000 Allowance for doubtful accounts ... 300,000 450,000 10,200,000 10,500,000 15,000,000 10,500,000 4,800,000 8,250,000 4,740,000, 4,740,000 3,000,000 3,000,000 Merchandise inventory... Equipment... Accum. depreciation equipment Accounts payable ..... Notes payable .... Sambas menyetujui untuk memasukkan persediaan barang dagangan dengan harga $ 8,000,000 dan $ 4,000,000 berupa uang tunai. Di dalam perjanjian Firma juga menyebutkan mengenai pembagian hasil operasi per- usahaan yaitu: — bunga yang diperhitungkan dari modai pertama sebesar 8%. — potongan gaji masing-masing sebesar $ 4,200,000 dan $ 3,600,000. — sisanya dibagi sama di antara kedua sekutu. 28 Diminta: 1. Membuat ayat-ayat jurnal (general journal) untuk mencatat investasi untuk Bahtiar dan Sambas ke dalam perkiraan Firma. 2. Siapkanlah Balance Shect untuk tanggal 1 Januari yaitu pada saat perusahaan ini didirikan. 3. Setelah ayat-ayat penyesuaian (adjustment) dan ayat penutup (closing) dari perkiraan hasil dan biaya pada akhir Desember yaitu akhir tahun pembukuan pertama menun- jukkan saldo kredit sebesar $ 15,600,000, dimana pengambilan pribadi Bahtiar dan Sambas masing-masing sebesar $ 3,900,000. Bagaimana jumal untuk menutup perkiraan income dan perkiraan drawing pada tanggal 31 Desember tersebut. Mustafa dan Herman telah menjalankan usahanya dengan berhasil di dalam be- berapa tahun, Di dalam pembagian rugi dan laba ditentukan perbandingan 60% dan 40%. Burhanudin terhitung tanggal 1 Juli 1983 telah diterima menjadi sekutu baru dengan jumlah investasi $ 12,000,000 dengan syarat bahwa harta perusahaan perlu diadakan perubahan yaitu: 1. Nilai persediaan barang dagangan terlalu tinggi $ 1,800,000. 2. Terdapat sejumlah $ 1,200,000 piutang yang lupa dibukukan. 3. Akumulasi penyusutan gedung sewajamya adalah $ 6,600,000. Neraca dari Firma sebelum masuknya Burhanudin dan diadakan perubahan tergambar seperti di bawah ini: Mustafa dan Herman Balance Sheet June 30, 1983 Assets Cash $ 4,200,000 Account receivable... . $ 13,200,000 Less Allowance for Bad Debts 720,000 12,520,000 Merchandise inventory... 16,800,000 Selling and office supplies .. 810,000 Store equipment ... $ 5,400,000 Less Accumulated Depreciation... 1,800,000 ————_ 3,600,000 Building . $ 18,000,000 Boe Less Accumulated Depreciation. 3,000,000 15,000,000 Land. 4,200,000 Total assets ... $ 57,090,000 Liabili and capital Accounts payable $ 8,460,000 Mustafa, capital $ 27,840,000 Herman, capital 20,790,000 ————__ $ 48,630,000 Total liabilities and capital $ 57,090,000 Pertanyaan: A. Buatlah ayat-ayat jumal yang diperlukan untuk mengadakan perbaikan pembukuan Mustafa dan Herman, sebelum masuknya sekutu baru Burhanudin. B. Catatlah pemasukkan Burhanudin dan siapkanlah Balance Sheet untuk Firma yang baru ini, Rahmat, Helmi dan Joni telah membuka toko pakaian dalam bentuk Firma beberapa tahun yang lalu dengan pembagian rugi atau laba hasil operasi perusahaan yang sama di antara ketiga suku. Pada tanggal 1 Agustus 1979 telah bersepakat untuk menjual harta perusahaan kecuali cash kepada Supono dengan harga $ 25,300,000. Nerca saldo (trial balance) dari buku besar setelah diadakan penyesuaian tetapi sebelum ditutup pada tanggal 1 Agustus tergambar seperti di bawal: ini Rahmat, Helmi and Joni Adjusted Trial Balance Agustus 1, 1979 Cash .. 3,912,000 —_— Accounts receivable .. 13,284,000 Allowance for bad debts —_ 554,400 Merchandise inventory, December 31 .. 28,350,000 _ Store and office supplies 985,200 = Store and office equipment 6,480,000 — Accumulated depreciation equipment — 3,159,000 Building ... 14,400,000 Accumulated depreciation buildin; —_— 6,120,000 Land .. 3,600,000 —_ Rahmat, capit: —_ 16,920,000 Helmi, capital _ 16,440,000 Joni, capital — 21,193,200 Sales _ 32,955,600 Purchases 19,935,000 Purchases discount —_— 317,400 Advertising .. 1,212,000 = Sales salaries .. 1,860,000 _ Store supplies used 546,000 — Office salaries .... 1,260,000 —_ Office supplies used 66,000 — Miscellaneous General Expense 1,768,200 _ 97,659,600 | 97,659,600 Nilai persediaan barang dagangan per 1 Agustus 1979 = $ 25,650,000. Diminta: A. Buatlah ayat jumal untuk menutup perkiraan perusahaan. B. Buatlah ayat jumal untuk mencatat penjualan harta, pelunasan hutang dan pen- distribusian saldo kas pada anggota sckutu. 31 [sous] Ridwan dan Robert di dalam usahanya membagi kerugian atau laba secara sama vata, telah memutuskan untuk tidak melanjutkan usahanya lagi terhitung tanggal 1 Maret 1983. Neraca perusahaan per 31 Maret tergambar seperti di bawah ini: Ridwan and Robert Balance Sheet Merch, 31, 1983 Assets Cash... $ 11,000,000 Other assets (net)... 101,200,000 $ 112,200,000 Liabilities and capital Liabilities $ 28,600,000 Ridwan, capital $ 44,000,000 Robert, capital 39,600,000 83,600,000 $ 112,200,000 Selama bulan April terjadi transaksi April, 4 Sebagian harta yang nilai bukunya $ 27,500,000 telah terjual seharga $ 44,000,000. 6 Seluruh hutang dilunasi. 9 Seluruh sisa kas dibagikan kepada anggota sekutu. 2 Harta yang nilai bukunya $ 55,000,000 telah terjual hanya $ 34,900,000. Hasil penerimaan dari penjualan ini dibagikan kepada anggota sekutu. 25. Sisa harta telah terjual $ 23,400,000 dan uangnya langsung dibagikan. ic Pertanyaan: 1, Buatlah dalam bentuk general journal untuk mencatat sebuah transaksi tersebut diatas. 2. Siapkanlah laporan yang menggambarkan proses pembubaran ini. 32 Mulyono menyumbangkan seluruh +vai:::: “ beranggotakan Mulyono, Suryadi dan Li meg bangkan sebagian waktunya untuk ini. Akibsiny: a Fi ditentukan perbandingan 3:1:1. Sekarang dengan melihat kenyataan pais.’ maka seluruh anggota sepakat untuk mela’ Sebelum kebijaksaan likuidasi diadakan, harts, seperti berikut : Mulyono, Suryadi ang 1" Balance $ April 31. 1983 Assets Cash... Accounts receivable Merchandise inventory. Equipment... Less Accumulated Depreciation Total assets..... Liabilities Accounts Payable .. Capital Mulyono, capital .. Suryadi, capital Lukman, capital SOLSG Total liabilities and capital ACD,COO Selurub harta telah dijual, hutang-hutang telah dilunasi Gea kepada anggota sckutu yang transaksinya terlihat seperti oi Mei, 4 Dari piutang dagang hanya dapat diterima se 6 Seluruh persediaan barang dagangan 9 Equipment laku terjual $ 4,960,000. Mei, 12 Scluruh hutang perusahaan dilunasi. 15. Saldo kas dibagikan kepada anggota persckutuan. Diminta: A. Buatlah ayat-ayat untuk mencatat penjualan harta, pengalokasian akibat kerugian B. dan pembayaran pada kreditur. Dengan satu asumsi bahwa setiap anggota yang mengalami defisit akan menutup kekurangan tersebut dengan uang pribadinya, buatlah ayat untuk mencatat pe- nerimaan dan pembayaran dari saldo yang ada ke setiap anggota persekutuan. Dengan asumsi bahwa partner yang mengalami defisit akan ditanggung oleh anggota lainnya, buatlah ayat-ayat untuk pembayaran kas kepada anggota-anggota tersebut. PERSEROAN TERBATAS (CORPORATION) CIRI-CIRI PERSEROAN TERBATAS Perseroan Terbatas merupakan badan hukum yang berdiri sendiri diatur berdasarkan Undang-undang. Karena statusnya berbentuk badan hukum, berarti Perseroan Terbatas mempunyai ciri-ciri yang berbeda dengan bentuk organisasi perusahaan per- orangan atau Firma, Tanda-tanda yang penting dari Perseroan Terbatas antara lain: a. Badan hukum yang perpisah (Separate legal existence). Perseroan Terbatas dapat memperoleh, mempunyai dan menjual kekayaan atas namanya sendiri, Berarti ia dapat mengadakan kontrak-kontrak, mempunyai hutang- hutang selama aktivitasnya masih berada di dalam batas-batas anggaran dasar dan akte perusahaan (Article of incorporation). b. Hak pemilikan yang dapat dipindahkan (Transferable units of owner- ship). Hak pemilikan atas Perseroan Terbatas dapat terdiri dari beberapa kelomnok yang dapat dipindah-pindahkan yang dinamakan saham, Karena ite ; mast (St0CK holder) dapat memperjual belikan saham-sahamnya. Pembelian atau penjualan saham- saham ini tidak akan menganggu jalannya aktivitas perusahaan. 35 ag (Limited liability of stock holder). : - zgumng jawab maksimal sebesar jumlah saham, karena fs “cca @wonmeut lebih dari pada jumlah harta yang dimiliki cebut melebihi jumlah dari pada harta yang dimiliki ion tidak dapat dibebankan kepada para pemegang erugian maksimal untuk para pemegang saham dimilikinya. ization). a para pemegang saham dimana untuk mengawasi *cebatas yang dilaksanakan oleh Pimpinan (direksi) dilakukan Jengan menunjuk Dewan Komisaris (Board of directors). i para pemegang saham di dalam menetapkan ke- ksanaannya dilakukan oleh pimpinan perusahaan THRBATAS adalah para pemegang saham, sedangkan jumlah sham stock holder's equity, share holder’s equity $s terdiri: iy pemegang saham; perusahaan (Retained Eaming). para pemegan saham kadang-kadang disebut disetor) akan dicatat ke dalam golongan saham yang »ve.diteluarkan saham biasa (common stock), berarti jumlah jam akan dicatat di dalam perkiraan ini, axan menunjukkan sebesar jumlah nominal, karena itu | astivitas perusahaan yan tergambar dari saldo perkiraan .s aon dipindahkan keperkiraan Retained Earning (Laba n kepada para pemegang saham disebut Dividend utusan Dewan Komisaris. Besamya dividend sing dengan mendebitnya, Sebagai contoh untuk ari sebagian laba yaitu sejumlah $ 600,000 akan ham. Jumual yang diperlukan untuk memindahkan jumlah a pemegang saham yaitu: $ 600,000 $ 600,000 Setiap dividend yang telah dibayarkan kepada pemegang saham, berarti perkiraan Divi- dend payable akan di debit, diimbangi dengan berkurangnya perkiraan Cash, Jumal untuk mencatat pembayaran seluruh dividend kepada pemegang saham yaitu : Dividend Payable ... Cash . $ 600,000 $ 600,009 Bagian modal saham dan laba yang belum dibagikan susunannya di dalam Neraca digambarkan seperti di bawah ini : Stock Holder’s Equity Piad in capital: Common stock $ 30,000,000 Retained Earning 6,000,000 Total Stock holder’s equity... $ 36,000,000 Tetapi sebaliknya jika rugi yang diderita perusahaan, maka kerugian tersebut dicatat disebelah debit perkiraan Retained Eaming sebagai bukti terjadinya defisit. Defisit ini sering pula disebut Retained Earning yang negatif. Kerugian ini dengan sendirinya akan mengurangi jumlah Capital stock. Selain istilah Retained Earning sering ditemui istilah lain yaitu: = Retained Earning for use in the business (Laba yang ditahan untuk digunkan dalam perusahaan). ~ Earning reinvested in the business (Laba yang diinvestasikan dalam per usahaan). — Earning employed in the business (Laba yang dipergunakan dalam perusahaan). - Accumulated Earning (Akumulasi laba). BENTUK-BENTUK SAHAM. Sebelum membahas mengenai bentuk-bentuk saham, maka sebagai dasar untuk mengelompokkan saham tersebut sebetulnya bersumberkan hak-hak yang dimiliki oleh pemegang saham. Hak-hak utama yang dimiliki oleh pemilik saham yaitu: a. The right to vote (hak suar: b. The right to share in distribution of earning (hak memperoleh pembagian laba). c. The right to maintain the same fractional interest in the corporation by puschasing a proportionate member of share of additional issuances of stock hak untuk mem- pertahankan bagian modal yang dipunyai dengan jalan membeli secara proportionil dari setiap tambahan jumlah saham yang dikeluarkan). 37 d. The right to share in assets upon liquidation (hak atas pembagian harta pada saat likuidasi). Untuk Perseroan Terbatas yang mengeluarkan hanya satu macam saham biasa, berarti setiap pemegang saham mempunyai hak yang sama. Tetapi bila perusahaan yang ingin mengadakan perluasan, maka dapat saja perseroan mengeluarkan satu atau beberapa macam saham dengan pemberian hak-hak istimewa (preference). Saham-saham ini di- sebut saham dengan hak istimewa (Preferred Stock). Hak-hak istimewa ini dapat berupa pembagian laba atau hak terlebih dahulu atas harta perusahaan jika perusahaan dilikuidir. Jadi bila satu perseroan mempunyai saham biasa (common stock) barulah akan diterima setelah pemegang saham prefern telah dipenuhi pembagian dividendnya. Untuk memberikan gambaran, misalnya satu perseroan telah mengeluarkan 500 lembar saham preferen dan 2.000 saham biasa. Hak istimewa saham preferen yaitu mempunyai hak pertama atas deviden sebesar $ 2,000 per lembar. Agar jelas mengenai cara pem- bagian ini diberikan di dalam 3 kondisi yaitu selama 3 tahun. Tahun pertama : Diperoleh laba sebesar $ 2,000,000. Tahun kedua : Diperoleh laba sebesar $ 5,000,000. Tahun ketiga : Diperoleh laba sebesar $ 10,000,000. Dewan komisaris menetapkan bahwa sebagian laba ini akan ditahan di dalam per- usahaan. Perincian pembagian laba tersebut dalam bentuk daftar tergambar sebagai berikut + Tahun ke Tahun ke Tahun ke I Tl Il 2,000,000 5,000,000 10,000,000 800,000 2,000,000 4,000,000 Laba bersih Jumlah yang ditahan . 1,200,000 3,000,000 6,000,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000 Laba yang dibagikan . Devidend saham preferen (500 lembar) = =< suse Devidend saham biasa ... 200,000 2,000,000 5,000,000 (2.000 lembar) Deviden per saham: Saham preferen 2,000 2,000 2,000 Saham biasa 100 1,000 2,500 38 MACAM-MACAM SAHAM PREFEREN. Saham preferen dapat dibagi atas : 1. Saham preferen berpartisipasi dan tidak berpartisipasi. 2. Saham preferen komulatif dan tidak komulatif. 3, Hak-hak istimewa lainnya. SAHAM PREFEREN BERPARTISIPASI DAN TIDAK BERPARTISIPASI. Dari contoh dimuka dengan jelas terlihat bahwa pemegang saham preferen akan me- nerima jumlah yang lebih pasti dan teratur bila dibandingkan dengan para pemegang saham biasa, Hak istimewa dari pemegang saham preferen untuk batas jumlah tertantu (seperti contoh yang diberikan di atas) disebut dengan non particapacing (saham tidak berpartisipasi). Tetapi bila jumlah diveden yang diberikan kepada para pemegang saham preferen terdapat kemungkinan lebih besar dari jumlah yang ditentukan, maka saham preferen tersebut dinamakan participating preferred stock (saham preferen yang berpartisipasi). Hal ini terjadi jika laba yang diperoleh perusahaan cukup besar sehingga pemegang saham preferen akan memperoleh jumlah yang lebih tinggi dari jumlah yang sudah ditetapkan. Jumlah tambahan ini diatur di dalam anggaran dasar perseroan. Sebagai ilustrasi, misalnya di dalam anggaran dasar perusahaan disebutkan, bila jumlah dividen yang diterima saham biasa sudah menyamai jumlah dividen yang diter- ima pemegang saham preferen, maka sisa laba akan dibagikan dalam jumlah yang sama. Dari contoh dimuka dapat terlihat pada tahun ketiga, temyata jumlah yang dibagikan kepada pemegang saham biasa melampaui jumlah yang dibagikan kepada pemegang saham preferen. Partisipasi saham preferen tergambar seperti berikut : Saham Saham Jumlah Preferen biasa Dividen tetap per tahun (500 lembar) .. $ 1,000,000 $ 1,000,000 Dividen saham biasa biasa sampai sejumlah dividen preferen.. Sisa dividen yang dibagi sama untuk 2.500 lembar ... $ 4,000,000 4,000,000 200,000 800,000 1,000,000 Jumlah $ 1,200,000 $ 4,800,000 $ 6,000,000 Dividen per saham ... 39 SAHAM PREFEREN KOMULATIF DAN TIDAK KOMULATIF. Yang diartikan dengan saham preferen tidak komulatif, bila jumlah dividen yang diterima para pemegang saham tersebut tidak mencapai jumlah dividen yang telah di- tetapkan, maka kekurangan tersebut tidak akan diperhitungkan untuk tahun berikutnya. Jadi pemegang saham preferen tidak komulatit mempunyai kemungkinan akan menerima sejumlah dividen kecil dari pada jumlah dividen yang ditetapkan atau dengan kata lain bahwa si pemegang saham preferen tidak komulatif hanya hak memperoleh pembagian laba terlebih dahulu bila dibandingkan dengan para pemegang saham biasa. Sedangkan untuk para pemegang saham preferen komulatif, bila jumlah dividen yang diterima pada satu periode tertentu lebih kecil atau kurang dibandingkan dengan jumlah dividen yang telah ditetapkan, maka jumlah kekurangan tersebut akan dikon- pensir (diperhitungkan) pada periode-periode berikutnya. Berarti bila jumlah seluruh dividen preferen komulatif telah dipenuhi, barulah sisa dividen akan dibagikan kepada pemegang saham biasa. HAK-HAK ISTIMEWA LAINNYA. Untuk saham preferen di samping dikaitkan dengan keistimewaan di dalam pem- bagian dividen, dapat juga berkaitan dengan hak-hak istimewa berupa tuntutan terhadap harta perusahaan pada saat likuidasi dibandingkan dengan para pemegang saham biasa. Bila suatu perusahaan dilikuidir, maka hasil penjualan harta perusahaan terlebih dahulu akan dibagikan kepada para pemegang saham biasa. Hak-hak ini lebih terperinci diatur di dalam anggaran dasar, tercantum dalam sertifikat atau diatur di dalam suatu perjanjian. PENGELUARAN SAHAM. Saham-saham yang dikeluarkan perusahaan ada beberapa kemungkinan yaitu : 1. Mengeluarkan saham sebesar nilai nominal. 