Gaya Lorentz dan Medan Magnet pada Kawat
Gaya Lorentz dan Medan Magnet pada Kawat
b) Arah ditentukan dengan kaidah tangan kanan, dimana ibu jari mewakili arah arus dan empat
jari sebagai arah medan magnet dengan posisi tangan menggenggam kawat. Sehingga arah kuat
medan magnet di titik P adalah keluar bidang baca (mendekati pembaca).
c) Kuat medan magnet di titik Q :
Soal No. 2
Perhatikan gambar berikut ini!
Pembahasan
Arus A akan menghasilkan medan magnet di titik P dengan arah masuk bidang, sementara arus
B menghasilkan medan magnet dengan arah keluar bidang .
Arah sesuai Ba yaitu masuk bidang.
Soal No. 3
Kawat A dan B terpisah sejauh 1 m dan dialiri arus listrik berturut-turut 1 A dan 2 A dengan arah
seperti ditunjukkan gambar di bawah.
Pembahasan
Agar kuat medan nol, kuat medan yang dihasilkan kawat A dan kawat B harus berlawanan arah
dan sama besar. Posisi yang mungkin adalah di sebelah kiri kawat A atau di sebelah kanan
kawat B. Mana yang harus di ambil, ambil titik yang lebih dekat ke kuat arus lebih kecil.
Sehingga posisinya adalah disebelah kiri kawat A namakan saja jaraknya sebagai x.
Soal No. 4
Tiga buah kawat dengan nilai dan arah arus seperti ditunjukkan gambar berikut!
Tentukan besar dan arah kuat medan magnet di titik P yang berjarak 1 meter dari kawat ketiga!
Pembahasan
Pada titik P terdapat tiga medan magnet dari kawat I (masuk bidang), kawat II (keluar bidang)
dan kawat III (masuk bidang).
Soal No. 5
Perhatikan gambar berikut. Kawat A dan B dialiri arus listrik I1 dan I2 masing-masing sebesar 2 A
dan 3 A dengan arah keluar bidang baca.
Tentukan besar dan arah kuat medan magnet di titik C yang membentuk segitiga sama sisi
dengan titik A dan B!
Pembahasan
Mencari B1 dan B2
Kuat medan total di titik C gunakan rumus vektor dan 10−7 misalkan sebagai x.
Arah medan magnet :
Soal No. 6
Titik P berada di sekitar dua buah penghantar berbentuk setengah lingkaran dan kawat lurus
panjang seperti gambar berikut!
Pembahasan
Kuat medan dari kawat setengah lingkaran arah masuk bidang baca namakan B1 dan kuat
medan magnet dari kawat lurus namakan B2 arah keluar bidang baca :
Soal No. 7
Tentukan besar kuat medan magnet di titik P yang berada pada poros suatu penghantar
melingkar pada jarak 8 cm jika kuat arus yang mengalir pada kawat adalah 1 A!
Pembahasan
Soal No. 8
Perhatikan gambar :
l = kawat panjang
A = bidang datar tegak lurus I
N = Titik berada pada bidang A berjarak 1 cm dari i
Pembahasan
Kuat medan magnetik di sekitar kawat lurus berarus
Soal No. 9
Suatu solenoid panjang 2 meter dengan 800 lilitan dan jari-jari 2 cm. Bila solenoid itu dialiri arus
sebesar 0,5 A, tentukanlah induksi magnet pada ujung solenoid. (µo = 4π .10 –7 Wb.A–1.m–1 ).
A. 4π .10–5 Wb.m–2
B. 8π .10–7 Wb.m–2
C. 4π .10–6 Wb.m–2
D. 8π .10–5 Wb.m–2
E. 2π .10–4 Wb.m–2
(Dari soal Ebtanas 1988)
Pembahasan
Kuat medan magnet dari solenoida, lokasi di ujung solenoid
Soal No. 10
Seutas kawat panjang berarus listrik I. Sebuah titik berjarak a dari kawat tersebut mempunyai
induksi magnetik B. Besar induksi magnetik di suatu titik berjarak 3a dari kawat tersebut
adalah...
A. 3B
B. 2B
C. B
D. 1/2 B
E. 1/3 B
(Soal Ebtanas 1993)
Pembahasan
Perbandingan kuat medan magnet antara dua titik di sekitar kawat lurus
a1 = a
a2 = 3a
B1 = B
B2 =....
Soal No. 11
Kawat seperempat lingkaran dialiri arus 5 A seperti gambar berikut.
Jika jari-jari kawat melingkar adalah 40 cm, tentukan kuat medan magnet di titik P!
Pembahasan
Kuat medan magnet oleh kawat seperempat lingkaran di titik P
Sehingga
Contoh Soal :
1. Sebuah kawat berarus listrik I = 2 A membentang horizontal dengan arah arus dari utara
ke selatan, berada dalam medan magnet homogen B = 10 – 4 T dengan arah vertikal ke
atas. Bila panjang kawatnya 5 meter dan arah arus tegak lurus arah medan magnet.
Berapa besar dan arah gaya Lorentz yang dialami oleh kawat ? …Jawab :
Diket : I = 2 A
B = 10 – 4 T
ℓ=5m
Ditanya : FL = …………… ?
Dijawab :
FL = I . ℓ . B . sin θ
= 2 ampere . 5 meter . 10 -4 Tesla . sin 900
= 10-3 newton
Seutas kawat lurus yang terletak di equator diarahkan sejajar dengan bumi sepanjang
arah timur-barat. Induksi magnetic dititik itu horizontal dan besarnya 6.10-5 T. Jika
massa persatuan panjang kawat 5.10-3 kg/m dan g = 10 m/s2, berapa arus yang mengalir
di dalam kawat supaya besar gaya yang dialaminya seimbang dengan berat kawat ?
