Anda di halaman 1dari 8

Pengembangan Sekolah Model

Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina untuk menjadi sekolah
acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu
pendidikan secara mandiri. Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan
mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya
mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri pada sekolah tersebut.

A. Tahapan Kegiatan Sekolah Model


1. Melakukan Evaluasi Diri Sekolah (EDS): Review dan analisis hasil raport mutu
sampai pada rumusan rekomendasi peningkatan mutu untuk semua standar
(Dalam Bimtek: LK 1-4).
2. Merumuskan akar masalah dari berbagai masalah dan rekomendasi peningkatan
mutu yang telah disusun sehingga tersusun program-program (memungkinkan
suatu program dapat menyelesaikan beberapa masalah/standar sekaligus)
3. Melakukan analisis lingkungan (daya dukung) sekolah: kekuatan, kelemahan,
peluang, ancaman.
4. Berdasarkan analisis langkah 1), 2), dan 3) menyusun program berdasarkan
skala prioritas dan menuangkannya dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS), yaitu
rencana kerja menengah sekolah yang berdurasi 4 tahunan
5. Menjabarkan RKS tersebut menjadi Rencana Kerja/Program Kerja dan
Anggaran Tahunan (RKAT).
6. Membentuk Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) dengan
rincian tugas yang jelas.
Catatan: Pembentukan TPMPS bisa saja dilakukan diawal, tetapi poin 1 s.d. 5
harus dilakukan dengan melibatkan semua warga sekolah ditambah dengan
stakeholder yang relevan. Dengan demikian, arah menuju ketercapaian indikator
keberhasilan sekolah model menjadi jelas.
B. Indikator Keberhasilan Penjaminan Mutu di Sekolah Model

1. Indikator Keluaran (output)


 Satuan pendidikan mampu menjalankan seluruh siklus penjaminan mutu
 Berfungsinya organisasi penjaminan mutu pendidikan di satuan
pendidikan
2. Indikator Hasil (outcome)
 Proses pembelajaran berjalan sesuai dengan standar
 Pengelolaan satuan pendidikan berjalan sesuai standar
3. Indikator Dampak (impact)
 Budaya mutu di satuan pendidikan terbangun
 Mutu hasil belajar meningkat
C. Contoh SK Pembentukan TPMPS

KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH SD/SMP/SMA/SMK........................

NOMOR : .....................................
TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH
SD/SMP/SMA/SMK .................... KAB./KOTA................

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemenuhan Standar Nasional


Pendidikan perlu dilakukan dengan menerapkan Sistem
Penjaminan Mutu Internal yang selanjutnya disebut SPMI;

b. bahwa untuk menerapkan SPMI sebagaimana poin a diatas


perlu dibentuk Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah
yang selanjutnya disebut TPMPS.

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud


dalam huruf a dan huruf b perlu menetapkan Keputusan
Kepala Sekolah SD/SMP/SMA/SMK....... tentang
Pembentukan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah
(TPMPS) SD/SMP/SMA/SMK ..............

Mengingat : 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang


Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa
kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015
Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Uandang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan
atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2015
Nomor 24);

2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor
78 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301)

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar


Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah
beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor
13 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional
Pendidikan ( Lembaran Negara Tahun 2015 Nomor 45,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5670)

4 Peratutan Menteri Pendidikan Tentang Standar Kompetensi


Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian,
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana
dan Prasarana, Standar Pembiayaan, dan Standar Pengelolaan
5 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28
Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
Dasar dan Menengah
6 Peraturan Daerah/Peraturan Bupati/Walikota (Jika Ada)
7 Surat Keputusan Bupati/Walikota Kab./Kota............. Nomor
....... Tahun....... Tentang Pengangkatan Kepala Sekolah
SD/SMP/SMA/SMK..............
Memutuskan :
KESATU : Membentuk Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS)
di SD/SMP/SMA/SMK ................, dengan susunan keanggotaan
sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

KEDUA : Tim sebagaimana dimaksud dalam Diktum kesatu mempunyai


tugas dan tanggung jawab sebagaimana tercantum dalam lampiran
keputusan ini.

KETIGA : Tim Teknis sebagaimana dimaksud dalam Diktum kesatu


bertanggungjawab kepada kepala sekolah;

KEEMPAT : Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan


ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah
dan sumber pembiayaan lainnya yang relevan;

KELIMA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan

Ditetapkan di ....... .....


Pada tanggal.................
Kepala SD/SMP/SMA/SMK.......

........................................................
NIP. ................................................
D. Contoh Bentuk Pengorganisasian TPMPS (Lampiran 1)

Penganggung Jawab TPMPD LPMP


Komite Sekolah
Kepala Sekolah

Fasda

Ketua TPMPS/
Sekretaris??