2. Mengeluarkan saham dengan harga lebih kecil dari pada nilai nominalnya (dis- count). 3. Saham yang dikeluarkan di atas nilai nominal saham (premium). Secara teori tidak beralasan perseroan terbats yang baru mengeluarkan saham yang tidak sama dengan nilai nominalnya. Perbedaan nilai ini timbul akibat prospek keberhasilan dari perusahaan pada masa yang akan datang. Karena itu berarti pencantuman nilai nominal hanyalah merupakan per- bandingan pemilikan. SAHAM DIKELUARKAN SEBESAR NILAI NOMINAL. Untuk pencatatan penanaman modal dalam Perseroan Terbatas tidaklah berbeda dengan pencatatan penanaman modal bentuk organisasi perusahaan lainnya. Perbedaan hanyalah bahwa untuk Perseroan Terbatas setiap ada investasi dicatat dengan mengkredit perkiraan 40 MODAL SAHAM (CAPITAL STOCK). Sebagai contoh, perusahaan dengan modal statutair berupa 1.000 lembar saham preferen dengan nilai nominal @ $ 20,000 per lembar dan 3,000 lembar saham biasa dengan nilai nominal @ $ 10,000 per lembar. Dari jumlah ini telah dikeluarka 60% telah terjual dengan kondisi sebesar nilai dari yang diterima secara tunai. Jurmal yang dipergunakan untuk mencatat investasi dari pemegang saham serta penerimaan kas ter- gambar sebagi berikut: Cash... $ 30,000,000 Preferred $ 12,000,000 Common stock 18,000,000 Cash 30,000,000 | Preferred stock J 000.000] Common stock 18,000,000 Perkiraan saham preferen dan saham biasa merupakan controlling accounts (perkiraan pengendali). Apabila diperlukan dapat dibuat catatan mengenai daftar nama dan alamat pemegang saham. Apalagi jika dividen yang dikeluarkan dibayar dengan check sangat penting untuk penyusunan laporan keuangan, Perkiraan pemegang saham disimpan dalam Subsidiary ledger yang disebut Stock holder ledger. PENGELUARAN SAHAM DENGAN NILAI DI BAWAH PARI (NOMI- NAL). Bila saham dikeluarkan perusahaan dengan harga yang labih rendah dari nilai nominalnya, maka selisih antara nilai nominal dengan harga jual tersebut dinamakan Discount of common stock/prefereed stock (Disagio saham biasa/Preferen). Penjualn ini mengakibatkan jumlah yang diterima perusahaan lebih kecil dari nilai nominal saham yang dikeluarkan. 41 Misalkan perusahaan telah mengeluarkan 500 saham biasa dengan nilai nominal $ 10,000 per lembar dengan harga $ 9,800 per lembar. Biasanya nilai jual ini dinyatakan dengan kurs. Ayat jumal untuk mencatat transaksi ini adalah : Cash. $ 4,900,000 Discount common stock 100,000 Common stock .... $ 5,000,000 Jumlah discount common stock (disagio) sebesar $ 100,000 merupakan perkiraan tandingan (contra) dari perkiraan modal yang disetor sehingga jumlah discount ini akan mengurangi jumlah nilai saham biasa. Jumlah discount bukanlah merupakan harta per- usahaan dan juga jumlah ini tidak boleh diamortisasikan sebagai biaya. Jika saham dijual dengan harga yang lebih tinggi dari pada nilai nominalnya, maka jumlah kelebihan ini disebut premium (agio). Sebetulnya tidaklah beralasan bagi perusahaan baru untuk mengeluarkan saham dengan harga yang lebih rendah atau lebih tinggi dari nilai nominalnya. Nilai nominal merupakan salah satu cara untuk membagi modal perusahaan dalam beberapa unit pemilikan. Tetapi akibat pengaruh harapan keberhasilan dimasa mendatang berbeda-beda di antara perusahaan, menimbulkan adanya harga saham yang berbeda-beda pula. Nilai saham suatu perseroan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: - Keadaan keuangan perusahaan. - Perkembangan laba yang dikaitkan dengan perkembangan dividen. - Potensi untuk menghasilkan laba. - Tersedianya dana untuk investasi. = Prospek perekonomian umumnya dan dunia usaha khususnya. Bila saham dikeluarkan dengan harga yang lebih tinggi dari pada nilai nominalnya, maka wang tunai yang diterima dari penjualan saham tersebut akan didebit pada perkiraan Cash sedangkan perkiraan Common stock serta perkiraan Premium of common stock akan dikredit. Jumlah premium of common stock dihitung dengan mengurangkan nilai jual saham dengan nilai nominalnya. Sebagai contoh perusahaan mengeluarkan 600 lembar saham biasanya, nominal $ 10,000 per lembar dengan kurs 105. Ayat jurnal untuk mencatat transaksi penjualan saham tersebut adalah: Cash. $ 6,300,000 Common stock .... $ 6,000,000 Premium of common stock . 300,000 Premium of common stock sebesar $ 300,000 termasuk penanaman modal para pemegang saham. Jumlah ini harus dipisahkan dari perkiraan modal karena secara hukum jumlah ini bukan merupakan bagian dari modal. Premium ini mungkin dapat dipergunakan 42 sebagai dasar pembagian deviden kepada pemegang deviden. Nilai ini harus diutarakan secara jelas agar diketahui bahwa jumlah tersebut bukanlah bersumberkan dari laba perusahaan, Cara penyajian mengenai discount maupun premium di dalam Balance Sheet digam- barkan seperti berikut : Stock holder’s equity Paid in capital : Preferred 8%, stock cumulative $ 10,000 pare (3.000 shares authorize and issued) $ 30,000,000 Premium on preferred stock 2,000,000 $ 32,000,000 Common stock $ 20,000 par (5.000 share authorized, 2.000 share issued) $ 40,000,000 Less Discount on common stoc! 6,000,000 34,000,000 Total in capital $ 66,000,000 Retained eaming.. 20,000,000, Total stock holder’s equity $ 86,000,000 Tidak jarang terjadi bahwa dari aktivitas perusahaan temyata mengalami kerugian, jumlah kerugian ini akan mengurangi Total paid in capital atau dengan kata lain akan berkurangnya jumlah Total stock holder's equity. Pengeluaran saham peruasahaan tidaklah selamanya akan ditukar dengan uang tunai tetapi dapat juga ditukarkan dengan harta antara lain tanah, mesin, gedung dan sebagainya. Nilai dari harta yang akan dimasukkan ke dalam perusahaan terlebih dahulu harus di- tetapkan harga pasamya dan angka ini telah mendapat persetujuan dari Dewan Komisaris. Saham-saham tanpa nilai nominal ini dapat diberi nilai penetapan (stated value) yang biasanya diputuskan oleh Dewan Komisaris. Untuk melanjutkan contoh, dianggap bahwa tahun pertama nilai penetapan sebesar $ 10,000 per lembar dan kelebihan hasil ini dapat dikreditkan pada perkiraan Paid In Capital in Excess of Stated Value (Modal disetor melebihi nilai penetapan). Transaksi untuk mencatat pengeluaran saham pada tahun pertama tergambar sebagai berikut : Cash.. Common stock Paid In Capital in Excess of Stated $ 46,000,000 $ 40,000,000 6,000,000 43 Dengan memperhatikan jumal di atas akan bahwa akuntasi untuk saham tanpa nilai nominal yang bemilai penetapan (stated value) caranya mempunyai kesamaan dengan akuntansi untuk saham yang mempunyai nilai nominal. PENEMPATAN DAN PENGELUARAN SAHAM. Untuk para pemegang saham lama, biasanya mempunyai hak preventive yaitu untuk membeli saham yang dikeluarkan lebih dahulu. Bila hak ini tidak dipergunakan oleh para pemegang saham tersebut, maka perseroan dapat menjual sahamnya kepada seseorang secara di bawah tangan (under writer) yang selanjuinya akan menjualnya kepada pe- nanaman modal dengan harapan memperoleh laba. Dapat pula terjadi bahwa perseroan menjual langsung saham tersebut kepada pe- nanaman modal. Biasanya dengan penanaman modal itu telah dibuat suatu persetujuan dengan perseroan untuk menempatkan (subscribe) saham dengan harga tertentu. Persetujuan ini berisikan apakah pembayaran akan dilakukan secara sekaligus atau dengan cicilan di dalam waktu tertentu. Jumlah saham yang ditempatkan merupakan harta perusahaan, karena itu jumlah ini didebitkan keperkiraan Stock Subscibption Receivable (Piutang penempatan saham) dan diimbangi dengan mengkredit perkiraan Stock Subscribed (Modal ditempatkan). Perkiraan Stock subscription receivable pencatatannya bukan berdasarkan nilai yang ditempatkan sebenamya. Selisih yang timbul dicatat keperkiraan discount atau pre- mium. Perkiraan ini merupakan perkiraan pengendali (controlling account). Perincian orang-orang yang menempatkan saham dibuat dalam buku besar pembantu yang di- namakan Subscriber ledger (Buku besar calon pemegang saham). Perseroan barulah mengeluarkan sertifikat saham setelah calon pemegang saham menyetor seluruh pembayaran yang telah disetujui. Setelah lunasnya pembayaran ini, maka perkiraan Stock Subscribed dihilangkan dengan cara mendebitnya dan diimbangi dengan munculnya perkiraan Capital stock di sebelah kredit. Jelaslah bahwa perkiraan capital stock subscribed hanyalah bersifat perkiraan sementara yang muncul sebelum seluruh pembayaran untuk nilai saham yang telah ditentukan dilunsai. Sebagai contoh Perseroan Terbatas Jaya Sakti mengeluarkan saham dengan urutan transaksi sebagai berikut : a. Pada tanggal 1 Juli diterima penempatan untuk 2.000 lembar saham biasa, nilai nominal $ 15,000 per lembar dengan kurs104. Jumlah pembayaran (down payment) ditetapkan sebesar 60% dari harga penempatan. July, 1. Common Stock Subscription Receivable ... $ 31,200,000 Common Stock Subscribe $ 30,000,000 Premium on common stock . 1,200,000 Cash $ 18,720,000 Common stock subscribed receivable $ 18,720,000 b. Diterima lagi pembayaran pada tangal 1 September sebesar 25% dari calon pe- megang saham. Sept. 1. Cash. Common stock subscription receivable ... $ 7,800,000 $ 7,800,000 c. Pada tanggal 20 Oktober telah diterima pembayaran terakhir sebesar 15% dari harga penempatan dan selanjutnya dikeluarkan sertifikat saham. Okt, 20.C ash... $ 4,680,000 Common stock subscription re $ 4,680,000 Common stock subscribed $ 30,000,000 Common stock .. $ 30,000,000 Agar lebih jelas mengenai hal ini, penulis memberikan contoh lain yaitu saham dari Perseroan Terbatas "Fajar Indah” yang dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga nominalnya. — 1 April, ditempatkan 1000 lembar saham biasa, nilai nominal $ 20,000 per lembar dengan harga $ 19,600 per lembar. Jumlah pembayaran pada saat pengeluaran saham ditempatkan (down payment) ditetapkan sebesar 50% dari harga penempatan. Jurnal : Common stock subscription receivable .. Discount on common stock... Common stock subscribed .. Cash... Common stock subscription receivable .. $ 9,800,000 — Tanggal 31 Mei, telah diterima lagi 30% dari seluruh calon pemegang saham. Cash... $ 5,880,000 Common stock subscription receivable .. $ 5,880,000 — Tanggal 30 Juni, diterima pembayaran terakhir sebesar 20% dari harga penempatan dan dikeluarkannya sertifikat saham. Cash. $ 3,920,000 Common stock subscription receivable $ 3,920,000 Common stock subscribed $ 20,000,000 Capital stock ... $ 20,000,000 45 Jumlah Common stock subscription receivable dicantumkan di Neraca sebagai current asset, tetapi perkiraan Stock subscribed dan premium/discount akan dicatat sebagai modal yang disetor (Paid in capital). Walaupun jumlah tersebut belum belum tentu seluruhnya dibayar, tetapi tuntutan perseroan kepada calon pemegang saham adalah sejumah harta dengan nilai yang sama. Agar jelasnya bagaimana penyajian di dalam Neraca pada tanggal 1 Juli dan 1 April (kedua perusahaan yang berbeda) tergambar seperti dibawah ini : Perseroan Terbatas Jaya Sakti” Balance Sheet July 1, 19... Assets Cash. $ 18,720,000 Common stock subscription receivable ... 12,480,000 Total assets... $ 31,200,000 Stock holder’s equity in capital : Common stock subscribed $ 30,000,000 Premium on common stock .. 1,200,000 Total stock holder's equity..... $ 31,200,000 Perseroan Terbatas Fajar Indah Balance Sheet April 1, 19... Assets Cash... $ 9,800,000 Common stock subsription receivable 9,800,000 Total assets..... $ 19,600,000 46 Stock holder’s equity Paid in capital : Common stock subscribed... $ 20,000,000 Less Discount on common stock... 400,000 Total stock holder's equty.... $ 19,600,000 TREASURY STOCK (SAHAM YANG DITARIK KEMBALI). Perseroan setelah berjalan beberapa tahun mungkin akan menarik kembali saham- sahamnya yang telah beredar dengan cara membeli dari pemegang saham atau dapat pula berupa hadiah. Dapat pula terjadi akibat pembayaran hutang dari pemegang saham. Pelaksanaan penarikan kembali hanya terjadi untuk : a. Saham dari perseroan yang mengeluarkannya. b. Tela dikeluarkan dan dibayar penuh. c. Yang ditarik kembali oleh perseroan. d. Yang belum dibatalkan atau dikeluarkan. Jumlah saham yang ditarik kembali bukanlah merupakan harta dikarena tidak mungkin perseroan memiliki dirinya sendiri. Treasury stock tidak mempunyai hak suatu dan juga tidak berhak menerima pembagian modal kepada pemegang saham. Cara ini umumnya disetujui oleh para akuntan yaitu jumlah saham yang ditarik kembali dilaporkan sebagai harta perusahaan. Alasan-alasan perusahaan untuk menarik kembali saham-sahamnya antara lain yaitu saham tersebut untuk dijual kembali kepada para pegawai, untuk menambah modal kerja, diberikan sebagai bonus atau dapat juga dengan tujuan untuk menjaga harga saham- saham di pasaran. Nilai saham yang ditarik kembali biasanya diterapkan berdasarkan harga pembelian (cost basis). Pada saat saham dibeli kembali, perkiraan Treasury Stock (Saham yang ditarik) di Debit sebesar harga belinya sedangkan beberapa nilai nominal semula dari saham tersebut pada waktu dikeluarkan tidak perlu diperhatikan. Harga beli ini menjadi patokan bila saham tersebut dijual kembali, sedangkan selisihnya dengan harga jual akan dicatat di Debit atau di Kredit pada perkiraan Paid-In Capital from Sale of Treasury Stock (Modal disetor dari penjualan saham yang ditarik kembali). Untuk jetasnya dibawah ini diberikan contoh dari perusahaan yang telah mengeluar- kan 3.000 saham biasa, nominal $ 25,000 per lembar dengan harga $ 26,000 per lembar. Jurnal : Cash. Common stock .. Premium on common stock $ 78,000,000 $ 75,000,000 3,000,000 47 Selanjutnya di bawah ini diberikan conton yang berkaitan dengan saham yang ditarik kembali sebagai berikut : a) Ditarik 400 lembar saham milik sendiri dengan harga $ 30,000 perlembar. Jurnalnya : $ 12,000,000 $ 12,000,000 Treasury Stock Cash Catatan : Harga saham $ 30,000 per lembar sebagai patokan harga saham yang ditarik kembali dan bukanlah seharga $ 25,000 per lembar yaitu harga pertama dari saham tersebut. -b) Dijual kembali 150 saham yang ditarik kembali dengan harga $ 32,500 per lembar. Jurnalnya : Cash. $ 4,875,000 Treasury Stock $ 4,500,000 Paid In Capital from ‘Treasury 375,000 c) Dijual lagi 100 lembar saham yang ditarik kembali dengan harga sebesar $ 29,000 per Iembar. Jurnalnya : Cash. $ 2,900,000 Paid In Capital from Sale of Treasury Stock 100,000 Treasury Stock .. $ 3,000,000 Penyajiannya di dalam Neraca setelah tiga transaksi tersebut di atas dilakukan tergambar sebagai berikut: Stock holder’s equity Paid in capital : Common stock, $ 25,000 par (3.000 shares authorizxed and issued)... .. $75,000,000 Premium on common stock 3,000,000 $ 78,000,000 From sale of Treasury Stock.. 275,000, 48 Total paid-in capital . $ 78,275,000 Retained eamings .. 15,000,000 Total $ 93,275,000 Deduct treasury stock (150 share at cost). 4,500,000 Total stock holder’s equity ..... $ 88,775,000 Dari contoh di atas berarti jumlah saham yang masih beredar tinggal 2.850 lembar (3.000 lembar dikurangi 150 lembar sisa saham yang ditarik kembali). Bila penarikan kembali yang didapatkan dari hadiah, maka jumlah tersebut tidaklah dicatat ke dalam perkiraan Treasury Stock, melainkan hanya cukup dibuat catatan mengenai jumlah yang diterima. Biasanya transaksi ini terjadi bila perusahaan memerlukan modal Kerja dan menukamya dengan harta tetap. Jumlah saham dari hadiah ini disebut Donated Capital (Modal hadiah). Untuk jelasnya diberikan beberapa contoh seperti tergambar di bawah ini : a). Mengeluarkan 4.000 lemoar saham biasa dengan nilai nominal $ 20,000 per lembar untuk investasi tambang minyak. Oil proporties ... . $ 80,000,000 Common stock .. $ 80,000,000 b). Diterima 1.000 lembar sebagai hadiah dari pemegang saham (hanya dicatat) Dengan penerimaan ini berarti jumlah saham berkurang 1.000 lembar. Hanya dicatat. ¢). Dijual seluruh saham hadiah di atas dengan tunai @ $ 18,000 per lembar. Jurnalnya : Cash... Donated capital .. $ 18,000,000 $ 18,000,000 Penyajian di dalam Neraca : Paid in Capital : Common stock, $ 20,000 par (10.000 shares authorizez, 4.000 shares issued) . . $ 80,000,000 Donated capital .... 