Anda di halaman 1dari 13

NAMA SITI NURHALIZA

MATA KULIAH Al-Wasit Al-Tamiyah (media Pembelajaran)


PRODI SEMESTER PBA/IV
DOSEN YOKA PRAWIRA,S.Pdi,M.Pd

JAWABAN:
1. Jelaskan Pengertian Media mEnurut Para Ahli, Serta pendapat saudara tentang pengertian
media
Jawab:
a. Pengertian Media Menurut Beberapa Ahli
Menurut Arsyad, 2002; Sadiman, dkk., 1990, mengatakan bahwa media (bentuk
jamak dari kata medium), merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius,
yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar.Oleh karena itu,
media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke
penerima pesan. Media dapat berupa sesuatu bahan (software) dan/atau alat
(hardware).
Menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad, 2002), mengatakan bahwa media jika
dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang
membangun kondisi, yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan,
keterampilan, atau sikap. Jadi menurut pengertian ini, guru, teman sebaya, buku
teks, lingkungan sekolah dan luar sekolah, bagi seorang siswa merupakan media.
Dalam Buku Pengantar Ilmu Komunikasi media adalah alat atau sarana yang
digunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada khalayak. Ada
beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia,
maka media yang paling dominasi dalam berkomunikasi adalah pancaindera
manusia seperti mata dan telinga. Pesan pesan yang diterima selanjutnya oleh
pancaindera selanjutnya diproses oleh pikiran manusia untuk mengontrol dan
menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan.
Association of Education and Communication Technology (AECT), mengatakan
bahwa media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk
menyampaikan pesan dan informasi.
b. Pendapat saya Tentang media
Alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk
merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar
sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan
mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia dan metode yang
dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran / pelatihan.

2. Jelaskan Tujuan dan manfaat media dalam pembelajaran


a. Tujuan Media Pembelajaran
1. Mempermudah proses pembelajaran di kela
2. meningkatkan efisiensi proses pembelajara
3. menjaga relevansi antara materi pelajaran dengan tujuan belajar
4. membantu konsentrasi pembelajar dalam proses pembelajaran

b. Manfaat
1. Pengajaran lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan
motivasi belajar
2. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih di pahami
pembelajar, serta memungkinkan pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan
baik
3. Metode pembelajaran bervariasi, tidak semata-semata hanya komunikasi verbal
melalui penuturan kata-kata lisan pengajar, pembelajar tidak bosan, dan pengajar
tidak kehabisan tenaga.
4. Pembelajar lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya
mendengarkan penjelasa dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang
dilakukan seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lainya.

3. Fungsi dampak fositif pemanfaatan media dalam pembelajaran


a. Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian
siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual
yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran.
b. Fungsi afektif media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar
(atau membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah
emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah sosial atau ras.
c. Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang
mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan
untuk memahami dan mengingat pesan atau informasi yang terkandung dalam
gambar.
d. Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media
visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah
dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya
kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasi
siswa yang lemah dan lambat menerima serta memahami isi pelajaran yang disajikan
dengan teks atau disajikan secara verbal.

