Anda di halaman 1dari 4

SISTEM AUDIO KENDARAAN

Advertisement
Perkembangan system audio kendaraan akhir-akhir ini sangat pesat. Perkembangan
system audio kendaraan berjalan seiring dengan perkembangan teknologi audio secara
umum, mulai dari teknologi sederhana sampai yang menggunakan teknologi
mikroprosesor.

Secara umum fungsi system audio kendaraan adalah untuk meningkatkan kenyamanan
pengendara dan penumpangnya yang ada di dalam kendaraan. Pada prinsipnya, system
audio kendaraan dibagi dalam dua bagian besar yaitu system radio dan system player
(kaset, CD, MP3 dan USB).

A. SISTEM RADIO

Perangkat dasar system radio terdiri dari antenna, penerima, penguat, pengeras suara
dan rangkaian sumber daya.

Pada saat pemancar radio mengudara, sinyal elektromagnet dipancarkan melalui


menara pemancar. Pada saat sinyal ini melewati antena radio kendaraan, fluktuasi
listrik di induksikan ke antenna. Radio memperkuat fluktuasi listrik yang lemah ini
menjadi pulsa arus listrik yang lebih kuat yang akan mengaktifkan pengeras suara.

Diafragma di dalam pengeras suara bergerak naik turun atau keluar masuk
menimbulkan gelombang tekanan udara. Pendengar mendengar gelombang tekanan
udara ini dalam bentuk suara (berbicara dan music).

1. Sinyal Radio
Ada dua jenis sinyal radio, yaitu AM dan FM. AM singkatan dari Amplitude Modulating
(modulasi lebar gelombang) dan FM singkatan dari Frekuensi Modulating (modulasi
jumlah gelombang).

Radio AM dirancang untuk menerima sinyal radio yang mempunyai lebar atau kuat
gelombang yang bervariasi. Radio ini beroprasi pada freuensi 530 1.610 kilohertz (KHz).
Radio AM mempunyai rentang jangkauan yang lebih jauh dibandingkan radio FM.

Radio FM dirancang untuk menerima sinyak radio yang mempunyai frekuensi yang
tinggi. Radio ini beroprasi pada rentang frekuensi 88 108 MegaHertz (MHz).
Gelombang radio FM tidak dipantulkan ke lapisan atmosfier (seperti gelombang radio
AM) , oleh sebab itu daya pancar pemancar radio FM sangat terbatas atau pendek yaitu
berkisar radius 55 kilometer. Kedua jenis gelombang ini mempunyai keunggulan
masing-masing.

Gelomabang radi AM mempunyai daya pancar yang lebih luas, karena pemancaranya
tidak langsung. Pemancar memancarkan gelombang ke lapisan atmosfier; lapisan
atmosfier memantulakn gelombang ini kembali ke bumi yang diterima oleh radio
penerima AM. Oleh sebab itu kualitas suara yang dihasilkan oleh radio AM sangat
dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Gelombang radio FM mempunyai daya pancar yang
relative jauh lebih pendek. Karena gelombang ini dipancarkan secara langsung, kualitas
penerimaan gelombangnya lebih baik (jernih) sehingga juga menghasilkan suara yang
lebih jernih. Selain itu, radio FM dapat menghasilkan suara stereo (stereophonic), yaitu
suara yang keluar dari dua atau lebih pengeras suara berbeda satu sama lain.

2. Antena
Antena berfungsi untuk menangkap sinyal yang dipancarkan oleh pemancar dan
mengirimkanya ke unit penguat sinyal melalui sebuah kabel. Antena yang digunakan di
kendaraan sangat beragam. Ada yang hanya berupa kawat halus yang ditempelkan pada
kaca depan kendraan, ada yang menggunakan tiang antenna teleskopik dan antenna
teleskopik otomatis (power antenna). Antena teleskopik menggunakan motor listrik
untuk memanjangkan dan memendekkan tiang antenna.
Motor listrik berfungsi untuk memutar unit roda gigi, roda gigi ini mengoprasikan
mekanisme peluncur atau kabel untuk mendorong atau menarik tiang antenna. Untuk
mengaktifkan motor listrik digunakan saklar yang ditempatkan pada panel depan
(dashboard).