18,000,000 Total paid in capital $ 98,000,000 MENENTUKAN NILAI SAHAM (EQUITY PER SHARE). Modal per saham mencerminkan jumlah yang akan dibagikan pada waktu likuidasi. Cara menentukan nilai per saham dengan membagi jumlah stock holder’s equity dengan jumlah lembar saham yang beredar. Bila perusahaan juga mengeluarkan saham preferen maka hak istimewa tersebut haruslah mendapatkan perhatian terlebih dahulu. Misalnya perusahaan mengadakan likuidasi dengan memberikan preferen. Perhitung- an modal tergambar seperti berikut : Stock holder’s equity. Preferred stock, cumulative, $ 20,000 par ( 500 shares outstanding ) $ 10,000,000 Premium on preferred stock .. 500,000 Common stock, $ 5,000 par (2.500 shares outstanding) 12,500,000 Premium on common stock .. 1,000,000 Retained caming .. 5.160,000 Total stock equity .... $ 29,160,000 Alokasi untuk setiap saham. Jumlah modal saham .. $ 29,160,000 Dialokasikan untuk saham preferen dengan nilai likuidasi (500 x 21,000)...... 10,500,000 Dialokasikan untuk saham biasa . $ 18,660,000 Nilai modal per saham. Saham preferen = $ 10,500,000 : 500 = $ 21,000 / lembar Saham biasa $ 18,660,000 : 2.500 = $ 7,464 / lembar ORGANIZATION COST. Yang diartikan biaya organisasi adalah seluruh pengeluaran yang berkaitan dengan pendirian perusahaan, misalnya pengeluaran untuk akte notaris, bea meterai, surat izin, pengeluaran untuk peresmian dan lain-lainnya, Biaya organisasi sama pentingnya dengan harta tetap, meskipun tidak mempunyai nilai yang diharapkan dapat diperoleh (realizable value) pada waktu perusahaan dilikuidasi. Dikarenakan jangka waktu biaya organisasi dan harta tak berujud lainnya sulit ditentukan umurnya secara tepat, maka untuk kepentingan akuntansi haruslah masa kegunaannya ditetapkan secara sepihak. 50 Untuk pencatatan ini terdapat dua pendapat yaitu : 1. Biaya untuk harta tetap tidak berujud diterapkan sama dengan cara pembebanan harta tetap yaitu sampai waktu dimana aktiva tersebut betul-betul tidak mempunyai nilai lagi. 2. Dianggap sebagai biaya pada saat pengeluaran untuk harta tetap tak berujud tersebut dilakukan. 51 SOAL 2 Perseroan Terbatas Menara telah terbentuk pada tanggal | Juni 1980. Telah men- cetak 4.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal scbesar $ 50,000 per lembar. Transaksi yang berkaitan dengan kejadian di atas secara lengkap tergambar seperti berikut: Juni 12 Telah menempatkan 1.500 lembar saham biasa sebesar milai nominalnya. Didalam kontrak disebutkan bahwa pembayaran pada saat pencrimaan (down payment) ditetapkan sebesar 40% dari harga penempatan sedangkun kekurangannya akan dibayar 30 hari kemudian, Telah diterima pembayaran terscbut. Telah dikeluarkan 620 lembar saham untuk ditukarkan dengan nilai kekayaan milik direktur yang diterima perusahaan yaitu : a Land : $ 8,200,000 Building .. 16,000,000 Equipment. 7,500,000 July 5 Diterima pembayaran untuk 500 lembar saham yang ditempatkan pada tanggal Di 52 12 Juni. 10 Dikeluarkan tambahan penempatan 1.000 lembar saham dengan nilai $ 53,000 per lembar. Syarat penempatan yaitu pembayaran sebesar 30% pada saat penerimaan dan kekurangan akan diselesaikan di dalam jangka waktu 15 hari. Penerimaan pembayaran terakhir untuk 1.000 lembar aham yang telah ditempat- kan pada tanggal 12 Juni. Penerimaan pembayaran terakhir dari saham yang ditempatkan pada tanggal 10 Juli. 2. 8 2: a inta : Buatlah jumal dari transaksi di atas dan masukkanlah ke dalam Buku besar masing- masing Siapkanlah Balance Sheet per 30 Juni dan 31 Juli. Trial Balance dari Perseroan Terbatas "NUSANTARA” yang diambil dari Buku besar pada tanggal 31 Maret, tahun yang berjalan tergambar seperti dibawah ini. Perusahaan telah didirikan pada tanggal 1 Januari dengan mencetak 5.000 lembar saham yang mempunyai nilai nominal sebesar $ 30,000 per lembar. PT NUSANTARA Trial Balance March 31, 19... Cash Subscription Receivable $ 72,000,000 63,000,000 Capital Stock... $ 60,000,000 Capital Stock Subscribed .. 60,000,000 Premium on common stock 15,000,000 $ 135,000,000 $ 135,000,000 Pertanyaan : Siapkanlah Balance Sheet untuk perusahaan per 31 Maret. Dividen tahunan yang diberikan oleh Perseroan Terbatas SAKURA TEX selama 5 tahun tergambar seperti di halaman berikut. Selama periode ini perusahaan telah mengeluarkan 2.000 lembar saham preferen komulatif berpartisipasi 6%, dengan nilai nominal $ 50,000 per lembar serta 25.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal $ 10,000 per lembar. Di dalam perjanjian dengan pemegang saham preferen disebutkan bahwa jumlah partisipasi akan dibagikan sccara tambahan setelah potongan dividen sebesar $ 750 perlembar saham biasa dilaksanakan. Sisa dividen akan dibagikan di antara saham biasa dan saham preferen berpatokan dari total nilai nominal saham yang beredar. 53 Dividen preferen Dividen biasa Total dividen per lembar 4,000,000 19,000,000 19,750,000 42,250,000 28,250,000 www Diminta : a. b. Hitunglah total deviden dan dividen per saham yang diberikan untuk setiap macam saham untuk jangka waktu lima tahun seperti judul yang diberikan di atas. Tentukanlah rata-rata deviden tahunan dari setiap macam saham untuk periode lima tahun, Data yang telah dipilih dari Balance Sheet untuk 6 perusahaan yang diberi simbul dengan hurup tergambar seperti berikut: A. 54 Common stock, nominal $ 12,000 $ 780,000 Premium on common stock 70,000 Deficit. 4,000 Preferred 7% stock, $ 60,000 nominal $ 300,000,000 Premium on preferred stock .... 27,000,000 Common on common stock... 600,000,000 Discount on common stock .. 45,000,000 Deficit... 72,000,000 Preferred stock mempunyai hak terlebih dahulu atas harta pada saat diadakan likuidasi sejumlah nilai nominalnya. Preferred 5% stock, $ 30,000 nominal . $ 180,000,000 Common stock, nominal $ 60,000 . 660,000,000 Premium on common stock .. 66,000,000 Deficit... 105,000,000 Preferred stock mempunyai tuntutan terlebih dahulu atas harta perusahaan sebesar nilai nominalnya. D. Preferred 67% stock, nominal $ 30,000 .. $ 360,000,000 Premium on preferred stock ... 30,000,000 Common stock, nominal $ 6,000 .. 1,050,000,000 Deficit 225,000,000 Pemegang saham preferred mempunyai tuntutan terlebih dahulu atas harta per- usahaan sebesar nilai nominalnya. E. Preferred 8% stock, nominal $ 30,000 $ 240,000,000 Common stock, nominal $ 6,000 .. 750,000,000 Premium on preferred stock 60,000,000 Retained eamings .. 85,000,000 Jumlah dividen pemegang saham preferen dari tiga tahun yang lalu harus di- perhitungkan termasuk tahun yang sedang berjalan. Tuntutan pemegang saham preferen adalah sebesar nilai nominal nominal ditambah dengan dividen-dividen yang belum dibayarkan (komulatif) pada saat likudasi diambil dari Retained eamings. F. Preferred 6% stock, nominal $ 15,000... $ 450,000,000 Discount on common stock ... 30,000,000 Common stock,nominal $ 3,000. 900,000,000, Retained eamings .. 48,000,000 Jumlah dividen untuk pemegang saham preferen selama 2 tahun termasuk dividen untuk tahun yang berjalan. Hak pemegang saham preferen adalah sebesar nilai nominal ditambah akumulasi dividen yang belum dibayarkan pada saat likudasi, kecuali dari jumah yang dapat diambil dari Retained earings. Permintaan : Hitunglah untuk setiap perseroan di atas hak dari setiap saham untuk bermacam- macam saham, tentukanlah terlebih dahulu total hak pemegang saham (stock holder’s equity) yang akan dialokasikan untuk setiap macam saham yang telah beredar. 55 PT "CAHAYA” telah dibentuk pada tanggal 15 Maret tahun yang berjalan dan membuat laporan keuangan yang pertama pada tanggal 1 Maret yang merupakan tanggal terakhir dari tahun fiskalnya. Balance Sheet yang disiapkan oleh penata buku pada tanggal 1 Maret tergambar seperti di bawah ini. Anda diminta oleh Dewan Komisaris untuk mengadakan audit dari perkiraan dan juga mempersiapkan Balance Sheet yang telah diperbaiki tersebut. PT CAHAYA Balance Sheet March 15 to March 1, 19... Assets Cash .. . $ 10,440,000 Accounts receivable 27,780,000 Merchandise receivable... 44,280,000 Prepaid insurance .. 150,000 Treasury preferred stock 9,000,000 Equipment... 65,400,000 Discount on common stock 6,000,000 Retained eamings (defisit).. 10,770,000 Total assets... Liabiloties Accounts payable .. $ 17,820,000 Preferred stock .. 36,000,000 Common stock . .. _ 120,000,000 Total liabilities .. $ 173,000,000 $ 173,000,000 Data yang berkaitan dengan pemeriksaan yang anda lakukan antara lain : a. Jumlah saham yang dicetak (authorized) 1.000 lembar dengan nilai nominal $ 60,000 per lembar, 8% preferen dan 10.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal $ 15,000 per lembar. 56 Telah beredar 600 lembar saham preferen yang keseluruhan pembayarannya telah diterima dengan harga $ 66,000 per lembar dan 5.000 lembar saham biasa yang semuanya telah diterima pada tingkat harga $ 13,800 per lembar. Jumlah premium dari saham preferen telah dicatat di kredit pada perkiraan Retained camings. Jumlah saham yang ditempatkan tetapi belum dikeluarkan untuk 3.000 lembar saham biasa pada tingkat nominal (a pari), dimana telah diterima sebanyak 2/3 dari harga penempatannya. Jumlah yang belum dibayarkan termasuk ke dalam Accounts receivable yang aan diterima di dalam waktu 60 hari. Perusahaan telah menarik kembali 150 lembar saham preferen yang telah dibayar dengan harga $ 64.800 per lembar. Selisih antara nilai nominal dengan nilai yang dibayarkan telah dicatat di debit pada perkiraan Retained earnings. Ditetapkan bahwa saham yang ditarik dibukukan dengan harga yang sebenamya (at cost). Tanah yang harganya $ 13,200,000 untuk dipergunakan pada masa yang akan datang, telah dimasukkan ke dalam perkiraan equipment. Mengenai penyusutan belum diadakan pembukuannya. Equipment disusutkan untuk setengah tahun dengan metode garis lurus yang mana diperkirakan mempunyai daya tahan hidup 10 tahun. Biaya orgainisasi $ 360,000 telah dibebankan keperkiraan biaya advertensi. Biaya organisasi ini akan diamortisasikan selama tiga tahun. Jumlah ini belum diperhitungkan untuk tahun pertama operasi perusahaan. Di dalam persediaan barang dagangan termasuk office supplies yang bemilai $ 250,000, Tidak terdapat dividen yang diumumkan atau dibayarkan Saldo buku besar pemegang saham dengan perkiraan kontrol saham biasa, diketemukan bahwa 50 lembar saham yang dikeluarkan untuk Tuan Rais temnyata tercatat 500 lembar. Jumlah persediaan saham ini akan dilakukan perbaikan. Pertanyaan + v Buatlah ayat-ayat jumal (general joumal) yang dibutuhkan untuk mencatat per- baikan-perbaikan tersebut. Perbaikan jumlah net income boleh, dicatat dengan mengadakan penyesuaiannya ke Retained earnings. Buatlah 6 kolom work sheet dengan kolom-kolom : — balance per balance sheet — corrections, — corrected balances. Untuk baris terakhir kosongkanlah agar bisa dipergunakan penambahan perkiraan Retained camings. Buatlah balance sheet dalam bentuk laporan yang ditutup pada akhir tahun fiskal. 57 HAK PEMEGANG SAHAM, LABA DAN DIVIDEN HAK PEMILIK PEMEGANG SAHAM. Stock holder's equity (hak milik pemegang saham) di dalam Neraca dibagi dalam dua bagian yaitu : — Paid in capital (Modal yang disetor). — Retained Eamings (Laba yang belum dibagi). Di dalam kenyataannya sering terdapat variasi mengenai perincian jumlah yang disajikan di dalam Neraca. Tetapi agar memberikan gambaran yang jclas, maka diharuskan bahwa sumber-sumber pemodalan yang cukup besar untuk dinyatakan di dalam Neraca. Sebelum ini, merupakan kebiasaan bahwa yang dinyatakan adalah nilai pari baik untuk saham preferen atau saham biasa yang telah beredar, sedangkan perbedaannya dijelaskan sebagai surplus. Surplus ini dapat diartikan pula sebagai laba yang belum dibagikan. Misalnya terdapat surplus sebesar $ 12,000,000. Angka ini dapat saja hanya terdiri dari laba yang belum dibagikan, tetapi mungkin juga tcrkandung di dalamnya jumlah premium saham yang dikeluarkan. Berarti istilah surplus ini dapat membingungkan para pembaca laporan. 58 Juga istilah capital surplus yang masih sering dipergunakan untuk menjelaskan kelebihan jumlah modal yang disetorkan oleh para pemegang saham dari nilai nomi- nalnya, sebaiknya agar jangan membingungkan pembaca, tidak disajikan dalam laporan keuangan. Dalam PAI disarankan agar sebaiknya uang memakai istilah surplus dengan alasan dapat menimbulkan penafsiran yang berbeda. LABA DAN PAJAK PERSEROAN. Setiap negara mempunyai sistem penetapan pajak yang berbeda, baik mengenai pajak yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun oleh Pemerintah Daerah. Juga peraturan mengenai cara serta jumlahnya sering mengalami perubahan. Biaya pajak perseroan harus dialokasikan pada tahun fiskal dimana laba tersebut diperoleh. Perusahaan-perusahaan diharuskan untuk terlebih dahulu memperkirakan berapa jumlah pajak perseroan selama setahun dan mengangsur pembayarannya dimuka, Nanti pada akhir tahun jumlah ini dibandingkan dengan ketetapan pajak dari Kantor Pajak. Taksiran pajak tadi dengan sendirinya berpatokan dari buku penunjuk perpajakan. Bila temyatakan jumlah yang dibayarkan lebih dari jumlah penetapan, maka kelebihan ter- sebut akan diperhitungkan untuk tahun berikutnya. Apabila perusahaan mempunyai kekurangan dari jumlah pajak yang seharusnya dibayar (Surat ketetapan pajak), maka pada saat penetapan buku jumal: Income Taxes... $ 240,000 Income taxes payable .. $ 240,000 Sebaliknya jika jumlah pembayaran dimuka untuk pajak perseroan melebihi jumlah- jumlah pajak yang ditetapkan, maka kelebihan pembayaran tersebut dijumal : Income Taxes Receivable Income Taxes.. $ 150,000 $ 150,000 Dengan alasan bahwa pelaksanaan penetapan pajak di dalam prakteknya akan selesai (keluarnya Surat ketetapan pajak) setelah berakhimya periode pembukuan, berarti jumlah yang telah dibayarkan tadi sifatnya adalah hanya sementara. Karena itu sebagai lindakan berjaga-jaga jika terjadi penambahan beban pajak, kadang-kadang perseroan menyisihkan jumlah ini ke dalam perkiraan Provision for Income Tax (Penyisihan untuk pajak perseroan). Dikarenakan pajak perseroan berkaitan dengan laba bersih, penyajiannya di dalam rugi laba dibuat sebagai pengurangan khusus. Gambaran dari susunannya disajikan seperti di bawah i 59 PT SUMATRA Income Statement For Year, ended December 31, 19... Sales $ 560,700,000 Income before income tax $ 124,600,000 Income tax ...... 