4. Jelasakan Prinsip Pemilihan Media Pembelajaran


Jawab:
Prinsip-prinsip pemilihan media pembelajaran merujuk pada pertimbangan seorang
guru dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran untuk digunakan atau
dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar. bahwa prinsip-prinsip pemilihan media
adalah
a. harus diketahui dengan jelas media itu dipilih untuk tujuan apa,
b. pemilihan media hams secara objektif, bukan semata-mata didasarkan atas
kesenangan guru atau sekedar sebagai selingan atau hiburan. pemilihan media itu
benar-benar didasarkan atas pertimbangan untuk meningkatkan efektivitas belajar
siswa,
c. tidak ada satu pun media dipakai untuk mencapai semua tujuan. Setiap media
memiliki kelebihan dan kelemahan. Untuk menggunakan media dalam kegiatan
belajar mengajar hendaknya dipilih secara tepat dengan melihat kelebihan media
untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu,
d. pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan metode mengajar dan materi
pengajaran, mengingat media merupakan bagian yang integral dalam proses belajar
mengajar,
e. untuk dapat memilih media dengan tepat, guru hendaknya mengenal ciri-ciri dan
masing-masing media, dan
f. pemilihan media hendaknya disesuaikan dengan kondisi fisik lingkungan.
5. Jelaskann kelebihan dan kkekurangan dari :
Jawab:
a. Media Visual
Kelebihan media visual
Repeatable, dapat dibaca berkali-kali dengan menyimpannya atau
mengelipingnya.
Analisa lebih tajam, dapat membuat orang benar-benar mengerti isi berita
dengan analisa yang lebih mendalam dan dapat membuat orang berfikir lebih
spesifik tentang isi tulisan
Dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik
Media visual memungkinkan adanya interaksi antara peserta didik dengan
lingkungan sekitarnya
Dapat menanamkan konsep yang benar
Dapat membangkitkan keinginan dan minat baru
Dapat meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
Kekurangan media visual
Lambat dan kurang praktis
Tidak adanya audio, media visual hanya berbentuk tulisan tentu tidak dapat
didengar. Sehingga kurang mendetail materi yang disampaikan
Visual yang terbatas, media ini hanya dapat memberikan visual berupa gambar
yang mewakili isi berita
Biaya produksi cukup mahal karena media cetak harus menyetak dan
mengirimkannya sebelum dapat dinikmati oleh masyarakat.
b. Media Audio
Kelebihan media audio
Harga murah dan variasi program lebih banyak dari pada TV.
Sifatnya mudah untuk dipindahkan.
Dapat digunakan bersama sama dengan alat perekam radio, sehingga dapat
diulang atau diputar kembali.
Dapat merangsang partisipasi aktif pendengaran siswa, serta dapat
mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
Kekurangan media audio
Memerlukan suatu pemusatan pengertian pada suatu pengalaman yang tetap
dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar yang
khusus.
Media audio yang menampilkan simbol digit dan analog dalam bentuk auditif
adalah abstrak, sehingga pada hal-hal tertentu memerlukan bantuan
pengalaman visual.
Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan
penguasaan perbendaharaan kata-kata atau bahasa, serta susunan kalimat.
Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah
mempunyai kemampuan dalam berpikir abstrak.
Penampilan melalui ungkapan perasaan atau simbol analog lainnya dalam
bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut
pada si penerima.

