Anda di halaman 1dari 35

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perkembangan perangkat mobile saat ini sangatlah pesat. Perangkat
mobile telah berubah menjadi salah satu perangkat multi fungsi, salah satunya
perangkat multi fungsi yang sering digunakan sekarang ini adalah aplikasi
mobile sebagai media untuk mengakses informasi dengan mudah.
Perkembangan aplikasi mobile didukung dengan semakin berkembangnya
bahasa pemograman, salah satunya bahasa pemograman yang kian meningkat
untuk mobile adalah android.
Dalam kehidupan sehari-hari pada umumnya mahasiswa kesulitan
dan sering lupa untuk mengatur dan menepati jadwal hariannya khusunya
sering lupa jadwal kuliah, untuk itu diperlukan sebuah aplikasi yang dapat
membantu agenda mahasiswa sekaligus mengingatkan mahasiswa tersebut
dimana pun dan kapan pun mereka berada bersama dengan smartphone
mereka. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kecanggihan smartphone
android yang mereka punya karena tak jarang mahasiswa di era modern ini
susah lepas dari gadget atau smartphone mereka. Untuk itu diperlukan sebuah
aplikasi yang bisa menjadi partner yang dapat membantu mengingat jadwal
dan tugas kuliah mereka.
Kehadiran smartphone android sebagai salah satu produk teknologi terbaru
dibidang selular diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengakses
informasi jadwal kuliah yang efektif dan efesien. Kemampuan smartphone
android untuk selalu terkoneksi dengan internet dapat membantu mahasiwa dalam
mengingatkan kuliah yang di tentukan oleh Akademik. Bila ada mahasiswa tidak
bisa hadir kuliah maka penyampaian informasi langsung kepada dosen yang
bersangkutan dan ada juga group berbagi informasi dalam aktifvitas perkuliahan.
Selama ini jadwal kuliah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen berdasarkan roster kuliah. Sehingga mereka harus selalu mengecek
jadwal perkuliahan. Sedangkan untuk pengingat mereka harus kiat dalam
memeriksa roster dan juga menanyakan kepada Mahasiswa lain. Hal inilah yang
menyebabkan Mahasiswa sering terlambat masuk ruang. Permasalahan juga
terjadi ketika Dosen berhalangan, informasi diberikan kepada beberapa
mahasiswa saja, sehingga kebanyakan mahasiswa sudah hadir ke kampus. Maka
dari itu perlu adanya sebuah aplikasi yang dapat membantu mahasiswa dalam
mengingat jadwal kuliah, dan juga informasi dari Dosen bersangkutan.
Dari uraian di atas, penulis mencoba membangun sebuah aplikasi
pengingat jadwal mahasiswa berbasis android yang mana aplikasi ini
nantinya akan memberikan manfaat dalam mengingatkan jadwal atau agenda
kegiatan mahasiswa. Penulis mengangkat masalah ini dalam penyusunan
skripsi yang berjudul “Aplikasi Pengingat Jadwal Kuliahan Mahasiswa
Berbasis Android”.

1.2. Rumusan Masalah


Bedasarkan pembahasan latar belakang masalah yang telah diuraikan pada
halaman sebelumnya maka penulis merumuskan beberapa masalah sebagai
berikut :
a. Bagaimana memberikan informasi kepada Mahasiswa masuk kuliah tepat
waktu?.
b. Bagaimana Mahasiswa memperoleh informasi dari dosen jika dosen
berhalangan?
c. Bagaimana merancang sebuah aplikasi untuk memudahkan mahasiswa
mendapatkan informasi tentang jadwal kuliah?

1.3. Batasan Masalah


Agar masalah yang dibahas dalam skripsi ini tidak meluas dan dapat
diselesaikan dengan baik, maka perlu adanya batasan masalah antara lain :
a. Perancangan aplikasi dibatasi pada proses roster kuliah, peringatan
sebelum jam kuliah masuk, penyampaian informasi langsung kepada
dosen yang bersangkutan jika mahasiswa berhalangan, begitu juga dosen
dapat memberikan informasi kepada Mahasiswa jika berhalangan dan juga
grup untuk berbagi informasi.
b. Aplikasi dirancang untuk dua pengguna yaitu admin dan user.
c. Aplikasi ini berbasis Dekstop dan Android
d. perancangan interface menggunakan Bahasa Pemograman PHP dan data
base mengunakan Mysql.
e. Tampilan android menggunakan WEB APK Builder.