31,200,000 Net Income... $ 93,400,000 ALOKASI PAJAK PERSEROAN. Dikarenakan pajak yang kita perkirakan biasanya berbeda dengan Surat Ketetapan Pajak, maka penemuan dari pos-pos yang menyebabkan perbedaan tersebut harus dijelas- kan di dalam Rekonsiliasi Laba menurut menurut Buku dengan Laba Menurut Surat Ketetapan Pajak (Rekonsiliation of Income par Books with Income par Retum). Terjadinya perbedaannya tidaklah menimbulkan masalah apa-apa dalam Laporan Keuangan, tetapi untuk perbedaan karena metode akuntasi yang dihubungkan dengan waktu kapan suatu pendapatan dan biaya diakui perlu dijelaskan. Sebagai contoh, perusahaan menjual barangnya dengan cicilan serta mengakui adanya pendapatan pada saat dilaksanakan penjualan. Misalnya pada penutupan buku pada tahun pertama dari perusahaan, laba sebelum dipotong pajak berjumlah $ 180,000,000. Sebelumnya dengan metode cicilan dalam menetapkan laba berarti pendapatan kena pajak hanyalah $ 60,000,000. Dengan anggaran tarif pajak 4%, berarti perusahaan akan dikenakan sebesar 4% x $180,000,000 = $ 72,000,000. Sebetulnya pajak yang benar- benar terhutang hanyalah 4% x $ 60,000,000 = $ 24,000,000. Selisih pajak sebesar $ 48,000,000 ini dikarenakan perbedaan pengakuan pendapatan atau dengan perkiraan lain merupakan satu penundaan pajak untuk tahun-tahun berikutnya. Ada kemungkinan terjadi, bahwa tambahan laba pada tahun berikutnya tanpa di- sadari akan diikut sertakan dalam laba kena pajak. Hal ini dapat diikhtisarkan sebagai berikut : Laba sebelum kena pajak menurut buku..... $ 180,000,000 Pajak perseroan berdasarkan lab: 4% x $ 180,000,000 .. $ 72,000,000 Laba kena pajak menurut SKP ... $ 60,000,000 Pajak perseroan berdasarkan laba; 4% x $ 60,000,000 $ 24,000,000 - “0 Pajak perseroan yang ditunda ke tahun- tahun berikut .... $ 48,000,000 Jika perseroan yang ditunda sebesar $ 48,000,000 tidak ingin dicatat ke dalam pem- bukuan perusahaan, maka perhitungan rugi laba tahun pertama operasi perusahaan ter- sebut nampak seperti di bawah ini: Income before income tax $ 180,000,000 Income tax.. $ 24,000,000 Net Income .... $ 156,000,000 Tidak diperhitungkannya tambahan pajak perseroan sebesar $ 48,000,000 dapat di- pandang sebagai over statement karena laba bersih lebih tinggi akibat (menyatakan lebih rendah) dalam berupa hutang pajak. Penghapusan jumlah hutang pajak oleh sebagian besar akuntan dianggap tindakan yang salah dan tidak dapat diterima, Karena itu sebaiknya pajak perseroan dialokasikan ke periode di mana laba yang berhubungan dengannya dihasilkan. Jadi pajak perseroan disajikan dalam Laporan Keuangan sebesar jumlah pajak yang diharapkan akan dibebankan dari laba bersih selama tahun tersebut, tanpa memandang kapan pajak tersebut menjadi hutang yang sebenamya. Menurut pendapat ini, maka penyajiannya akan tergambar seperti berikut : Income tax.. $ 72,000,000 Income tax payable $ 24,000,000 Deferred income tax payable... $ 48,000,000 Deferred income tax payable = Hutang pajak perseroan yang ditunda Hutang pajak perseroan yang ditunda akan dipindahkan ke perkiraan Hutang Pajak Perseroan (income tax payable) untuk periode-periode berikutnya. Misalnya untuk tahun kedua jumlah yang menjadi faba karena pajak hanya sebesar $ 20,000,000, maka pengaruhnya bila dinyatakan di dalam jumal akan kelihatan sebagai berikut: Deferred income tax payable . $ 20,000,000 Income tax payable ..... $ 20,000,000 Jadi penjualan cicilan pada tahun-tahun berikuinya akan selalu mengakibatkan tambahan perbedaan antara laba kena pajak dan laba yang dilaporkan. Oleh karena itu saldo perkiraan Deferrd income tax payable akan berfluktuasi dari tahun ke tahun, 61 Penyesuaian periode Jalu. Pos-pos luar biasa dan Perubahan-perubahan prinsip- prinsip akuntansi Mungkin terjadi bila jumlah yang dilaporkan berupa taba bersih dari tahun yang Ialu perlu diadakan koreksi dengan alasan terjadinya kesalahan atau perubahan prinsip- prinsip akuntansi. Kesalah ini dikarenakan antara lain: —_ kesalahan perhitungan. - kesalahan dalam peneterapan prinsip-prinsip akuntansi. — kesalahan atau kelupaan penggunaan fakta-fakta yang terjadi pada saat penyu- sunan Laporan Keuangan. Demikian juga bila terdapat keuntungan atau menderita rugi luar biasa yang berasal dari transaksi yang terjadi dan sifatnya luar biasa atau perusahaan membuat perubahan- perubahan prinsip-prinsip akuntansi, semuanya harus disajikan dalam Laporan Keuangan secara terpisah. Selama beberapa tahun, terdapat dua pandangan yang berbeda mengenai bagaimana cara mempersiapkan laporan keuangan, baik untuk melakukan penyesuaian masa silam, pos-pos luar biasa atau perubahan prinsip-prinsip akuntansi yaitu: 1. Pandangan Current operating performance, yang berpendapatan bahwa hanya kegiatan-kegiatan normal yang terjadi berulang-ulang saja akan disajikan di dalam Laporan Keuangan (Financial Statement). Karena itu untuk kegiatan operasi yang tidak berulang-ulang dan jumlahnya besar dilaporkan dalam Retained Eaming Statement (Laporan laba yang tidak dibagikan). 2. Pandangan All inclusive yang menghendaki agar semua pendapatan dan biaya-biaya dilaporkan dalam Laporan Keuangan, dimana untuk penyajian pos-pos yang sifatnya tidak berulang-ulang agar jelas dicatat terpisah. Sekarang sudah terdapat kesatuan pendapatan di antara akuntan yaitu menyetujui pan- dangan all inclusive dengan sedikit variasi. PENYESUAIAN MASA SILAM. Kesalahan yang terjadi selama proses akuntansi merupakan hal yang normal dan sering terjadi. Misalnya penyisihan tahunan untuk piutang-piutang yang tidak tertagih kadang-kadang jumlahnya lebih atau kurang, demikian juga jumlah yang disisihkan untuk pajak perseroan dari satu atau lebih periode masa silam adalah hal yang biasa. Tetapi koreksi kesalahan perlu diadakan, jika jumlahnya cukup besar. Koreksi ini disebut Prior period Adjustment (penyesuaian masa silam). Kriteria dimana diperbolehkan atau tidak dimasukkan penyesuaian tersebut dalam Laporan Keuangan periode yang berjalan antara Tain: 62 a. Secara khusus dapat diidentifikasikan dan berkaitan langsung dengan aktivitas per- usahaan dimasa silam, b. Tidak dapat dikaitkan dengan kebijaksanaan ckonomi yang terjadi setelah tanggal penyusutan Laporan Keuangan untuk periode yang silam c. Tergantung dari pengeterapan orang-orang luar dan bukanlah bersumberkan ke- tetapan pimpinan. d. Tidak mudah dipengaruhi olch perkiraan yang rasionil sebelum penetapan tersebut. Korcksi yang diadakan untuk penycsuaian masa silam harus dilaporkan_ sebagai penycsuaian atas saldo laba yang belum dibagikan (retained caming). Jika laporan kcuangan hanya melaporkan periode yang berjalan, maka pengaruh ini secara jelas harus diutarakan. PERUBAHAN PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI. Sctiap ada perubahan dari salah satu prinsip akuntansi ke prinsip akuntansi lainnya, haruslah secara jelas divtarakan dalam Japoran keuangan untuk periode dimana perubahan-perubahan tersebut diadakan. Hal ini sangat penting dikarena prinsip dasar yaitu azas konsisten tidak dilanggar. Perubahan suatu sistem dapat dibenarkan dengan syarat sifat perubahan dan efeknya terhadap rugi laba juga harus dijelaskan. Langkah umum yang diterima guna menjelaskan akibat perubahan prinsip-prinsip akuntansi adalah sebagai berikut: 1. Melaporkan pengaruh kumulatif terhadap laba bersih periode silam sebagai bagian tersendiri dalam Laporan Rugi Laba. 2. Juga melaporkan pengaruh ini terhadap periode yang berjalan. Jumlah pengaruh kumulatif terhadap laba bersih dari periode yang silam dilaporkan dalam bagian tersendiri dalam laporan rugi laba yang diletakkan di atas jumlah yang diberi nama Net income. Sedangkan untuk pos-pos luar biasa tetap disajikan dalam bagian tersediri. Laporan keuangan untuk periode selanjutnya tidak perlu lagi mengurangi penjelasan tersebut. Contoh penyajian baik pos-pos luar biasa atau pengaruh kumulatif akibat perubahan prinsip-prinsip akuntansi dalam perhitungan rugi laba tergambar sebagai berikut : 63 PT METRO Perhitungan Rugi Laba Untuk satu Tahun Yang Berakhir Pada 31 Des 19.. Penjualan bersih Laba sebelum dikurangi pajak . Pajak perseroan .... $ 825,300,000 315,150,000 94,000,000 Laba sebelum pos-pos _luar biasa dan pengaruh ko- mulatif perubahan prinsip-prinsip akuntansi .......... $ 220,000,000 Pos-pos luar biasa: Keuntungan bersih dari penjualan investasi (pa- jak pendapatan yang berhubungan dengannya $ 3,000,000) ...cceconee Cs. = $ 15,000,000 Kerugian bersih dari penjualan pabrik di cabang (pajak berhubungan dengannya $1,200,000) ..... 5,800,000 ——_— 9.200,000 Pengaruh kumulatif terhadap tahuh yang silam atas perubahan metode penyusutan (lamp.1) wcsesescese 10,400,000 Laba bersih. $ 240,000,000 Ketcrangan yang mendukung perubahan prinsip-prinsip akuntansi dapat disajikan dengan uraian sebagai berikut: Lampiran I. Penyusutan atas harta tetap berdasarkan metode garis lurus untuk seluruh peralatan Pabrik pada tahun yang sedang berjalan. Sebelumnya diterapkan metode penyusutan saldo yang menurun. Perubahan ini dilakukan agar terdapat keseragaman dan juga pembebanan yang lebih tepat untuk biaya penyusutan yang masih tinggal dengan kegunaan ekonomis dari harta tersebut. Pengaruh dari perubahan ini yaitu naiknya laba_sebelum pos-pos luar biasa untuk tahun yang sedang berjalan kira-kira $ 3,500,000. Penyesuaian sebesar $ 10,300,000 (Setelah dikurangi pajak pendapatan $ 8,000,000) untuk pembebanan secara repro aktif, metode baru ini telah dimasuk- kan dalam laba tahun yang berjalan. LABA PER SAHAM. Data mengenai laba per saham haruslah disajikan bersama-sama dengan perhitungan rugi laba, demikian pula untuk pos-pos yang terjadi tidak berulang- ulang dengan jelas diutarakan agar tidak menyesatkan pembaca laporan. 64 Sebagai contoh, perusahaan telah mengeluarkan 50.000 lembar saham. Laporan rugi laba tergambar sebagai berikut: PT METRO Perhitungan rugi laba Untuk Tahun yang Berakhir Pada 31 FDes, 19... Laba sebelum pos-pos luar biasa dan pengaruh kumulatif dan perubahan prinsip-prinsip akuntansi .. $ 220,650,000 Laba bersih $ 240,250,000 Laba per saham. Laba sebelum pos-pos lwar biasa dan pengaruh kumulatif dari perubahan pri akuntansi $ 4,413 Pos-pos luar biasa 184 Pengaruh kumulatif terhadap tahun-tahun yang silam atas perubah- an metode penyusutan..... $ 208 Laba bersih $ 4,805 | PENCADANGAN LABA BELUM DIBAGI. Biasanya Dewan Komisaris mempunyai kebijaksanaan untuk menentukan dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham serta berapa jumlah yang akan dicadangkan (appropriation atau reserve). Angka ini harus dijelaskan secara tersendiri dalam Laporan Keuangan. Cadangan ini dapat diperuntukkan untuk tujuan tertentu dengan cara memindahkan jumlah yang dikehendaki dari perkiraan Retained Eaming ke perkiraan yang direncanakan, misalnya Cadangan untuk perluasan pabrik (Apropriaton for plant Expansion). Jumlah Jaba yang ditahan mungkin dapat digunakan untuk melunasi saham-saham yang ditarik kembali (Treasury stock). Sebagai contoh perusahaan memutuskan untuk menarik kembali sahamnya yang telah beredar sejumlah $ 12,000,000. Laba yang diperoleh perusahaan pada periode tahun tersebut sebesar $ 30,000,000 yang berarti maksimal jumlah dividen yang dibagikan adalah $ 18,000,000. Ayat jumal untuk mengalihkan jumlah laba yang ditahan ke dalam perkiraan cadangan adalah sebagai berikut: Retained Earing... $ 12,000,000 Treasury Stock .. $ 12,000,000 65 Bila di dalam kenyataannya nanti jumlah cadangan yang telah dibentuk ini tidak dibutuhkan lagi, maka jumlah tersebut dapat dipindahkan lagi ke perkiraan Retained Earning (laba yang belum dibagi). Sebagai lanjutan contoh di atas, misalnya saham yang ditarik Kembali tadi dijual kembali, maka jumlah yang disediakan untuk ini ditutup dengan ayat jumal: Treasury Stock... $ 12,000,000 Retained Earning $ 12,000,000 Dapat pula terjadi untuk perusahaan yang meminjam wang dalam jumlah besar melalui pengeluaran obligasi diikat dengan kontrak yang menetapkan, bahwa laba yang belum dibagikan harus disisihkan terlebih dahulu sejumlah angsuran pinjaman yang di- tetapkan. Cara penyisihan ini sama seperti diuraikan di atas yaitu dengan cara mendebut perkiraan Laba belum dibagi dan mengkredit perkiraan Cadangan pinjaman pelunasan obligasi (Appropriation for Bonded Indebtedness). Meskipun hal ini tidak disebutkan di dalam perjanjian, tetapi biasanya Direksi mempunyai kebijaksanaan untuk menyisihkan jumah-jumlah ini. Perkiraan-perkiraan cadangan tidak berhubungan langsung dengan suatu perkiraan harta tertentu, Berarti adanya cadangan tidaklah harus tersedia sejumlah uang atau harta Jainnya. Cadangan hanya dimaksudkan untuk membatasi jumlah dividen yang tidak di- bagikan tctapi tidaklah ditanam ke dalam persediaan barang, harta-harta lain atau untuk melunasi hutang. Pencadangan dari laba belum dibagi dapat diikuti dengan penyisihan sejumlah uang atau surat-surat berharga yang disebut Cdangan yang diberikan dana (funded appropriation) yang akan diuraikan pada bab berikutnya. Di samping cadangan di alas, ada lagi cadangan yang ditujukan untuk hal-hal yang tidak terduga (contongencies), misalkan akibat turunnya harga atau keputusan yang merugikan dari tuntutan hukum. Dan terakhir dapat juga perusahaan membentuk cadang- an untuk resiko yang dipikul senditi, misalnya resiko atas kebakaran, karamnya kapal, bencana alam dan lain-lain yang disebut Cadangan Asuransi Tanggungan Sendiri (Appropriation for Self Insuranse). Penyajian angka-angka ini di dalam Neraca terlihat seperti berikut: Laba belum dibagi Dicadangkan untuk perluasan pabrik .. Tidak dicadangkan... $ 30,000,000 45,000,000 Jumlah laba belum dibagi . $ 75,000,000 66 SIFAT DIVIDEN. Dividen adalah laba yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham yang biasanya sebanding dengan jumlah saham. Umumnya dividen terbagi atas dua jenis yaitu: — Cash dividend (dividen tunai) = Stock dividend (dividen saham). Sebelum pembagian dividen tunai ini dilakukan, maka perlu terlebih dahulu perlu diper- hatikan beberapa syarat antara lain: 1) Cukupnya laba yang tidak dicadangkan, 2) Terdapatnya cukup ang tunai 3) Terdapatnya keputusan dari Dewan Komisaris. Besarnya jumlah akumulasi laba tidaklah harus menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai kemampuan membayar dividen, karena dividen yang dibayarkan haruslah tersedia uangnya. Walaupun tersedia cukup uang tunai, tetapi tidaklah berarti perusahaan akan Jangsung memutuskan uantuk memberikan dividen, karena perusahaan perlu sekali memperhatikan modal kerja yang dibutuhkan, Pembayaran dividen biasanya dilakkan per tahun, setengah tahun atau setiap triwulan sekali. Berkaitan dengan pengumuman dividen, akan ditemui tiga macam tanggal yaitu: = tanggal pengumuman. = tanggal pendafiaran. = tanggal_ pembayaran. Utang dividen dibukukan pada tanggal pengumuman karena tanggal ini sebagai pengakuan resmi perusahaan pada tanggal pendaftaran tidak perlu dibuat pos jumal. ‘Tanggal pendaftaran hanya merupakan tanggal guna menentukan pemegang saham mana yang berhak mempersiapkan penyclesaian pembukuan dan pembayaran. Timbulnya hutang kepada para pemegang saham yaitu pada saat pengeluaran dividen dengan ayat jumal Retained Eaming.. Dividen Payable. Setiap ada pelunasan berarti perkiraan Hutang dividen di debit yang diimbangi dengan meng-kredit perkiraan kas. Tetapi untuk saham preferen kumulatif yang tertunggak pada tanggal penyusunan Neraca haruslah disajikan secara jelas dengan memberikan catatan khusus secara terpisah dalam pos laba sebelum dibagi seperti tergambar di bawah ini: 67 Laba belum dibagi: Diperuntukkan untuk melunasi dividen yang tertung- gak atas saham preferen ... $ 10,000,000 Sisanya, tidak dicadangkan . 6,000,000 Jumlah laba belum dibagi ....... $ 16,000,000 DIVIDEN TUNAI. Jumlah Dividen yang dibayarkan tunai biasanya merupakan sebagian besar dari dividen yang dibayar. Sebelum sampai keputusan penctapan untuk mclakukan pem- bayaran dividen, maka biasanya Dewan Direksi akan mempertimbangkan beberapa faktor penting yang antara lain: a) Posisi modal kerja. b) Sumber yang diperuntukkan perluasan atau penggantian fasilitas. c) Saat jatuh tempo butang-hutang yang jumlahnya besar. d) Prospek aktivitas perusahaan pada masa yang akan datang khususnya dan perkiraan keadaan perekonomian dan industri umumnya, Ayat jumal untuk membukukan jumlah dividen yang dikcluarkan adalah sebagai berikut: Cash dividen . a Cash dividen payable Jika terjadi pembayaran berarti perkiraan hutang dividen tunai akan didebit dan sisa yang belum dilunasi di kelompokkan di dalam Neraca sebagai hutang lancar. DIVIDEN SAHAM. Pembagian saham-saham kepada para pemegang saham dengan memindahkannya ke perkiraan Modal Disetor (Paid in Capital) discbut dengan “dividen saham" Pembagian ini umumnya berbentuk saham biasa dan mungkin saja jumlah yang di- bagikan ini diperuntukkan para pemegang saham preferen, walaupun hal ini jarang ter- jadi. Dividen saham berarti tidak ada pembagian berupa uang tunai, karena tujuan dikeluar- kan dividen saham biasanya untuk memperoleh fasilitas-falitas baru atau memperluas usaha. Pengaruh dikeluarkannya dividen saham yaitu bertambahnya jumlah perkiraan Modal yang Disetor tanpa akan mempengaruhi harta perusahaan. 