c. Media AudioVisual
Kelebihan media audio visual gerak
Kelebihan dan kekurangan film
Keuntungan atau manfaat film
Film dapat menggambarkan suatu proses, misalnya proses pembuatan suatu
keterampilan tangan dan sebagainya.
Dapat menimbulkan kesan ruang dan waktu.
Penggambarannya bersifat 3 dimensional.
Suara yang dihasilkan dapat menimbulkan realita pada gambar dalam bentuk
ekspresi murni.
Dapat menyampaikan suara seorang ahli sekaligus melihat penampilannya.
Kalau film dan video tersebut berwarna akan dapat menambah realita objek
yang diperagakan.
Dapat menggambarkan teori sain dan animasi.
Kekurangan-kekurangan film
Film bersuara tidak dapat diselingi dengan keterangan-keterangan yang
diucapkan sewaktu film diputar, penghentian pemutaran akan mengganggu
konsentrasi audien.
Audien tidak akan dapat mengikuti dengan baik kalau film diputar terlalu
cepat.
Apa yang telah lewat sulit untuk diulang kecuali memutar kembali secar
Biaya pembuatan dan peralatannya cukup tinggi dan mahal.
Kelebihan dan kekurangan video
Kelebihan video
Dapat menarik perhatian untuk periode-periode yang singkat dari rangsangan
lainnya.
Dengan alat perekam pita video sejumlah besar penonton dapat memperoleh
informasi dari ahli atau spesialis.
Menghemat waktu dan rekaman dapat diputar berulang-ulang.
Keras lemah suara dapat diatur dan disesuaikan bila akan disisipi komentar
yang akan didengar.
Guru bisa mengatur dimana dia akan menghentikan gerakan gambar tersebut
jika diperlukan.
Kekurangan video
Perhatian penonton sulit dikuasai, partisipasi mereka jarang dipraktekkan.
Sifat komunikasinya yang bersifat satu arah haruslah diimbangi dengan
pencarian bentuk umpan balik yang lain.
Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang disajikan secara
sempurna.
Memerlukan peralatan yang mahal dan kompleks.
Kelebihan dan kekurangan media audio visual diam
Kelebihan dan kekurangan film bingkai
Kelebihan film bingkai
Materi pelajaran yang sama dapat disebarkan secara serentak.
Perhatian anak-anak dapat dipusatkan.
Dapat dilakukan secara klasikal maupun individu.
Penyimpanannya mudah (praktis).
Mudah direvisi atau diperbaiki.
Relatif sederhana dan murah.
Program dibuat dalam waktu singkat.
6. Jelaskan bagaimana teknik pengunaan lingkungan dan perpustakaan :
Jawab:
lingkungan sebagai media dan sumber belajar.
a. Dengan cara survey
b. Dengan kemping atau berkemah
c. Dengan field trip atau karya wisata
d. Dengan cara praktek lapangan
e. Dengan cara proyek pelayanan dan pengabdian terhadap masyarakat
f. Mengundang nara sumber
Penggunaan perpustakaan sebagai sumber belajar
a. Perpustakaan sekolah dapat menimbulkan kecintaan murid-murid terhadap membaca.
b. Perpustakaan sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar murid-murid.
c. Perpustakaan sekolah dapat menanamkan kebiasaan belajar mandiri yang akhirnya
murid-murid mampu belajar mandiri.
d. Perpustakaan sekolah dapat mempercepat proses penguasaan teknik membaca.
e. Perpustakaan sekolah dapat membantu perkembangan kecakapan berbahasa.
f. Perpustakaan sekolah dapat melatih murid-murid ke arah tanggung jawab.
g. Perpustakaan sekolah dapat memperlancar murid-murid dalam menyelesiakan tugas-
tugas sekolah.
h. Perpustakaan sekolah dapat membantu guru-guru menemukan sumber-sumber
pengajaran.
i. Perpustakaan sekolah dapat membantu murid-murid, guru-guru dan anggota staf
dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

7. Macam media pembelajaran.sebutkan dan jelaskan klafikasi media menurut beberapa


ahli:
Jawab:
a. Macam-macam klasifikasi media pembelajaran
Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengklasifikasi dan mengidentifikasi
media. Menurut bentuk informasi yang digunakan, anda dapat memisahkan dan
mengklasifikasi media penyaji dalam lima kelompok besar, yaitu media visual diam,
media visual gerak, media audio, media audio visual diam, dan media audio visual
gerak. Klasifikasi media ini dapat menjadi landasan untuk membedakan proses yang
dipakai untuk menyajikan pesan, bagaimana suara dan atau gambar itu diterima,
apakah melalui penglihatan langsung, proyeksi optik, proyeksi elektronik atau
telekomunikasi.
Sementara Edgar Dale mengadakan klasifikasi media pembelajarn menurut tingkat
dari yang paling konkrit sampai yang paling abstrak.

b. Klasifikasi media pembelajaran menurut pakar :