1.4. Tujuan Penelitian


Adapun maksud dan tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah
sebagai berikut :
a. Aplikasi ini dapat meningkatkan efektifitas penyampaian informasi jadwal
perkuliahan yang di utamakan ditujukan kepada Mahasiswa dan Dosen.
b. Dapat memberikan kemudahan bagi Mahasiswa untuk mengingat jadwal
kuliah
c. Dapat memberikan kemudahan bagi Dosen untuk memberikan informasi
kedapa Mahasiswa jika dosen bersangkutan berhalangan dan juga jika
mahasiswa berhalangan

1.5. Manfaat penelitian


Manfaat dari pada penulisan kripsi ini adalah
a. Untuk membantu mahasiswa dalam melakukan jadwal perkuliahan
b. Supaya mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dengan teratur
c. Supaya mahasiswa dapat meningkatkan perkuliahan dengan baik
d. Adanya alaram pengingat jadwal perkuliahan.
e. Dosen dapat memberikan informasi kepada mahasiswa jika berhalangan

1.6. Metode penelitian


Untuk teknik pengumpulan data dalam penyusunan skripsi ini, penulis
berusaha mengumpulkan data yang diperlukan secara lengkap terutama untuk
menunjang kelengkapan laporan ini. Adapun metode dan teknik yang digunakan
dalam pengumpulan data ini :

1. Wawancara (Quisioner antara Mahasiswa dan Dosen)


Wawancara merupakan proses komunikasi yang sangat menentukan dalam
proses penelitian. Dengan wawancara data yang diperoleh akan lebih
mendalam, karena mampu mengali pemikiran atau pendapat secara detail.
Oleh karena itu dalam pelaksanaan wawancara diperlukan keterampilan
dari seorang peneliti dalam berkomunikasi dengan responden. Jadi pada
penelitian ini yang menjadi target wawancara adalah pihak dari bagian tim
penyeleksi (administrator) terutama penjadwalan kuliah.

2. Studi pustaka
Dalam penelitian ini, penulis mencari dan mempelajari buku-buku, jurnal-
jurna, artikel-artikel laporan penelitian dan bahan-bahan yang diperoleh
dari internet yang berkaitan dengan topic pembahasan skripsi dan
membahas secara lengkap penjadwalan kuliah berbasis android. Hal ini
dimaksudkan untuk memperoleh dasar dalam pengembangan sistem
penjadwalan kuliah yang berbasis android. Sehingga penulis berharap
penelitian ini berjalan dengan baik dan benar.

3. Pengamatan (observasi)
Dalam hal ini dilakukan pengumpulan data dengan melakukan
pengamatan langsung serta mempelajari permasalahan yang ada dalam
membangun sistem Sehingga memperoleh data yang dapat digunakan
dalam penyusunan kripsi ini, mudah dimengerti oleh komputer, maka
dilakukan penulisan jika desainnya detail maka penulisan program dapat
dicapai.
1.7. Sistematika penulisan
Untuk memberikan gambaran secara sistematis dari penulisan skripsi ini,
maka penulis akan menguraikan secara singkat dan garis besar dari bab ke bab
yang lain nya sehingga merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan :

BAB l PENDAHULUAN
Bab pendahuluan, terdiri dari : latar belakang masalah, rumusan masalah,
batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metodologi
penelitian, dan sistematika penelitian.
BAB ll LANDASAN TEORI
Bab ini menguraikan teori-teori yang mendukung penelitian, teori yang
menjadi dasar dalam pemecahan masalah, juga teori-teori lain yang
mendukung penelitian yang dibuat.
BAB lll ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini menguraikan tentang analisis terhadap permasalahan yang terdapat
di kasus yang sedang diteliti. Meliputi analisis terhadap masalah sistem
yang sedang berjalan, analisis hasil solusinya, analisis kebutuhan terhadap
sistem yang di usulkan, analisis kelayakan sistem yang diusulkan.
Perancangan sistem berisikan metode penyelesaian masalah sistem lama
dengan membuat rancangan untuk sistem baru yang diusulkan.
BAB lV PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
Pada bagian ini berisi penjelasan tentang strategi pengujian dan teknik
pengujian yang di lakukan.
BAB V IMPLEMENTASI
Bagian ini berisi penjelasan tentang lingkungan implementasi (OS,
perangkat keras dan bahasa pemograman yang digunakan), file-file
implementasi analisa dan perancangan system dari masing-masing class (
relasinya).
BAB Vl PENUTUP
Bab ini berisi kesimpulan data saran terhadap seluruh kegiatan tugas akhir
yang telah dilakukan.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengertian Sistem Informasi


1. Pengertian sistem informasi menurut Jogianto (2005) dalam bukunya
yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi“Sistem informasi
adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat
manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan–laporan yang diperlukan.
2. Menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005) dalam bukunya yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi“sistem informasi adalah suatu
sistemyang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen–
komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu
menyajikan informasi.

2.1.1. Pengertian Sistem


Pada dasarnya sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur
yangsalingberhubungan,yang disusun sesuai denganskemayangmenyeluruh untuk
melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaanyang dihasilkan
oleh suatu proses tertentu yang bertujuan untuk menyediakan informasi
untuk membantu mengambil keputusan manajemen operasi perusahaan dari hari
ke hari sertamenyediakan informasi yang layak untuk pihak di luar
perusahaan.Pengertian Sistem yang dikemukakan oleh para ahli adalah sebagai
berikut:
1. Menurut Azhar Susanto (2013) dalam bukunya yang berjudul
Sistem Informasi Akuntansi “ Sistem adalah kumpulan/group dari sub
sistem/bagian/komponen apapun baik phisik ataupun non phisik yang
saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis
untuk mencapai satu tujuan tertentu”.
2. Menurut Sutarman (2009), dalam bukunya yg berjudul
PengantarTeknologi Informasi “ Sistem adalah kumpulan elemen
yang saling berinteraksi dalam suatu kesatuan untuk menjalankan
suatu proses pencapaian suatu tujuan utama ”.
3. Menurut Jogiyanto (2009) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan
Desain Sistem Informasi “Sistem dapat di definisikan dengan
pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen “.