68 Dikalangan akuntan profesional ada peryataan, bahwa pengeluaran saham tersebut haruslah disesuaikan dengan harga yang wajar. Jika hal ini tidak dilakukan berarti para pemegang saham tetap menganggap, bahwa jumlah yang seharusnya dibagikan kepada mereka sebagian masih ditahan di dalam perusahaan, jumlah ini sewaktu-waktu dapat dibagikan lagi dalam bentuk saham atau tunai. Sebagai contoh, misalnya milik pemegang saham tergambar sebagai berikut: Saham biasa, nominal $ 50,000 (telah beredar 4.000 lembar saham) $ 200,000,000 Premium saham bi = 35,000,000 Laba belum dibagi ... 260,000,000 Pada tanggal 20 Desember, Dewan Komisaris telah menetapkan dividen sebesar 5% (200 lembar, nominal 4 50,000) yang akan dikeluarkan pada tanggal 15 Januari. Anggaplah bahwa rata-rata saham per Iembar $ 80,000. Ayat jumal untuk penetapan pengeluaran dividen saham adalah sebagai berikut: Dec. 20. Stock Dividends .. Stock Dividends Distibutable Premium on Common Stock $ 16,000,000 $ 10,000,000 6,000,000 Jumlah dividen saham sebesar $ 16,000,000 yang dicatat diperkiraan Dividen Saham berasal dari perkiraan Saham sebelum dibagi untuk proses penutupan buku. Pada tanggal 15 Januari waktu dikeluarkannya sertifikat saham, dibuat ayat jumal: Stock Dividends Distibutable $ 10,000,000 Common Stock ....... $ 10,000,000 Pengaruh dikeluarkannya dividen saham sebesar $ 16,000,000 tidak merubah harta, hutang atau jumlah hak milik pemegang saham. Jika Laporan Keuangan dibuat di antara tanggal penetapan pengeluaran dividen saham dan tanggal pengeluaran sertifikat saham, maka dalam perkiraan Dividen Saham yang Belum Dibagi haruslah dicantumkan di kelompok Modal yang Disetor. Pengaruh dari dividen saham baik untuk perusahaan maupun para pemegang saham yang mempunyai 4,000 lembar saham tergambar seperti di bawah ini: sebelum ada sesudah dividen saham dividen saham Saham biasa .. $ 200,000,000 $ 210,000,000 Premium saham biasa. 35,000,000 41,000,000 Laba belum dibagi 260,000,000 244,000,000 Jumlah hak milik pemegang saham 495,000,000 485,000,000 Jumlah saham beredar..... 4000 lembar 4200 lembar Kekayaan per saham ... 123,000 118,000 69 SOAL 3 Dari Trial Balance yang telah diadakan penyesuaian dari Perscroan Terbatas Katulistiwa per 31 Desember 1983, telah tergambar seperti di bawah ini termasuk perkiraan Retained Faming : PT KATULISTIWA Neraca Saldo telah Disesuaikan 31 Desember 1983 Kas $ — 426,000 _ Barang dagangan, 31 Des 2,112,000 = Persediaan perlengkapan (supplies) .. 42,600 Asuransi yang belum dijalani 53,800 — Investasi (equipment) 1,080,000 — Akumulasi penyusutan investaris == $ 432,000 Bangunan (building) .. 1,500,000 —_— Akumulasi penyusutan bangun: = 306,000 Tanah _.... 270,000 Hutang dagangan . = 619,200 Modal saham _ 3,000,000 Laba ditahan — 994,200 Penjualan . _ 8,520,000 Potongan penjualan (sales discount) . 83,400 Pembelian ..... 7,260,000 = Potongan pembelian (purchases discount = 109,200 Biaya pengangkutan pembelia 174,000 = Gaji penjualan 282,000 — Advertensi 138,000 = Perlengkapan penjualan (selling supplies) 19,200 = Gaji administrasi 300,000 =F Gaji kantor 150,000 = Perlengkapan kantor (office supplies) . 12,000 = Biaya asuransi 18,000 — Laba penjualan inventaris = 48,000 Penyesuaian penyusutan tahun lalu 57,600 a Kerugian akibat kebakaran .. 50,000 a $ 14,028,600 $ 14,028,000 Nilai persediaan barang dagangan pada saat penutupan buku bemilai $ 1,992,000. 70 Laba Ditahan 1983 1982 Juli i 300,000 Des, 31 1,294,200 Diminta: Siapkanlah : — Neraca. — Laporan laba ditahan. — Laporan rugi laba. Laporan ini harus secara jelas menyajikan semua data yang luar biasa dan jarang terjadi baik rugi maupun laba. Pada awal periode tahun yang berjalan, hak milik pemegang saham dari PT "Timur Jauh” tergambar seperti di bawah ini. — Saham biasa, nominal $ 5,000 (10.000 lembar dicetak, 8.000 lembar telah dikeluarkan) . $ 40,000,000 = Agio dari saham biasa.... 8,000,000 — Laba ditahan... 17,000,000 Jumilah milik pemegang saham .. $ 65,000,000 Selama tahun yang berjalan transaksi selengkapnya dari perusahaan yang berkaitan dengan hak pemegang saham tergambar sebagai berikut April 8 Direktur menetapkan akan memberikan pembagian sebesar $ 100 per lembar berbentuk dividen tunai yang akan dibayar antara tanggal 10 s/d 15 Mei. Mei 15 Membayar jumlah seluruh dividen tunai yang telah diumumkan di atas. Juli 12 Membeli 500 lembar dari saham yang ditarik kembali dengan harga $ 8,000 per lembar. Okt. 10 Pimpinan menetapan untuk memberikan dividen tunai sebesar $ 100 yang akan dibayarkan antara tanggal 10 s/d 15 Nopember. 7 Nop. 15 Dibayar seluruh dividen tunai. 28 dijual 500 lembar saham yang telah ditarik kembali dengan harga $ 9,000 per lembar. Des. 10 Direktur menetapkan untuk memberikan 5% stock dividend yang akan dibagikan pada tanggal 10 s/d 15 Januari berikutnya. Seluruh saham tersebut telah dikeluarkan pada tingkat $ 9,000 per lembar. 31 Tutuplah perkiraan Ikhtisar Hasil (Income Summary) yang mendatangkan hasil bersih $ 6,400,000 keperkiraan Laba belum Dibagi (Retained Eaming). Pertanyaan: 1) Buatlah ayat-ayat jumal (umum) untuk mencatat transaksi di atas. 2). Siapkanlah Laporan Laba belum dibagi (Retained Eaming Statement) untuk tahun tersebut. Hak pemilik saham disajikan pada akhir bagian dari Neraca. Data di bawah ini adalah sebagian dari catatan PT "Pasifik” untuk tahun yang berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember: Merchandise inventory, Januari 1... . $ 14,260,000 Merchandise inventory, December 31 13,040,000 Advertising expense .. 2,280,000 Depreciation expense store equipment 820,000 138,000,000 11,660,000 5,450,000 4,720,000 84,420,000 3,600,000 Delivery expense 700,000 Store supplies .. 190,000 Office supplies 152,000 Insurance expense . 560,000 Depreciation expense office equipment 284,000 Miscellaneous selling expense 480,000 Miscellaneous general expense 594,000 Interest expense... 430,000 Uninsured flood loss. 4,000,000 Gain on sale of investment 6,000,000" 2 Income tax: Net of amounts Allocable to ordinary items $ 8,400,000 Reduction allpicable to uninsured flood loss 1,920,000 Applicable to gain on sale investment... 1,800,000 Diminta: Susunlah income statement, termasuk di dalamnya bagian untuk hasil per saham seperti bentuk yang telah diuraikan, Jumlah saham yang beredar sebanyak 10,000 lembar saham biasa. Transaksi yang dipilih dari PT SANTOSA selama tahun yang berjalan tergambar seperti di bawah ini: Jan, 10 Telah dibeli 1.000 lembar saham biasa perusahaan sendiri dengan harga $ 7,500 per lembar yang dicatat berdasarkan harga yang sebenamya. Nilai nominal $ 5,000 per lembar. Mar. 14 Ditemukan bahwa penerimaan sebesar $ 120,000 dari perkiraan Rahmat, telah salah dibukukan ke perkiraan Ramli, Transaksi telah dicatat secara benar ke buku penerimaan kas, Mei. 12 Diumumkan pembayaran dividen tengah tahunan masing-masing $ 450 untuk 10.000 lembar saham preferen dan § 150 dividen untuk 3.000 lembar saham biasa yang akan dicatat sebagai hutang perusahaan pada tanggal 25 Mei. Pembayarannya pada tanggal 15 Juli. Juli, 15 a Scluruh dividen tersebut di atas dibayar. Sept. 3¢ Telah dijual 500 lembar saham yang telah ditarik kembali di atas seharga $ 9,000 per lembar dan langsung diterima per kas. 8 Diumumkan pembayaran dividen tengah tahunan masing-masing $ 450 per lembar untuk saham preferen dan $ 150 untuk saham biasa. Ditambahkan 5% dividen saham biasa telah diumumkan untuk saham_ biasa yang tclah beredar, yang dikapitalisasikan pada tingkat harga pasar sebenamya yang nilainya ditaksir $ 9,600 per lembar. Nop. 73 Des. 10 Membayar dividen tunai dan mengeluarkan sertifikat untuk dividen saham biasa. 31 Mencatat $ 23,580,000 pajak pendapatan daerah yang dialokasikan untuk laba bersih tahun tersebut. Dari jumlah tersebut $ 20,700,000 merupakan kewajiban lancar dan sebesar $ 2,880,000 merupakan kewajiban yang ditangguhkan (deferred). Pertanyaan: Buatlah ayat-ayat jumal dari transaksi di atas ke dalam bentuk general journal. Bagian hak milik pemegang saham (stock holder's equity) di dalam susunan Neraca pada tanggal 31 Desemiber, penutupan tahun fiskal tergambar seperti di bawah ini: Modal Modal disetor: Saham biasa, nilai nominal $ 8,000 (50.000 lembar saham statutair, 40.000 lembar saham beredar dikurangi 2.500 saham yang ditarik kembali yang diberikan penyumbang) . $ 320,000,000 Agio saham biasa .. 64,000,000 Jumlah modal disctor ...cucsenseneenennee $ 384,000,000 Laba ditahan: Ditahan untuk perluasan . $ 50,000,000 Yang tidak dicadangkan .. 156,000,000 Jumlah laba ditahan $ 206,000,000 Jumlah hak milik pemegang saham . $ 590,000,000 4 ‘Transaksi yang dipilih selama satu periode tergambar seperti berikut : Jan, 20 Menjual seluruh saham yang ditarik (treasury stock) dengan harga $ 28,000,000. Mar, 15 Mengeluarkan 5.000 lembar saham dan ditukar dengan tanah dan bangunan dimana ditaksir nilai pasamya masing-masing $ 12,000,000 dan 96,000,000. Harta ini telah dibebani dengan surat pinjaman hipotik sejumlah $ 52,000,000 dan perusahaan setuju untuk mengambil alih serta membayar pinjaman hipotik ini. Juni 20 Diumumkan pemberian dividen twnai sebesar $ 160 per lembar kepada pemegang saham yang dicatat untuk tanggal 10 Juli, dibayar per 31 Juli. Juli 31 Dibayar seluruh dividen tunai yang diumumkan pada tnggal 20 Juni. Agt. 12 Menerima tambahan sumbangan tanah untuk dipergunakan nantinya bernilai $ 9,200,000 dari Jawatan Pengembangan Industri sebagai sumbangan. Des, 10 Mengeluarkan 1,000 Iembar saham kepada karyawan sebagai bonus. Harga pasar dari saham ini $ 12,000 per lembar, (Debit Gaji Karyawan). 25 Mengumumkan pemberian 5% dividen saham untuk saham-saham yang akan dikeluarkan pada tanggal 10 Januari, jumlah ini akan didistribusikan pada tanggal 31 Januari. Dividen saham dikapitalisasi pada tingkat pasamya yaitu $ 12,000 per Iembar. 30 Menambahkan jumlah yang dicadangkan untuk perluasan sebesar $ 10,000,000. 31 Setelah penutupan perkiraan hasil dan biaya, Ikhtisar Hasil mempunyai saldo kredit $ 50,400,000. Tutuplah perkiraan ini. 31 Tutuplah dua perkiraan dividen dan pindahkanlah ke perkiraan Laba,Ditahan. Diminta: 1) Bukalah perkiraan untuk memperlihatkan hak milik pemegang saham di dalam bahagian Neraca dan tentukanlah saldonya pada tanggal 1 Januari. Juga bukalah perkiraan-perkiraan; — Modal sumbangan (Donated capital). ~ Dividen tunai (Cash dividen). Dividen saham (Stock dividen). 2) Siapkanlah dalam bentuk jurnal umum untuk mencatat transaksi dan masukkanlah ke dalam perkiraan yang dipilih di atas. 3) Sajikanlah milik pemegang saham di dalam Neraca pada tanggal 31 Desember. 4) Siapkanlah Laporan Laba Ditahan untuk tahun fiskal yang berakhir pada tanggal 31 Desember. 75 Perkiraan Retained eamings dari PT Jayagiri untuk tahun berjalan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 1980 tergambar scbagi berikut: Retained Eaming Date Item Debit L Credit Balance 19.. Jan | 1] Balance — = 2,670,000 Dec, | 31] Income Summary = 1,029,000 | 3,699,600 31] App. for plant expation = 360,000 | 4,059,600 31] App. for bonded indebtedness | 240,000 — 3,819,000 31] Cash dividends 300,000 —_— 3,519,600, 31] Stock dividends 420,000 a 3,099,600, APPROPRIATION FOR PLANT EXPANSION Date Item Debit Credit Balance 195: Jan. | 1] Balance 420,000 — 420,000 Dec. | 31] Retained Earnings = 420,000 — APPROPRIATION FOR BONDED INDEBTEDNESS Date Item Debit Credit Balance 19., Jan. 1] Balance _— _— 1,140,000 Dec. | 31] Retained Earnings — 420,000 1,380,000 76 CASH DIVIDENDS Date Item Debit Credit Balance 19.. May. | 31 | 150,000 150,000 Nov. | 30] 150,000 300,000 Dec. | 31] Retained Eamings 300,000 STOCK DIVIDENDS Date Item Debit Credit Balance 19.. Nov. } 30] 420,000 420,000 Dec. | 31] Retained Eamings 420,000 Pertanyaan: Dari keterangan di atas anda diminta untuk menyiapkan Retained Eamings State- ment (Laporan laba ditahan) untuk periode tersebut yang berakhir pada tanggal 31 Des. 1980. Dari Balance Sheet, khusus mengenai kelompok Hak Pemegang saham (Stock Holder's Equity) PT “KARYA ANDA” per 31 Des 1982 tergambar sebagai barikut: STOCKHOLDER’S EQUITY Paid in Capital: Common stock $ 25,000 par, authorized 20,000 shares; issued 12.000 shares, .... $ 300,000,000 Premium on Common Stock, $ 15,000,000 Total Pid in Capital, $ 315,000,000 7 Retained Earnings. Appropriated: Unappropriation, Total Stock holder's Equity .. for expensions, for self insurence, $ 35,000,000 $ 12,000,000 $ 60,000,000 $ 107,000,000 $ 422,000,000 Transaksi yang dipilah selama tahun 1983 antara lain: Jan. Juni Juli Sep. Okt. 78 15 Menerima sumbangan 1.000 lembar saham biasa, nominal @ $ 25,000 dari 30 2 & para pemegang saham. Mengeluarkan 1.500 lembar saham biasa untuk ditukarkan dengan scbidang tanah dan bangunannya yang nilai pasamya masing-masing sebesar $ 18,000,000 dan $ 60,000,000. Harta ini telah dibebani dengan pinjaman hipotik berjumlah $ 60,000,000. Harta ini telah dibebani dengan pinjaman hipotik berjumlah $ 29,000,000 dan perusahaan telah menyetujui guna mengambil alih jumlah pinjaman tersebut. Bunga hipotik 6% pertahun yang dibayar setiap tanggal 1 Mei dan 1 Nopember. Diumumkan pemberian dividen tunai sebesar $ 400 per lembar untuk saham yang dimiliki terhitung 31 Desember 1980. Dijual seluruh saham yang diperoleh dari sumbangan dengan harga $ 27,000 per Iembar. Telah ditempatkan 1.000 lembar saham biasa di pasar uang dan modal dengan harga $ 28,000 per lembar. Diterima 40% dari harga penempatan ini. Dibeli saham perusahaan sendiri sebanyak 500 lembar dengan harga $ 26,400 per lembar. Membayar seluruh dividen yang telah diumumkan pada tanggal 1 Maret di atas. Telah diterima 30% dari saham yang ditempatkan pada tanggal 31 Maret. Dijual kembali 300 lembar saham yang telah ditarik pada tingkat harga $ 28,000 per lembar. Mengeluarkan 400 lembar saham biasa yang diberikan sebagai bonus untuk para karyawan di mana harga pasar saham tersebut @ $ 28,000 per lembar. Diumumkan pemberian dividen tunai sebesar $ 1,200 per lembar untuk saham biasa yang telah beredar. Catatan : Tidak termasuk jumlah saham yang diberikan pada tanggal 18 Desember 1981. 30 Telah dicadangkan untuk perluasan sedesar $ 10,000,000 dan asuransi tanggung- an sendiri sebesar $ 2,500,000. 31 Setelah penutupan rekening biaya dan hasil, rekening Income Summary mempunyai saldo kredit $ 58,200,000. 31 Tutuplah rekening dividen. Dari informasi di atas anda diminta untuk : A. Membuat jurnal guna mencatat seluruh transaksi selama tahun 1983. B. Sajikanlah scope Stock holder’s Equity di dalam Balance Sheet per 31 Desember 1983. 79 INVESTASI DAN HUTANG JANGKA PANJANG MENENTUKAN SUMBER INVESTASI. Cara perusahaan menarik uang di samping dilakukan dengan mengeluarkan saham, pemberian dividen saham, juga masih ada cara lain yaitu diperoleh dengan mengeluar- kan pinjaman jangka panjang berupa pengeluaran obligasi. Umumnya obligasi yang dikeluarkan ini akan dijual melalui agen atau perantara (under writer) yang akan menjualnya kepada para penanam modal. Dengan sendirinya setiap perusahaan yang akan mengeluarkan obligasi berarti sudah dipersiapkan untuk mengadakan cicilan pinjaman serta membayar bunga tetap untuk periode tertentu. Dikarenakan banyak cara yang dapat ditempuh perusahaan untuk mencari sumber permodalan, maka perlu diambil kebijaksanaan agar diperoleh cara penarikan yang paling efisien. Untuk memberikan gambaran cara mana yang paling efisien, maka di bawah ini diberikan 3 ilustrasi cara penarikan modal. Misalnya jumlah investasikan yang direncanakan sebesar $ 60,000,000 dengan perkiraan perusahaan akan memperoleh laba $ 11,200,000 setiap tahun sebelum dipotong bunga obligasi dan taksiran jumlah pajak perseroan sebesar 40%. Daftar yang dipaparkan di halaman berikut ini memberikan gambaran laba per saham yang akan diterima oleh para pemegang saham. 80 Rencana I Rencana II_ Rencana TI Obligasi 6% .... _— 30,000,000 Saham preferen 8% (nominal @ $ 60,000)... Saham biasa (nominal @ $ 15 _ 30,000,000 15,000,000 60,000,000 30,000,000 15,000,000 Jumlah ... 60,000,000 60,000,000 60,000,000 Laba sebelum bunga dan pajak perseroan 11,200,000 11,200,000 11,200,000 Dipotong bunga obligasi.. 