Anda di halaman 1dari 1

Tektonik Cekungan Barito merupakan bagian dari konfigurasi tektonik Kalimantan yang

terdiri dari gaya regangan pada akhir kapur – awal Miosen (Fase syn dan post rifting) dan
gaya tekanan pada plio – plistosen yang menghasilkan struktur sesar dan lipatan. Struktur yang
berkembang dalam pembentukan Cekungan Barito ada 2 jenis, yaitu :

1. Tensional sinistral shear, dengan arah relative barat laut – tenggara (NW-SE)
2. Transpesional, merupakan konvergen sehgga mengalami uplift, dan lalu mengalami
reaktifitas dan mengalami invert struktur yang tua, sehingga menghasilkan wrenching
pensesaran, dan perlipatan.
Setting tektonik secara umum terjadi pada arah timur laut (NNE) Cekungan Barito dengan
struktur yang intensif berarah sejajar barat daa – timur laut (SSW-NNE) membentuk struktur
lipatan mengelilingi pegunungan meratus dan dipengaruhi oleh sesar naik dengan dip yang
curam. Adanya sesar Wrench utama, menunjukkan indikasi adanya drag atau sesar pada
lipatan dan bekas sesar naik. Pada bagian barat dan selatan cekungan barito umumnya sedikit
dikontrol oleh tektonik sehingga tidak menunjukkan adanya deformasi struktur (Darman dan
Sidi, 2000)
Dengan demikian struktur geologi regional secara umum yang terdapat di Cekungan Berito
adalah lipatan dan sesar yang terjadi pada batuan Tersier. Lipatn pada umumnya berarah barat
laut – tenggara dan imur laut – barat daya. Sesar yang ada berupa sesar naik dan sesar geser.