….Jawab :
Diket : B = 6.10-5 T
m/L = 5 . 10-3kg/m
g = 10 m/s2
Ditanya : I = …….? Supaya gaya Lorentz seimbang dengan gaya berat
Dijawab :
FL = w
B. I. L = m . g
B . I = m/L . g
6 . 10 – 5 . I = 5 . 10 – 3 . 10
Jadi I = 5000/6 Ampere
Gaya Lorentz pada Dua Kawat Sejajar
Jika ada dua kawat saling sejajar dipasang saling berdekatan ternyata kedua kawat akan
salingtarik-menarik jika dialiri arus searah , dan akan saling tolak menolak jika dialiri arus
berlawan- an arah.
Dua kawat sejajar terpisah sejauh a dialiri arus listrik I1 dan I2 searah satu sama lain . Titik P
adalah perpotongan antara kawat I1 dengan bidang dan titik Q perpotongan antara I2 dengan
bidang. B1 adalah medan dititik Q akibat dari kuat arus I1 sedangkan B2 adalah medan magnet
dititik P akibat dari kuat arus I2. Jika masing-masing titik ( P dan Q ) ditentukan arah gaya
Lorentz yang dialaminya ( dengan menggunakan kaidah tangan kiri ) maka gaya F1 dan F2 akan
seperti gambar. Gaya tersebut akan menyebabkan kedua kawat saling tertarik dan akan
melengkung kedalam.
Bagaimana jika salah satu kawat dialiri arus listrik dengan berlawanan arah dengan kawat yang
lainnya ?
Besarnya gaya tarik atau tolak yang dialami kawat tiap satuan panjang setelah dijabarkan
terdapat rumus :
catatan :
Dari hasil penjabaran tersebut maka definisi 1 ampere ditentukan sebagai berikut :
Definisi :
1 ampere adalah = besarnya arus listrik pada dua kawat sejajar yang berjarak satu meter satu
sama lain sehingga jika kedua arus itu searah maka tiap satu satuan panjang ( 1 m ) kawat akan
saling tarik-menarik dengan gaya sebesar 2 . 10-7 N
Contoh :
1. Dua kawat sejajar satu sama lain berjarak 10 cm, pada kedua kawat mengalir arus listrik
yang sama besar yaitu 10 A dengan arah arus yang sama. Bila panjang kawat 1 meter
maka tentukan besar dan arah gaya Lorentz yang dialami kedua kawat !
Jawab :
Diketahui : I1 = I2 = 10 A
a = 10 cm = 0,1 m
ℓ = 1 meterDitanya : FL = …………………….?
Dijawab :
2. Tiga Buah kawat sejajar dialiri arus listrik dengan arah seperti gambar , Jika Jarak
masing- masing kawat adalah a = 4 cm dan besar arus adalah masing-masing sama 8 A .
Tentukan besar dan arah gaya Lorentz persatuan panjang yang dialami oleh kawat B ?
Jawab :
FAB =
FBC =
= 4∏. 10-7 . 8 . 8 / 2∏. 4 . 10-2 = 3,2 . 10-4 Newton dengan arah keatas
Sebuah partikel bermuatan listrik yang bergerak dalam daerah medan magnet homogen akan
mendapatkan gaya. Gaya ini juga dinamakan gaya Lorentz. Gerak partikel akan menyimpang
searah dengan gaya lorentz yang mempengaruhi.
Pada gambar tampak sebuah partikel bermuatan yang bergerak dalam medan magnet.
Ditunjukkan bagaimana kalau partikel tersebut bermuatan positif ( gambar a ) dan bagaimana
kalau partikel tersebut bermuatan negatif ( gambar b ) .
Arah gaya Lorentz pada muatan yang bergerak dapat juga ditentukan dengan kaidah tangan kiri
(untuk muatan positif arah gerak searah dengan arah arus, sedang untuk muatan negatif arah
gerak berlawanan dengan arah arus )
Coba kalian terapkan pada gambar diatas, sesuaikah dengan aturan tersebut ?
Jika besar muatan q bergerak dengan kecepatan v, dan I = q / t maka persamaan gaya Lorentz
untuk kawat dapat dituliskan :
Sehingga besarnya gaya Lorentz yang dialami oleh sebuah muatan yang bergerak dalam daerah
medan magnet dapat dicari dengan menggunakan rumus :
FL = q . v . B sin θ
Catatan penting :
Sebenarnya gaya yang mempengaruhi pada muatan yang bergerak dalam medan magnet
disamping dipengaruhi gaya magnet juga dipengaruhi oleh gaya listrk sebesar F = q . E. Tetapi
karena nlai gaya ini sangat kecil dibandingkan dengan gaya magnetnya maka didalam
perhitungan terkadang diabaikan
Bila sebuah partikel bermuatan listrik bergerak tegak lurus dengan medan magnet homogen
yang mempengaruhi selama geraknya, maka muatan akan bergerak dengan lintasan berupa
lingkaran.