1. Klasifikasi media pembelajaran menurut Azhar Arshad
Klasifikasi sumber belajar tidak jauh berbeda dengan bentuknya. Klasifikasi
sumber belajar menurut Degeng dalam Azhar Arshad (2006) adalah sebagai
berikut:
Pesan (Apa informasi yang ditransmisikan?)
Orang (Siapa/Apakah yang melakukan transmisi?)
Bahan (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
Alat (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
Teknik (Bagaimana informasi itu ditransmisikan?)
Lingkungan/Latar (Di mana ditransmisikan?)
2. Klasifikasi media pembelajaran menurut Rudy Bretz
Rudy Bretz, mengklasifikasikan media berdasarkan unsur pokoknya yaitu suara,
visual (berupa gambar, garis, dan simbol), dan gerak. Di samping itu juga, Bretz
membedakan antara media siar (telecommunication) dan media
rekam (recording). Dengan demikian, media menurut taksonomi Bretz
dikelompokkan menjasi 8 kategori: 1) media audio visual gerak, 2) media audio
visual diam, 3) media audio semi gerak, 4) media visual gerak, 5) media visual
diam, 6) media semi gerak, 7) media audio, dan 8) media cetak.
3. Klasifikasi media pembelajaran menurut Sudjana dan Ahmad Rifai
Sudjana dan Ahmad Rifai membedakan atau mengklasifikasikan media ke dalam
empat kelompok, yaitu media grafis (dua dimensi), misalnya gambar, foto, dan
grafik. Media tiga dimensi, misalnya model susun dan model kerja. Media
proyeksi, misalnya OHP dan media lingkungan (alam).
4. Klasifikasi media pembelajaran menurut R. Murry Thomas
Menurut R. Murry Thomas media diklasifikasikan berdasarkan jenjang
pengalaman , yaitu: (1) Pengalaman dari benda asli (reliefe experience), misalnya
bola. (2) Pengalaman dari benda tiruan (sudstitude of reliefe experience) misalnya
gambar dan foto. (3) Pengalaman dari kata-kata (word only), misalnya buku dan
program radio.
5. Klasifikasi media pembelajaran menurut Soeparno
a. Klasifikasi media berdasarkan karakteristiknya, dibedakan menjadi: (a) media
yang memiliki karakteristik tunggal, misalnya radio. (b) media yang memiliki
karakteristik ganda, misalnya film dan TV.
b. Klasifikasi media berdasarkan dimensi presentasi, yang dibedakan menjadi:
(a) Lama presentasi yaitu presentasi sekilas, misalnya TV, dan presentasi tak
sekilas, misalnya OHP. (b) sifat presentasi yaitu presentasi kontinyu, misalnya
TV, dan presentasi tak kontinyu, misalnya OHP.
c. Klasifikasi media berdasarkan pemakainya, dapatdibedakan menjadi (a)
berdasarkan jumlah pemakai, yaitu media untuk kelas besar, kelas kecil, dan
belajar individual, (b) berdasarkan usia dan tingkat pendidikan pemakai, yaitu
media untuk TK, SD, SMP, SMU, dan PT.

8. Jika Saudara anda menfaatkan media dalam pembelajaran .jelaskan hubungan antara tujuan
pembelajaran dengan pemilihan media yang digunakan
a. Hubungan Metode Pembelajaran
Dengan Kondisi Siswa Siswa adalah masukan utama dalam proses pembelajaran,
seluruh unsure serta proses belajar diusahakan demi kelancaran belajar siswa dan
optimalisasi pembelajarannya, jadi posisi dan peranan siswa bersifat sangat sentral
dalam system pembelajaran tersebut. Senada dengan isi rumusan diatas, kondisi
kondisi serta kebutuhan siswa menjadi tolak ukur pemilihan unsur pembelajaran yang
lain ( termasuk metode pembelajaran ). Jadi pemilihan serta penggunaan metode
pembelajaran mesti mempertimbangkan diri siswa dapat diikutsertakan dalam proses
pembelajaran untuk dirinya dan beberapa besar kelompok siswa yang harus dibimbing
oleh guru dalam praktek pembelajaran.
Secara umum tujuan penggunaan media pembelajaran adalah membantu guru dalam
menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada siswanya, agar pesan lebih
mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa. Sedangkan
secara khusus media pembelajaran digunakan dengan tujuan:
Memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga merangsang
minat siswa untuk belajar.
Menumbuhkan sikap dan keterampilan tertentu dalam bidang teknologi
Menciptakan situasi belajar yang tidak mudah dilupakan oleh siswa
Untuk mewujudkan situasi belajar yang efektif
Untuk memberikan motivasi belajar kepada siswa (Situmorang, 2009)

