Anda di halaman 1dari 5

PORTOFOLIO KASUS JIWA

Nama Peserta :
Nama Wahana :
Topik : Skizofrenia Hebefrenik
Tanggal Kasus :
Nama Pasien : Tn.S No. RM :
Tanggal Presentasi : - Pendamping :
Tempat presentasi : -
Obyektif Presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi : Pasien dengan gangguan jiwa Ilmu Kesehatan Jiwa
Tujuan : Mengetahui pemeriksaan, diagnostik, dan tatalaksana awal pasien dengan Skizofrenia
Hebefrenik
Bahan bahasan Tinjauan Pustaka Riset Kasus Audit
Cara membahas Diskusi Presentasi & E-mail Pos
diskusi

Data Pasien Nama : Tn.S Umur : 48 tahun No. Registrasi : 607484


1. Keluhan Utama: Marah- marah dan tidak bisa tidur
Anamnesis (Autoanamnesis):
Pasien mengatakan dirinya dapat membantu menemukan barang yang hilang dan pasien dapat
berkomunikasi dengan jin. Awalnya pasien belajar di padepokan pagar nusa setelah bercerai
dengan istrinya. Kemudian pasien mengatakan setelah belajar ilmu, dan berpuasa pasien diikuti
oleh jin dari padepokan tersebut. Pasien juga merasa dapat melihat jin yang terkadang mengikuti
dirinya. Menurut pasien, dirinya dapat berkomunikasi dengan jin tersebut dan pasien sering
diajak berjalan-jalan beberapa hari oleh jin tersebut. Pasien sering mengambil barang-barang
milik tetangga di sekitar rumah karena disuruh oleh jin tersebut. Pasien merasa sangat marah jika
barang atau baju kesukaannya disembunyikan atau disimpan oleh keluarga. Menurut pasien, saat
ia sedang berjalan sampai keluar kota pasien tidak pernah membawa uang dan hanya mengambil
barang-barang atau makanan yang disuruh oleh jin tersebut
Heteroanamnesis
Pasien seringkali terlihat berbicara dan tertawa sendiri sejak 6 bulan SMRS. Pasien juga
seringkali terlihat marah- marah sendiri dan bertingkah seperti anak kecil. Pasien terkadang dapat
diajak berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar, namun terkadang pasien tidak
nyambung saat diajak be. rbicara dan tidak dapat memahami isi pembicaraan yang dikatakan
orang lain kepadanya. Pasien sering marah-marah ketika benda yang disukai disembunyikan.
Pasien juga sering membawa sampah-sampah ke dalam rumah serta sering mengambil / mencuri

1
barang milik tetangga

2. Riwayat Penyakit Dahulu: Hipertensi disangkal, Jantung disangkal, DM disangkal, Alergi


disangkal, Asma disangkal
3. Riwayat Pengobatan: Pasien tidak pernah berobat untuk penyakit tersebut
4. Riwayat keluarga : Tidak ada keluarga pasien yang mengalami hal yang sama
5. Riwayat Pekerjaan : Saat ini pasien sudah tidak bekerja
6. Riwayat Pernikahan : menikah
7. Pemeriksaan fisik
STATUS GENERALIS
Keadaan umum : cukup
Kesadaran : compos mentis
Tanda tanda vital
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 86 x/menit
Temperatur : 36,5 0C
Respiration Rate : 20 x/menit
Kepala/Leher
Konjungtiva : anemis -/-
Sklera : ikterik -/-
Refleks pupil : positif, pupil isokor 3mm/3 mm, refleks cahaya +/+
Thorax
Cor
Inspeksi : Ictus Cordis terlihat
Palpasi : Ictus Cordis teraba
Perkusi : Batas kanan : redup pada ICS IV Parasternal dextra
Batas kiri : redup pada ICS V MCL sinistra
redup pada ICS II parasternal sinistra
Auskultasi : S1S2 tunggal, suara tambahan (-)
Kesan: tidak terdapat kelainan pada jantung

Pulmo

VENTRAL DORSAL

I Bentuk dada normal, simetris, Gerak nafas tertinggal (-) ,


Ketinggalan gerak (-), Simetris, Ketinggalan gerak (-),
retraksi (-)
retraksi (-)
P Nyeri tekan (-) Nyeri tekan (-)
Fremitus raba (+) Fremitus raba (+)

P Sonor Sonor

2
A RO (-) WH (-) RO (-) WH (-)
Kesan: tidak terdapat kelainan pada paru

Abdomen
Inspeksi: cembung
Auskultasi: Bising usus normal
Palpasi: soepel, nyeri tekan ()
Perkusi: timphani (+), pekak beralih (-)
Kesan : tidak terdapat kelainan pada abdomen