Sebuah muatan positif bergerak dalam medan magnet B (dengan arah menembus bidang)
secara terus menerus (gambar P) akan membentuk lintasan lingkaran dengan gaya Lorentz yang
timbul menuju ke pusat lingkaran. Demikian juga untuk muatan negative (gambar Q )
Persamaan-persamaan yang memenuhi pada muatan yang bergerak dalam medan magnet
homogen sedemikian sehinga membentuk lintasan lingkaran adalah :
Gaya yang dialami akibat medan magnet : FL = q . v . B
Gaya sentripetal yang dialami oleh partikel : Dengan menyamakan kedua persamaan kia
mendapatkan persamaan :
Contoh Penerapan Prinsip Gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :
Contoh :
1. Sebuah partikel bermuatan 1 μC bergerak tegak lurus dalam medan magnet homogen
yang besarnya 10-4 T dengan jika kecepatan partikelnya 105 m/s. , maka tentukan gaya
Lorentz yang dialami oleh partikel ?
Jawab :
Diketahui : q = 1 μC = 10-6 C
B = 10-4 T
V = 105 m/s
Ditanya : FL = …………….. ?
Dijawab :
FL = q . v . B . sin θ
= 10-6 C . 10-4 T . 105 m/s
= 10-5 N
2. Sebuah muatan positif bergerak dibawah sebuah kawat berarus listrik sebesar 5 A
berjarak 10 cm. Kecepatan muatan 2000 m/s searah dengan arah arus listrik. Jika besar
muatannya 2.106 C berapa besar dan arah gaya Lorentz yang dialami oleh muatan
tersebut ?
Jawab :
Diket : I = 5 A
a = 0,1 m
v = 2000 m/s
Q = 2.106 C
Ditanya : FL = ….. ?
Dijawab : FL = B.Q.v sin θ
= μ0. I. Q. v. (sin 90/2∏. a)
= 4∏. 107. 5. 2.106 . 2000 / 2∏. 0,1
= 4. 108 Newton dengan arah mendekati kawat
Pembahasan
a) besar gaya magnetik saat elektron berada dalam medan magnet
Gunakan persamaan
F = BQV sin θ
dimana B adalah besarnya medan magnetik (Tesla), Q adalah besarnya muatan (Coulomb), V
adalah kecepatan gerak muatan (m/s) dan θ adalah sudut yang dibentuk antara arah gerak
muatan dengan arah medan magnet. Pada soal diatas 90° sehingga nilai sinusnya adalah 1.
F = (0,8)(1,6 x 10−19)(5 x 105)(1) = 6,4 x 10−14 Newton
Soal No. 2
Sebuah positron yang bermuatan 1,6 x 10−19 C bergerak dengan kecepatan 5 x 105 m/s melalui
medan magnet sebesar 0,8 T seperti gambar berikut.
Tentukan :
a) besar gaya magnetik saat positron berada dalam medan magnet
b) arah gaya magnetik yang bekerja pada positron
Pembahasan
a) F = (0,8)(1,6 x 10−19)(5 x 105)(1) = 6,4 x 10−14 Newton
b) Positron termasuk muatan positif, sehingga arah gaya magnetik diwakili oleh telapak tangan
seperti ilustrasi gambar berikut adalah masuk bidang baca (menjauhi pembaca)
Soal No. 3
Seutas kawat lurus dialiri arus sebesar 15 A dengan arah ke kanan. 8 mm dari kawat bergerak
sebuah muatan positif sebesar 0,4 C dengan arah sejajar kawat dengan kelajuan 5 x 103 m/s.
Tentukan besar gaya magnetik yang bekerja pada muatan dan arahnya!
Pembahasan
Lebih dahulu cari besar medan magnet yang dihasilkan oleh kawat lurus pada jarak 8 mm:
B = μoI/2πa
Soal No. 4
Dua buah muatan masing-masing Q1 = 2Q dan Q2 = Q dengan massa masing-masing m1 = m dan
m2 = 2 m bergerak dengan kelajuan yang sama memasuki suatu medan magnet homogen B.
Tentukan perbandingan jari-jari lintasan yang dibentuk muatan Q dan 2Q!
Pembahasan
Gaya sentripetal dari gerak kedua muatan berasal dari gaya magnetik
Soal No. 5
Sebuah muatan Q bergerak dengan kelajuan 2 x 104 m/s memasuki suatu daerah yang
mengandung medan magnet B dan medan listrik E. Jika muatan tersebut tidak terpengaruh baik
oleh gaya magnet maupun gaya listrik tentukan nilai perbandingan kuat medan magnet dan
kuat medan listrik di tempat tersebut!
Pembahasan
Muatan tidak terpengaruh gaya listrik maupun magnet berarti kedua gaya tersebut adalah
sama besar dan berlawanan arah.
Fmagnet = Flistrik
BQV = QE
B/E = 1 / (2 x 104)
B/E = 0,5 x 10− 4 TC/N
Soal No. 6
Sebuah partikel alpha (m = 6,4×10–27 kg, q = 3,2×10–19 C) bergerak tegak lurus terhadap medan
magnet B yang arahnya masuk bidang gambar. Jika B = 0,2 T dan kecepatan partikel 3×10 5 m/s,
maka jari-jari lintasannya adalah...
A. 1,33 m
B. 0,75 m
C. 0,30 m
D. 0,13 m
E. 0,03 m
(Soal Ebtanas 1997)
Pembahasan
Partikel alpha bergerak melingkar dalam medan magnet B dengan jari-jari
Masukan datanya
Soal No. 7
Suatu muatan positif dari 0,2 C bergerak dengan kecepatan 2 m/s dalam medan magnetik yang
besarnya 5 Wb/m2. Arah kecepatan muatan itu sejajar dengan arah medan magnetik. Gaya
yang dialami muatan tersebut adalah...