2.1.2. Pengertian Informasi


1. Pengertian informasi menurut Jogianto (2005) dalam bukunya yang
berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi “informasi adalah data
yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya.
2. Menurut Al-Bahra Bin Ladjamudin (2005) dalam bukunya yang berjudul
Analisis dan Desain Sistem Informasi “informasi adalah data yang
telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi
penerimanya untuk mengambil keputusan msa kini maupun yang akan
datang.

Berdasarkan pengertian di atas penulis menyimpullkan sistem


informasi adalah pengolahan transaksi yang dibuat oleh manusia untuk
menyajikan informasi

2.1.3. Komponen Sistem Informasi


Sistem informasi terdiri dari lima sumber daya yang dikenal sebagai
komponen sistem informasi. Kelima sumber daya tersebut adalah manusia,
hardware, software,data dan jaringan. Kelima komponen tersebut dapat
diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Hardware dan Software yang berfungsi sebagai mesin.
2. People dan procedures yang merupakan manusia dan tatacara
menggunakan mesin.
3. Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar
terjadi suatu proses pengolahan data. (Ladjamudin, 2005)

2.2. Penjadwalan
Penjadwalan memiliki pengertian durasi dari waktu kerja yang dibutuhkan
untuk melakukan serangkaian aktivitas kerja (Jiupe, 2008). Penjadwalan juga
merupakan proses penyusunan daftar pekerjaan yang akan dilakukan untuk
mencapai atau mewujudkan suatu tujuan tertentu yang juga memuat tabel waktu
pelaksanaan.
Penjadwalan perkuliahan diartikan suatu proses dalam pengalokasian
ruang, mata kuliah dan waktu dosen untuk mengajar mata kuliah kepada
mahasiswa. Mata kuliah disusun ke dalam sebuah kurikulum berdasarkan
jurusannya masing-masing, dan jadwal disusun pada setiap awal semester baru
serta dibedakan atas jadwal semester ganjil dan semester genap. Tetapi
penjadwalan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jadwal semester
genap.
Tujuan penjadwalan perkuliahan agar tidak terjadi bentrokan antara
jadwal yang satu dengan yang lain. Permasalahan yang dihadapi penjadwalan
terletak pada lebih banyak mata kuliah yang harus dijadwalkan daripada
ruangan yang tersedia, kesediaan kebutuhan perkuliahan dengan fasilitas
ruangnya, kapasitas ruang yang harus sesuai dengan mahasiswa dan
kesediaan dosen dalam mengajar. Permasalahan penjadwalan perkuliahan
dapat diselesaikan dengan berbagai metode pencarian, salah satu metode
pencarian dengan menggunakan algoritma genetika. Dalam proses penyelesaian
masalah penjadwalan perkuliahan terdapat kendala-kendala yang harus dipenuhi
atau tidak boleh dilanggar. Kendala-kendala tersebut yaitu:
1. Dosen dapat mengajar lebih dari satu mata kuliah dan tidak boleh terjadi
tumpukan dosen.
2. Satu mata kuliah dapat diampu dua dosen atau lebih.
3. Adanya ruangan tertentu yang menggunakan ruangan laboratorium
yang harus disesuaikan dengan jadwal pratikum
4. Jarak antara pertemuan mata kuliah
5. Tersedianya ruangan yang cukup untuk jadwal kuliah yang ada
sesuai jumlah mahasiswa dalam satu kelas.

2.3. Pengertian Android


1. Menurut Teguh Arifianto (2011), android merupakan perangkat bergerak
pada sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis linux.
2. Menurut Hermawan (2011), Android merupakan OS (Operating System)
Mobile yang tumbuh ditengah OS lainnya yang berkembang dewasa ini.
OS lainnya seperti Windows Mobile, i-Phone OS, Symbian, dan masih
banyak lagi. Akan tetapi, OS yang ada ini berjalan dengan
memprioritaskan aplikasi inti yang dibangun sendiri tanpa melihat potensi
yang cukup besar dari aplikasi pihak ketiga. Oleh karena itu, adanya
keterbatasan dari aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan data asli
ponsel, berkomunikasi antar proses serta keterbatasan distribusi aplikasi
pihak ketiga untuk platform mereka.
Berdasarkan pendapat diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa
android adalah sistem operasi berbasis linux yang sedang berkembang
ditengah OS lainnya.

