Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN

LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)

No. Dokumen : Revisi No : Halaman :


PROTAP/GA/Sanitasi/01/ 01 1/2

Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh :


STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

17 November 2014 Dr. Vebry Lubis, MARS


Direktur
Penyimpanan Limbah B3 adalah kegiatan menyimpan limbah B3 yang
Pengertian dilakukan oleh penghasil dan/atau pengumpul dan/atau pemanfaat dan/atau
pengolah dan/atau penimbun limbah B3 dengan maksud menyimpan sementara
Menyimpan sementara limbah sampai dengan tercapai kuantitas limbah yang
Tujuan
memadai sehingga efisien secara ekonomi untuk pengelolaan lebih lanjut
Mencegah terlepasnya limbah B3 ke lingkungan sehingga potensi bahaya
Kebijakan terhadap manusia & lingkungan dapat dihindarkan
Prosedur 1. Untuk limbah B3 medis padat infeksius dan potensial mejadi berbahaya
dimasukkan ke dalam pewadahan dengan lapisan kantong plastik warna
kuning dan diikat dengan tali
2. Untuk limbah B3 medis padat seperti logam tajam, benda tajam
dimasukkan dalam kontainer khusus (safety box)
3. Untuk limbah B3 cair dimasukkan kedalam drigen.
4. Untuk limbah B3 seperti lampu, batrei dan lain-lain ditempatkan di
pewadahan khusus.
5. Wadah yang ada dimasing-masing ruangan diambil setiap hari atau 2/3
penuh dikumpulkan dalam dua shift, shift 1 dilakukan pada pukul
06.00-09.00 dan shift dilakukan pada pukul 12.00-15.00 oleh petugas
housekeeping.
6. Pewadahan limbah B3 medis padat yang kotor langsung dicuci
kemudian diganti dengan plastik kuning yang baru.
7. Trolly pengangkutan memakai trolly khusus yang telah terdapat wadah
limbah yang sesuai komposisi limbah padat dan tertutup.
8. TPS limbah B3 yang telah terisi limbah B3 sebelum dikirim ke pihak
ketiga ditutup rapat dan dikunci oleh petugas yang berwenang.
9. Mencatat jumlah limbah B3 yang dihasilkan setiap ruangan
10. Setalah limbah B3 yang berada di TPS limbah B3 telah diangkut oleh
pihak kegita, TPS limbah B3 segera dibersihkan atau desinfektan
11. Petugas wajib menggunakan alat pelindung diri seperti : sarung tangan,
masker, helm dan sepatu kerja setiap akan memulai melakukan tugas.
12. Pengambilan limbah pada Trolly pengangkutan memakai trolly khusus
yang telah terdapat wadah limbah yang sesuai komposisi limbah padat
dan tertutup.
13. Pembersihan pewadahan dilakukan tiap hari beserta trollynya.
14. Petugas yang tidak mengenakan alat pelindung diri harus mendapat
peringatan atau sangsi yang tegas

Unit Terkait Petugas Cleaning Service