A. nol
B. 0,08 N
C. 0,5 N
D. 2 N
E. 50 N
(Soal Skalu 1997)
Pembahasan
Arah kecepatan muatan itu sejajar dengan arah medan magnetik sudutnya adalah θ = 0,
sehingga sin θ = 0 dan F = BQv sin θ juga nol
Soal No. 8
Partikel bermuatan q bergerak dengan kelajuan tetap memasuki medan magnetik dan medan
listrik secara tegak lurus (medan listrik tegak lurus medan magnetik). Apabila besar induksi
magnetik 0,2 T dan kuat medan listrik 6 x 104 V/m, maka kelajuan gerak partikel adalah....
A. 2 x 105
B. 3 x 105
C. 1,2 x 106
D. 2 x 106
E. 3,2 x 106
(Soal UMPTN 1997)
Pembahasan
Partikel bermuatan bergerak dalam medan magnet dan medan listrik hingga mendapatkan gaya
magnet sekaligus gaya listrik.
Sehingga
A. 1/3 π . 10-7 T
B. 1 . 10-7 T
C. π . 10-7 T
D. 2 . 10-7 T
E. 2π . 10-7 T
Pembahasan
Diketahui :
Jari-jari kelengkungan (r) = 50 cm = 0,5 meter
Kuat arus (I) = 1,5 Ampere
Permeabilitas vakum (µo) = 4π.10-7 Wb.A-1 m-1
Ditanya : Kuat medan magnet di pusat lengkungan yang ditimbulkan oleh arus listrik yang
mengalir pada kawat
Jawab :
360o = 1 keliling lingkaran. Karena 120o / 360o = 1/3 maka 120o = 1/3 keliling lingkaran.
Rumus kuat medan magnet di pusat kumparan dengan sejumlah lilitan :
Keterangan : B = kuat medan magnet, N = jumlah lilitan, I = kuat arus listrik, r = jari-
jari kelengkungan.
Pada soal di atas, hanya terdapat 1 lilitan sehingga N dilenyapkan saja dari persamaan.
Kumparan kawat pada soal di atas bukan 1 lingkaran tetapi 1/3 lingkaran. Rumus di atas
disesuaikan lagi dengan soal ini sehingga berubah menjadi :
A. 0,5 x 10-5 T
B. 2,0 x 10-5 T
C. 4,0 x 10-5 T
D. 6,0 x 10-5 T
E. 8,0 x 10-5 T
Pembahasan
Diketahui :
Jari-jari kelengkungan (r) = 3π cm = (3π/100) meter
= 3π/102 meter = 3π.10-2 meter
Kuat arus (I) = 6 Ampere
Permeabilitas vakum (µo) = 4π.10-7 Wb.A-1 m-1
Ditanya : Kuat medan magnet di pusat lengkungan yang ditimbulkan oleh arus listrik yang
mengalir pada kawat
Jawab :
360o = 1 keliling lingkaran. Karena 45o / 360o = 1/8 maka 45o = 1/8 keliling lingkaran.
Kuat medan magnet di pusat lengkungan :
Arah medan magnet tegak lurus ke dalam menjauhi pandangan mata.
Jawaban yang benar adalah A.
A. 3 . 10-5 T
10-5
B. 6 . T
-5
C. 9 . 10 T
D. 12 . 10-5 T
E. 15 . 10-5 T
Pembahasan
Diketahui :
Jari-jari kelengkungan (r) = 2π cm = (2π/100) meter
= 2π/102 meter = 2π.10-2 meter
Kuat arus (I) = 9 Ampere
Permeabilitas vakum (µo) = 4π.10-7 Wb.A-1 m-1
Ditanya : Kuat medan magnet di pusat lengkungan yang ditimbulkan oleh arus listrik yang
mengalir pada kawat
Jawab :
360o – 120o = 240o. Karena 240o / 360o = 2/3 maka 240o = 2/3 keliling lingkaran.
Kuat medan magnet di pusat lengkungan :
Arah medan magnet tegak lurus ke dalam menjauhi pandangan mata.
Jawaban yang benar adalah B
MEDAN
MAGNET / XII
SMA
Written by fisikastudycenter
Berikut ini beberapa contoh soal dan pembahasan materi Medan Magnet dibahas di kelas XII
(12) SMA :
Tentukan :
a) Kuat medan magnet di titik P
b) Arah medan magnet di titik P
c) Kuat medan magnet di titik Q
d) Arah medan magnet di titik Q
Pembahasan
a) Kuat medan magnet (B) dari suatu titik yang berjarak a dari suatu kawat lurus panjang yang
dialiri kuat arus i adalah :
b) Arah ditentukan dengan kaidah tangan kanan, dimana ibu jari mewakili arah arus dan empat
jari sebagai arah medan magnet dengan posisi tangan menggenggam kawat. Sehingga arah
kuat medan magnet di titik P adalah keluar bidang baca (mendekati pembaca).
Kuat medan magnet di titik Q :
Pembahasan
Arus A akan menghasilkan medan magnet di titik P dengan arah masuk bidang, sementara arus
B menghasilkan medan magnet dengan arah keluar bidang .
Pembahasan
Agar kuat medan nol, kuat medan yang dihasilkan kawat A dan kawat B harus berlawanan arah
dan sama besar. Posisi yang mungkin adalah di sebelah kiri kawat A atau di sebelah kanan
kawat B. Mana yang harus di ambil, ambil titik yang lebih dekat ke kuat arus lebih kecil.
Sehingga posisinya adalah disebelah kiri kawat A namakan saja jaraknya sebagai x.