2.4.1. Versi Android 1.1


Android pertama yaitu versi 1.1 di rilis pada 9 Maret 2009 oleh Google.
Android versi ini dilengkapi dengan fitur yang di suport oleh Google Mail Service
dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian
suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

2.4.2. Android Cupcake ( Versi 1.5 )


Android Cupcake atau Android Versi 1.5 ,Versi kedua android ini
mendukung berbagai fitur yang lebih lengkap diantaranya adalah upload Video ke
Youtube atau Gambar ke Picasa langsung dari telepon selular. Bluetooth A2DP
yang sudah terintegrasi.
Gambar 2.1. Android 1.5 on an Android SDK Emulator
Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)

2.4.3. Android Donut ( Versi 1.6 )


Satu lagi nama unik os android yaitu android donut. nama lain dari Versi
Android 1.6. Android Donut lebih mengembangkan aplikasi - aplikasi standart
pada hp diantaranya Proses searching yang lebih baik, Fitur pada galery yang
lebih "user friendly", Mendukung Resolusi Layar WVGA, Peningkatan Android
Market dan Aplikasi , juga mampu Upgradeable ke versi 2.1 (Eclair).

Gambar 2.2 Android Donut Versi 1.6


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)
2.4.4. Android Éclair ( Versi 2.0 / 2.1 )
Versi Android selanjutnya adalahversi 2.0 / 2.1 atau yang disebut juga
Android Eclair yang merupakan urutan generasi ke 4 dari banyak versi Android
yang ada, terdapat penambahan google map di versi ini., juga beberapa
penambahan fitur yang lebih canggih dan bagus seperti Kamera 3,2 Megapixel
yang didukung oleh "flash", Daftar kontak baru yang elegan, HTML5 telah
terdukung pada perubahan UI dengan browser baru dan terakhir Bluetooth 2.1
dengan kecepatan trasfer file yang lebih cepat.

Gambar 2.3. Android Éclair


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)

2.4.5. Android Frozen Yogurt / Froyo ( Versi 2.2 )


Android versi 2.2 Froyo pertamakali diluncurkan pada tahun
2010.Android versi ini sudah dilengkapi dengan beragam fitur baru seperti adobe
flash dan dikalim memiliki kecepatan 3 sampai 5 kali lebih cepat dari versi
terdahulunya. Sedangkan fitur terbarunya adalah Mampu merekam video dengan
HD Quality, Bisa meletakkan aplikasi di dalam MMC/SD Card, Bisa untuk
dijadikan Hotspot, Performa yang meningkat, Kemampuan auto update dalam
Android Market.
Gambar 2.4 Android Frozen Yogurt/ Froyo
Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)

2.4.5. Android Gingerbread (versi 2.3)


Android Gingerbread mampu meningkatkan kinerja dan pefroma berbagai
macam aplikasi atau fitur yang umum dalam device android seperti game, audio,
video kamera Dll. Fungsi dan penerapan copy paste juga telah dioptimalkan.
Android Gingerbread juga sudah mendukung user interface hemat energi,
keyboard virtual dengan word selection, powermanagent, app control, dukungan
jumlah kamera yang lebih dari satu.

Gambar 2.5. Android Gingerbread


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)
2.4.6. Android Honeycomb (Versi 3.0 / 3.1 )
Android versi 3.0 / 3.1 Honeycomb adalah salah satu versi android yang
dikhususkan bagi pengguna tablet.Os android versi ini tidak bias digunakan pada
ponsel / hp anda .fitur fiturnya juga telah dsesuaikan bagi pengguna tablet. Sistem
ini didesain khusus dengan kecanggihannya membuat tablet anda berjalan dengan
kinerja maksimal.

Gambar 2.6 Android Honycomb


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)

2.4.7. Android Ice Cream Sandwich / Ics ( Versi 4.0 )


Android versi 4.0 Ice Cream Sandwich atau disingkat ICS adalah android
pertama yang mempunyai fitur abru membuka kunci dengan pengenalan
wajah.android ini juga dklim mampu menghasilakan interface yang lebih halus
dan bersih terdapat juga beberapa penambahan font baru pada android versi ICS
ini.

Gambar 2.7. Android Ice Cream Sandwich


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)
2.4.8. Android Jelly Bean ( Versi 4.3)
Beberapa bulan kemarin google mengeluarkan versi terbaru android jelly
bean 4.3, terdapat beragam pembaruan fitur pada versi ini diantaranya adalah
teknologi smart Bluetooth yang membuat Bluetooth aktif tanpa menguras baterai.
Mendukung Open GL ES 3.0, perfrom grafis yang lebih bagus dan realistis.
Kecepatan kinerja yang luar biasa cepat serta grafis memukau atau lebih halus.

Gambar 2.8. Android Jelly Bean


Sumber (https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android)