9. Jelaskan dampak positif dari penggunaaan media pembelajaran dan hubungan media
pembelajaran dengan pemilihan media yang figunakan :
a. Adapun peran media pembelajaran antara lain :
1. Memperjelas penyajian materi agar tidak hanya bersifat verbal (dalam bentuk kata-
kata tertulis atau tulisan)
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, karena menurut para ahli
kemampuan daya serap manusia dalam memahami masalah dengan panca indera
yaitu : 1) Telinga (pendengaran) 13 %, 2) Mata (penglihatan) 75 %, 3) Hidung
(penciuman) 3 %, 4) Kulit 6 %, 5) Lidah (rasa) 3 %
3. Penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif anak didik
4. Menghindari kesalahpahaman terhadap suatu objek dan konsep
5. Menghubungkan yang nyata dengan yang tidak nyata.

b. Media sebagai alat komunikasi dalam proses belajar mengajar


Proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi, yaitu proses
penyamapaian pesan dari sumber pesan melalui media tertentu ke penerima pesan. (Dr.
Arief S, Saduman, dkk, Media Pendidikan,1993). Komponen proses komunikasi
tersebut adalah pesan, sumber pesan, media dan penerima pesan.
Dalam proses pembelajaran, proses berupa isi ajaran dan didikan yang ada
dikurikulum, guru sebagai sumber pesan, yang dituangkan dalam symbol-simbol
komunikasi, baik verbal maupun non verbal yaitu yang disebut media, dan penerima
pesan yaitu peserta didik.
Proses penuangan pesan ke dalam symbol-simbol komunikasi itu disebut encoding
dan proses.

