Anda di halaman 1dari 3

L2

- Penyakit yang harus dirawat di rawat inap

Sumber : http://www.slideshare.net/septianraha/makalah-rawat-inap

Untuk penyakit tidak dijelaskan, tapi ada 3 tipe:

Pasien tidak urgen, Pasien urgen tapi tidak gawat darurat, dan pasien gawat darurat

Setahu saya biasanya rawat inap untuk penyakit atau suatu hal yang membutuhkan perawatan
dokter.( Contoh : DB, step pada anak kecil, kecelakaan parah, penyakit yang butuh perawatan
intensif, dll). Selain itu, untuk pasien yang sangat lemah yang jika terkena penyakit yang terlihat
lemah untuk orang biasa namun berefek besar pada orang tersebut juga butuh rawat inap.

- Dengan menggunakan obat cara nabi, bisa menjamin sembuh

Sumber : https://shirotholmustaqim.wordpress.com/2013/10/28/allah-menurunkan-
penyakit-dan-obatnya/

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam shahihnya, dari shahabat Abu Hurairah bahwasanya
Nabi bersabda,

َ ُ‫َما أَ ْنزَ َل هللاُ دَا ًء ِإ اَّل أَ ْنزَ َل لَه‬


‫شفَا ًء‬

“Tidaklah Allah turunkan penyakit kecuali Allah turunkan pula obatnya”

Dari riwayat Imam Muslim dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa Nabi bersabda,

َ ِ‫ بَ َرأَ ِبإِذْ ِن هللا‬،‫اب الد َاوا ُء الداا َء‬


‫ع از َو َج ال‬ َ ‫ص‬َ َ ‫ فَإِذَا أ‬،‫ِل ُك ِِّل دَاءٍ دَ َوا ٌء‬

“Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia
akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

Diriwayatkan pula dari musnad Imam Ahmad dari shahabat Usamah bin Suraik , bahwasanya
Nabi bersabda,

‫ فَإِ ان هللاَ َع از‬،‫ تَدَ َاو ْوا‬،ِ‫ نَعَ ْم يَا ِعبَادَ هللا‬:َ‫ أَنَتَدَ َاوى؟ فَقَال‬،ِ‫س ْو َل هللا‬
ُ ‫ يَا َر‬:َ‫ فَقَال‬، ُ‫ت اْألَع َْراب‬
ِ ‫ َو َجا َء‬،‫سلا َم‬
َ ‫صلاى هللاُ َعلَ ْي ِه َو‬
َ ‫ي‬ ِِّ ِ‫ُك ْنتُ ِع ْندَ الناب‬
‫ ْال َه َر ُم‬:َ‫ َما ه َُو؟ قَال‬:‫ قَالُوا‬.ٍ‫احد‬ ِ ‫ض َع لَهُ ِشفَا ًء َغي َْر دَاءٍ َو‬ ‫و‬ ‫ا‬ ‫َّل‬‫إ‬ ‫ء‬ ‫ا‬َ
َ َ ِ ً ْ َ َ ْ َ َ‫د‬ ‫ع‬ ‫ض‬ ‫ي‬ ‫م‬ َ ‫ل‬ ‫ا‬
‫ل‬ ‫ج‬‫و‬

“Aku pernah berada di samping Rasulullah . Lalu datanglah serombongan Arab dusun. Mereka
bertanya, “Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?” Beliau menjawab: “Iya, wahai para
hamba Allah, berobatlah. Sebab Allah tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan
meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya: “Penyakit apa itu?” Beliau
menjawab: “Penyakit tua.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, Abu Dawud,
Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi, beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikhuna Muqbil
bin Hadi Al-Wadi’i menshahihkan hadits ini dalam kitabnya Al-Jami’ Ash-Shahih mimma Laisa
fish Shahihain, 4/486)

Dari Ibnu Mas’ud , bahwa Rasulullah bersabda:

ُ‫ َع ِل َمهُ َم ْن َع ِل َمهُ َو َج ِهلَهُ َم ْن َج ِهلَه‬،‫ِإ ان هللاَ لَ ْم يَ ْن ِز ْل دَا ًء ِإَّلا أ َ ْنزَ َل لَهُ ِشفَا ًء‬

“Sesungguhnya Allah I tidaklah menurunkan sebuah penyakit melainkan menurunkan pula


obatnya. Obat itu diketahui oleh orang yang bisa mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang
yang tidak bisa mengetahuinya.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, beliau
menshahihkannya dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Al-Bushiri menshahihkan hadits ini dalam
Zawa`id-nya. Lihat takhrij Al-Arnauth atas Zadul Ma’ad, 4/12-13)

Teks Ayat al-Qurân

‫آن َما ُه َو ِشفَا ٌء َو َر ْح َمةٌ ِل ْل ُمؤْ ِم ِنيْنَ َوَّلَ يَ ِز ْيدُ ا‬


َ‫الظا ِل ِميْن‬ ِ ‫َونُن ِ َِّز ُل ِمنَ ْالقُ ْر‬
‫ارا‬
ً ‫س‬َ ‫إَِّلا َخ‬
“Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-
orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain
kerugian.” (QS al-Isrâ’/17: 82)

L1

- Kritis

Sumber : https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20081121060217AAfC51i

Jawaban dari Azmi Rosya F

Pasien dalam keadaan kritis maksudnya adalah kondisi pasien yang dapat mengalami kematian sewaktu-
waktu akibat penyakit atau cedera yang dideritanya.

Kalau dalam istilah medisnya pasien ini memiliki "prognosis malam" atau "infaust"

http://kbbi.web.id/kritis
kritis1/kri·tis/ a 1 dalam keadaan krisis, gawat; genting (tentang suatu keadaan): keadaan pasien sangat --
karena terlampau banyak mengeluarkan darah; 2 dalam keadaan yang paling menentukan berhasil atau
gagalnya suatu usaha

http://kbbi.web.id/kritis-2

kritis2/kri·tis/ a 1 bersifat tidak lekas percaya; 2 bersifat selalu berusaha menemukan kesalahan
atau kekeliruan; 3 tajam dalam penganalisisan;

mengkritis/meng·kri·tis/ v menjadikan kritis terhadap;

kekritisan/ke·kri·tis·an/ n perihal kritis