4) Tiga buah kawat dengan nilai dan arah arus seperti ditunjukkan gambar berikut!
Tentukan besar dan arah kuat medan magnet di titik P yang berjarak 1 meter dari kawat
ketiga!
Pembahasan
Pada titik P terdapat tiga medan magnet dari kawat I (masuk bidang), kawat II (keluar bidang)
dan kawat III (masuk bidang).
5) Perhatikan gambar berikut. Kawat A dan B dialiri arus listrik I1 dan I2 masing-masing sebesar
2 A dan 3 A dengan arah keluar bidang baca.
Tentukan besar dan arah kuat medan magnet di titik C yang membentuk segitiga sama sisi
dengan titik A dan B!
Pembahasan
Kuat medan total di titik C gunakan rumus vektor dan 10−7 misalkan sebagai x.
6) Titik P berada di sekitar dua buah penghantar berbentuk setengah lingkaran dan kawat lurus
panjang seperti gambar berikut!
Pembahasan
Kuat medan dari kawat setengah lingkaran arah masuk bidang baca namakan B1 dan kuat
medan magnet dari kawat lurus namakan B2 arah keluar bidang baca :
Pembahasan
Agar arah arus induksi di hambatan R dari A ke B, maka magnet harus digerakkan....
A. mendekati kumparan
B. menjauhi kumparan
C. arah ke atas
D. arah ke bawah
E. diputar perlahan-lahan
Pembahasan
Menentukan arah arus induksi magnet digerakkan menjauhi atau mendekati suatu kumparan.
-Jika magnet digerakkan menjauhi kumparan, maka ujung kumparan sebelah kanan berkutub S dan
ujung kiri kumparan berkutub U, sehingga arah arus induksi yang menghasilkan kutub-kutub seperti itu
adalah jika arus dari B ke A melalui hambatan R.
-Jika magnet digerakkan mendekati kumparan, maka ujung kumparan sebelah kanan berkutub U dan
ujung kiri kumparan berkutub S, sehingga arah arus induksi yang menghasilkan kutub-kutub seperti itu
adalah jika arus dari A ke B melalui hambatan R.
Catatan:
Arah lilitan kawat kumparan harus diperhatikan, sehingga bisa saja saat magnet didekatkan, arah arus
dari B ke A jika cara melilitnya dibalik.
Soal No. 33
Sebuah kawat PQ diletakkan di dalam medan magnet homogen seperti gambar.
Jika kawat dialiri arus dari Q menuju P, maka arah kawat akan melengkung....
A. ke bawah
B. ke atas
C. ke samping
D. keluar bidang gambar
E. masuk bidang gambar
Pembahasan
Menentukan arah gaya lorentz / gaya magnetik pada kawat yang dialiri arus listrik berada dalam suatu
medan magnet.
Soal No. 34
Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut
Jika tegangan maksimum sumber arus bolak-balik = 200 V, maka besar kuat arus maksimum yang
mengalir pada rangkaian adalah....
A. 1,5 A
B. 2,0 A
C. 3,5 A
D. 4,0 A
E. 5,0 A
Pembahasan
Rangkaian listrik arus bolak-balik / AC.
Soal No. 35
Rangkaian R-L-C disusun seperti gambar disamping.
C.
D.
E.
Pembahasan
Grafik dari rangkaian arus bolak-balik yang bersifat induktif, dimana V mendahului I adalah grafik C.
Pada gambar berikut titik P menunjukkan kawat berarus listrik yang arahnya keluar bidang gambar.
Induksi magnet yang arahnya ke bawah pada gambar adalah nomor….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Pembahasan
Sesuai kaidah tangan kanan:
-Jempol arah arus listrik
-4 Jari arah kuat medan magnet (putarannya)
Yang arahnya ke bawah sesuai petunjuk arah soal adalah titik 1
(Titik 5 ke kanan, titik 4 ke atas, dan seterusnya, tiap titik diambil arah tegak lurus dengan P, sesuaikan
putarannya)
Soal No. 32
Dua kawat lurus sejajar berjarak 20 cm satu sama lain seperti terlihat pada gambar. Bila μo = 4π ⋅ 10 – 7
Wb A – 1 m – 1, maka gaya persatuan panjang yang dialami kawat PQ adalah….
A. 8 × 10–7 N.m– 1 ke kanan
B. 8 × 10–7 N.m– 1 ke kiri
C. 2 × 10–6 N.m– 1 ke kanan
D. 2 × 10–6 N.m– 1 ke kiri
E. 4 × 10–6 N.m– 1 ke kanan
Pembahasan
Gaya magnetik persatuan panjang kawat:
Data:
i1 = 0,5 A
i2 = 4A
a = 20 cm = 2× 10– 1 m
Arah ke kanan
Jawaban: C. 2 × 10–6 N.m– 1 ke kanan
Soal No. 33
Besar GGL induksi pada kumparan saat sebatang magnet digerakkan mendekat/menjauhi kumparan
tersebut….