2.5. ERD (Entity Relationnship Diagram)


ERD (Entity Relationship Diagram) pertama kali di deskripsikan oleh
Peter Chen (2008) dalam bukunya “The Entity Relationship Model-Toward a
Unifield of Data”. Dalam buku ini Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model
setelah itu dikembangkan dan dimodifikasi oleh Chen dan banyak pakar lain.
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah pemodelan data utama yang
membantu mengorganisasikan data dalam suatu proyek kedalam entitas-entitas
dan menentukan hubungan antar entitas atau sejumlah notasi dan simbol untuk
menggambarkan struktur dan hubungan antar data. Ada beberapa macam elemen
yang umum digunakan yaitu :
a. Entitas/Entity adalah suatu tempat atau objek untuk menyimpan data.
Contoh: Entitas buku untuk menyimpan atribut mengenai buku (judul
buku, kode buku, pengarang). Entity digambarkan dengan persegi panjang.
b. Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan entitas dan atribut mempunyai
nilai (harga). Atribut digambarkan dengan simbol ellips.
c. Relasi/Relationship database adalah kumpulan file yang saling berkaitan.
Pada model data relasi hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi.
Relasi ini digambarkan dengan garis dalam ERD.
d. Cardinalitas. Terdapat beberapa pengertian key sehubungan dengan
normalisasi dan ERD, antara lain :
a) Superkey adalah gugus dari sejumlah atribut entiti yang dapat
digunakan untuk mengindentifikasi obyek secara unik.
b) Candidate key adalah superkey yang jumlah atribut minimal dan
dapat berdiri sendiri.
c) Primary key adalah superkey yang dipilih oleh desainer atau
administrator basis data.
Dalam kardinalitas terdapat relasi dari antar table/instansi untuk
menghubungkan key yang telah terhubung. Relasi yang dapat terjadi ialah :
a. Satu kesatu (One to one)
Hubungan relasi satu kesatu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A
berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.
1 1
Mahasisw
Ditempatkan Unit
a

Gambar 2.1 Relasi one to one


(Sumber : Peter Chen, 2008)

b. Satu kebanyak (One to many)


Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak
entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat
berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
1 M
Mahasiswa
Bekerja Fakultas

Gambar 2.2 Relasi one to many


(Sumber : Peter Chen, 2008)

c. Banyak kebanyak (Many to Many)


Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak
entitas pada himpunan entitas B.

Mahasiswa
M M
Mengambil Matakuliah

Gambar 2.3 Relasi many to many


(Sumber : Peter Chen, 2008)

2.6. Diagram Konteks


Fadlil dkk. (2008) Menytakan bahwa Diagram Konteks adalah diagram
yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem.
Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan
seluruh input kesistem atau output dari sistem dan memberi gambaran tentang
keseluruhan sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan
garis putus). Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Tidak boleh ada store
dalam diagram konteks.
Tabel 2.1 Komponen ( Simbol ) ERD
(Sumber : Fadli dkk, 2008)
1. Entity Adalah suato objek yang dapat dibedakan atau dapat
diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya, dimana
semua informasi yang berkaitan dengannya dikumpulkan.
Kumpulan dari Entity yang sejenis dinamakan Entity Set.
2. Relationship Adalah hubungan yang terjadi antara satu Entity dengan
Entity lainnya. Relationsgip tidak mempunyai keberadaan
fisik atau konseptual kecuali yang sejenis dinamakan dengan
Relationsgip Diagram.
3. Atribut Adalah karakteristik dari Entity atau relationship yang
menyediakan penjelasan detail tentang Entity atau
relationship tersebut.
4. Garis Adalah garis yang menghubungkan/ relasi antara
satu table dengan table lain.

2.7. Data Flow Diagram (DFD)


Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono (2005) adalah
Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data
system.
DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada
atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan
arus data dari mulai pemasukan sampai dengan keluaran data tingkatan diagram
arus data mulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu
system atau batasan system dari level 0 dikembangkan menjadi level 1 sampai
system tergambarkan secara rinci. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat
keras, perangkat lunak, struktur data atau organisasi file.
Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada
beberapa simbol digunakan pada DFD untuk mewakili :
1. Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan
luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang
berada pada lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima
output dari sistem.
2. Arus Data (Data Flow)
Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini
mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini
menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau
hasil dari proses sistem.
3. Proses (Process)
Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi
output, yaitu menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi
beberapa output. Setiap proses mempunyai nama, nama dari proses ini
menunjukan apa yang dikerjakan proses.
4. Simpanan Data (Data Store)
Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file
atau database pada sistem komputer.

2.4.5. Komponen Data Flow Diagram


Komponen DFD dapat dilihat pada table 2.2.
Tabel 2.2 Simbol-simbol DFD
(Sumber: Jogiyanto Hartono 2005)

No. Simbol Keterangan


Terminator adalah entitas diluar sistem yang berkomunikasi /
berhubungan langsung dengan sistem. Terminator dapat
1 berupa orang, sekelompok orang, organisasi,
perusahaan/departemen yang berada diluar sistem, diberi
nama yang berhubungan dengan sistem tersebut.
Arus Data digunakan untuk menerangkan perpindahan
2
data/paket data dari satu bagian ke bagian lainnya.
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh
orang, mesin atau komputerr dari hasil suatu arus data yang
3 masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan
keluar dari proses. Proses disesuaikan dengan proses /
kegiatan yang sedang dilakukan.
Data Store adalah tempat penyimpanan data
4
2.4.5. Syarat dan Fungsi DFD
Syarat-syarat pembuatan sebuah DFD, antaralain :
1. Pemberian nama untuk tiap komponen DFD.
2. Pemberian nomor pada komponen proses
3. Penggambaran DFD seseringmungkin agar nyamandilihat.
4. Penghindaran penggambaran DFD yang rumit.
5. Emastian DFD yang dibentukitukonsistensecaralogika

Fungsi dari DFD adalah sebagai berikut :


1. Membantu para analis sitem meringkas informasi tentang sistem,
mengetahui hubungan antar sub-sub sistem, dan membantu perkembangan
aplikasi secara efektif.
2. DFD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pemakai dan
analis sistem. Menggambarkan sejumlah bata sanotomasi untuk
pengembangan alternative system fisik.