Koordinator Koordinator
Auditor Mutu Internal
Bid. Manajerial Bid. Akademik
1. Urusan Standar PTK 1. Urusan Standar Isi 1. Auditor Bid Manajerial

2. Urusan Standar Sarpras 2. Urusan SKL 2. Auditor Bid. Akademik

3. Urusan Pembiayaan 3. Urusan Proses

4. Urusan Pengelolaan 4. Urusan Penilaian

E. Rincian Tugas TPMPS (Lampiran 2)


Uraian Tugas TPMPS
1. Ketua,
a. Bertangungjawab terhadap jalannya tim penjaminan mutu sekolah secara
umum
b. Melakukan evaluasi secara reguler terhadap TPMPS
2. Koordinator Manajerial
- Bertanggungjawab atas pelaksanaan tahapan penjaminan mutu pada
standar pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana,
pembiayaan dan pengelolaan.
- Mengkoordinir penyusuan dokumen/prosedur/petunjuk kerja
keterlaksanaan standar dalam lingkup manajerial.
- Mengkoordinir program-program sekolah dalam peningkatan prestasi
dalam lingkup manajerial
Koordinator manajerial dilengkapi dengan penanggungjawab untuk masing-
masing standar dengan rincian sebagai berikut:
a. Penanggungjawab Standar pendidik dan tenaga kependidikan bertugas
untuk mempersiapkan dan menyusun dokumen fisik:
- ijazah pendidik dantenaga kependidikan;
- SK pembagian tugas;
- Absensi guru dan karyawan;
- Notulen raker, rapat dinas, briefing, rapat orang tua siswa.
b. Penanggungjawab standar sarana dan prasarana bertugas untuk
mempersiapkan dan menyusun dokumen fisik:
- Surat/Sertifikat tanah
- Peta/ Denah lokasi sekolah
- Surat izin mendirikan bangunan (IMB)
- Set Plan (Rencana Kerja Sekolah-Sarpras)
- Daftar inventaris buku, alat-alat/media, dan barang sekolah lainnya
c. Penanggungjawab standar pengelolaan bertugas untuk mempersiapkan
dan menyusun dokumen fisik:
- Visi dan misi sekolah
- Kurikulum dan kelengkapannya
- Struktur organisasi sekolah
- Dokumen UH, UTS, UAS, US, USBN
- Sertifikat peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidik
- Pengembangan ruang media pembelajaran
- Dokumen kemitraan
- Tata tertib siswa
- Program pengawasan
d. Penanggungjawab standar pembiayaan bertugas untuk mempersiapkan
dan menyusun dokumen fisik:
- RKAS
- Dokumen Sarana dan Prasarana
- Surat pertanggungjawaban

3. Koordinator Akademik
- Bertanggungjawab atas pelaksanaan tahapan penjaminan mutu pada
standar kompetensi lulusan, isi, proses dan penilaian.
- Mengkoordinir penyusuan dokumen/prosedur/petunjuk kerja
keterlaksanaan standar dalam lingkup Akademik
- Mengkoordinir program-program sekolah dalam peningkatan prestasi
dalam Akademik
Koordinator akademik dilengkapi dengan penanggungjawab untuk masing-
masing standar dengan rincian sebagai berikut:
a. Penanggungjawab standar kompetensi lulusan bertugas untuk
mempersiapkan dan menyusun dokumen fisik:
- Nilai ujian/ulangan siswa
- Absensi kegiatan siswa
- Dokumentasi kegiatan siswa
- Lomba bidang akademik dan non akademik
- Piagam penghargaan siswa dan guru
- SKHUN, Ijazah, sertifikat
b. Penanggungjawab standar isi bertugas untuk mempersiapkan dan
menyusun dokumen fisik:
- Perangkat KTSP
- Pengembangan kurikulum
- Pelaksanaan Kurikulum
- Pengembangan diri
- Kriteria Ketuntasan Minimal
c. Penanggungjawab standar proses bertugas untuk mempersiapkan dan
menyusun dokumen fisik:
- Pengembangan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
- Notulen rapat guru kelas dengan orang tua siswa
- Daftar nilai guru
- Supervisi kunjungan kelas
- Tindak lanjut hasil supervisi dan evaluasi pembelajaran oleh kepala
sekolah
d. Penanggungjawab standar penilaian bertugas untuk mempersiapkan dan
menyusun dokumen fisik:
- Teknik penilaian
- Pengembangan isntrumen penilaian
- Analisis hasil penilaian
- Program remedial dan pengayaan
- Nilai capaian siswa
- Kriteria kenaikan kelas dan lulusan
4. Auditor Internal
Bertugas melakukan audit mutu serta membuat usulan tindakan korektif yang
seharusnya dilakukan oleh sekolah.
- Menilai kesesuaian terhadap kriteria-kriteria standar Mutu yang telah
ditetapkan sistim penjaminan mutu internal (SPMI)
- Menilai kesesuaian terhadap persyaratan dan peraturan yang berlaku
- Menilai efektivitas penerapan, pemeliharaan dan penyempuranaan
SPMI
- Menilai pencapaian sasaran-sasaran mutu
- Masukan untuk penyempurnaan SPMI