Ektremitas
Akral hangat, CRT <2 detik
Oedema (-)
Kesan: tidak terdapat kelainan pada ekstremitas

STATUS Mental
Keadaan Umum: pasien tampak berpakaian rapi sesuai usia, perawatan diri kurang,
kebersihan diri kurang
Kesadaran : berubah
Kontak : mata (+), Verbal (+) irrelevan
Proses Berfikir : Bentuk nonrealistik
Arus logorea
Isi: waham (-)
Persepsi : halusinasi auditorik (+), halusinasi visual (+), ilusi (-)
Afek/Emosi : manik
Kemauan : Menurun
Psikomotor : Meningkat
Intelegensia : dalam batas normal
Insight : tilikan 1

Daftar Pustaka
1. Amir N. Skizofrenia. In : Elvira S.D, Hadisukanto G Editors. Buku Ajar Psikiatri.
Jakarta; Badan Penerbit FKUI. 2010. p. 170-176.
2. Hamdani, M, Konseling dan Psikoterapi Islam, Fajar pustaka baru, Yogyakarta, 2004
3. Kaplan, HI, Sadock BJ, Greb JA, Skizofrenia, Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan
Prilaku Psikiatri Klinis Jilid Satu 7th ed. Jakarta; Binarupa Aksara, 1997. p.699-
702,706-713,720-727,737-740

3
4. Maslim, Rusdi dr. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa Rujukan Ringkasan dari
PPDGJ III. Jakarta: Nuh Jaya, 2001
5. Prof. Dr. Dr. Dadang Hawari, Al-Quran Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa,
PT Dana Bhakti Prima Yasa, Yogyakarta, 1997
6. Sani, Ayub prof.dr. Splitting Personality. PT Dian Ariesta. Jakarta. 2002
Hasil Pembelajaran
1. Pengertian skizofrenia
2. Tanda dan gejala skizofrenia Hebefrenik
3. Penatalaksanaan skizofrenia
4. Pemeriksaan skizofrenia

Rangkuman Hasil Pembelajaran:


Subjektif :
Pasien laki-laki 48 tahun mengatakan dirinya dapat membantu menemukan barang yang hilang
dan pasien dapat berkomunikasi dengan jin. Menurut pasien, dirinya dapat berkomunikasi
dengan jin tersebut dan pasien sering diajak berjalan-jalan beberapa hari oleh jin tersebut. Pasien
sering mengambil barang-barang milik tetangga di sekitar rumah karena disuruh oleh jin
tersebut. Menurut keluarganya, pasien bertingkah seperti anak kecil, terkadang tidak nyambung
saat diajak bicara, tidak mau mandi, dan tidak mau bekerja jika tidak disuruh.

Objektif:
Didapatkan keadaan umum pasien cukup, kesadaran berubah. Pemeriksaan kepala/leher
dalam batas normal, pemeriksaan thorax dalam batas normal, pemeriksaan abdomen dalam batas
normal. Pemeriksaan status psikiatri :
Keadaan Umum: pasien tampak berpakaian rapi sesuai usia, perawatan diri kurang,
kebersihan diri kurang
Kesadaran : berubah
Kontak : mata (+), Verbal (+) irrelevan
Proses Berfikir : Bentuk nonrealistik
Arus logorea
Isi: waham (-)
Persepsi : halusinasi auditorik (+), halusinasi visual (+), ilusi (-)
Afek/Emosi : manik
Kemauan : Menurun
Psikomotor : Meningkat
Intelegensia : dalam batas normal

4
Insight : tilikan 1

Assessment:
DIAGNOSIS MULTIAXIAL
Axis I : F20.1 Skizofrenia Hebefrenik
Axis II : -
Axis III : -
Axis IV : Masalah dengan primary support group yakni perceraian dengan istrinya
Axis V : Global Assessment Of Functioning (GAF) menurut PPDGJ III = 60-51 yaitu gejala
sedang ( modarate ), disabilitas sedang dalam fungsi sosial dan pekerjaan.

Planning :
Planning Monitoring : Observasi vital sign pasien
Planning Pengobatan : Resperidone 1,5 mg , THD 2 mg, Diazepam 3 mg (Caps
2x1)
Planning Edukasi
Istirahat yang cukup
Menjelaskan tentang penyakit yang diderita pasien kepada keluarga
penyebab, perjalanan penyakit, perawatan, prognosis, komplikasi serta usaha pencegahan
komplikasi
Pemenuhan kebutuhan gizi
Menjaga kondisi lingkungan sekitar pasien agar mendukung penyembuhan
pasien

Prognosis :
Dubia