2.8. Perangkat Lunak yang Digunakan


Dalam perancangan aplikasi peneliti menggunakan PHP, MySQL, dan
Microsoft Excell 2007.
2.8.1. PHP
PHP merupakan singakat dari ”Hypertext Preprocessor” adalah yaitu
proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti
komputer secara langsung pada saat baris kode di jalankan. PHP di sebut sebagai
Server Side Programming di kerenakan seluruh kode atau skrip di jalankan di
server. Hasilnyalah yang di kirim ke klien, tempat pemakai menggunakan browser
(Alexander F.K.Sibero,2011).
Selain itu PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan
dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan
sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya
hasilnya saja
Kelahiran PHP bermula saat Rasmus Ledorf pada tahun 1994 membuat
sebuah halaman website pribadi yang tujuanya adalah untuk memperkenalkan
halaman website pribadi sekaligus membangun halaman web yang dinamis. PHP
pertama di perkenalkan dengan singkatan dari Personal Home Page dan di tulis
menggunakan bahasa Perl (Perl Script), kemudian di tulis ulang menggunakan
bahasa pemograman C CGI-BIN (Common Gateway Interface_Binary) yang di
tunjukkan untuk mengembangkan halaman website yang mendukung formulir dan
penyimpanan data. Pada tahun 1995 PHP tool 1.0 diruilis untuk umum, kemudian
pengembangannya dilanjutkan oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski. Perusahaan
bernama Zend kemudian melanjutkan pengembangan PHP dan merilis PHP versi
terakhir pada saat ini ((Alexander F.K.Sibero,2011).
Menurut Abdul Kadir (2008) PHP merupakan bahasa pemrograman
berbentuk script yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasil dari
pengolahan akan dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser.
Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia dapat
membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, kita bisa
menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya, PHP mempunyai
fungsi yang sama dengan script seperti ASP (Actives Server Page), Cold Fusion,
ataupun Perl

2.8.2. Dreamwever.
Adobe Dreamwaver adalah sebuah HTML editor professional untuk
mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web, Pada
Dreamwaver terdapat beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk
desain web saja tetapi juga untuk menyunting kode serta pembuatan aplikasi web
dengan menggunakan berbagai bahasa pemograman web, antara lain
JSP,PHP,ASP dan ColdFusion (Madcoms,2011).
Adobe Dreamwaver merupakan aplikasi pengolah halaman web yang
sangat popoler sekarang ini. Penggunaanya lebih banyak di bandingkan aplikasi
sejenis lainnya, kelebihanya fiturnya atau ruang kerjanya yang banyak sehingga di
sukai banyak orang
Menurut Lukmanul Hakim (2009) Macromedia Dreamweaver adalah
sebuah HTML editor profesional untuk mendesain secara visual dan mengelola
situs web maupun halaman web. Bilamana kita menyukai untuk berurusan dengan
kode-kode HTML secara manual atau lebih menyukai bekerja dengan lingkungan
secara visual dalam melakukan editing, Dreamweaver mambuatnya menjadi lebih
mudah dengan menyediakan tool-tool yang sangat berguna dalam peningkatan
kemampuan dan pengalaman dalam mendesain web.
Dreamweaver dalam hal ini digunakan untuk web desain. Dreamweaver
mengikutsertakan banyak tool untuk kode-kode dalam halaman web beserta
fasilitas-fasilitasnya, antara lain : Referensi HTML, CSS dan Javascript, Javascript
debugger, dan editor kode (tampilan kode dan Code inspector) yang mengizinkan
penggunanya untuk mengedit kode Javascript, XML, dan dokumen teks lain
secara langsung dalam Dreamweaver. Teknologi Dreamweaver Roundtrip HTML
mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut
dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan
memformat ulang HTML bila pengguna menginginkannya. Selain itu
Dreamweaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan
pengguna dalam mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Juga dapat
melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan Broken link,
kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web.

2.8.3. MySQL
Menurut Raharjo (2011), MySql mengimplementasikan model database
relasional maka disebut sebagai Relational Database Management
System/RDBMS.
Menurut Raharjo (2011), MySql merupakan software RDBMS atau server
database yang dapat mengelola database dengan sangat cepat, dapat menampung
data dalam jumlah sangat besar, dapat diakses oleh banyak user/multi-user, dan
dapat melakukan suatu proses secara sinkron atau berbarengan/multi-threaded.
Menurut Raharjo (2011), mysql banyak digunakan di berbagai kalangan
untuk melakukan penyimpanan dan pengolahan data, mulai dari kalangan
akademis sampai ke industri, baik industri kecil, menengah, maupun besar.
Menurut enterprise (2014), mysql yaitu RDBMS yang cepat dan mudah
digunakan, sudah banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, serta
dikembangkan oleh mysql AB swedia.
MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL
(DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari
system manajemen basisdata relasional (RDBMS). MySQL dibuah oleh TcX dan
telah dipercaya mengelola system dengan 40 buah Database berisi 10.000 tabel
dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris.
MySQL dapat digunakan secara berdiri sendiri maupun di lekatkan pada
bahasa pemograman seperti C, Visual Basic, Delphi dan lain-lain.