A. berbanding terbalik dengan jumlah lilitan kumparan
B. berbanding terbalik dengan kecepatan gerak magnetnya
C. sebanding dengan fluks magnetnya
D. sebanding dengan ukuran magnetnya
E. sebanding laju perubahan fluks magnetnya
Pembahasan
Dari rumus
E = N Δϕ/Δt
Jawaban: E. Sebanding laju perubahan fluks magnetnya
Soal No. 34
Pada transformator (trafo) ideal bila jumlah lilitan kumparan sekundernya ditambah, maka:
(1) Arus listrik pada kumparan sekundernya akan turun
(2) Tegangan pada kumparan primernya akan naik
(3) Arus listrik pada kumparan primernya akan turun
(4) Tegangan pada kumparan sekundernya akan naik
Pembahasan
Pada trafo ideal berlaku
Vp/Vs = Np/Ns
dan
Ip/Is = Ns/Np
Soal No. 35
Nilai impedansi rangkaian di bawah adalah 500 Ω. (1 μ = 10–6 )
Pembahasan
Kuat arus rangkaian
I = V/Z = 200 / 500 = 0,4 A
Reaktansi induktif
XL = ω L = 50 ⋅ 2 = 100 Ω
Soal No. 36
Roket ketika diam di bumi panjangnya 10 m. Jika roket tersebut bergerak dengan laju 3/5 c (c = laju
cahaya dalam ruang hampa udara), maka panjang roket selama bergerak diamati orang di bumi adalah…
A. 2 meter
B. 4 meter
C. 6 meter
D. 8 meter
E. 9 meter
Pembahasan
Kontraksi panjang
Soal No. 37
Perhatikan grafik efek fotolistrik di bawah ini!
Dari grafik disimpulkan:
(1) Bila frekuensi cahaya yang datang kurang dari fo efek fotolistrik tidak akan terjadi
(2) Fungsi kerja logam besarnya sama dengan Eo
(3) Persamaan efek fotolistrik: E = h(f – fo) atau E = hf – Eo
Kesimpulan yang benar adalah…
A. (1) dan (2) saja
B. (1) dan (3) saja
C. (2) dan (3) saja
D. (3) saja
E. (1), (2), dan (3)
Pembahasan
(1), (2), dan (3)
Efek foto listrik silakan dipelajari di sini.
Soal No. 38
Kelemahan dari model atom Rutherford adalah….
A. gaya elektrostatis berfungsi sebagai gaya sentripetal
B. gaya sentripetal ini menyebabkan elektron bergerak dipercepat
C. elektron yang dipercepat memancarkan gelombang elektromagnetik
D. atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif
E. saat mengelilingi inti, elektron memiliki lintasan tertentu
Pembahasan
C. elektron yang dipercepat memancarkan gelombang elektromagnetik.
Jika elektron memancarkan gelombang elektromagnetik, maka menyebabkan energinya berkurang dan
jarak ke inti semakin kecil, lama-kelamaan akan jatuh ke inti. Pada kenyataannya itu tidak terjadi, jadi
merupakan kelemahan teori Rutherford.
Soal No. 39
Inti atom yang terbentuk memenuhi reaksi fusi berikut ini :
1
1H + 1H1 → 1d2 + 1e0 + E
Diketahui :
Massa 1H1 = 1,0078 sma
Massa 1d2 = 2,01410 sma
Massa 1e0 = 0,00055 sma
1 sma = 931 MeV
Pembahasan
Energi reaksi:
E = Δ m × 931 MeV
Δ m = mreaktan − mproduk
Δ m = (1,0078 + 1,0078) − (2,01410 + 0,00055) = 0,00095 sma
E = 0,00095 × 931 MeV = 0,88445 MeV
(Soalnya sama persis dengan soal un tahun 2011)
Soal No. 40
Radiasi dari radio isotop Co-60 dimanfaatkan untuk…
A. penghancuran batu ginjal
B. detektor asap
C. menentukan umur fosil
D. terapi pada kelenjar gondok
E. membunuh sel kanker
Pembahasan
Radiasi dari radio isotop Co-60 terkait dengan terapi penderita kanker.
Agar arah arus induksi di hambatan R dari A ke B, maka magnet harus digerakkan....
A. mendekati kumparan
B. menjauhi kumparan
C. arah ke atas
D. arah ke bawah
E. diputar perlahan-lahan
Pembahasan
Menentukan arah arus induksi magnet digerakkan menjauhi atau mendekati suatu kumparan.
-Jika magnet digerakkan menjauhi kumparan, maka ujung kumparan sebelah kanan berkutub S dan
ujung kiri kumparan berkutub U, sehingga arah arus induksi yang menghasilkan kutub-kutub seperti itu
adalah jika arus dari B ke A melalui hambatan R.
-Jika magnet digerakkan mendekati kumparan, maka ujung kumparan sebelah kanan berkutub U dan
ujung kiri kumparan berkutub S, sehingga arah arus induksi yang menghasilkan kutub-kutub seperti itu
adalah jika arus dari A ke B melalui hambatan R.
Catatan:
Arah lilitan kawat kumparan harus diperhatikan, sehingga bisa saja saat magnet didekatkan, arah arus
dari B ke A jika cara melilitnya dibalik.
Soal No. 33
Sebuah kawat PQ diletakkan di dalam medan magnet homogen seperti gambar.
Jika kawat dialiri arus dari Q menuju P, maka arah kawat akan melengkung....
A. ke bawah
B. ke atas
C. ke samping
D. keluar bidang gambar
E. masuk bidang gambar
Pembahasan
Menentukan arah gaya lorentz / gaya magnetik pada kawat yang dialiri arus listrik berada dalam suatu
medan magnet.
Soal No. 34
Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut
Jika tegangan maksimum sumber arus bolak-balik = 200 V, maka besar kuat arus maksimum yang
mengalir pada rangkaian adalah....
A. 1,5 A
B. 2,0 A
C. 3,5 A
D. 4,0 A
E. 5,0 A
Pembahasan
Rangkaian listrik arus bolak-balik / AC.