10. Proses Membuat Media Pembeljaran, Kelebihan Kekurangan audio city dalam media
pembelajaran
A. Proses Audio Cyti Sebagai Media Pembeljaran
Memasukan File Ke Audacity
Menurut saya, sangat penting bagi anda untuk memahami pentingnya cara menyeret
sebuah file musik. Karena melakukan seret file musik memiliki sedikit keunggulan
dari melalui menu open.
- Buka Aplikasi Audacity
- Klik File Lalu open atau bisa juga Gunakan Sistem Seret (Drag File MP3 Ke
dalam Aplikasai), jika bukan mp3, coba convert dulu file suara tersebut ke mp3
dengan free audio converter atau aplikasi lain
Menghapus Bagian Tertentu Di File Suara
Terkadang, musik yang ingin kita edit memiliki bagian yang ingin kita hapus,
misalnya kata tidak sopan, suara batuk, berdehem atau sela nafas yang cukup
mengganggu sebelum kita berbicara. kita bisa saja menghapusnya dengan audacity
dengan terlebih dahulu melihat dimana posisi dari bagian yang ingin kita hapus
tersebut.
- Buka File Suara yang ingin kita Potong (Sudah mp3)
- Klik Selection tools, lalu pilih area yang ingin kita buang, lalu klik delete di
keyboar
- Pastikan suaranya tidak sedang play karena tombol delete tidak berfungsi saat file
tersebut sedang anda play di audacity
Jika kita hanya akan memotong file mp3 dengan sederhana, misalnya ingin
mengambil suara dari detik sekian sampai sekian saja. Sehingga tidak cukup ribed
seperti cara audacity di atas yaitu menghapus di tengah-tengah. Kita bisa
menggunakan aplikasi yang sederhana, yang bisa anda baca di Cara mudah Potong
File Musik dengan Free Mp3 Cutter
Menggabung-gabungkan file Musik
Jika kita ingin menggabung-gabungkan file musik, sehingga musik tersebut play
berlanjut sehingga lebih panjang atau digabung menjadi play bersamaan. Sebenarnya
cara nya sangatlah mudah.
- Buka file suara yang ingin kita buka sebagai suara pertama (seret atau open)
- Seret file suara musik berikutnya (jangan open), kemudian letakkan di ujung
setelah musik pertama jika ingin play berlanjut, atau di bawah file utama jika ingin
digabung sebagai backround (paly bersamaan)
- Jika musik yang kedua malah dibawah musik pertama (padahal kita pengen di
ujung musik pertama). Kita bisa block seluruh musik kedua kemudian pilig Copy.
Kemudian pergi ke ujung musik pertama (klik), lalu paste di situ.
- lakukan point 2 dan 3 untuk musik-musik yang lain.
Memberi Suara Backround Musik Di File Suara Rekaman
- Buka File Suara Musik Rekaman Kita (File harus berekstensi mp3). Jika bukan
mp3, coba ubah (convert) menjadi mp3 dengan aplikasi free audio converter atau
aplikasi yang lain
- Seret File Musik yang akan di jadikan Backround dan letakan di bawah file musik
utama
- Jika ingin menggeser Musik ke kanan atau ke kiri, gunakan Time Shift Tools.
Memperbesar Suara Hasil Rekaman
Jika Suara hasil rekaman yang kita buat terlalu kecil, meskipun sudah dalam volume
player dan speaker yang Full. Temen-temen bisa mencoba edit File Suara musik yang
temen-temen miliki menjadi lebih besar dengan aplikasi ini.
- Buka File Suara musik yang mau kita Edit (Sudah mp3)
- Perhatikan Sebelah Kiri di atas L dan R
- Perbesar suara musik dengan Menggeser Ke arah Plus Atau negatif.
Mengatur Volume Suara Masuk dan Keluar
Jika kita ingin mengedit agar suara masuk pertama kali terdengar kecil dan lama-lama
semakin besar, temen-temen bisa menggunakan Fade In. Atau mengatur agar suara Di
akhir musik semakin mengecil, bisa menggunakan Fade Out.
- Buka File Suara Musik yang mau kita Edit (sudah mp3)
- Pilih Area Menggunakan Selection Tools
- Klik Effect lalu Pilih Fade In atau Fade Out
Mengekspor File Hasil Edit
Jika kita telah selesai melakukan Edit File musik yang kita miliki. Kita bisa
menyimpan Hasilnya melalui menu File, lalu menyimpan nya menjadi file mp3 atau
jenis yang lain.
1. Pilih Eksport, lalu pilih tipe file (mp3, amr, dll). Jangan lupa pilih juga kualitas
kbps yang anda mau di menu option di sekitar tombol Simpan.
2. Atau Save Projek Jika Pekerjaan Kita Belum Selesai

Jika anda bermasalah dengan menyimpan di file mp3 karena bermasalah dengan
libmp3lame, pilih saja file jenis lain. karena nanti bisa dengan mudah kita convert
menjadi mp3 dengan free audio converter. Atau anda bisa mencoba
menggunakan libmp3lame berikut ini.

B. Kelbihan Dan Kekurangan Audio City


Audacity adalah aplikasi pemberi efek suara yang terbaik yang pernah ada di
dunia sumber terbuka (open source). Aplikasi ini dibangun dengan pustaka
WxWidgets sehingga dapat berjalan pada berbagai sistem operasi. Dengan Audacity,
pengguna bisa mengoreksi berkas suara tertentu, atau sekedar menambahkan berbagai
efek yang disediakan. Selain itu, pengguna juga dapat berkreasi dengan suara yang
dimiliki sendiri.
Kelebihan dari aplikasi ini adalah fitur dan kestabilan. Pustaka yang digunakan
juga tidak terlalu banyak dan waktu tunggunya juga tidak terlalu lama. Kekurangan
dari aplikasi ini adalah antarmuka penggunanya (user interface) yang sedikit kaku
apabila dibandingkan dengan aplikasi sejenis di sistem operasi lain.