Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Latar Belakang : Penyakit epilepsi lebih sering terjadi di negara berkembang. Sebesar 70 juta
orang diperkirakan mengalami epilepsi pada saat tertentu. Pada penderita epilepsi diduga dapat
terjadi suatu keganasan yang memiliki penanda berupa Gen ki-67. Namun, beberapa penderita
epilepsi tidak menyadari apaanya keganasan pada dirinya dan menduga bahwa sakit yang
dideritanya hanya epilepsi tanpa terjadi keganasan. Oleh karena itu, penulis melakukan studi
terhadap ekspresi gen Ki-67 pada penderita epilepsi melalui uji imuno histokimia. Metode : studi
literatur atau kajian pustaka baik dari jurnal nasional maupun internasional Hasil: Ekspresi gen
Ki-67 yang meningkat menandakan adanya proliferasi sel yang berlebihan sehingga dapat
dideteksi keganasan yang dapat menyebabkan epilepsi. Kesimpulan: Ekspresi gen Ki-67 yang
berlebihan menandakan adanya keganasan yang dapat menyebabkan epilepsi sehingga dapat
memprediksi prognosis dari pasien.

Kata kunci: Gen Ki-67, epilepsi, keganasanan, uji imunohistokimia

ABSTRACT

Background : Epilepsy disorder often occurred in developed country. It is estimated that about
70 million people have epilepsy at any one time. Malignancy might be occur in patients with
epilepsy. The marker of the malignancy is Gen ki-67. However, some epilepsy patients are
unaware of the malignancy in themselves and suspect that the illness is just an epilepsy without
malignancy. Therefore, the authors want to study about the expression of Ki-67 gene in
epilepsy’s patients through immuno histochemical test. Methode : study from literature review
from both national and international journals. Results: over expression of Ki-67 gene indicates
excessive cell proliferation in order to detect the malignancy that can cause epilepsy.
Conclusion: The excessive gene Ki-67 expression indicate malignancy that caused epilepsy, so
it can predict patient prognosis.

Keyword : Ki-67 gene, epilepsy, malignancy, immunohistochemical test