Sebuah kawat berarus listrik I = 2 A membentang horizontal dengan arah arus dari utara ke selatan,
berada dalam medan magnet homogen B = 10 – 4 T dengan arah vertikal ke atas. Bila panjang
kawatnya 5 meter dan arah arus tegak lurus arah medan magnet. Berapa besar dan arah gaya
Lorentz yang dialami oleh kawat ? ...
Jawab :
Diket : I = 2 A
B = 10 – 4 T
ℓ =5m
Ditanya : FL = ............... ?
Dijawab :
FL = I . ℓ . B .sin θ
= 2 ampere . 5 meter . 10 -4 Tesla . sin 900
= 10-3 newton
FL = w
B. I. L = m . g
B . I = m/L . g
6 . 10 – 5 . I = 5 . 10 – 3 . 10
Jadi I = 5000/6 Ampere
Bila sebuah partikel bermuatan listrik bergerak tegak lurus dengan medan magnet homogen yang
mempengaruhi selama geraknya, maka muatan akan bergerak dengan lintasan berupa lingkaran.
Sebuah muatan positif bergerak dalam medan magnet B (dengan arah menembus bidang) secara
terus menerus akan membentuk lintasan lingkaran dengan gaya Lorentz yang timbul menuju ke
pusat lingkaran. Demikian juga untuk muatan negativ. Persamaan-persamaan yang memenuhi
pada muatan yang bergerak dalam medan magnet homogen sedemikian sehinga membentuk
lintasan lingkaran adalah :
*Gaya yang dialami akibat medan magnet : F = q . v . B
*Gaya sentripetal yang dialami oleh partikel : Dengan menyamakan kedua persamaan kia
mendapatkan persamaan :
Keterangan:
R = jari-jari lintasan partikel dalam meter ( m )
m = massa partikel dalam kilogram ( kg )
v = kecepatan partikel dalam meter / sekon ( m/s )
B = kuat medan magnet dalam Wb/m2 atau tesla ( T )
q = muatan partikel dalam coulomb ( C )
Tentukan :
a) Besar gaya magnetik yang bekerja pada kawat sepanjang 10 cm
b) Arah gaya magnetik dengan acuan arah mata angin pada gambar
Pembahasan
a) Besar gaya magnetik pada kawat sepanjang l meter yang berada pada medan magnet B Tesla
dan dialiri kuat arus listrik sebesar i Ampere dengan sudut antara arah B dan i sebesar θ adalah :
Jika terdapat dua buah kutub magnet maka arah B adalah dari kutub Utara ke kutub Selatan,
sehingga arah F adalah masuk bidang baca atau jika mengikuti petunjuk mata angin arahnya
adalah ke bawah.
Soal No. 2
Perhatikan gambar berikut!
Pembahasan
Seperti soal nomor satu didapat arah gaya adalah keluar bidang baca atau keluar bidang gambar
atau mendekati pembaca.
Soal No. 3
Dua buah kawat dengan konfigurasi seperti gambar di bawah!
Tentukan besar dan arah gaya magnetik yang bekerja pada kawat II untuk panjang kawat 0,5
meter!
Pembahasan
Besar gaya magnetik jika dua buah kawat berarus didekatkan adalah :
Arah gaya:
Jika kedua arus memiliki arah yang sama maka kedua kawat akan tarik menarik
Jika kedua arus memiliki arah yang berlawanan maka kedua kawat akan saling tolak
Dengan demikian arah gaya pada kawat II adalah ke kiri (ditarik mendekat ke kawat I)
Soal No. 4
Tiga buah kawat tersusun seperti gambar !
Tentukan besar dan arah gaya magnetik pada kawat II untuk panjang kawat 1 meter
Pembahasan
a) Kawat II dipengaruhi oleh dua kawat yang lain kawat I dan III
Gaya yang timbul pada kawat II akibat pengaruh kawat I namakan F21 sebesar :
Arah ke kiri
Gaya yang timbul pada kawat II akibat pengaruh kawat III namakan F23 sebesar :
Arah ke kiri
Arah ke kiri
Soal No. 5
Kawat A dan kawat B terpisah sejauh 2 meter dengan kuat arus masing-masing 1 A dan 2 A.
Tentukan dimana kawat C harus diletakkan agar resultan gaya pada C sebesar nol !
Pembahasan
Agar resultan gaya magnetik pada C nol, maka kedua gaya akibat pengaruh kawat A dan B harus
berlawanan arah. Posisi yang memungkinkan adalah jika kawat C diletakkan di sebelah kiri A
atau disebelah kanan B (ingat lagi: Jika kedua arus memiliki arah yang sama maka kedua kawat
akan tarik menarik, Jika kedua arus memiliki arah yang berlawanan maka kedua kawat akan
saling tolak
Posisi kawat C adalah 2 meter di kiri kawat A atau 4 meter di kiri kawat B
Soal No. 6
Tiga buah kawat berarus A, B dan C membentuk suatu segitiga sama sisi. Kawat A dialiri arus
dengan arah keluar bidang baca, kawat B dan C dialiri arus dengan arah masuk bidang baca
tersusun seperti gambar di bawah!