2.8.4. Website Apk Builder


APK adalah model paket aplikasi Android (Android PacKage) yang
umumnya digunakan untuk menyimpan sebuah aplikasi atau program yang
dijalankan pada perangkat Android. APK pada dasarnya berisi kompres file
seperti zip file, karena berisi dari kumpulan file.
Website 2 APK Builder adalah suatu platform yang digunakan untuk
mengubah situs web ke Android App. Mengkonversi HTML, CSS, JS, atau URL
Web Anda ke Android App. Website 2 APK Builder sangat mudah digunakan,
cukup buat penyesuaian langkah demi langkah dengan aplikasi Anda, buat
aplikasimu sampai selesai.
Website 2 APK Builder Pro mudah digunakan dan memungkinkan Anda
membuat aplikasi Android dalam hitungan detik. Yang perlu Anda lakukan adalah
memilih mode di mana Anda ingin bekerja, dengan mengunggah folder situs lokal
atau URL. Anda perlu memilih judul untuk aplikasi Anda, lalu format halaman
startup.
Format halaman yang didukung meliputi HTML, PHP, HTM, JS, dan
CSS. Sebagai alternatif, jika Anda memilih mode URL Web, Anda harus
menentukan alamat dan awalan yang benar - HTTP atau HTTPS. Pilihan yang
salah mungkin menyebabkan aplikasi Anda tidak berjalan dengan baik.

Gambar 2.4 Website Apk Bulder


(Sumber:https://crackitindonesia.com/website-2-apk-builder-pro-v2-2-
cracked/2017)
BAB III
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1. Analisa Sistem Lama


Analisa sistem lama ialah tahapan yang dilakukan untuk menganalisa
sistem berjalan guna mencari kelemahan dari prosedur yang berjalan. Tahapan
analisa sistem untuk menganalisa sistem lama adalah identifikasi masalah, analisa
pemecahan masalah.

3.1.1. Identifikasi Masalah


Berdasarkan hasil analisa, Mahasiswa Universitas Almuslim untuk jadwal
kuliah masih menggunakan Roster Kuliah dan tidak menggunakan sebuah aplikasi
untuk pengingat jadwal kuliah. Oleh karena itu perlu adanya sebuah aplikasi untuk
pengingat jadwal kuliah untuk memudahkan Mahasiswa dalam mengingat jadwal
kuliah.

3.1.2. Analisa Pemecahan Masalah


Berdasarkan permasalahan yang terjadi, maka perlu dibangun sebuah
aplikasi untuk memudahkan dalam mengingat Jadwal Kuliah. Aplikasi yang akan
dirancang harus dapat memberikan informasi jadwal kuliah dan juga informasi
ketika dosen atau mahasiswa itu sendiri berhalangan.

3.2. Analisa Sistem Baru


Analisa sistem baru merupakan analisa yang dilakukan untuk mengetahui
kebutuhan sistem yang akan dirancang baik berupa kebutuhan output, kebutuhan
input, kebutuhan Software dan kebutuhan Hardware.
3.2.1. Analisa Kebutuhan Output
Output yang dibutuhkan dalam ketersediaan informasi dalam aplikasi
Pengingat Jadwal Kuliah Mahasiswa pada Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen adalah Pengingat Jadwal Kuliah, Informasi Dosen Berhalangan,
Informasi Mahasiswa Berhalangan.
3.2.2. Analisa Kebutuhan Input
Berdasakan hasil analisa kebutuhan output, maka dapat disimpulkan
kebutuhan output adalah jadwal kuliah.

3.2.3. Analisa Kebutuhan Hardware


Berdasarkan hasil analisa kebutuhan hardware, maka peneliti
menyimpulkan hardware yang dibutuhkan dalam menjalankan Aplikasi Pengingat
Jadwal Kuliah adalah:
a. Smart Phone Android
b. Koneksi Internet

3.2.4. Analisa Kebutuhan Software


Untuk perancangan Aplikasi Pengingat Jadwal Kuliah, software yang
digunakan adalah:
a. Sistem Operasi Minimal Windows 7 Unlimited
b. Macromedia Dreamweaver 8
c. Android Studio
d. Web Browser
e. Xampp 1.7.0
f. Website APK Build 2.0

3.3. Perancangan Sistem Baru


Sistem baru ini di rancang dengan menggunakan sistem Database dimana
semua dapat tersimpan dalam media penyimpanan secara terpusat sehingga tidak
terjadinya redudansi (perulangan data yang tidak perlu) dapat di tanggulangi.
Dalam sistem baru yang penulis jabarkan ini menyediakan fasilitas input, edit, dan
hapus untuk mempermudah dalam pengolahan data.