7 = = 1,800,000 11,200,000 11,200,000 9,400,000 4,480,000 4,480,000 3,760,000 Laba sebelum pajak . Dipotong pajak perseron . Laba bersih .... Dividen saham preferet 6,720,000 6,720,000 5,640,000 —_ 2,400,000 1,200,000 Laba untuk saham biasa ..... 6,720,000 4,320,000 4,440,000 1,680 2,160 4,440 Laba per saham ... Di dalam menentukan rencana investasi sudah pasti yang paling menguntungkan akan ditentukan sebagai pi in. Dengan memperhatikan daftar di atas, temyata rencana ketigalah yang jatuh sebagai pilihan. Bila jumlah laba semakin besar maka perbedaan antara rencana kedua dan ketiga semakin sebar, tetapi jika jumlah laba semakin kecil, maka rencana kedua atau ketiga tidaklah menarik. Apabila laba dengan cara pertama dan ketiga sama atau hampir sama, maka pimpinan harus mempertimbangkannya secara masak-masak. Misalnya setiap pengeluaran Obligasi harus diperhitungkan beban tetap berypa bunga, sedangkan dividen yang di- bayarkan kepada para pemegang saham masih di dala jangkauan kontrole perusahaan. Juga keberatan menarik pinjaman obligasi yaitu bahwa perusahaan perlu menyediakan dana untuk melakukan angsuran. TANDA-TANDA OBLIGASI. Surat kiontrak obligasi (bond indenture/trust indenture) adalah surat yang dibuat perusahaan bila mengeluarkan obligasi dengan para pemegang obligasi. Pengeluaran obligasi dibagi dalam lembar-lembar yang mungkin terdiri dari beberapa nilai nominal (face value), 81 BENTUK-BE! TUK OBLIGASI. ~ Registered bonds (Obligasi atas nama) yaitu obligasi yang dapat dipindahkan setclah mendapatkan persctujuan pemegang terdahulu, Karena itu perusahaan haruslah mempunyai catalan mengenai para pemegang terdahulu. Karena itu perusahaan haruslah mempunyai catatan mengenai para pemegang obligasi. - Beare bonds (Pemilik obligasi atas tunjuk) yang discbut juga coupon bonds (obligasi kupon) yaitu obligasi yang dapat dipindahkan dengan penycrahan obligasi tersebut. Sctiap tanggal pembayaran bunga, pemegang obligasi menyobek kupon yang bersangkutan dan menyerahkannya ke bank perusahaan untuk menerima bunganya. Jadi perusahaan tidak perlu memperhatikan identitas si pemilik. ~ Term bonds (obligasi waktu) yaitu bila obligasi yang dikeluarkan jatuh tempo pada waktu bersamaan, — Serial bonds (obligasi seri) yailu jika jatuh temponya terbagi di dalam beberapa tanggal. — Convertible bonds (obligasi yang dapat ditukarkan) dari namanya_berarti obligasi ini dapat ditukarkan dengan surat-surat berharga lainnya. Callable bonds (obligasi yang dapat ditarik) yaitu obligasi terscbut dapat ditarik kembali cleh perusahaan yang mengcluarkannya sebelum tanggal jatuhnya tempo. - Secured bonds (obligasi terjamin) yaitu obligasi yang mempunyai hak tuntutan atas harta perusahaan jika pada waktu tertentu perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya. Harta yang dijaminkan dapat berbentuk gedung, inventaris saham atau obligasi yang dimiliki perusahaan. - Debenture bonds (obligasi tak terjamin) yaitu obligasi dikeluarkan yang didasari atas kepercayaan umum terhadap perusahaan yang mengeluarkannya. PENCATATAN HUTANG OBLIGASI. Kewajiban perusahaan yang mengeluarkan obligasi adalah: a. Membayar nilai nominal pinjaman obligasi pada saat jatuh temponya. b. Membayar bunga tetap berkala yang dihitung dari nilai nominalnya. Pada saat mengeluarkan obligasi sering terjadi perbedaan antara tingkat bunga menurut kontrak (contract rate/coupon rate) dengan tingkat bunga yang berlaku umum atau tingkat bunga efektif (market/efective rate). Jika tingkat bunga menurut kontrak lebih tinggi dari tingkat bunga efektif, berarti obligasi tersebut dikeluarkan dengan premium di atas tingkat nominal) dan sebaliknya bila tingkat bunga menurut kontrak lebih kecil dari pada tingkat bunga efektif, berarti obligasi tersebut terjual dengan discount (di bawah harga nominal). 82 Agar jelas bagaimana cara pencatatan mengenai pengeluaran obligasi, maka di bawah ini akan diberikan contoh dalam 3 kondisi yaitu: — Obligasi dikeluarkan sebesar nilai nominalnya. — Obligasi dikeluarkan dengan premium. — Obligasi dikeluarkan dengan discount. OBLIGASI DIKELUARKAN SEBESAR NILAI NOMINAL. Misalnya perusahaan telah mengeluarkan pinjaman obligasi untuk 5 tahun dengan bunga 8% per tahun dan suku bunga dipasaran juga 8%, maka obligasi tersebut berarti dijual sebesar nilai nominalnya. Bunga dibayar setiap setengah tahun/semester. 8% x $ 50,000,000 Bunga per semester ; 6% $ 50.00.00 _ 5 5 000,000 2 Nilai kontan pembayaran bunga untuk 10 kali berturut-turut dengan mengalikan dafiar bunga (lihat daftar A), secara ringkasnya tergambar sebagai berikut: Nilai kontan obligasi ... $ 33,800,000 Nilai kontan 10 kali pembayaran bunga @ $ 2,000,000... 16,200,000 Nilai kontan obligasi $ 50,000,000 Jumilah ini adalah nilai pertama dari surat obligasi yaitu sebesar $ 33,800,000 dari nilai kontan obligasi_sebesar $ 30,000,000. Jumlah yang harus dibayarkan lima tahun kemudian adalah $ 50,000,000 yang akan terpenuhi bila sejumlah $ 33,800,000 di- kumpulkan untuk jangka waktu lima tahun. Perhitungan diatas berdasarkan periode perhitungan bunga tengah tahunan sebanyak 10 kali. Berarti bila dalam persetujuan pinjaman obligasi tidak menetapkan pembayaran bunga terpisah, maka obligasi tersebut akan bemilai $ 33,800,000. Perhitungan tersebut dapat digambarkan dalam daftar seperti berikut: 83 Nomor Pembayaran Perhitungan bunga Nilai sekarang Pembayaran bunga tarip 4%/semester 1 $ 2,000,000 x 0,962 $ 1,924,000 2 2,000,000 x 0,925 1,850,000 3 2,000,000 x 0,889 1,778,000 4 2,000,000 x 0,855 1,710,000 5 2,000,000 x 0,822 1,644,000 6 2,000,000 x 0,790 1,580,000 7 2,000,000 x 0,760 1,520,000 8 2,000,000 x 0,731 1,462,000 9 2,000,000 x 0,703 1,406,000 10 2,000,000 x 0,676 1,352,000 $ 16,226,000 Pos jumal untuk mencatat pengeluaran obligasi-obligasi adalah: Cash. $ 50,000,000 Bond Payable $ 50,000,000 Setiap enam bulan sekali terhitung dari tanggal pengeluaran obligasi ini, maka perusahaan akan membayar bunga sebesar $ 2,000,000 dengan jumal: Interest expense Cash. $ 2,000,000 $ 2,000,000 Selanjutnya pada tanggal jatuh tempo obligasi tersebut, maka jumlah pinjaman pokok sejumlah $ 50,000,000 akan dilunasi dengan jumal sebagai berikut: Bond Payable Cash.. $ 50,000,000 $ 50,000,000 OBLIGASI DIKELUARKAN DENGAN DISCOUNT (DISAGIO) Timbulnya pinjaman obligasi yang dikeluarkan dengan discount bila tarip bunga menurut kontrak lebih kecil dengan tarip bunga dipasaran. Misalnya tarip bunga pin- jaman obligasi sebesar 8%, sedangkan bunga dipasaran sebesar 12%. Perhitungan nilai kontan dari pinjaman tersebut tergambar sebagai berikut: Nilai kontan obligasi .. $ 27,900,000 Nilai kontan 10 kali pembayaran bunga tengah tahunan @ $ 2,000,000 dengan bunga majemuk .. 14,720,000 $ 42,620,000 Jumlah nilai kontan obligasi Dikarenakan nilai nominal obligasi dicatat sebesar nilai nominalnya yaitu $ 50,000,000 maka selisih sebesar $ 7,380,000 dianggap sebagai discount on bond payable (disagio pinjaman obligasi). Jumal untuk mencatat obligasi tersebut adalah: Cash. $ 42,620,000 Discount on Bond Payable. 7,380,000 Bond Payable 8% .... $ 50,000,000 Bila diperhatikan bahwa jumlah disagio tersebut merupakan beban bunga yang akan diamortisasikan untuk jangka waktu lima tahun, Metode perhitungan amontisasi disagio dapat diterapkan dua metode yaitu: a) Metode garis lurus (straighline) yaitu dengan cara membagi jumlah disagio sebesar $ 7,380,000 dengan jumlah frekwensi pembayaran bunga atau sctiap amortisasi adalah sebesar $ 738,000. Perhitungan beban bunga per semester: 8% x $ 50,000,000 Bunga tetap per semester : ———————— = $_ 000.000 2 Beban amortisasi disagio... 738,000 Beban bunga per semester ... $ 2,738,000 Jurnal : $ 2.738.000 Interest expense .. Discount on bond payable Cash. $ 2,738,000 2,000,000 Catatan: Penerapan dengan metode garis lurus jauh lebih udah, karena itu perhitungannya dapat diterapkan dengan anggapan bahwa tidak banyak sclisihnya dengan hasil bila menerapkan metode bunga. : b) Metode bunga Penerapan metode ini dengan cara menetapkan suku bunga yang tetap untuk nilai buku pada setiap awal periode. Perhitungan bunga diambil dari nilai nominal di- kurangi dengan disagio yang belum diamortisasikan. Gambaran perhitungan tersebut dapat dilihat dalam daftar berikut: AMORTISASI DISAGIO PINJAMAN OBLIGASI. dalam ribuan B c D- D !Pemb.| Bunga yang Biaya bunga 6% Amor- | Disagio Disagio dari jumlah obligasi yang tisasi_ | yang belum | yang belum dibukukan disagio | diamortisasi | diamortisasi (B-A) | (DC) @-C) 7,380 | 42,620 2,557(6% x 42,620) 557 6,823 | 43,177 2,591(6% x 43,177) 591 6,232 | 43,768 2,625(6% x 43,768) 626 5,606 | 44,394 2,664(6% x 44,394) 664 4,942 | 45,058 2,703(6% x 45,058) 703 4,239 | 45,761 2,746(6% x 45,761) 746 3,493 | 46,507 2,790(6% x 46,507) 790 2,703 | 47,297 2,838(6% x 47,297) 838 1,865 | 48,135 2,888(6% x 48,135) 888 977 | 49,023 977 — _ | 50,000 Catatan : Perbedaan perhitungan dikarenakan diadakan pembulatan, Pos jumal yang dibutuhkan untuk membukukan pembayaran bunga yang pertama dan amortisasi disagio adalah sebagai berikut: Interest Expense .. $ 2,557,000 Disagio on bond Pay: Cash... $ 557,000 2,000,000 OBLIGASI DIKELUARKAN DENGAN PREMIUM (AGIO) Mungkin saja pengeluaran obligasi perusahaan dengan premium bila tarip menurut kontrak lebih tinggi dari tarip bunga di pasaran. Misalkan pinjaman obligasi $ 50,000,000 8%, untuk jangka waktu 5 tahun. Suku bunga di pasaran 7%. 86 PERHITUNGAN NILAI KON1IAN. Nilai kontan obligasi $ 50,000,000 yang. jatuh tempo dalam 5 tahun, dengan bunga tengah tahunan 7% access $ 35,445,000 Nilai kontan 10 kali pembayaran bunga tengah tahunan sebesar $ 2,000,000 dengan bunga majemuk 7% 16,633,000 Total nilai kontan obligasi ........ $ 52,078,000 Pos jumal untuk mencatat penerbitan pinjaman obligasi dalam jumal umum ter- gambar sebagai berikut: Cash. $ 52,078,000 Bond Payable .... $ 50,000,000 Premium on Bond Payable 2,078,000 Secara periodik atas premium on bond payable ini akan diadakan amortisasi_ yang caranya sama dengan prosedur yang digunakan untuk amortisasi penerbitan pinjaman obligasi dalam bentuk discount. Perhitungan bunga untuk pembayaran pertama sampai kesepuluh dapat dilihat dari daftar berikut Amortisasi Premium Pinjaman Obligasi (dalam ribuan) Bunga] Bunga yang | Biaya bunga 4% dari jumlah_ | Amortisasi| Premium | Jumlah ke | dibayarkan | — obligasi yang dibukukan Premi. | yang belum | —obligasi diamortasi- | _ yang di- kan bukukan te = 2,078 52,078 1 2,000 (3,5%x52,078)= 1,823 177 1,901 51,901 2 2,000 (3.5%x51,901)=1,817 183 1,718 51,718 3 2,000 (3,5%x51,718)=1,810 190 1,528 51,528 4 2,000 (3,5%x51,518)=1,803 197 1,331 51,331 5 2,000 (3,5%x51,331)=1,797 203 1,128 51,128 6 2,000 (3,5%x51,128)=1,789 21 917 50,917 a 2,000 (3,5%x50,917)=1,782 218 699 50,699 8 2,000 (3,5%x50,699)=1,774 226 473 50,473 9 2,000 (3,5%x50,239)=1,760 240 0 50,000 87 Jumal untuk membukukan pembayaran untuk periode pertama dan premium pinjaman obligasi (jurnal umum) tergambar sebagai berikut: Interest expense... Premium on Bond Payable .. Cash. $ 1,823,000 177,000 $ 2,000,000 PENGELUARAN OBLIGASI DI ANTARA TANGGAL BUNGA. Jika terdapat sebagian obligasi yang dikeluarkan setelah tanggal pembayaran bunga, maka waktu yang telah dijalani ini harus diperhitungkan bunganya. Hal ini dikarenakan bunga tersebut hanya dibayar oleh perusahaan secara tahunan atau setengah tahun sc- hingga waktu yang telah berjalan itu haruslah diperhitungkan. Misalnya perusahaan mengeluarkan pinjaman obligasi sebesar $ 15,000,000 dengan bunga 8% per tahun yang dibayar setiap tanggal 1 Juli. Tanggal pengeluaran obligasi 1 Oktober, yang berarti 3 bulan setelah tanggal pembayaran bunga obligasi. Karena itu bunga yang diperhitungkan oleh perusahaan sebesar 3/12 x 8% x $ 15,000,000 = $ 300,000. Jumal untuk mencatat pengeluaran obligasi ini adalah: Cash $ 15,300,000 Interest Expense . $ 300,000 Bonds Payable 15,000,000 Nanti pada tanggal 1 Juli periode berikutnya perusahaan akan membayar bunga obligasi untuk satu tahun sebesar $ 1,200,000 sedangkan jumlah obligasi tersebut baru beredar 9 bulan, karena itulah perhitungan bunga 3 bulan di atas harus dilakukan. Jurnal waktu pembayaran bunga: Interest Expense . Cash. $ 1,200,000 $ 1,200,000 Gambarannya di dalam buku besar seperti berikut: Biaya bunga obligasi 88 BOND SINKING FUND (DANA PELUNASAN OBLIGASI) Obligasi dikeluarkan yang telah jatuh tempo berarti harus dilunasi oleh perusahaan, Agar tersedia dana untuk melunasi pinjaman obligasi tersebut, biasanya perusahaan menyisihkan dari harta-harta lain yang disebut Bond Sinking Fund (Dana pelunasan obligasi). Penyisihana dana ini berupa uang tunai yang biasanya akan ditanamkan dalam surat-surat berharga yang menghasilkan pendapatan. Jumlah penyetoran secara berkala untuk dana pelunasan ini serta ditambah lagi dari hasil penanaman surat-surat berharga haruslah diperkirakan agar sama dengan nilai obligasi yang akan dilunasi pada saat jutuh temponya. Jumlah uang yang akan dialihkan ke perkiraan dana pelunasan pinjaman dengan cara mendebit perkiraan Sinking Fund Cash (Kas Dana Pelunasan bligasi) dan mengkredit perkiraan Kas, Bila jumlah uang tersebut ditanamkan dalam surat-surat berharga berarti timbul perkiraan Sinking Fund Investment (Penanaman dari Dana Pelunasan) dengan cara didebit, sedangkan perkiraan Kas Dana Pelunasan Obligasi akan dikredit. Untuk membedakan dengan investasi perusahaan, maka investasi yang sumbernya dari dana pelunasan dinamakan Penanaman dari Dana Pelunasan. Demikian juga untuk bunga yang diterima dari hasil penanaman dengan cara mendebit perkiraan Kas Dana Pelunasan dan mengkredit perkiraan Sinking Fund Income (Pendapatan dari Dana Pelunasan). Bagaimana pencatatan dana pelunasan obligasi, dibawah ini akan diberikan beberapa contoh, Januari 1. Mengeluarkan obligasi untuk jangka waktu 10 tahun sebesar $ 25,000,000 dengan ketentuan bahwa pada akhir tahun ke 10 telah diperhitungkan dana pelunasan obligasi sebesar jumlah yang harus dibayar. Dengan catatan diterapkan metode bunga berbunga, berarti setiap tahun harus disisihkan untuk pelunasan obligasi sebesar $ 1,987,500, Jumlah ini harus disisihkan setiap tahun untuk selama 10 tahun. Ayat jumalnya: Sinking Fund Cash .. Cash... $ 1,987,500 $ 1,987,500 rat berharga yang mem- ihkan dibelikan surat- Misalnya dari dana pelunasan obligasi ditanamkan surat-s punyai nilai tergantung dari Keadaan pasar. Dari dana yang dis surat berharga dengan nilai $ 1,600,000. Ayat jurnalnya: Sinking Fund Investment $ 1,600,000 Sinking Fund Cash $ 1,600,000 89 PENERIMAAN PENDAPATAN DARI PENANAMAN. Jumlah yang dihasilkan dari penanaman semakin tahun semakin besar karena jumlah dana yang tersedia semakin besar. Misalnya sebelum tahun ke 10, telah dijual sebagian surat-surat berharga beserta labanya sebesar $ 140,000. Keuntungan ini dimasukkan ke perkiraan Gain on Sale of Investment (Laba dari penjualan surat-surat berharga). Tetapi dapat pula penjualan surat-surat berharga ini menimbulkan kerugian yang akan dicatat ke perkiraan Loss on Sale of Investment. Ayat jurnalnya: Sinking Fund Cash .. Sinking Fund Investment Gain on Sale of Investment $ 12,640,000 $ 12,500,000 $ 140,000 PELUNASAN OBLIGASI PADA WAKTU JATUH TEMPO. Jumlah dana yang disisihkan untuk pelunasan obligasi dalam kenyataannya nanti jarang sekali tepat dengan jumlah obligasi yang harus dilunasi. Hal ini dikarenakan Dana cadangan pelunasan supaya tidak menganggur ditanamkan berupa surat-surat berharga. Keuntungan dari penanaman ini merupakan suatu jumlah yang sulit ditentukan. Kelebihan atau kekurangan dana pelunasan obligasi dibandingkan dengan jumlah obligasi yang harus dilunasi dicatat ke dalam perkiraan C a s h. Dari contoh di atas, misalnya: Hasil penjualan surat-surat berharga ... $ 24,123,600 Pendapatan yang dihasilkan pada tahun ke 1 604,700 Penyetoran tahun terakhir 1,987,500 Jumlah .. $ 26,715,800 Dari contoh ini temyata ada kelebihan sebesar § 1,715,800. Ayat jumal untuk mencatat pelunasan pinjaman obligasi tersebut adalah Bond Payable .. Cash Sinking Fund Cash $ 25,000,000 1,715,800 $ 26,725,800 Jumlah pendapatan dari dana pelunasan obligasi merupakan suatu pendapatan diluar operasi perusahaan, maka jumlah tersebut disajikan di bawah judul Other Income (Pendapatan Lain-lain). Uang kas dan surat-surat berharga yang berasal dari dana pelunasan pinjaman obligasi diklasifikasikan di Neraca sebagai harta lancar dengan nama Investment (Penanaman). 