Tentukan :
a) Besar gaya magnetik yang bekerja pada kawat B untuk panjang kawat 1 meter
b) Arah gaya magnetik yang bekerja pada kawat B
Pembahasan
a) Kawat B akan ditolak oleh kawat A dan ditarik oleh kawat C . Ilustrasi seperti gambar di
bawah
b) Salah satu cara untuk menentukan arah FB dengan penguraian vektor gaya kelas 10 SMA,
ilustrasi gambar berikut :
Soal No. 7
Dua kawat sejajar lurus panjang berjarak 20 cm satu sama lain. Apabila kedua kawat dialiri arus
listrik 0,5 A dan 4 A, dan µo = 4π .10–7 Wb.A–1.m–1 maka pada setiap kawat bekerja gaya tiap
meternya sebesar...
A. 2 × 10–6 N
B. 4 × 10–6 N
C. 2π × 10–6 N
D. 8 × 10–6 N
E. 4π × 10–6 N
(Soal Ebtanas 1993)
Pembahasan
Gaya magnetik pada kawat lurus sejajar yang dialiri arus listrik
Sehingga
Soal No. 8
Dua kawat sejajar yang berjarak 1 m satu sama lain kawat yang mempunyai dialiri oleh arus
listrik masing-masing 1 A dengan arah yang sama. Di antara kedua kawat akan terjadi …
A. Gaya tarik menarik sebesar 4×107 N
B. Gaya tolak menolak sebesar 2×107 N
C. Gaya tarik menarik sebesar 2×107 N
D. Gaya tarik menarik sebesar 2×10–7 N
E. Gaya tolak menolak sebesar 2×10–7 N
(Soal Ebtanas 1998)
Pembahasan
Seperti sebelumnya, gaya magnetik pada kawat lurus sejajar yang dialiri arus listrik
Gaya yang timbul adalah tarik menarik
Soal No. 9
Sebuah kawat yang panjangnya 10 cm berada tegak lurus di dalam medan magnetik. Jika rapat
fluks magnetiknya 0,2 tesla dan kuat arus yang mengalir di dalam kawat itu 45 A, gaya yang
dialami kawat itu adalah...
A. 10,5 x 10−4 N
B. 2,55 x 10−2 N
C. 7,50 x 10−1 N
D. 0,90 N
E. 2,25 N
(Gaya lorentz - Sipenmaru 1984)
Pembahasan
Data soal:
l = 10 cm = 0,1 m
i = 45 A
B = 0,2 T
F =....
F = Bil
F = 0,2 x 45 x 0,1
F = 0,90 N
Suatu kawat berarus listrik 10 A dengan arah ke atas berada dalam medan magnetik 0,5 T dengan
membentuk sudut 30o terhadap kawat. Jika panjang kawat 5 meter, tentukan besarnya gaya Lorentz
yang dialami kawat!
Penyelesaian:
Diketahui:
I = 10 A
α = 30o
B = 0,5 T
l=5m
Ditanya : F = ... ?
Pembahasan :
F = I.l.B sin α
Contoh Soal 2 :
Suatu muatan bermassa 9,2 × 10-38 kg bergerak memotong secara tegak lurus medan magnetik 2 tesla.
Jika muatan sebesar 3,2 × 10-9 C dan jari-jari lintasannya 2 cm, tentukan kecepatan muatan tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:
m = 9,2 × 10-38 kg
B = 2 tesla
q = 3,2 × 10-9 C
R = 2 cm = 2 × 10-2 m
Dua penghantar lurus panjang yang terpisah pada jarak d satu sama lain, dan membawa arus I1 dan
I2, diperlihatkan pada Gambar 5.
Gambar 5. Dua kawat sejajar yang mengangkut arus-arus sejajar.
Berdasarkan eksperimen, Ampere menyatakan bahwa masing-masing arus pada kawat penghantar
menghasilkan medan magnet, sehingga masing-masing memberikan gaya pada yang lain, yang
menyebabkan dua penghantar itu saling tarik-menarik. Apabila arus I, menghasilkan medan
magnet B1 yang dinyatakan pada persamaan (8), maka besar medan magnet adalah:
Berdasarkan persamaan (2), gaya F per satuan panjang l pada penghantar yang membawa arus I2 adalah:
Gaya pada I2 hanya disebabkan oleh I1. Dengan mensubstitusikan persamaan (11) ke persamaan (10),
maka akan diperoleh:
Contoh Soal 3 :
Dua kawat lurus yang panjangnya 2 m berjarak 1 m satu sama lain. Kedua kawat dialiri arus yang sama
besar dan arahnya berlawanan. Jika gaya yang timbul pada kawat 1,5 × 10-7 N/m, tentukan kuat arus
yang mengalir pada kedua kawat tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:
l=2m
d=1m
I1 = I2 = I
Alat dan bahan : Penjepit kayu, konduktor aluminium foil, kabel penghubung, amperemeter DC,
voltmeter, penggaris, resistor variabel, sakelar on-off, dan baterai.
Cara Kerja :
http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/04/pengertian-gaya-magnetik-gaya-lorentz-contoh-soal-
rumus-praktikum-jawaban-penghantar-arus-listrik-medan-magnet.html
https://iammovic.wordpress.com/2015/04/14/pembahasan-soal-fisika-gaya-magnetik-gaya-lorentz/
http://ahmadsucronn.blogspot.co.id/2014/05/gaya-laourentz.html
Sebuah penghantar panjangnya 50 cm berarus listrik 2A, di dalam medan magnetik homogen B = 0,4
Wb/m2, berapa gaya dan arah ga-ya magnet.
Dik : L = 50 Cm = 0,5 m
I =2A
B = 0,4 Wb.m2
Dit : F = .....?
Jawab F = B. I . L
= 0,4 WB. 2 A . 0,5 m
= 0,4 Newton
http://smpn5solo.net/wp-uploads/fisika/MP_138.html