3.1.1. Diagram Konteks


Diagram konteks menggambarkan kesuluruhan sistem yang diusulkan baik
input maupun outputnya. Berikut ini adalah Diagram Konteks yang diusulkan.
Gambar 3.1 Diagram Konteks

3.1.1.1.Data Flow Diagram


Data Flow Diagram menggambarkan proses logika data atau proses yang
dibuat untuk menggambarkan darimana asal data, kemana tujuan data yang keluar
dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang dihasilkan data tersebut dan
interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data
tersebut. Gambar DFD yang di usulkuan dapat dilihat pada gambar 3.2.

Gambar 3.2 DFD Level 0


3.2.3. Entity Relasi Diagram (ERD)
Entity Relasi Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antara satu tabel
dengan table lain yang saling berhubungan. Relasi antar tabel dapat dilihat pada
gambar 3.8.

Gambar 3.8 Entity Relasi Diagram

3.2.4. Perancangan File


1. File Admin
File Fakultas digunakan untuk menyimpan data login admin pada Aplikasi
Pengingat Jadwal Kuliah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.
File yang dipakai : login
Primary Key : id
Tabel 3.1 Desain File Admin
No Field Name Type Data Lenght Keterangan
1. Id Int 5 Primary Key
2. Username Char 30
3. Password Varchar 200

2. File Jadwal
File Jadwal digunakan untuk menyimpan data Jadwal Kuliah .
File yang dipakai : jadwal
Primary Key : id
Foregn Key :
Tabel 3.2 Desain File Jadwal
No Field Name Type Data Lenght Keterangan
1. Id Int 5 Primary Key
2. Hari Char 15
3. Jam Char 12
4. Kd_matkul Char 15
5. Matkul Varchar 100
6. Sks Char 2
7. Smst Char 3
8. Dospen Char 25
9. Unit Char 2
10. Tanggal Char 25

3. File Akun Mahasiswa


File Akun Mahasiswa digunakan untuk menyimpan data Mahasiswa .
File yang dipakai : akun_siswa
Primary Key : id
Foregn Key :
Tabel 3.3 Desain File Akun Mahasiswa
No Field Name Type Data Lenght Keterangan
1. Id Int 5 Primary Key
2. Npm Char 15
3. Nama Char 50
4. Jekel Enum ‘L’,’P’
5. Unit Char 2
6. Smst Char 2
7. Usn Char 30
8. Psw Char 100

4. File Setting
File Settig digunakan untuk menyimpan data pengaturan Pengingat Jadwal
Kuliah .
File yang dipakai : settting
Primary Key : id
Foregn Key :
File Relasi
Tabel 3.4 Desain File Setting
No Field Name Type Data Lenght Keterangan
1. Id Int 5 Primary Key
2. Idmhs_ds Char 15 Foregn Key
3. Menit Char 50

5. File Chatting
File Chatting digunakan untuk menyimpan data chatting .
File yang dipakai : chatting
Primary Key : id
Foregn Key : npm,ndin
File relasi : akun_mhs, akun_dosen
Tabel 3.5 Desain File Chatting
No Field Name Type Data Lenght Keterangan
1. Id Int 5 Primary Key
2. Id_from Char 30 Foregn Key
3. Id_to Char 30 Foregn Key
4. Pesan text -
5. Tgl_kirim Datetime -
3.2.5. Perancangan Sistem yang Diusulkan
3.2.5.1. Perancangan Input
Desain input menggambarkan tampilan aplikasi yang akan dirancang
dalam judul penelitian ini. Desain tampilan tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Tampilan Menu Utama


Tampilan menu utama adalah tampilan awal saat diakses oleh pengguna.
Tampilan utama dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 3.9 Halaman Utama

2. Tampilan Halaman Login


Menu login digunakan untuk membatasi pengguna menggunakan Aplikasi
Sistem Informasi Geografis Lokasi Pertokoan.
Gambar 3.10 Halaman Login
3. Halaman Daftar User
Halaman ini digunakan untuk melakukan pendaftaran user pada aplikasi
Sistem Informasi Geografis Lokasi Pertokoan.

Gambar 3.11 Halaman Daftar

4. Halaman input Lokasi


Tampilan ini digunakan untuk menampilkan peta lokasi pertokoan, user
dapat menambah lokasi yang diinginkan seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.12 halaman input data Lokasi
5. Halaman Data Lokasi
Halaman ini digunakan melihat lokasi pertokoan dan user dapat
melakukan navigasi dan juga dapat melakukan pencarian lokasi yang di inginkan.

Gambar 3.14 Tampilan data lokasi


DAFTAR PUSTAKA

Septiawan, Baken . dkk (2016), “Pengingat aktivitasperkuliahan berbasis android


di piliteknik negeri banjarmasin”.________

Asmara Rini (2014) “Sistem informasi penjadwalan kuliah (studi kasus institut
agama islam negeri (IAIN) imam bonjol padang”.__________

Pradnyana, Nanda Bagus, dkk 2012) “Perancangan dan Pembuatan Aplikasi


Penjadwalan Perkuliahan mengunakan Algoritma Genetik dan Teknilogi
Java API for XML web service pada platform Android”.____________