90 LAPORAN AKUNTAN PEMERIKSA Pembuatan laporan akuntan mengenai Laporan Keuangan haruslah sesuai dengan Norma Pemeriksaan Akuntan seperti yang Jivarikan dalam buku "Norma Pemeriksaan Akuntan”. Laporan akuntan pemeriksa mengenai kelayakan Laporan ae perusahaan ada beberapa kemungkinan yaitu: a. Pendapat tanpa catatan. Pendapat tanpa calatan (unuialified opinion) hanya dapat diberikan jika akuntan peme-riksa berpendapat, bahwa berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan sesuai dengan norma-norma pemeriksaan akuntan, penyajian laporan keuangan adalah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi Indonesia yang diterapkan secara konsisten aan mengandung penjelasan-penjelasan yang diperlukan sehingga tidak menyesatkan pemakainya. Pendapat dengan catatan (Kwalifikasi). Jika akuntan pemeriksa memberikan pendapat dengan catatan (qualified opinion), maka bagian dari laporan akuntan bentuk singkat harus disesuaikan sedemikian, hingga sifat caiatannya menjadi lebih jelas. Persoalan yang menyebabkan diberikan- nya catatan harus disebutkan, dengan penjelasan mengenai sebab-sebab mengapa diberikan catatan serta akibainya atas posisi finansiil dan hasil operasi klient bila dapat ditentukan secara layak. Penunjukkan dalam bagian pendapat dengan catatan pada laporan keuangan atau bagian yang mendahului laporan akuntan, yang menjelas- kan keadaannya, merupakan cara-cara yang dapat diterima untuk menjelaskan sifat catatan. Namun catatan mengenai luasnya pemeriksaan biasanya harus dicakup seluruh dalam laporan akuntan. Jika catatan itu demikian materiilnya hingga tidak memungkinkan pemberian pendapatan mengenai kewajaran laporan keuangan se- bagai kescluruhan, maka diperlukan penolakan untuk memberikan pendapat atau tidak setuju. Pendapat tidak setuju (Adverse). Pendapat tidak setuju ialah suatu pendapat bahwa laporan keuangan tidak me-nyajikan secara layak keadaan finansiil atau hasil sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi. Penolakan pemberian pendapat. Jika akuntan pemeriksa tidak mendapatkan bahan-bahan pembuktian secara men- cukupi untuk memberikan pendapat mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan sebagai kescluruhan, ia harus menyatakan dalam laporannya bahwa ia tidak dapat memberikan pendapatnya. Penolakkan pendapat dapat disebabkan karena pembatasan luas pemeriksaan atau karena adanya ketidak pastian yang luar biasa mengenai jumlah sesuatu pos atau hasil sesuatu persoalan, mempengaruhi keadaan materiil keadaan finansiil atau hasil operasi klient, hingga akuntan pemeriksa tidak dapat membentuk pendapatnya mengenai laporan keuangan sebagai keseluruhan. 91 Akuntan profesional tidak boleh mengabaikan norma-norma pemeriksaan akuntan agar tidak akan menjatuhkan namanya, Pelaksanaan ini juga penting untuk menanggung resiko atas tindakan hukum oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat telah mempercayai laporan yang salah, dengan akuntan telah memberikan pendapatnya DAFTAR A: Pinjaman Obligasi yang diterbitkan dengan suatu premi (agio), suku bunga pasar 6%: Nk dari $1 untuk 10 periode dengan suku bunga 3% adalah $0,7441. Nilai kontan dari nilai pinjaman obligasi = $100,000 x 0,7441 = $74,410. Nilai kontan dari $1 dengan perhitungan bunga majemuk PERIODE | 3% | 3%/,% | 4% | 41/,% | S% | 6% | 7% | 8% 1 0.9709 | 0.9662 | 0.9615 | 0.9569 | 0.9524] 0.9434 | 0.9346 | 0.9259 2 0.9426 | 0.9335 | 0.9246 | 0.9157 | 0.907 0.89 0.8734 | 0.8573 3 0.9151 | 0.9019 | 0.889 0.8763 | 0.8638] 0.8396 | 0.8163 | 0.7938 4 0.8885 | 0.8714 | 0.8548 | 0.8386 | 0.8227] 0.7921 | 0.7629 | 0.735 5 0.8626 | 0.834 0.8219 | 0.8025 | 0.7835] 0.7473 | 0.713 0.6806 6 0.8375 | 0.8135 | 0.7903 | 0.7879 | 0.7462] 0.705 | 0.6663 | 0.6302 7 0.8131 | 0.786 0.7599 | 0.7348 | 0.7107] 0.6651 | 0.6227 | 0.5835 8 0.7894 | 0.7594 | 0.7307 | 0.7032 | 0.6768} 0.6274 | 0.582 0.5403 9 0.7664 | 0.7337 | 0.7028 | 0.6729 | 0.6446] 0.5919 | 0.5439 | 0.5002 10 0.7441 | 0.7089 | 0.6756 | 0.6439 | 0.6139] 0.5584 | 0.5083 | 0.4632 a 0.7224 | 0.6849 | 0.6496 | 0.6162 | 0.5847] 0.5268 | 0.4751 | 0.4289 12 0.7014 | 0.6618 | 0.6246 | 0.5897 | 0.5568] 0.497 | 0.444 | 0.3971 13 0.681 | 0.6394 | 0.6006 | 0.5643 | 0.5303] 0.4688 | 0.415 0.3677 14 0.6611 | 0.6178 | 0.5775 | 0.54 0.5051} 0.4423 | 0.3878 | 0.3405 15 0.6419 | 0.5969 | 0.5553 | 0.5167 | 0.481 0.4173 | 0.3624 | 0.3152 16 0.6232 | 0.5767 | 0.5339 | 0.4945 | 0.4581} 0.3936 | 0.3387 | 0.2919 17 0.605 | 0.5572 | 0.5134] 0.4732 | 0.4363] 0.3714 | 0.3166 | 0.2703 18 0.5874 | 0.5384 | 0.4936 | 0.4528 | 0.4155] 0.3503 | 0.2959 | 0.2503 Ly 0.5703 | 0.5202 | 0.4746 | 0.4333 | 0.3957] 0.3303 | 0.2765 | 0.2317 20 0.5537 | 0.5026 | 0.4564 | 0.4146 | 0.3769] 0.3118 | 0.2584 | 0.2145 NILAI NOMINAL DARI SUATU ANUITAS DARI $1 PER PERIODE DENGAN PERHITUNGAN BUNGA MAJEMUK. Suatu anuitas ialah suatu seri pembayaran-pembayam yang sama pada jarak-jarak waktu yang tetap. Nilai kontan dari suatu anuitas adalah jumlah dari nilai kontan dari tiap pembayaran, dengan perhitungan bunga majemuk. Jadi pembayaran yang pertama didiskontokan untuk satu periode, pembayaran yang kedua untuk dua periode, dan seterusnya. Rumus untuk menetapkan nilai kontan dari suatu anuitas dari $1 adalah sebagai berikut : 1 Nk (sian dengan NkA = Nilai Kontan dari suatu Anuitas $1 i" = suku bunga berkala; dan “n” = banyaknya pembayaran-pembayaran yang sama. Nilai kontan dari Anuitas $1 dengan perhitungan bunga majemuk PERIODE 3% 3'/,% 4% 4% 5% 6% 1% 8% 1 0.9709 | 0.9662] 0.9615 | 0.9569 | 0.9524] 0.9434 | 0.9346] 0.9259 2 1.9135] 1.8997] 1.8861 | 1.8727) 1.8594] 1.8334] 1.808 1.7833 3 2.8286 | 2.8016] 2.7751 | 2.749 2.7232| 2.673 2.6243 | 2.5771 4 3.7171 | 3.6731] 3.6299 | 3.5875 | 3.546 3.4651} 3.3872] 3.3121 5 4.5797 | 4.5151] 4.4518] 4.39 4.3295] 4.2124 | 4.1002] 3.9927 6 5.4172 | 5.3286] 5.2421 | 5.1579 | 5.0757] 4.9173 | 4.7665} 4.6229 7 6.2302 | 6.1145] 6.0021 | 5.8927 | 5.7864] 5.5824 | 5.3893] 5.2064 8 7.0197 | 6.874 | 6.7327] 6.5959 | 6.4632] 6.2098 | 5.9713] 5.7466 9 7.1861 | 7.6077] 7.4353 | 7.2688 | 7.1078] 6.8017 | 6.5152] 6.2469 10 8.5302 | 8.3166] 8.1109 | 7.9127 | 7.7217] 7.3601 | 7.0236] 6.7101 1 9.2526 | 9.0016] 8.7605 | 8.5289 | 8.3064] 7.8869 | 7.4987] 7.139 12 9.954 9.6633] 9.3851 | 9.1166 | 8.8633] 8.3838 | 7.9427] 7.5361 13 10.635 | 10.3027] 9.9856 | 9.6829 | 9.3936] 8.8527 | 8.3577] 7.9038 14 11.2961 | 10.9205] 10.5631 | 10.2228 | 9.8986] 9.295 8.7455 | 8.2442 15 11.9379 | 11,5174] 11.1184 | 10,7395 | 10.3797] 9.7122 | 9.1079 | 8.5595 16 12.5611 | 12,0921] 11.6523 | 11.234 | 10.8378] 10.1059 | 9.4466] 8.8514 is) 13.1661 | 12.6513] 12.1657 | 11.7072 } 11.2741] 10.4773 | 9.7632] 9.1216 18 13.7535 | 13.1897 | 12.6593 | 12.16 11.6896 | 10.8276 | 10.0591] 9.3719 19 14.3238 | 13.7098 | 13.1339 | 12.5933 | 12.0853 | 11.1581 | 10.3356] 9.6036 20 14.8775 | 14.2124 | 13.5903 | 13.0079 | 12.4622 | 11.4699 | 10.594 9.8181 93 SOAL 4 Dewan Komisaris dari perusahaan listrik Stars telah membuat rencana untuk mengadakan perluasan berbentuk fasilitas yang bemilai $ 70,000,000. Di dalam rangka perluasaan ini, Dewan Komisaris mempunyai 2 rencana yang akan dipilih yaitu; Rencana I. Mengeluarkan obligasi 8% berjumlah $ 70,000,000 untuk jangka waktu 20 tahun, Rencana II, Mengeluarkan tambahan 50.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal $ 1,400. Neraca dari perusahaan tersebut pada akhir periode yang lalu secara garis besamya tergambar seperti berikut: Perusahaan Listrik Stars Neraca Desember 31, 19... Hutang dan Modal $ 40,950,000 | Utang lancar... $38,700,000 169,050,000 | Saham biasa (100.000 lembar yang dikeluarkan) 122,500,000 Laba di tahan. 51,800,000 Harta tetap.. $ 210,000,000 | Total hutang danmodal. —$ 210,000,000 Total harta .. Laba bersih yang diperoleh perusahaan relatif stabil di dalam beberapa tahun ini. Program perluasan diharapkan untuk menambah hasil pada masa mendatang dengan kondisi sebelum diperhitungkan bunga obligasi dan pajak pendapatan, berkisar dari $ 23,100,000 sampai dengan $ 33,600,000. Dimisalkan bahwa tarip pajak pendapatan 50%. Diminta: A. Buatlah suatu daftar yang berkaitan dengan rencana perluasan mengenai laba per saham dari setiap rencana di atas. B, Tentukanlah rencana yang lebih menguntungkan sebagai dasar bagi komisaris di dalam mengambil keputusan. Perseroan Terbatas Wijayakusuma telah mengeluarkan obligasi yang dapat ditarik (caliable bonds) dengan bunga 8%, jumlahnya $ 30,000,000 untuk jangka waktu 10 tahun, Obligasi tersebut dikeluarkan pada tanggal 1 Maret 1973, sedangkan bunganya dibayar setiap tanggal 1 Mei dan 1 Nopember. Tahun fiskal perusahaan bersamaan dengan tahun kalender. Buailah jumal (dalam bentuk umum) dari transaksi yang dipilih di bawah ini: 1973. Mei, 1 Mengeluarkan obligasi tersebut dan mengeluarkan uang sebesar nilai nomi- nalnya. Nop. 1 Membayar bunga obligasi untuk setengah tahun. Des, 31 Mencatat bunga yang masih harus diperhitungkan untuk dua bulan. 31 Tutuplah perkiraan Biaya Bunga. 1974. Jan. 1 Membuat ayat jumal untuk pembalikan (reversed) dari perkiraan “Bunga yang masih harus dibayar.” Mei. 1 Membayar bunga. Selama periode pembukuan tahun1981 dan 1982 Perseroan Terbatas “Harapan Jaya” telah melakukan transaksi-transaksi yang berkaitan dengan penerbitan pinjaman obligasi 10 tahun, nominal $ 400,000,000 dengan tarip bunga 9% tertanggal 1 Mei 1981. Bunga dibayar di belakang setiap tanggal 1 Mei dan 1 Nopember. Tahun fiskal jatuh bersamaan dengan tahun Kalender. 1981. Mei. 1. Dikeluarkan pinjaman obligasi dengan total penerimaan $ 427,180,000. Nop. 1 Dibayar bunga tengah tahunan. Des, 31 Dicatat ayat jumal penyesuaian untuk bunga pinjaman obligasi yang masih harus dibayar. 31 Diperhitungkan bunga amortisasi premium pinjaman obligasi sebesar $ 1,295,000. 31 Dialihkan untuk cadangan pelunasan pinjaman obligasi uang tunai sebesar $ 22,500,000. 95 3 Dari Laba yang ditahan dicadangkan untuk utang yang dijamin sebesar $ 25,000,000. 31 Jumal penutup untuk rekening biaya bunga. 1982. Jan. Dibuat ayat jumal pengembalian (reversing entries) untuk rekening biaya bunga yang masih harus dibayar. 15 Dibeli beberapa lembar surat-surat berharga dari kas dana pelunasan pin- jaman obligasi seharga $ 19,500,000. Mei. 1 Dibayar bunga tengah tahunan. Nop. 1 Dibayar bunga tengah tahunan. Des. 31 Dibukukan penerimaan pendapatan dari hasil penanaman dana pelunasan pinjaman obligasi. Sejumlah $ 300,000. Catatlah ke dalam rekening Dana Ppelunasan. 31 Mencatat biaya bunga yang masih harus dibayar. 31 Amortisasi atas premium pinjaman obligasi sebesar $ 1,920,000. 1 Dialihkan untuk cadangan pelunasan pinjaman obligasi uang tunai sebesar $ 23,000,000. Dari laba yang ditahan dicadangkan untuk utang yang dijamin sebesar $ 28,000,000. 31 Jumal penutupan untuk rekening biaya bunga. 3 Perkiraan-perkiraan dari buku besar Perseroan Terbatas BOROBUDUR dengan saldo- saldonya pada tanggal 31 Desember, akhir dari tahun yang berjalan tergambar sebagai berikut: Kas .. $ 4,716,000 Piutang dagang 9,870,000 Penyisihan penghapusan piutang 72,000 Persediaan barang dagangan 10,500,000 Asuransi dibayar dimuka .. 564,000 Perlengkapan toko (supplies) 267,000 Dana pelunasan obligasi 5,391,000 Peralatan toko (equipment) 23,400,000 Akumulasi penyusutan peralatan kantor 7,200,000 Biaya organisasi 11,100,000 Hutang dagang . 4,417,000 Hutang bunga 480,000 Hutang pajak pendapatan 3,894,000 96 Hutang pinjaman obligasi 8% .. Hutang pajak pendapatan yang masih harus dibayar Agio pinjaman obligasi 8%... Saham biasa, nominal $ 600 per saham .. Agio saham biasa Cadangan saham ditarik kembali Laba yang dibagi (dividen) .. Laba yang ditahan Ringkasan hasil (income summary) Penjualan .. . Pembelian ........ Potongan pembelian Gaji penjualan dan kom Biaya advertensi Biaya penyusutan peralatan toko Biaya perlengkapan toko ... Macam-macam biaya penjualan .. Gaji staf dan karyawan kantor Biaya sewa Biaya penyusutan peralatan kantor .. Biaya piutang yang tidak terkumpul Biaya asurans Macam-macam biaya umum Biaya bunga .. Hasil penanaman (sinking fund income). Hasil sewa . Kerugian dari Pajak pendapatan .... -hal yang tak ae . 12,000,000 984,000 599,000 15,000,000 3,000,000 6,900,000 1,500,000 7,053,000 108,000,600 79,578,000 978,000 6,900,000 1,812,000 579,000 6,480,000 2,400,000 Keterangan yang diperlukan pada akhir periode untuk melaksanakan penyesuaian pada tanggal 31 Desember, tergambar seperti dibawah ini: — Persediaan akhir barang dagangan (at cost, first in-first out) ....... — Jumlah Piutang yang tidak tertagih ditaksir sebesar 0.5% dari penjualan . _‘Asuransi yang telah dijalani selama tahun tersebut —_ Nilai persediaan perlengkapan toko per 31 Desember — Biaya penyusutan untuk tahun tersebut: Peralatan t0ko ...... Peralatan kantor .. $ 11,520,000 291,000 114,000 1,176,000 73,500 192,000 97 Pertanyaan: A. B. meninjau kembali susunan Balance Sheet yang diutarakan di bawat Siapkanlah Work Sheet dalam bentuk 10 kolom untuk pembukuan yang berakhir pada tanggal 31 Desember. Siapkanlah Laporan Rugi Laba, dimana dikaitkan dengan laba per saham. Pengurangan untuk pajak pendapatan yang dibebankan dari kerugian-kerugian yang tidak terduga sebesar $ 360,000; berarti pajak pendapatan yang dibebankan untuk pendapatan sebelum data luar biasa (extraordinary items) adalah $ 373,200. Siapkanlah Laporan Laba Ditahan Retained Earning Statement). Saldo jumlah laba yang ditahan pada tanggal 1 Januari berjumlah $ 8,253,600 jumlah yang di- cadangkan untuk cadangan saham yang ditarik kembali ditambah sebesar $ 1,200,000. Susunlah Balance Sheet, dimana jumlah saham yang dicetak dan telah dikeluarkan 25.000 lembar. Dewan Komisaris dari perusahaan ANGKASA meminta kepada saudara untuk Di dalam peninjauan kemibali serta pemeriksaan dari perkiraan dan catatan, harap diper- hatikan data yang berkaitan dengan itu antara lain: a. b. 98 Nilai surat-surat berharga dicatat senesar nilai perolehannya (cost) harga pasarnya adalah $ 2,823,000. Piutang dagang, peralatan, gedung, tanah dan goodwill dicatat sebesar nilai perolehan- nya (cost). Bagian jumlah perkiraan piutang yang tidak tertagih dan penyusutan telah dicatat berdasarkan metode perbandingan. Treasury stock terdir* atas 1.000 lembar saham dengan harga belinya $ 772.50 per lembar. Nilai persediaan barang dagangan dicatat menurut metode harga terendah antara biaya (FIFO) atau harga pasar. Dividen stock dibagikan sebesar 2% dari dividen saham yang diumumkan pada tanggal 30 Juni. Hutang obligasi (Bonds payable) untuk 20 tahun yang jatuh tempo 7 tahun dari tanggal Neraca. Jumlah ini dijamin dengan hipotik yang dibebani dengan bunga 6,5%. Saham biasa mempunyai nilai $ 600 per lembar; 50.000 lembar saham dicetak dan jumlah yang telah dikeluarkan 31.000 lembar. Cadangan untuk pajak pendapatan, adalah saldo yang diperkirakan merupakan hutang yang dialokasikan sampai akhir periode fiskal yang berakhir pada tanggal 30 Juni. Pertanyaan: Siapkanlah susunan Balance Sheey sebaik-baiknya. Judul perkiraan ini jika perlu diadakan perubahan dan tambahkanlah data yang dianggap perlu. Perusahaan ANGKASA Balance Sheet June 30, 19... Assets. Current assets: Cash Marketable securit Investment in affiliated company Treasury stock ... Deduct reserve for treasury stock purchased . Accounts receivable .. Deduct Accounts pay able... Inventories .. Deduct reserve for possible price decline. . Discount on bonds pay-able Total current asset.. Plant assets: Equipment Building ... Deduct reserve for Plant expansion .. Land Goodwill . Prepaid expenses Total plant asset: Total assets .. $ 772,500 772,500 $ 5,025,000 3,915,00 $ 7,350,000 450,000 $ 13,500,000 3,000,000 2,100,000 1,350,000 375,000 $ 2,928,000 2,700,000 4,689,000 1,110,000 6,900,000 750,000 $ 11,250,000 10,500,000 $ 19,077,000 25,575,000 $ 44,652,000 Liabilities Cash dividend payable Stock dividend distributabl Accued liabiliti Bonds payable .. Deduct bond sinking fund Investment .. Total liabilities Stock holder’s Equity Paid in capital: Common stock Retained earnings: Premium on common stock........ Reserve for doubt full accounts . Reserve for depreciation cquip .. Reserve for depreciation building Reserve for income taX€S soso Retained eaming ... Total Stock holder's equity .... Total liabilities and Stock holder's equity $ 630,000 360,000 468,000 $ 15,000,000 9,342,000 5,658,000 $ 18,600,000 $ 1,920,000 555,000 3,960,000 3,450,000 1,578,000 7,473,000 18,600,000 $ 7,116,000 37,536 000 $ 44,652,000 DEPARTEMEN DAN CABANG PENCATATAN KEGIATAN DI DALAM DEPARTEMEN. Pemilihan struktur organisasi dan pembagian-pembagian kegiatan biasanya di- pengaruhi oleh faktor-faktor antara lain: — — besar serta volume kegiatan usaha perusahaan, — macam kegiatan usaha. — letak geografis dari kegiatan usaha. Yang penting di dalam pembagian kegiatan ini, bahwa pimpinan perusahaan me- merlukan loparan akuntansi yang dapat dipergunakan sebagai alat pembantu untuk perencanaan atau dengan kata lain timbulnya kontrol terhadap usaha masing-masing. Pencatatan-pencatatan di dalam departemen umumnya dilaksanakan oleh perusahaan- perusahaan besar, misalnya Departemen Store. Hal ini dikarenakan perusahaan besar memungkinkan untuk mengadakan pembagian serta memberikan tanggung jawab kepada tiap bagian, melalui kepala bagian masing-masing (departement manager). Dengan ini diharapkan setiap kepala bagian berfungsi membantu pimpinan perusahaan, baik untuk mengadakan penilaian efisien maupun untuk merencanakan aktivitas per- usahaan di masa mendatang. 101 Laporan-laporan akuntansi untuk aktivitas setiap departemen biasanya dibatasi sampai tingkat perhitugan rugi laba. Perincian rugi laba untuk setiap departemen tidaklah perlu dilaporkan kepada para pemegang saham atau pihak-pihak ketiga di luar perusahaan. Setiap perusahaan, penerapan departemenisasi dalam catatan akuntansinya tidak selamanya sama. Sebagai gambaran ada perusahaan yang menginginkan analisa kegiatan setiap departemen cukup berakhir sampai penctapan laba kotor. sedangkan perusahaan lainnya menghendaki sampai tingkat penetapan laba bersih. Bentuk-bentuk perhitungan tugi laba yang menyajikan perincian pendapat dan biaya dari sctiap masing-masing departemen pada akhir-akhir ini semakin banyak dipergunakan. Bagi perusahaan dagang, jumlah laba kotor (gross profit) merupakan data terpenting dalam laporan rugi faba. Hal ini dikarenakan data ini sangat penting untuk melakukan analisa dan kontrol mengenai biaya. Juga laporan ini akan membantu pimpinan di dalam mengarahkan aktifitas perusahaan agar dapat dicapai lama maksimal. Sebelum sampai pada tahap penctapan jumlah laba kotor untuk setiap departemen, maka terlebih dahulu ditetapkan pos-pos yang mempengaruhi angka laba kotor. Untuk penera- pan ini ada dua cara yang dapat diterapkan yaitu: 1, Setiap departemen membuat perkiraan, dimana setiap transaksi langsung dicatat pada pos-pos yang telah disediakan per setiap departemen. 2. Memakai satu perkiraan untuk tiap pos, kemudian pada waktu disusun laporan rugi laba akan dialokasikan ke setiap departemen. Dari dua cara yang diuraikan di atas, umumnya cara pertama yang sering dipergunakan, terkecuali jika waktu yang dibutuhkan untuk mengadakan analisa terlalu banyak. Pengalokasian pada akhir periode ke masing-masing departemen terlihat adanya ke- cendrungan akan memberikan analisa yang kurang tepat dibandingkan dengan penerapan cara pertama, Cara kedua ini dapat diambil dengan alasan untuk menghemat waktu dan biaya. Pos-pos penting yang harus dibagi-bagikan ke dalam setiap departemen untuk mene- tapkan laba kotor antara Jain: - persediaan barang dagangan, — pembelian, - penjualan, — potongan tunai, = retur penjualan dan potongan harga. Tapi departemen dapat dibuat per sctiap pos, sehingga dari transaksi dapat dibuat jumal dan langsung dapat digolokan ke dalam tiap departemen dengan cara membuat kolom-kolom khusus. Bila ingin diketahui lebih terperinci laba per setiap departemen, maka dapat di- perluas sampai penentuan laba bersih sebelum diperhitungkan pajak (operating income). 102 Dari biaya-biaya tersebut ada sebagian biaya yang dengan mudah dapat diiden- tifikasikan kepada departemen yang memperoleh jasanya. Misalnya gaji setiap petugas departemen, biaya-biaya langsung lainnya di setiap departemen, maka biaya ini dapat segera dibuatkan daftamya. Di samping ini ada juga biaya-biaya seperti gaji pimpinan perusahaan, pegawai administrasi yang tidak langsung dapat dialokasikan ke setiap departemen tertentu melainkan akan dibagi menurut prosentase tertentu berdasarkan pengalaman atau dasar lainnya. Kebanyakan akuntan akan memilih pembagian biaya per setiap departemen hanya pada akhir periode pembukuan. Dengan cara ini buku besar tidak lagi perlu dibuat untuk departemen yang berarti pembagian ke setiap departemen dapat dilaksanakan pada waktu pembuatan work sheet yang nantinya dapat dijadikan sebagai dasar untuk pembuatan perhitungan rugi laba. PENETAPAN BIAYA OPERASI. Dimuka telah diuraikan bahwa dari biaya-biaya ini ada yang langsung dapat dibebankan ke setiap departemen, tetapi juga terdapat biaya-biaya lainnya yang tidak dapat dibebankan secara langsung. Pengalokasian ke setiap departemen harus ditetapkan seadil mungkin sesuai jasa yang diterima oleh departemen yang bersangkutan. Cara menentukan jumlah biaya yang dibebankan untuk departemen yaitu: a) Pertama-tama memerlukan pertimbangan-pertimbangan (judgement) tentang dasar yang tetap untuk pengalokasian biaya. b) Data yang dipergunakan haruslah wajar, karena itu mungkin lebih baik mengambil informasi yang telah tersedia dan dapat dipercaya daripada mengambil informasi yang betul-betul tepat, tetapi dalam rangka mengumpulkan datanya terpaksa dikeluar- kan biaya cukup tinggi. Agar lebih jelas dibawah ini disajikan contoh"Wari*Perseroan Terbatas SEAHTERA yang melaksanakan departemenisasi sampai perhitungan laba operasi. Pembagian dan cara biaya operasi ditetapkan sebagai berikut 103 ooo'zus'st 000'919"7 ~— 61 “Te quiased wea 304 quowarelg owoouy | 4,000,000 CASH CASH 4,000,000 <—_—————_—> 4,000,000 Jika cabang mengeluarkan uang, mengadakan transaksi pembelian, penjualan, mengeluarkan biaya-biaya untuk memperoleh pendapatan dan lain-lainnya, maka semua ini akan dicatat seperti perusahaan yang berdiri sendiri dan transaksi-transaksi ini tidak berkaitan dengan Kantor Pusat. Misalnya kantor cabang membeli perlengkapan toko sebesar $ 50,000 dengan tunai. Transaksi ini dibukukan seperti berlaku biasa, yaitu dengan mendebit perkiraan per- Jengkapan toko dan mengkredit perkiraan kas. Dalam perusahaan dagang umumnya seluruh atau sebagian besar barang dagangan akan dikirim dari Kantor Pusat. Setiap pengiriman barang ke cabang akan dicatat di Kantor Pusat dengan mendebit perkiraan Cabang yang bersangkutan dan mengkredit perkiraan Pengiriman ke Cabang (Shipment to Branch). Pencatatan transaksi di cabang dengan cara mendebit perkiraan Pengiriman dari Kantor Pusat (Shipment from Home Office) dan mengkredit perkiraan Kantor Pusat. Contoh: Telah dikirim dari Kantor Pusat ke cabang Bandung seperti barang dagangan dengan nilai $ 1,600,000. 112 Buku besar Kantor Pusat Buku besar Cabang Bandung Branch Bandung Home Office 1,600,000 < > | 1,600,000 Shipment to Branch Bandung Shipment from Home Office 1,600,000 < > 1,600,000 Perlu diketahui bahwa perkiraan Pengiriman ke Cabang adalah perkiraan tandingan serta sebagai pengurangan perkiraan Persediaan Barang dagangan dan Pembelian di buku besar Kantor Pusat. Scdangkan perkiraan Pengiriman dari Kantor Pusat oleh Cabang, dapat disamakan dengan perkiraan Pembelian (Purchases). Kedua perkiraan ini bersifat sementara dan sacara berkala ditutup ke perkiraan Ikhtisar Rugi Laba (Income Summary account). Agar lebih jelas bagaimana pencatatan transaksi antara Kantor Pusat dan di Cabang, maka di halaman berikut ini akan diberikan contoh beberapa transaksi; Transaksi 1 : Kantor Pusat telah membuka cabang baru di kota Bogor, dengan mengirim uang tunai sebesar $6,000,000 dan barang-barang dagangan sebesar $ 18,000,000. Semua jurnal angkanya di dalam ribuan. Catatan Kantor Pusat Catatan Cabang. Branch Bogor... 24,000 Cash. 6,000 Cash. .. 6,000 Shipment from H.O.. 18,000 Shipment to Brach 18,000 Home Office ..... 24,000 Transaksi 2: Cabang membeli barang dagangan dengan harga $ 4,500,000 secara kredit. Catatan Kantor Pusat Catatan Cabang. Tidak ada pembukuan Purchases... 4,500 Accounts receivable 4,500 Transaksi 3: Cabang menjual barang dagangannya dengan harga $ 8,000,000 secara tunai $ 4,200,000 secara kredit. 113 Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Tidak ada pembukuan.... Cash... 8,000 Accounts receivable... 4,200 Sales... 12,200 Transaksi 4 : Cabang mengeluarkan biaya-biaya operasi sebesar $160,000. Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Tidak ada pembukuan Operating Expense .. 160 Cash. 160 Transaksi 5 : Cabang telah menerima piutang sebesar $ 3,800,000. Catatan Kantor Pusat. Catatan Caban; Tidak ada pembukuan Cash. coe Accounts Rec..... 3,800 Transaksi 6 : Cabang membayar sebesar $ 2,000,000 untuk melunasi sebagian hutangnya. Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Tidak ada pembukuan AccountsgPayable ..... 2,000 Cash 2,000 Transaksi 7 : Cabang mengirim uang tunai ke Kantor Pusat sebesar $ 1,900,000. Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Cash 6,000 Home Office 1,900 Branch Bogor 24,000 Cash 1,900 Ayat jumal yang diperlukan untuk menyesuaikan dan menutup perkiraan yang ter- dapat di cabang pada akhir periode akuntansi, juga berbarengan dengan ayat jumnal untuk melakukan pencatatan laba operasi cabang di Kantor Pusat disajikan seperti berikut: Ayat jurnal penyesuaian. a. Untuk mencatat persediaan akhir barang-barang yang terdapat di cabang. Catatan Kantor Pusat Catatan Cabang. Tidak ada jurnal Merch,Inventory........ Income Summary 12,400 114 b. Untuk menutup perkiraan penjualan yang dilakukan di cabang Bogor. Catatan Kantor Pusat Catatan Cabang. Tidak ada jurnal Sales 12,200 Income Summary 12,200 c. Untuk menutup perkiraan di Cabang Bogor. Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Tidak ada jumal Income Summary .. 22,960 Shipment from H.O. 18,000 Tidak ada jurnal Purchases 4,500 Operating Expense. 160 4. Untuk menutup Ikhtisar Rugi-Laba di cabang Bogor dan juga untuk mencatat laba cabang Bogor di Kantor Pusat. Catatan Kantor Pusat. Catatan Cabang. Branch Bogor... 1,640 Income Summary...... 1,640 Branch Opr. Income 1,640 Home Office 1,640 Setelah seluruh ayat-ayat jumal di atas dimasukkan ke dalam buku besar, maka perkiraan-perkiraan yang dipengaruhi di Kantor Pusat maupun Cabang tergambar sebagai berikut: Buku besar Kantor Pusat Cash 7) 1,900, 1) 6,00 Buku besar Cabang Bandung Cash 1) 6,000 4) 460 3) 8,000 6) 2,000 5) 3,800 7) 1,900 115 Account Receivable 3) 4.200 5) 3,800 Merchandise Inventory a) 12,400 Account Payable 6) 2,000 2) 4,500 Branch Bogor 1) yd 1,900 dq) Saldo 23,740 25,640 Saldo 23,740 Home Office 7) 1,900 1) 24,000 Saldo 23,740 d) 1,640 25,640 640, Branch Operating Income d) 1,640 Laba operasi cabang akan ditutup ke perkiraan Ikhtisar Rugi-Laba di Kantor Pusat. 116 Income Summary D 22,960 1) 12,400 Saldo 1,640 4) 12,200 24,600 24,600 Sales b) 12,200 3) 12,200 Shipment to Branch Bogor 1) 18,000 Pengiriman ke Cabang Bogor merupakan pengurangan atas persediaan barang dagangan dan pembelian. Perkiraan ini ditutup ke perkiraan Ikhtisar Rugi-Laba Kantor Pusat. Shipment from Home Office 1) 18,000 | °) 18,000 Purchase 2 4,500 | ) 4,500 Operating Expenses 4) 460 | °) 460 7 LAPORAN GABUNGAN KANTOR PUSAT DAN CABANG (COMBINED STATEMENT). Dari buku besar Kantor Pusat dibuat perhitungan rugi laba secara terperinci yang melaporkan mengenai penjualan, harga pokok penjualan, biaya-biaya serta Rugi/Laba yang berasal dari Kantor Pusat. Kemudian jumlah ini akan ditambah dengan laba bersih atau sebaliknya akan dikurangi dengan rugi bersih masing-masing Cabang. Bagian harta di Neraca yang disusun dari buku besar Kantor Pusat akan mencantumkan perkiraan Pengendalian per setiap cabang. Tetapi mengenai perincian jumlah harta serta hutang dari cabang tidak akan disajikan ke dalam Neraca Kantor Pusat. Laporan Kantor Pusat dan cabang yang disajikan bersama-sama akan bermantaat untuk pimpinan, tctapi penyajian ini jangan atau tidak perlu diberikan kepada para pemegang saham atau pihak kreditur. Bila ada perusahaan induk yang mempunyai satu atau lebih anak perusahaan, maka lebih baik disusun laporan konsolidasi dari pada laporan yang terpisah. Karena itu data tentang perhitungan rugi laba dari Kantor Pusat dan masing-masing Cabang perlu di- gabung sehingga hanya terdapat satu perhitungan rugi laba yang menyeluruh, Penyusun- an ini akan lebih mudah dikerjakan dengan menggunakan work sheet, dimana cara Pembuatannya seperti biasa, hanya ditambahkan beberapa kolom yaitu: ~ kolom untuk saldo perkiraan Kantor Pusat. ~ kolom untuk saldo perkiraan tiap cabang. — kolom elimination (meniadakan). ~ kolom terakhir dimana angka-angka ini akan dijumlahkan. Work yang dikerjakan di dalam rangka menyusun perhitungan rugi laba gabungan income statement) serta semua data yang berhubungan dengan ini, dapat dilihat pada halaman berikut; Transaksi-transaksi yang dicatat baik di Kantor Pusat maupun di Cabang yang ber- sangkutan seperti perkiraan Pengiriman dari Kantor Pusat dihapuskan atau ditiadakan dengan mengkreditnya di kolom eliminasi, demikian pula perkiraan Pengiriman ke Cabang Semarang dihapuskan dengan mendebitnya pada kolom eliminasi. IKHTISAR BIAYA PRODUKSI Des. 31. Barang dalam proses 1 Jan, $_—_5,000,00 | Des. 31. Barang di dim. proses Des. 31 $—_4,900,00 31. Persediaan bahan mentah 1 Jan, 6,400,000 31. Persediaan bahan mentah, Des. 31 $,745,000 31. Pembelian bahan mentah 24,000.00 31. Ke Rugt / Laba 58,775,000 31. FOH 144 31, Buruh Langsung, 19,750,00 IKHTISAR BIAYA RUGI LABA Des. 31. Persediaan hasil selesai, Jan. 1 $7,700,000 | Des. 31. Persediaan hasil selesai Des. 31 $ 10,200,000 31. Dari ikhtisar biaya produksi 58,775,000 118 Bahan Barang dalam proses Hasil selesai dibeli dipakai selesai f <---> dijual g dipakai | 1 | ~ a 7 Hutang gaji s, | Harga pokok penjualan YI dibayar dipakai L--% b | dibebankan e-+ L_—- g dipakai 3d — penyusutan — listrik ~asuransi ~ dan lain-lain PT. "MUSI INDAH” INCOME STATEMENT For Month Ended December 31, 19... Sales.. $ 28,400,000 Cost of merchandise sold: Merch. inventory, December 1, 19 $ 16,400,000 Purchases .... 24,800,000 Merchandise availablefor sale... $ 41,200,000 Less merchandise inventory, Dec 3 22,800,000 Cost of merchandise sold... 18,400,000 Gross profit on sales... $ 10,000,000 Total expenses... 5,600,000 Net Income .... $ 4,400,000 119 PT. MUSI INDAH Balance Sheet December 31, 19... Assets Cash. $ 24,200,000 Accounts receivable 19,200,000 Merchandise inventory 22,800,000 Prepaid insurance ... 100,000 Equipment. $ 6,000,000 Less accumulated depreciation 1,200,000 4,800,000 Total Assets ... $ 71,100,000 Liabilities and capital Accounts payable 14,800,000 Common stock $ 40,000,000 Retained eamings 16,300,000 56,300,000 Total liabilities and capital .... $ 71,100,000 PENGIRIMAN DENGAN HARGA JUAL. Dari uraian di atas, pengiriman barang-barang ke Cabang dicatat berdasarkan harga pokoknya. Sering terjadi bahwa barang-barang yang dikirim ke cabang dicatat dengan harga jualnya, Dengan penerapan metode harga jual diperoleh keuntungan yaitu Kantor Pusat dapat melakukan kontrol atas persediaan barang-barang dagangan yang ada di setiap cabang. Jumlah persediaan akhir barang dapat dihitung dengan menerapkan rumus: Persediaan awal di cabang .... $ Ditambah pengiriman ke cabang .. Dikurangi penjualan .... Persediaan yang seharusnya ada... 120