3. Radio

Radio kendaraan (seperti juga radio-radio yang lain) terdiri dari rangkaian penerima
dan rangkaian penguat sinyal gelombang yang diterima dari pemancar radio.
Gelombang yang telah diperkuat ini dipergunakan sebagai sinyal pengaktif pengeras
suara. Radio juga dilengkapi dengan unit penyetel yang memungkinkan kita menagatur
dan mendapatkan frekuensi gelombang radio yang berbeda (penguat Hi Fi, daya dan
impedansi).
Untuk mendiagnosa gangguan yang terjadi pada radio, gunakan buku manual yang
berisikan informasi lengkap dan khusus. Sering sekali permasalahan disebabkan oleh
unsur-unsur luar (external factor) seperti sekring putus, kabel antena rusak/putus atau
terjadi gangguan pada pengeras suara. Jangan membongkar atau memperbaiki unit
radio sebelum unsur luar diperiksa dan dinyatakan baik. Apabila radio telah dibongkar
untuk diperbaiki, atau setelah pemasangan antena baru, sekrup penyesuai antena harus
distel ulang. Untuk melakukanya atur penyetel ke stasiun pemancar yang lemah,
kemudian putar sekrup penyesuai sampai diperoleh suara yang lebih keras dan lebih
jernih. Untuk radio penerima gelombang FM biasanya tidak dilengkapi dengan sekrup
penyesuai antena.

4. Pengeras Suara

Pengeras suara radio terbuat dari magnet tetap dan gulungan kawat yang ditempatkan
pada diafragma lentur. Pengeras suara merubah tenaga (sinyal) listrik menjadi energi
gelombang udara (suara). Pada saat arus listrik mengalir melalui gulungan kawat inti
gulungan menjadi magnet, medan magnet yang dihasilkan berinteraksi dengan magnet
dengan magnet permanen yang akan menarik dan mendorong gulungan kawat dan
difragma menuju dan menjauhi magnet tetap. Gerakan ini sangat cepat sesuai dengan
sinyal yang diberikan oleh penguat, dan ini menyebabkan gelombang tekanan di udara.
Gelombang tekanan udara ini kita dengar sebagai suara. Pengeras suara yang rusak
akan mengganggu suara radio. Bila terjadi kerusakan antara terminal dengan gulungan
kawat atau kerusakan pada gulungan kawat dan meneyebabkann pengeras suara tidak
berfungsi. Kebanyak pengeras suara radio tidak dapat diperbaiki sehingga bila terjadi
kerusakan, pengeras suara yang rusak diganti dengan yang baru.

B. SISTEM AUDIO PLAYER

Player yang digunakan di kendaraan ada beberapa jenis, diantara lain ada cassette
player, CD player. Sekarang bahkan telah dikembangkan teknologi head unit
ditambahkan CD player dengan MP3, Ogg WMA, AAC dan dukungan USB, Bluetooth
serta Wi-Fi. Mobil modern kebanyakan mempunyai CD player dan beberapa
mempunyai pilihan untuk CD cahnger, yang dapat dipasang disc ganda juga dalam head
unit itu sendiri atau terpisah ditempatkan dalam konsol. Contoh Head Unit Pada Sistem
Audio Mobil Bahkan terakhir telah ditambahkan DVD player dan layar LCD. Layar LCD
juga diintegrasikan ke dalam Instrumen consol. DVD head unit menggunakan video
keluaran ke dalam peraga yang dipasang secara terpisah atau ditempatkan ke dalam
sandaran untuk dilihat penumpang di belakang. Layar video dapat juga menunjukan
keluaran video dari komponen lain seperti system navigasi, game konsol atau kamera
parkir yang dapat secara otomatis diaktifkan bila mobil bergerak mundur. Head unit
pada umumnya menawarkan beberapa cross over (audio cross over) dan equalization.
Pada umumnya meliputi equalizer parametric dan atau grafis. Cross over biasanya
menggunakan filter pelewat frekuensi tinggi dan frekuensi rendah hanya mengirimkan
cakupan frekuensi tertentu ke komponen tertentu. Filter subsonic umumnya menangani
penguat yang bukan head unit.